Share

110 Gangguan

Auteur: Wolfy
last update Date de publication: 2026-05-17 17:58:51

**Bab 110 Gangguan**

Ketegangan langsung mengental. Beberapa pengunjung mulai berdiri, tubuh mereka tegang, mata waspada. Beberapa tangan bahkan sudah merayap ke gagang senjata.

Garran tetap fokus. Matanya tak lepas dari pria itu, tapi suaranya kini diarahkan pada Brisa. "Brisa, ada apa?"

Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • MENJEMPUT ISTRIKU   110 Gangguan

    **Bab 110 Gangguan**Ketegangan langsung mengental. Beberapa pengunjung mulai berdiri, tubuh mereka tegang, mata waspada. Beberapa tangan bahkan sudah merayap ke gagang senjata.Garran tetap fokus. Matanya tak lepas dari pria itu, tapi suaranya kini diarahkan pada Brisa. "Brisa, ada apa?"Brisa tak menunduk. Ia menatap lurus, nadanya penuh amarah dan jijik. "Dia meraba bokongku. Sampai roknya tersingkap. Dasar bajingan mesum."Desahan marah terdengar dari beberapa sudut ruangan.Garran m

  • MENJEMPUT ISTRIKU   109 Surat Ketiga

    **Bab 109 Surat ketiga**"Rusha, aku tidak akan mengulangi perkataanku lagi. Duduk, beristirahat sekarang!" seru Garran, suaranya menggelegar di tengah hiruk-pikuk kedai.Nada tegas dan gelombang khawatir yang tak disembunyikan membuat Atthy—yang dipanggil Rusha oleh semua orang di desa itu—mengernyitkan dahi. Ia menunduk, lalu menatap Garran dengan mata memelas, bibirnya nyaris bergetar.Namun Garran tetap berdiri tegak, menyilangkan tangan di dada. "Jangan membuat wajah seperti itu. Aku tidak akan lagi terjebak oleh wajah kasihanmu itu!" tukasnya, meski sorot matanya jelas mengandung kasih sayang.

  • MENJEMPUT ISTRIKU   108 Rencana

    **Bab 108 Rencana**Ruang kerja Putra Mahkota Cavero, malam telah menutup benteng dalam selimut dingin.Hugh berdiri di depan peta besar yang tergantung di dinding. Jarinya bergerak perlahan, menelusuri jalur-jalur antara Ceron, Nauruan, hingga Selatan.Cavero bersandar santai di kursi berat, tangan kanan menopang dagu, matanya memperhatikan setiap gerak Hugh.Mereka telah berbicara selama lebih dari satu jam, tapi yang dibahas bukanlah sekadar masalah militer atau dagang.Ini tentang me

  • MENJEMPUT ISTRIKU   107 Kabar Kehamilan

    **Bab 107 Kabar Kehamilan**Pagi itu, embun belum sepenuhnya mengering dari dedaunan ketika Sania menyiapkan air hangat di dapur. Api menyala tenang di tungku, memanaskan panci logam besar. Ia melirik ke arah Atthy yang sedang melipat kain-kain bersih di sudut ruangan."Rusha, kau tidak perlu mengerjakannya pagi ini. Biar Kaiden yang mengurus semua di kedai," ucap Sania lembut sambil menyibak helaian rambut dari wajahnya.Atthy menoleh, sedikit terkejut. "Aku tidak apa-apa, Bibi. Ini pekerjaan ringan.""Tetap saja," sahut Sania. "Kau duduklah dulu. Ada yang ingin kami bicarakan."

  • MENJEMPUT ISTRIKU   106 Garran Pulang

    **Bab 106 Garran Pulang**Salju siang itu turun tipis, membentuk lapisan lembut di atas tumpukan-tumpukan yang belum lama dibersihkan. Matahari bersinar malu-malu, namun cahayanya cukup untuk menimbulkan kilau samar di permukaan beku. Suara gesekan sekop dan derik pintu kandang mengisi halaman depan kedai. Di antara tiupan angin dingin yang tajam, dua sosok remaja tampak sibuk, saling bercanda sembari bekerja.Atthy, dengan pipi memerah oleh udara dingin dan napas menghembuskan uap tipis, mengangkat ember air hangat dari sumur. Rambut merahnya yang dikepang rapi melambai saat ia menoleh ke arah Finn, yang tengah menyisir kuda tua milik salah satu pengunjung.''Finn, kau yakin Paros

  • MENJEMPUT ISTRIKU   105 Debat Terbuka

    **Bab 105 Debat terbuka**Tepat seperti yang dijanjikan Thally, mereka membicarakannya saat makan siang. Matahari di luar memantul dari jendela ruang makan kecil itu, tapi atmosfer dalam ruangan jauh dari hangat. Masing-masing dari mereka memikul beban yang tak kasat mata, kecurigaan, rasa bersalah, dan bisikan ancaman yang belum sepenuhnya terbaca.Ash dan Kevin saling berpandangan."Jadi maksudmu, Tony memang terkait dengan kematian Carlton...?" tanya mereka hampir bersamaan, suara mereka menegang.Thally menatap piringnya sejenak, seolah menarik napas lewat diam. Lalu, dengan gerakan tenang tapi penuh makna, ia meletakkan sebuah ampl

  • MENJEMPUT ISTRIKU   063 Penyesalan

    **Bab 063 Penyesalan**Helena mendorong daun pintu dan melangkah ke dalam ruangan yang telah disiapkan untuk tamunya. Tatapannya tetap profesional, tetapi ada sesuatu dalam ekspresinya yang sulit dijelaskan—sebuah ketegangan yang berusaha ia sembunyikan.Di dalam ruangan, Athaleyah Galina berdiri ka

  • MENJEMPUT ISTRIKU   061 Kekacauan

    **Bab 061 Kekacauan**Helena dan Alwyn segera bergerak menyambut kedatangan Hugh, Saihan, Kevin, dan tamu tak dikenal yang ikut serta bersama mereka.Begitu mata Helena menangkap sosok wanita itu, alisnya sedikit berkerut. Wanita muda dengan kecantikan luar biasa berdiri di samping Hugh, mengenakan

  • MENJEMPUT ISTRIKU   060 Athaleyah Galina Nauruan

    **060 Athaleyah Galina Nauruan**Hugh segera bergegas pulang begitu mendengar kabar tentang kekacauan di Manor. Langkah kudanya tak pernah secepat ini, derapnya menggema di sepanjang jalan berbatu menuju gerbang utama Skythia.Namun, tepat ketika rombongannya tiba, laju kuda mereka terhenti. Sebuah

  • MENJEMPUT ISTRIKU   059 Malam Tragedi

    **Bab 059 Malam Tragedi**Ruangan itu terasa semakin luas bagi Atthy, seolah-olah waktu melambat dan udara menjadi lebih berat. Napasnya masih stabil, tapi denyut nadinya terasa lebih cepat dari biasanya. Ada sesuatu dalam sorot mata Hugh yang membuatnya siaga, namun bukan ketakutan yang menyelimuti

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status