Home / Romansa / MENJEMPUT ISTRIKU / 091 Kabar Berita

Share

091 Kabar Berita

Author: Wolfy
last update publish date: 2025-08-30 17:28:51

**Bab 091 Kabar Berita**

Atthy menundukkan kepalanya, jemarinya saling menggenggam erat di atas selimut yang menutupi tubuhnya. Matanya tampak berkabut, seakan ada perasaan yang begitu dalam sedang ia tahan agar tidak pecah di hadapan Sania.

"Bibi, terima kasih sudah membantuku. Maaf membuatmu repot, aku tidak tahu kalau aku akan tidur sampai berhari-hari. Aku pasti sangat merepotkanmu... maaf, aku tidak punya apa pun untuk membalasmu," ujar Atthy lir

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • MENJEMPUT ISTRIKU   128 Laut Yang Tenang

    **Bab 128: Laut yang Tenang**Laut di sisi ini… lebih sunyi.Tidak ada jejak kejaran. Tidak ada bayangan kapal lain di cakrawala. Hanya garis air yang memanjang tanpa gangguan, seolah dunia benar-benar telah ditinggalkan di belakang.Kapal itu melaju stabil.Layar terbentang penuh, menangkap hembusan angin. Tidak tergesa. Tidak menyimpang.Seperti perjalanan yang sudah dipastikan aman.—Thally masih duduk. Namun kali ini—tidak lagi terikat.Tali di pergelangan tangannya telah dilepas. Bekas gesekannya masih terlihat samar, merah tipis di kulitnya. Tapi ia tidak mengusapnya. Tidak juga mengeluh.

  • MENJEMPUT ISTRIKU   127 Target Terkunci

    **Bab 127: Target Terkunci**Pagi baru saja bangun.Kabut tipis masih menggantung di atas pelabuhan, bercampur dengan bau asin laut dan sisa asap dari aktivitas dini hari. Cahaya matahari belum sepenuhnya kuat—hanya garis keemasan pucat yang menyelinap di antara tiang-tiang kapal.Namun suasana… sudah tegang.Langkah kaki terdengar cepat di atas papan dermaga.Saihan berjalan paling depan. Tidak berlari—tapi cukup cepat untuk membuat orang-orang di sekitarnya menyingkir tanpa diminta.Kevin di sampingnya.Ash sedikit di belakang.Pelabuhan bar

  • MENJEMPUT ISTRIKU   126 Thally dan Julius

    **Bab 126: Thally dan Julius**Ruangan itu lembap dan nyaris gelap.Dinding kayu lapuk, dipenuhi noda hitam dan bekas air asin. Bau amis menyengat—bukan sekadar ikan, tapi campuran darah, garam, dan sesuatu yang sudah lama membusuk.Thally duduk di kursi kayu tua. Tangan dan kakinya terikat. Tali kasar menggesek kulitnya setiap kali ia bergerak.Namun punggungnya tetap tegak.“Jadi… ini caramu memperlakukan putrimu sendiri… Ayah.”Nada suaranya rendah, tapi tajam.Robert berdiri tidak jauh darinya. Wajahnya tegang, namun bukan ragu—lebih seperti seseorang yang menahan harga dirinya agar tidak runtuh.“Kau yang m

  • MENJEMPUT ISTRIKU   125 Thally Hilang

    **Bab 125: Thally Hilang**Keributan tidak pernah benar-benar muncul di aula utama.Musik tetap mengalun. Tawa tetap terdengar. Gaun-gaun masih berkilau di bawah cahaya lampu gantung.Namun di balik itu—satu hal kecil bergerak.Yseult tidak memanggil dengan suara keras. Tidak pula menarik perhatian. Ia hanya mendekat pada kepala pelayan, berbisik singkat. Kalimatnya halus. Nyaris seperti permintaan biasa.Cukup untuk dipahami. Tidak cukup untuk menimbulkan tanya.Beberapa menit kemudian, Lady Borgia sendiri yang mendekat. Senyumnya tetap sempurna, tak berubah sedikit pun di hadapan para tamu.“Viscountess,” sapanya ringan, seolah tidak ada yang berbeda.

  • MENJEMPUT ISTRIKU   124 Mirva Galina

    **Bab 124: Mirva Galina**Pagi hari.Annex, Manor Cindra.Sinar matahari masuk dari jendela tinggi. Meja makan sudah kosong—sarapan selesai beberapa saat lalu.Tidak ada yang benar-benar santai.Kevin berdiri di ujung meja.Tangannya bertumpu ringan di permukaan kayu.“Lima hari,” katanya singkat.“Kita sudah punya apa?”Tidak ada pembukaan panjang.

  • MENJEMPUT ISTRIKU   123 Manor Cindra

    **Bab 123: Manor Cindra**Setelah rapat.Ruang kerja Laurent.Pintu tertutup rapat.Tidak ada pelayan. Tidak ada penjaga di dalam.Hanya mereka.Laurent berdiri di belakang mejanya. Tidak duduk.Tatapannya menyapu satu per satu.Kevin dan Ashton bersebelahan di sisi kiri.Yseult dan Thally bersandar tenang di kursi di sisi kanan.Saihan dan Safin berdiri tegak—lebih diam dari yang lai

  • MENJEMPUT ISTRIKU   057 Konspirasi Tiga Pelayan

    **Bab 057 Konspirasi Tiga Pelayan**---Di dalam kamar pelayan yang sempit, suasana terasa panas meskipun udara dingin pagi masih menyusup melalui celah-celah jendela kayu. Tiga sosok wanita duduk melingkar di atas lantai, masing-masing dengan ekspresi berbeda—Rosa yang frustrasi, Bela yang gelisah,

  • MENJEMPUT ISTRIKU   056 Terang dan Gelap

    **Bab 056 Terang dan Gelap**''Kakek, apakah kakek membenci Duchess?'' tanya Karl.Mata Vadim terbelalak mendengar pertanyaan cucu tertuanya. Dia menatap Karl dengan tajam, mencoba memahami arah pemikirannya. Pertanyaan itu tidak datang begitu saja—ada sesuatu yang melatarbelakanginya.''Maafkan sa

  • MENJEMPUT ISTRIKU   054 Pergolakan Batin

    **Bab 054 Pergolakan Batin**---Ruang kerja yang dipenuhi aroma khas kertas tua dan tinta yang baru mengering. Di balik meja besar yang tertata rapi, di hadapannya, Helena berdiri dengan tangan mengepal di sisi tubuhnya. Matanya sedikit redup, pikirannya jelas dipenuhi oleh sesuatu.Alwyn masuk ke

  • MENJEMPUT ISTRIKU   053 Perdebatan Hugh dan Atthy

    **Bab 053 Perdebatan Hugh & Atthy**Cahaya lampu minyak berpendar lembut, menciptakan bayangan panjang di dinding ruangan yang luas. Aroma kertas dan lilin terbakar memenuhi udara, menambah kesan serius dalam pertemuan dua individu yang duduk berhadapan. Hugh bersandar dengan tenang di kursinya, ek

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status