แชร์

Terbongkar Karena Runi

ผู้เขียน: Kurnia_cy
last update วันที่เผยแพร่: 2026-01-15 12:02:36

Yanto menjadi gelagapan. Untuk sesaat, dia terlihat seperti orang bingung.

"Mas! Itu wajahmu kenapa?" Feyla mengulangi lagi pertanyaannya.

"Mm...anu Dek, tadi di kantor mas terjatuh dan terbentur pintu, makanya jadi lebam begini," ucapnya dengan terbata-bata.

Mata Viana menyipit penuh kecurigaan.

"Masak sih, Mas?"

Yanto hanya tersenyum tipis, tidak sanggup lagi melanjutkan kebohongannya.

Dengan langkah lebar, dia bergegas menuju ke dalam, meninggalkan Viana yang berdiri terpaku dengan berbagai
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Madu Pemberian Ipar    Dimana Wanita Pembunuh Itu?!

    Siang itu, awan hitam bergelayut di langit biru Kota U, menciptakan nuansa mendung yang pekat. Sang surya seolah menghilang di balik kepungan barisan awan yang siap memuntahkan jutaan liter air ke permukaan bumi. Orang-orang yang berlalu lalang di jalanan kian mempercepat langkahnya supaya mereka bisa terhindar dari guyuran air yang disebut hujan itu.Akan tetapi, pada sebuah area pemakaman, di sebuah makam yang tampak baru dengan tanah yang masih basah dan taburan bunga-bunga yang masih segar, terlihat orang - orang yang hadir di sana tetap berdiri di tempatnya seolah-olah tidak terpengaruh dengan kondisi cuaca saat itu. Beberapa orang tampak mulai membuka payung yang rupanya sudah mereka siapkan sebelumnya untuk mengantisipasi kondisi cuaca yang berubah-ubah saat mereka merasakan tetesan air mulai jatuh di atas kepala mereka.Seorang wanita berpakaian serba hitam berjongkok di samping makam. Wajahnya pucat bersimbah air mata yang tiada hentinya mengalir dari kedua ma

  • Madu Pemberian Ipar    Pertikaian Runi dan Feyla

    “Anak kita, Mas... anak kita tidak selamat... Dia meninggal... hu... hu...hu.. .” tangis Feyla dalam pelukan Yanto.Degh!Yanto terkejut kala mendengar Feyla sudah tahu perihal bayi mereka yang telah meninggal itu. Dalam pikirannya, Feyla belum mengetahui hal tersebut dan dia berencana untuk menunda memberitahukannya minimal sampai kedatangan Pak Indra.Kondisi Feyla yang baru selesai operasi menjadi pertimbangan Yanto untuk mengambil keputusan tersebut. Dia tidak ingin Feyla menjadi stress karena mendengar berita tersebut sehingga dapat memperburuk kondisinya pasca operasi.Akan tetapi, harapannya tidak terkabul. Feyla sudah mengetahui perihal kematian bayi mereka dan hal itu membuat Yanto menjadi khawatir dengan kondisi fisik dan mental Feyla ke depannya.Yanto mengelus surai hitam milik Feyla dengan lembut, berusaha menenangkan wanita yang berstatus sebagai istrinya itu.“Iya, mas juga sudah mengetahuinya. Kamu yang saba

  • Madu Pemberian Ipar    Air Mata Yanto

    “Bagaimana keadaan istri saya, Dok? Dia baik-baik saja, kan? Anak yang dalam kandungannya juga baik-baik, kan?” cecar Yanto bertubi-tubi ketika mereka sudah berada di dalam ruangan Dokter Nilam, dokter yang menangani Feyla.Dokter Nilam menatap Yanto dengan wajah serius.“Pak Yanto, setelah kami melakukan pemeriksaan pada istri Bapak, ternyata istri Bapak mengalami ruptur uterus atau perobekan pada rahim dimana kerasnya benturan menyebabkan dinding rahim robek atau pecah sehingga mengakibatkan pendarahan hebat. Untuk itu kami harus segera melakukan operasi guna mengeluarkan janinnya dan untuk melakukan operasi tersebut, kami harus mendapatkan persetujuan terlebih dulu dari keluarga pasien,” jelas Dokter Nilam.“Tidak mungkin...tidak mungkin, Dok. Tidak mungkin sampai separah itu!” Tanpa sadar, Yanto menolak penjelasan dokter.“Tapi itulah kenyataannya, Pak dan berhubung kondisinya darurat, kami sangat mengharapkan

  • Madu Pemberian Ipar    Kekhawatiran Yanto

    Dua orang secara serentak menyerukan nama Feyla dengan nada penuh kepanikan.Orang itu adalah Runi dan Yanto yang baru kembali dari toilet. Yanto sangat terkejut bukan main melihat kondisi istrinya yang berlumuran darah.“Kak Feyla!”“Feyla, Sayang....Kamu...kamu berdarah!” seru Yanto panik.Keduanya kini sudah berada di samping kiri dan kanan Feyla. Yanto memeluk dan memangku tubuh Feyla yang mulai terasa dingin.Saking paniknya, Yanto bahkan sampai tidak menyadari bahwa Viana, mantan istrinya berada tidak jauh dari tempatnya saat ini.Feyla yang masih setengah sadar dan melihat suaminya sudah datang segera mencengkram kuat lengan Yanto, wajahnya pucat pasi dan jari jemarinya terlihat bergetar menahan rasa sakit yang melilit perutnya.“M-mas... tolong. Tolong selamatkan anak kita. Aakkh... Sakitttt...” rintih Feyla dan setelah itu tiba-tiba saja dia pingsan.“Feyla....Feyla... Bangun,

  • Madu Pemberian Ipar    Insiden

    “Benar. Kau kaget mendengarnya, bukan?” jawab Viana dengan senyuman sinis.“Tidak mungkin! Kau pasti bohong. Mana mungkin Nyonya Julia mau merekrut orang sepertimu. Ini semua pasti akal – akalan mu saja supaya kau bisa bebas dari hukuman. Dasar licik dan pembohong!” cerca Feyla dengan raut wajah marah.“Ya ya ya... terserah kau mau percaya atau tidak. Yang jelas aku telah berkata sejujurnya.”“Aku tidak percaya! Kau pasti bohong!” tunjuk Feyla di depan wajah Viana.“Ya benar, dia pasti bohong, Kak. Mana mungkin wanita seperti dia bisa bekerja di perusahaan bonafit,” timpal Runi yang diam-diam mencari informasi tentang PT. Cindera Kilau Murni di ponselnya dan dia begitu terkejut saat mendapati kenyataan bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan besar yang jangkauan pasarnya sudah merambah skala internasional.“Sudahlah Feyla, Runi. Jangan membuat masalah lagi. Pergilah segera

  • Madu Pemberian Ipar    Tuduhan dan Fitnah.

    Viana mengerutkan keningnya, menatap bingung ke arah si satpam.“Bapak bicara sama saya?” tanya Viana seraya menunjuk dirinya.“Benar, Mbak. Bisa ikut saya sebentar?” ulang satpam tadi.“Tunggu dulu, Pak. Ini ada apa? Kenapa saya harus ikut Bapak? Memangnya saya salah apa?” tanya Viana bertubi-tubi.“Saya mendapatkan laporan bahwa Mbak telah mencuri di toko ini. Untuk itu saya minta kerjasamanya supaya masalah ini menjadi jelas.”“Saya mencuri?” Viana terbengong mendengar penjelasan pak satpam.Satpam tersebut menganggukkan kepalanya.“Siapa yang melaporkan saya? Apa dia punya bukti kalau saya mencuri di sini?” tukas Viana kesal.“Kami yang melaporkanmu! Dasar pencuri, tidak tahu malu kau! Sebegitu parahnya kah hidupmu sekarang ini? Apa gajimu sebagai karyawan minimarket tidak mencukupi sehingga kau nekat mencuri di toko orang? Sungguh, aku sangat mal

  • Madu Pemberian Ipar    Surat Persetujuan Menikah Lagi.

    "Kurang ajar! Tutup mulutmu itu, Viana. Aku jelaskan lagi ya, aku bukan wanita simpanan, aku adalah calon istri mas Yanto. Jangan lupakan juga, aku adalah pemilik sebuah perusahaan yang cukup terkenal di kota ini. Dengan menikahiku, aku bisa mengangkat derajat mas Yanto menjadi orang yang punya jab

  • Madu Pemberian Ipar    Sambutan Yang Tidak Menyenangkan

    "Nah ini dia, istri yang nggak tahu diri, masih ingat pulang juga rupanya."Viana menolehkan kepalanya ke arah pemilik suara yaitu Runi dan ketika itu juga sebuah pemandangan yang menyakitkan hati terpampang jelas di hadapannya.Dia melihat Runi, Yanto dan Feyla sedang duduk di sofa ruang tamu. Ada

  • Madu Pemberian Ipar    Menghibur Diri

    "Baguslah kalau begitu. Aku ikut senang mendengarnya, Vi. Oh ya, aku ada rencana mau jalan-jalan ke mall sekaligus belanja kebutuhan bulananku. Kalau kamu bersedia, kamu boleh ikut kok sama aku. Hitung-hitung refreshing dan supaya kamu bisa sedikit terhibur dari masalah yang kamu hadapi saat ini. B

  • Madu Pemberian Ipar    Dimarahi Jimmy

    "Huss, Jimmy! Kamu ini apa-apaan, sih? Datang-datang langsung marah-marah kayak gini. Lagian kamu juga salah, bawa mobil kok kencang-kencang gitu," tegur Mika. Ternyata orang itu adalah Jimmy, adik ipar kakaknya, Evelyn."Gimana aku nggak kesal, Mik. Dia jalannya di tengah jalan, mana nggak fokus l

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status