Share

Dua belas

Author: Reistya
last update Petsa ng paglalathala: 2025-01-10 23:29:08

"Mas tunggu sebentar ya? Aku enggak lama kok," kata Rei meminta ijin. Kemudian turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam rumah Indah.

Dari dalam Indah sudah menunggu. Ia juga melihat Rei yang datang bersama seseorang. Ia segera berjalan ke luar untuk menghampiri, dan membukakan pintu untuk sahabatnya itu.

Rei cukup terkejut karena tumben sahabatnya ini gerak cepat membukakan pintu untuknya. "Wih tumben gercep banget bukain pintunya?"

"Sama siapa lo?" tanya Indah mengintrogasi.

"Pak Tedi,"
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Malam Pertama Perjaka dan Janda Muda   delapan puluh empat

    Yogi berada di kantor, ketika tiba tadi ia sudah segera disibukkan dengan jadwal promosi yang akan dijalani oleh Rei. Dia benar-benar memilih lokasi yang dekat ketika hari biasa, kemudian ketika hari libur Rey bisa melakukan promosi di lokasi yang lebih jauh. Yogi memikirkan Strawberry, ia tak ingin Strawberry kehilangan banyak perhatian dan waktu dari ibunya. Menurutnya kalau libur Strawberry bisa diajak untuk bepergian sekaligus menghibur anak itu.Saat sedang memperhatikan dokumen-dokumen di atas mejanya, pintu tiba-tiba saja diketuk."Ini Jimmy." "Masuk." Yogi menyahut dari dalam.Jimmy kemudian membuka pintu dan masuk. Dia jadi lebih sopan ketika terakhir kali masuk nyaris saja melihat apa yang dilakukan oleh Yogi dan juga Rei di dalam ruangan. Sejak itu, Jimmy tak pernah lupa mengetuk pintu sebelum dia masuk ke dalam ruangan Yogi."Duduk," kata Yogi mempersilahkan Jimmy duduk di sofa. Kemudian dia bangkit dan berjalan menghampiri Jimmy dan duduk di sofa. Jimmy duduk kemudian

  • Malam Pertama Perjaka dan Janda Muda   delapan puluh tiga

    Kanaya menjalani pemeriksaan, kondisi tubuhnya masih cukup lemah sehingga masih diminta untuk tetap beristirahat di rumah sakit. Dokter juga masih harus memeriksa kakinya pasca amputasi. Gadis itu duduk di tempat tidur seraya menatap keluar jendela.Teo berjalan masuk ke dalam Setelah dia membeli makanan yang diinginkan putrinya. Kanaya ingin sekali makan buah anggur katanya. Jadi pria itu sengaja keluar untuk membeli anggur yang diinginkan oleh Kanaya."Papa sengaja beli banyak nih supaya kamu banyak makannya." Teo katakan membuka bungkus anggur dan memberikan kepada Kanaya."Makasih Pa." Hal itu membuat Kanaya cukup merasa bersalah karena selama ini Dia jarang sekali memberikan perhatian kepada sang ayah.Teo duduk di samping Kanaya dengan senyum menatap Putri kesayangannya itu. "Kamu mau apa lagi? Biar nanti papa beli. Supaya kamu sehat, bayi dalam perut kamu juga sehat selalu." Teo sudah bisa menerima kenyataan bahwa Sang Putri hamil, meskipun dia juga belum mau untuk menemui Deff

  • Malam Pertama Perjaka dan Janda Muda   delapan puluh dua

    Rei dan Yogi kini berada di sekolah Bebe. Keduanya berada di sana setelah mendapat panggilan telepon dari wali kelas putrinya."Strawberry tadi bertengkar sama Anin, mereka adu mulut sampai akhirnya pukul-pukulan dan dua-duanya sama-sama nangis. Jadi dua-duanya dapat hukuman yang sama ya Bu, akan diliburkan selama 1 minggu. Tapi harus tetap mengerjakan tugas di rumah dan juga hukumannya harus tetap dijalankan." Itu adalah pesan dari wali kelas.Rei kemudian pulang tidak ada kata-kata yang keluar dari bibir wanita itu. dia duduk di depan di samping Yogi, sementara putrinya duduk di belakang masih sambil sesekali sesenggukan akibat menangis tadi. Yogi sendiri kebingungan bagaimana dia harus bersikap, karena tak tahu masalah apa yang sebenarnya terjadi. Tadi dia menunggu di luar, karena Rei yang tak mengizinkannya untuk masuk.Setelah sampai di rumah mereka bertiga segera masuk ke dalam rumah. Bebe kemudian duduk di ruang tengah, dia sudah tahu kalau sang ibu akan menghukumnya. Gadis k

  • Malam Pertama Perjaka dan Janda Muda   delapan puluh satu

    Pagi ini Rei terbangun, kemudian berjalan menuju dapur. Kelelahan, setelah semalam menghabiskan malam tanpa henti bersama Yogi. Padahal, katanya hanya ingin menemani, tapi semalaman tak berhenti beradu. Ia terkejut ketika mendapati Yogi yang berdiri di dapur memasak, sudah mengenakan kemeja yang dibawakan oleh sopirnya malam tadi. "Morning love," sapa Yogi. Rei berjalan mendekat, "ada yang butuh dibantu Mas?""Nope, enggak perlu ini udah mau selesai." Yogi menjawab lalu memeluk Rei dan mengecup bibir kekasihnya itu singkat. Rei memerhatikan, "kamu masak apa mas?""Aku tadi masak yang ada di lemari es kamu. Ada garlic chicken, sama mashed potato." Yogi memamerkan kemampuan memasaknya. ya, meskipun dia memang sejak dulu memiliki pelayan, tapi Yogi pernah tinggal sendiri saat menjalani pendidikan yang waktu di luar negeri. "Kamu pintar masak sih, biasanya aku mentok masak nasi goreng aja buat Bebe." "Aku tadinya mau masak nasi goreng, tapi aku pengen yang beda biar anak kita ngga

  • Malam Pertama Perjaka dan Janda Muda   delapan puluh

    Clarissa dan juga Satrio masih berada di kamar rawat Deff. Masih heran dengan pemikiran sahabatnya yang satu itu."Jadi lo mau ninggalin kanaya?" Clarissa bertanya, dia heran dengan penuturan Deff yang mengatakan kalau ingin memperjuangkan Rei sekali lagi."Bagaimanapun Strawberry itu anak gue dan gue juga mau mendapatkan hak gue sebagai seorang ayah." Deff katakan itu dengan tegas."Tapi bukannya anak dalam kandungan Kanaya itu juga anak lo ya Deff?" Satrio bertanya.Deff terdiam sejenak sebelum akhirnya dia menjawab pertanyaan Satrio. "Gue nggak tahu lah siapa tahu aja Kanaya main juga sama orang lain."Clarissa yang mendengar perkataan sahabatnya itu menjadi kesal sekali. Dia kemudian dengan keras memukul kaki Deff. Apa yang dilakukan Gadis itu membuat Deff memekik dengan keras."Sakit Clar!""Gue nggak nyangka lo bisa ngomong kayak gitu. Selama ini kan lo pacaran sama Kanaya. Kalian udah sama-sama 7 tahun, wajar kalau tiba-tiba aja kalau kebobolan kayak gitu. Dan lo sekarang bisa

  • Malam Pertama Perjaka dan Janda Muda   tujuh puluh sembilan

    Yogi duduk menunggu di kamar Rei saat kekasihnya itu sedang menidurkan Bebe. Dia sudah tak sabar, bingung sendiri juga kenapa mendadak jadi selalu ingin menghabiskan waktu di ranjang dengan Rei. Sedikit melihat saja jadi gila sendiri. Lama menunggu dari tadi, Bebe sempat menolah untuk tidur karena masih banyak tugas katanya. Untung Rei berhasil membujuk, putrinya menurut akhirnya dan minta di keloni sementara Rei meminta ia menunggu di kamar. Pintu terbuka, menunjukkan Rei yang tersenyum, lalu mengunci pintu sebelum berjalan mendekat dan duduk di samping Yogi. Dengan lembut membelai wajah Yogi."Lama nunggu ya," katanya. "It's okay," sahut Yogi menggenggam tangan Rei dan mengecupnya kemudian. Rei menatap Yogi, yang kini tengah menatap tangannya sambil mengusap-ngusap perlahan. Yogi merasa diperhatikan, ia lalu mengarahkan pandangan pada Rei. "Kenapa ngeliatin aku kayak gitu?" "Kamu... Disaat bisa memilih Perempuan yang lebih baik—""Kamu yang terbaik," sahut Yogi memotong ucapan

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status