MasukSeorang anak laki-laki bernama Arya memiliki wajah rupawan, tetapi memiliki fisik yang tidak sempurna di bagian kaki yang menggunakan kaki palsu. Arya selalu dipandang rendah oleh banyak orang, terutama keluarga besar istrinya. Ia selalu dianggap menantu tak berguna karena menyusahkan sang istri dan menghabiskan uangnya. Tidak hanya itu, sang istri juga menjadi ancaman untuknya. Ketidaksempurnaan itu dibongkar oleh Kakak ipar di hadapan banyak orang sehingga menjadi bahan hinaan banyak orang. Namun, tidak ada satu orang pun tahu bahwa ia adalah anak dari raja pebisnis yang menguasai dunia di berbagai bidang industri. Selama beberapa tahun telah dicari oleh sang Ayah hingga bertemu dengan tangan kanannya. Apakah pertemuan Arya dengan tangan kanan ayahnya akan membuahkan hasil? Akankah Arya membalas dendam kepada orang-orang yang telah merendahkannya? Apakah keluarganya selamat dari gangguan dan ancaman?
Lihat lebih banyakArya membulatkan bola mata ketika Soeparman sudah berada di atas panggung bersama Cahaya dan terdapat Willy di belakang mereka. Ia tidak mengetahui hal yang dilakukan oleh ayahnya.“Bagaimana bisa Ayah ada di atas panggung? Apa yang terjadi?” tanya Arya yang tetap berusaha mengecilkan suaranya.“Tuan besar memaksa di belakang panggung, Tuan muda,” jawab salah satu pengawal.“Yang lain menyebar karena pengawal mereka ada di sini!” seru Arya sembari berjaga-jaga dengan mengawasi pengawal Stagle.Sorot mata seluruh tamu beralih ke suara Soeparman yang menggema di Aula dengan menampakkan keterkejutannya saat melihat tubuh Soeparman yang berdiri sehat sambil menatap mereka.“Ba-bagaimana Anda bisa berdiri di situ, Pak?” tanya salah satu tamu undangan.“Bisa saja.”“Apakah kematian Anda palsu?”“Ya, kematian dia palsu. Artinya adalah kalian dibohongi oleh Raja bisnis,” sahut Baidi yang menggebu-gebu dan terlihat untuk menghasut semua orang di Aula.“Kenapa Anda memalsukan kematian? Apa tuju
Hari pertemuan dengan para pengusaha pun tiba. Sekitar pukul enam malam, hotel mewah penuh dengan pengusaha terkenal yang merupakan rekan bisnis Soeparman. Beberapa pengawal bertugas di pintu depan untuk menyambut dan mengarahkan tamu undangannya. Sisanya bertugas di dalam Aula, mengoperasikan laptop dan membawa acara.Arya berada dalam Aula hotel untuk mengawasi keadaan dan memantau kedatangan Keanu, Baidi dan rekan bisnisnya dengan setelan berwarna hitam, memakai kumis dan terpasang alat pendengar di telinga untuk berkomunikasi dengan banyak orang yang bekerja sama dengannya.“Bagaimana kondisi di lantai bawah, apakah sudah terlihat Keanu, Baidi bersama dua pria dan dua wanita?” tanya Arya yang mengecilkan suaranya.“Belum, Tuan muda. Saya melihat Bapak Sentosa sedang berjalan kemari bersama Mas Krisna dan menantunya.”“Bagus. Bagaimana dengan kondisi Tuan besar, Cahaya dan satu orang yang menyamar sebagai Soeparman nanti?” tanya Arya sembari memerhatikan keadaan sekitarnya dan ters
“Mungkin urusan pekerjaannya sudah kelar, Tuan muda.”“Bisa jadi. Mudah-mudahan, firasatku salah soal ini.”Arya memandangi Stefano yang berbicara dengan Keanu bersama kekasihnya lalu Keanu memasuki Apartemen. Ia sedikit menunduk dengan posisi badan bersandar semakin ke bawah di kursi mobil selama sepuluh detik.Setelah semuanya aman, ia menyalakan dan menjalankan mobilnya. Ia menatap jalanan yang penuh dengan kendaraan itu dengan senyuman yang penuh dengan rencana yang matang untuk dilakukan kepada keluarga Stagle dan rekan bisnisnya yang bekerja sama untuk menjalankan bisnis gelap yang merajalela.Arya sudah memiliki bukti kuat untuk membalas dendam dengan cara yang lebih kejam dari sebelumnya. Ia bekerja sama dengan banyak pihak, termasuk Polisi.Puluhan menit berlalu, ia tiba di rumahnya bersama dua pengawal dan Willy. Mereka memasuki rumah dengan melangkah santai dan dada tegap. Semua telah berjalan dengan lancar dan diluar dugaannya.Soeparman dan Cahaya menghampirinya yang baru
“Jawab aja dengan ramah, jangan sampai ketahuan.”Arya mendengar suara tertawa Ryan ketika pria itu terlihat sekali bahwa sedang mengincar atau menunggu mangsa baru yang akan menjadi korban selanjutnya untuk dijadikan budak pemuas napsu belaka.“Sepupuku masih kuliah dan sedang kuliah di sini sehingga saya berniat untuk membelikannya, dari pada menyewa rumah terus dan membayar setiap tahun, lebih baik di sini,” jawab Ryan yang terlihat mencairkan suasana.“Iya, itu lebih bagus karena uang tahunan yang biasa digunakan untuk membayar uang sewa rumah, lebih baik ditabung dan lebih aman di sini juga kalau untuk kuliahan dan yang belum menikah juga,” kata pria brewokan yang mencoba untuk merayu Ryan.“Iya, dia juga katanya mau bekerja kalau ada waktu senggang karena kasihan dengan orang tuanya yang hampir setiap bulan mengeluarkan banyak uang sehingga memilih untuk mandiri,” balas Ryan yang memancing pria itu untuk mengatakan hal apa pun mengenai bisnis gelap keluarga Stagle.“Nah, bagus i
Arya menatap Cahaya yang rebahan di atas ranjang dengan wajah yang masih pucat dan belum bisa banyak gerak pasca operasi. Ia menghela napas panjang lalu mendekatinya dan duduk di sampingnya.Arya mengalahkan emosional untuk mengacuhkan istrinya yang semakin sensitif dan selalu salah di pandangannya.
“Tidak ada, tapi dari tadi Mbak Cahaya sendirian dan hanya ada satu orang pria di depan, sepertinya teman Anda. Saya suruh masuk untuk membantu Mbak Cahaya, tapi gak mau karena gak ada Mas.”“Bagus, itu Sus karena dia menghargai saya dan istri saya.”“Iya, Mas. Nah, sudah siap. Perhatikan istrinya den
Arya menoleh ke sumber suara yang berasal dari arah kanan belakang. Sosok pria yang rambutnya banyak uban sedang berdiri dengan tubuh yang sedikit membungkuk sambil memegang perut sebelah kiri dan tangan kiri membawa topeng pria yang berkumis dengan rambut klimis berwarna hitam lalu menoleh ke arah
Baidi mengalihkan pandangan dan melangkah untuk menjauhinya dengan kedua tangan di punggung seraya menundukkan kepala. Cara berjalannya terlihat jelas bahwa dia mengetahui sesuatu.Arya melirik Stefano yang hanya berdiri dan menatapnya sinis dengan memerhatikan dari bawah ke atas. Kesunyian dalam rua












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasan