Share

bab 47. Ragu

last update publish date: 2024-12-18 06:04:35

“Begini Maryam, di daftar kontak ponselku, huruf M itu hanya untuk mamaku, karena aku khawatir salah pencet, salah sambung. Mau menelepon teman, malah memilih kontak mama, atau sebaliknya. Jadi semua kontakku yang namanya berawal huruf M, aku save di huruf yang lain, termasuk nama kamu."

Maryam menukas, "Kamu bisa pakai nama panjangku untuk kontak telepon. Kenapa malah pakai nama Gadis Pantura?"

"Oh iya, nama panjangmu Syifa. Di daftar kontakku sudah ada nama Syifa, sepupuku. Karena kamu ora
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Mencintai Seorang Climber   bab 353. Melihat Bayi

    Dua hari kemudian, seluruh urusan Black Falcon Automotive sudah diserahkan kepada Marco. Zakki bilang melalui telepon kalau dirinya dan istri sudah berangkat ke Jakarta, mau mampir dulu ke rumah mertuanya, sebelum mendatangi lokasi kerjanya yang baru, di Serang, Banten.Pak Ardi sudah kembali bekerja di kantornya. Demikian juga Bu Marianne, kembali sibuk di dunia fashion. Bu Marianne sedang mempersiapkan acara peragaan busana. Bahkan dia menginap di butiknya, katanya untuk memeriksa hasil kerja para penjahit yang sedang membuat gaun-gaun eksklusif untuk peragaan busana.Pagi itu Bu Marianne tidak menemani sarapan, karena sejak kemarin dia ada di butiknya, belum pulang. Ada ART untuk menyiapkan makan. Marco dan Pak Ardi sarapan berdua.“Pa, Kang Zakki kan, sudah pergi. Apakah dia sempat menunjukkan bayinya ke hadapan Papa?”“Belum, katanya nanti saja kalau bayi itu sudah diambil dari ibunya, diberikan ke Anita. Barulah Zakki mau bikin acara syukuran bayi, mungkin di rumah barunya di Se

  • Mencintai Seorang Climber   bab 352. Salah Nama?

    Marco mendengar papanya dan Zakki sedang membicarakan istri muda Zakki, yang baru melahirkan. Zakki bilang bayinya ada bersama istri mudanya itu. Marco merasa hal itu bukan urusannya, dan jika dirinya nimbrung, mungkin Zakki bakal merasa malu, atau kikuk. Marco memilih tidak segera masuk ke ruang kerja papanya, dia berdiri dekat pintu yang sedikit terbuka.Zakki bicara, “Dia janda, punya dua anak dari pernikahan pertamanya. Suaminya meninggal.”“Nah, sudah tahu dia janda dengan dua anak, terus kamu tambah anak dia jadi tiga. Dan sekarang malah kamu jandakan lagi! Kasihan atuh.”“Sudah perjanjian dari awal Pa, kalau anak sudah lahir, kami berpisah. Dia akan mendapat sejumlah materi.”“Tidak ada wanita yang mau menjadi janda, apalagi untuk kedua kalinya. Lagipula, kamu bilang dia tinggal di kampung. Status janda di kampung itu masih dianggap aib, bikin malu keluarga, dan wanita yang bersangkutan biasanya dipandang remeh banget sama banyak pria di kampung itu.”“Terus aku harus bagaimana

  • Mencintai Seorang Climber   bab 351. Terlalu Jauh

    Marco dan Maryam sedang dalam perjalanan kembali ke Bandung. Mobil yang mereka tumpangi melewati sebuah rumah sakit yang lokasinya berada di Kota Bandung, tapi dekat perbatasan dengan Kabupaten Bandung. Marco tidak percaya waktu Maryam mengatakan bahwa di rumah sakit itulah dia melahirkan.Marco menatap Maryam yang duduk bersamanya di jok tengah mobil. “Maryam, kamu yakin, melahirkan di rumah sakit itu?”“Iya, karena aku kontrol kehamilan juga di rumah sakit itu.”“What?!” Marco lebih kaget lagi, “siapa yang membawamu kontrol kehamilan di rumah sakit itu?”“Ehm ... setelah aku dijemput ke Bandung, mulanya mamamu yang bawa aku periksa kandungan, tapi di rumah sakit bersalin yang dekat kompleks perumahan Mama. Lalu bulan berikutnya, Teh Anita yang mengantar aku kontrol kehamilan, tapi ke rumah sakit yang tadi terlewati itu.”“Jadi Anita yang membawamu ke rumah sakit itu?”“Iya. Memangnya ada apa dengan rumah sakit itu, Bang? Kenapa Abang kayak yang kaget?”“Aku kaget karena rumah sakit

  • Mencintai Seorang Climber   bab 350. Pulih Sama-Sama

    Anita menatap suaminya, senyum tipis mengembang di bibirnya. “Apa iya, Maryam bisa menggeser posisiku sebagai menantu utama? Sedangkan untuk urusan anak saja, Mama bersedia sekongkol dengan kita untuk mengambil bayinya Maryam.”Zakki menjawab, “Ssst, sudahlah. Bayi itu milik kita, secara hukum dia punya akte kelahiran yang mengesahkan kita sebagai orang tuanya. Jangan lagi bicara kalau kita mengambil anaknya Maryam. Kalau kamu mau hidup tenang mengasuh Calvin, tanamkan dalam benakmu, bahwa Calvin adalah anak kandungku dari bini muda yang sudah dicerai. Sedangkan bayinya Maryam tidak selamat waktu lahir. Begitu saja!”*** Mobil Marco tiba di Kota Cirebon pada siang hari. Mobil itu tidak bisa masuk ke gang yang menuju rumah Maryam. Mobil parkir di tepi jalan, kemudian Marco bergegas masuk gang. Sebenarnya rumah Maryam tidak terlalu jauh dari mulut gang, bahkan dari jalan saja Marco sudah bisa melihat jika di depan warung nasi milik emaknya Maryam sedang ramai pembeli. Beberapa motor te

  • Mencintai Seorang Climber   bab 349. Calvin

    Pagi hari, usai sarapan, Marco mengatakan niatnya untuk menjemput Maryam di Cirebon.Mamanya berujar, “Kamu baru saja menempuh perjalanan jauh dengan pesawat, mama kira kamu masih perlu istirahat selama beberapa hari. Nanti kalau badanmu sudah enggak pegal-pegal lagi, boleh kamu pergi jemput Maryam.”“Kasihan Maryam, Ma. Sudah berbulan-bulan dia merasa khawatir karena aku disandera. Ditambah lagi dia melahirkan dengan sulit, harus operasi caesar. Sudah begitu, bayinya enggak selamat. Perasaannya pasti hancur banget, Ma. Aku khawatir dia depresi karena mesti menanggung semua itu. Jadi biarlah aku jemput Maryam hari ini. Apakah mobilku sudah bisa aku pakai lagi, Ma?”Bu Marianne teringat bahwa dia pernah menyita mobil Marco, karena kesal anaknya itu dinilainya sangat keras kepala. Mobil itu ada di garasi rumah.“Kamu boleh jemput Maryam hari ini, tapi mobil itu dikemudikan sama sopir. Mama khawatir kesehatan kamu belum pulih.”Marco coba mengelak, “Sopir itu kan, biasanya juga dibutuhka

  • Mencintai Seorang Climber   bab 348. Kepulangan

    Zakki dan Anita merasa khawatir akan kepulangan Marco. Mereka mendiskusikan bagaimana cara menghindarkan bayi mereka supaya tidak dilihat oleh Marco dan Maryam.Zakki bicara, “Kita punya keluarga besar. Kalau setahu mereka kita punya bayi, maka kita mesti perlihatkan bayi itu ke hadapan keluarga, apakah lewat syukuran akikah, atau lewat acara ulang tahun.” ucap Zakki.Bayi yang sudah dibuatkan akte kelahiran sebagai anak kandung Zakki dan Anita, saat ini berada di bawah pengasuhan seorang wanita bernama Sinta, yang merupakan istri dari karyawan Zakki. Anita tidak mau bayi yang baru lahir itu diberi susu formula. Bayi itu butuh ASI, jadi Anita dan Zakki memberikan bayi itu ke dalam pengasuhan ibu susu, yaitu Sinta, yang juga punya bayi, tapi bayinya sudah berumur 7 bulan. Sinta masih punya ASI yang cukup banyak, makanya dia bersedia menyusui bayinya Zakki, tentu dengan bayaran. Namun di hadapan keluarga besar, Zakki mengatakan bahwa dia punya bayi dari istri muda. Zakki berujar lagi,

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status