Share

Bab 18. Tes DNA?

last update Last Updated: 2025-09-05 13:48:39
“Kamu takut hmm?” tanya Aaron dengan tersenyum meremehkan.

Jessica terdiam, matanya menatap tajam ke arah Aaron. Menghunus mata elang Aaron hingga pria itu tersenyum dan kembali mengecup bibirnya dengan singkat.

Hubungan mereka begitu mengambang, tak jelas arahnya ke mana, tetapi bersama Aaron, ia merasa dilindungi. Segala kebutuhannya dipenuhi walaupun ia terkejut dengan kehidupan Aaron yang begitu sangat bebas.

Aaron tidak ingin terikat dengan wanita mana pun, mungkin termasuk dengan dirinya makanya ia merasa bebas jika bersama pria itu, walaupun ia harus menuruti semua keinginan Aaron tanpa terkecuali.

“A-aku gak takut. T-tapi permintaan Mas kali ini benar-benar gila. Bagaimana bisa aku mendekati lelaki yang sudah menghancurkan kehidupanku?” ucap Jessica menatap Aaron dengan serius.

Aaron terkekeh sinis. “Kenapa tidak bisa? Kamu takut perasaanmu berperan dalam balas dendam ini? Kamu tidak tega dengan ayah kandung anakmu sendiri?” tanya Aaron dengan tajam.

Aaron mencengke
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Malam Terlarang : Mengandung Anak Presdir Dingin   Bab 182. Tidak Akan Menyerah

    Jessica hanya bisa menangis dalam diam, ia tidak ingin Damian sampai menyerahkan perusahaan hanya untuk membebaskan dirinya.Perusahaan itu adalah jerih payah keluarga Axelle. Jessica berusaha untuk melepaskan ikatan yang ada di tangannya, tetapi ikatan itu sungguh sangat kencang, tenaganya sudah terkuras habis karena sakit kepala yang dideritanya.“Kenapa? Kamu berusaha untuk melepaskan ikatan itu ya?” tanya Aaron dengan membelai pipi Jessica dengan tersenyum sinis ketika menyadari apa yang Jessica lakukan.“Jika kamu hanya menginginkan aku kenapa kamu melibatkan Mas Damian sejauh ini, Mas?” tanya Jessica dengan pandangan yang sulit diartikan.Aaron berdecak kesal. “Kamu bodoh atau pura-pura lupa hmm? Saya dan suamimu itu bersaing dalam hal apa pun. Dalam bisnis legal maupun ilegal.”“Padahal saya sudah hampir menembak mati Damian tetapi lagi dan lagi ia berhasil selamat dan menggagalkan rencana saya.”Raut wajah Aaron kembali mengeras, emosinya kembali meluap ketika melihat Damian y

  • Malam Terlarang : Mengandung Anak Presdir Dingin   Bab 181. Barter?

    Aaron tertawa melihat Jessica kesakitan ketika ia menekan perut wanita itu, tidak ada rasa kasihan sama sekali di hatinya. Ia sudah mati rasa karena dendam yang menyelimuti dirinya, sisi ibanya tertutup dengan kerasnya hati dan tingginya ego.“L-lepas, Mas. Kamu menyakiti anakku!” ucap Jessica dengan meringis bahkan keringat dingin muncul di dahinya.‘Mama mohon kalian bertahan ya Sayang sampai Papa datang menolong kita,’ gumam Jessica di dalam hati mengajak kedua anaknya berbicara dan semoga mereka merasakan semuanya.Jessica tersenyum samar saat merasakan tendangan kedua anaknya, seperti merespon ucapannya di dalam hati.Wajah Aaron begitu menyeramkan, tatapan mereka bertemu pandang.Mata yang berbinar sayu itu, bibir pucat yang tersenyum manis kepadanya, sedikit menggoyahkan hatinya yang keras.“M-mas Aaron, maaf jika aku menyakiti dirimu sehingga kamu bisa berbuat nekad seperti ini. Terima kasih sudah mau merawatku dan Aland lima tahun lalu, aku tahu kamu tulus menyayangi kami,” g

  • Malam Terlarang : Mengandung Anak Presdir Dingin   Bab 180. Titik Terang?

    “Di mana titik lokasinya Marco?” tanya Damian tidak sabaranWajahnya yang lelah kini tampak bersemangat kembali, ada harapan yang menguar di dalam dadanya tentang keberadaan sang istri walaupun belum sepenuhnya bisa diyakini.“Di sebuah hutan tapi ada gedung terbengkalai di sana, Tuan. Sepertinya saya mengenal tempat ini,” jawab Marco tampak berpikir keras.Karena tempat yang baru saja ia lihat sangat familiar di ingatannya.“Mana saya lihat,” ujar Damian dengan serius.Marco memberikan ponselnya kepada Damian. Pria dingin itu menerimanya, ia mulai menelaah tempat yang dikatakan Marco.“Marco ini gudang senjata api ilegal milik Aaron,” ucap Damian membelalakkan matanya ketika tahu tempat ini sangat berbahaya untuk istrinya.Jantungnya berdetak sangat kencang menatap Marco dengan pandangan yang sulit diartikan. Marco juga terkejut, akhirnya terjawab sudah rasa penasarannya tadi. Benar itu gudang senjata api ilegal milik.“Tuan kita tidak bisa datang ke sana tanpa persiapan,” ujar Marc

  • Malam Terlarang : Mengandung Anak Presdir Dingin   Bab 179. Belum Menemukan Petunjuk

    Kirana hampir pingsan karena kehabisan oksigen, wanita itu meraup udara sebanyak-banyaknya ketika Damian melepaskan cengkeraman di lehernya.Damian semakin tidak terkendali, semua itu karena Kirana yang tidak mau mengakui di mana Aaron membawa istrinya berada.Bahkan rumah sakit sebesar itu tidak ada yang mengetahui kejahatan Aaron. Ia yakin anak buah pria itu juga ikut andil dalam penculikan ini.Tidak mungkin tidak ada yang mendengar keributan di kamar istrinya, tidak mungkin staf rumah sakit tidak mendengar teriakan istrinya maupun Crystal.Ini sangat janggal baginya. Ia harus menyelidiki ini semua sampai tuntas, jika ada yang bermain bersama dengan Aaron, ia pastikan mereka tidak akan bisa lepas dari dirinya.Tidak ada kesabaran!Tidak ada rasa kasihan!Semua orang yang terlibat menyakiti istri dan anaknya harus segera dimusnahkan.“Kali ini kamu bisa bungkam, Kirana. Tetapi nanti kamu akan berteriak ampun dan memohon kepada saya. Untuk kali ini kamu bisa menyelamatkan mereka, tet

  • Malam Terlarang : Mengandung Anak Presdir Dingin   Bab 178. Kirana Bungkam

    Damian kaget mendengar laporan polisi kepada dirinya, ia semakin yakin jika ini semua adalah rencana Aaron karena semua kejadian datang dalam waktu bersamaan.“Yang benar saja, Pak? Bagaimana bisa Audy kabur dari penjara, hah?” tanya Damian dengan suara yang sedikit meninggi.Rasanya Damian lelah mendengar kabar yang terus menikam dirinya dari segala sisi. Dan yang paling membuatnya geram dan marah adalah Aaron membawa istrinya, mengambil Jessica dari sisinya.Apa sebenarnya yang diinginkan pria itu kepada dirinya?Damian yakin ada maksud dan tujuan lain dari Aaron menculik istrinya. Aaron pasti tidak hanya menginginkan Jessica, tetapi menginginkan hal lainnya juga.“Sepertinya ada orang yang sengaja membebaskan Audy, Tuan. Kami sudah mengecek CCTV tetapi anehnya CCTV di saat Audy kabur mati,” jelas Polisi tersebut.Damian menghela napasnya dengan kasar, tangannya terkepal dengan erat, udara di sini terasa sangat panas membakar kulitnya hingga darahnya mendidih.“Tim kami sedang menca

  • Malam Terlarang : Mengandung Anak Presdir Dingin   Bab 177. Audy Kabur dari Penjara

    Sudah tengah malam Damian belum juga menemukan Jessica. Pria itu memukul stir mobil dengan kencang, teriakan penuh amarah dan kekesalannya menumpuk menjadi satu.Ketakutannya semakin besar tatkala anak buahnya juga menginformasikan jika mereka belum mengetahui keberadaan Aaron yang membawa Jessica.“CCTV itu sama sekali tidak memperlihatkan Aaron dan Nyonya Jessica dengan jelas, Tuan. Kita belum mendapatkan petunjuk yang pasti ke mana Aaron membawa Nyonya,” ucap Marco yang berada di samping Damian.Sejak tadi Damian meminta dirinya yang menyetir sendiri karena kalut dan tidak sabaran, ia bertekad bisa menemukan istrinya hari ini juga, tetapi yang terjadi petunjuk satu pun belum bisa terpecahkan.Damian merasa gagal menjadi seorang suami. Biasanya ia sangat mudah melacak keberadaan seseorang tetapi sejak hilangnya Aaron semua akses yang terhubung dengan pria itu tidak bisa dilakukan karena Aaron mengganti semua datanya dengan yang baru.Sedangkan istrinya tidak membawa ponsel sama seka

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status