LOGIN“Aku tidak menyesal menolongmu, lupakan saja hal tersebut. Aku hanya sedang kesal karena nasibku yang sekarang menjadi pengangguran dan hanya mengandalkan kekayaan Collins untuk hidup. Pameran lukisanku telah dibatalkan secara sepihak karena gosip tentang kita,” jelas Kevin.
“Aku menyesal semua itu harus terjadi padamu. Jika kamu mau, aku bisa membantumu. Kamu tahu sendiri jika pekerjaanku adalah konsultan seni, aku mempunyai koneksi yang luas dan aku bisa membuka jalan untukmu.”Jackie melumat bibir Serena dan mengajak wanita itu kembali terhanyut dalam gairah yang menghentak. Tangan Serena melingkar di punggung pria itu dan menyambut lumatan bibir Jackie.Yakin jika Serena telah hanyut dalam permainannya, tangan Jackie menyentuh inti milik wanita itu untuk memastikan jika Serena telah siap menerima miliknya. “Milikmu telah basah, kamu sudah sangat siap menerima milikku,” gumam Jackie.Serena hanya mengangguk tanpa tahu benar apa yang Jackie maksud. Dia merasa sangat bodoh karena sama sekali tidak berpengalaman soal ranjang atau percintaan. Bahkan saat lutut Jackie membuka kakinya, dia hanya bergerak pasrah seperti apa yang pria itu mau.Awalnya dia menikmati semua permainan Jackie, bahkan ketika benda asing itu bergerak di pintu gerbang surga miliknya, dia masih menikmatinya. Tubuhnya berubah menegang ketika benda asing yang besar dan mengeras itu menekan miliknya dan berusaha untuk menelusup masuk ke dalamnya. Tangan Serena lang
“Papaku seorang pemabuk. Setelah mamaku meninggal karena sakit, dia sering kali memukulku untuk alasan tidak jelas. Aku lelah hidup seperti itu, aku pikir keluar dari rumah dan mencari kebebasan akan membuatku lebih baik, ternyata pemikiranku salah. Aku malah masuk ke sindikat perdagangan manusia dan harus menjual diri,” terang Serena.“Bagaimana awalnya kamu masuk ke sana?” tanya Jackie.“Aku bertemu seseorang yang menawarkan pekerjaan dengan gaji tinggi. Saat itu aku sedang tidak bisa berpikir jernih, aku tergiur dengan tawaran tersebut dan langsung mengiyakan ajakan orang itu. Aku mengira jika ajakan itu adalah tiket kebebasanku untuk bisa keluar dari kekangan papaku, ternyata ...”Mata Serena menatap kosong ke api yang menjilat-jilat ke udara dan menghanguskan apa saja yang dikenainya. Dia mengambil gelas berisi anggur yang Jackie tuangkan dan meminumnya habis. Saat ini dia butuh sesuatu yang bisa menenangkannya.Jackie yang tahu jika mencerit
“Untuk itu saya terpaksa membangunkan Anda. Saya tidak bisa meninggalkan keluarga saya saat badai karena harus menyiapkan banyak hal untuk membuat kami tetap hangat. Saya juga masih punya anak kecil sehingga harus memastikan kebutuhan mereka, jadi bolehkah saya izin untuk satu hari ini?” pinta pelayan tersebut.“Aku tidak bisa memutuskannya, akan aku tanyakan lebih dulu pada Jackie.”“Pulanglah dan tinggallah bersama keluargamu selama badai ini berlangsung! Aku mengizinkanmu.” Belum sempat Serena bicara dengan Jackie, pria itu sudah menjawabnya dari belakang tubuhnya.“Terima kasih Tuan. Semua kebutuhan Anda untuk makanan dan kayu bakar sudah saya siapkan jadi Anda tidak perlu keluar dari rumah lagi.”“Hmm …” gumam Jackie menanggapi apa yang pelayan itu katakan. Setelah itu pelayan tersebut meninggalkan Serena dan Jackie untuk tinggal berdua di rumah tersebut.“Apakah kamu yakin kita tidak membutuhkan pelayan untuk membantu kita?” tanya S
Kantong mata Jackie yang menghitam sudah tidak terlihat lagi, suhu tubuhnya sudah normal, kulitnya juga sudah mulai memerah, tidak tampak pucat dan kusam seperti sebelumnya.Hanya saja pria itu terus mengeluh tentang rasa pusingnya yang tak kunjung hilang. Sebenarnya yang Jackie butuhkan hanyalah tidur, makan dan minum yang cukup maka dia akan sehat kembali.Rasa dingin yang tidak bisa Serena tahan membuatnya berjalan mendekati ranjang. Dia membungkukkan tubuh mencoba untuk membangunkan Jackie.“Jackie, bisakah aku menaikkan suhu ruangannya? Ruangan ini terlalu dingin dan aku menggigil kedinginan,” tanya Serena yang merasa tubuhnya tidak kuat lagi menahan rasa dingin.Bukannya menjawab, Jackie malah membalikkan tubuhnya memunggungi Serena sambil berkata, “Jangan mengganggu tidurku!”Serena menghela nafas dan tidak bisa melakukan apa pun untuk membuat kamar itu hangat. Dia terpaksa mengambil selimut tebal di ruang pakaian dan membawanya ke
“Saya membawa makan malam untuk Anda dan Tuan Jackie. Obat Tuan Jackie juga sudah saya siapkan. Sebaiknya Anda makan lebih dulu Nona, ini sudah larut malam dan Anda sama sekali belum makan,” ucap pelayan tersebut.“Taruh saja semuanya di meja, nanti aku akan mengambilnya. Terima kasih untuk perhatianmu, tapi aku tidak berselera untuk makan,” balas Serena.“Anda harus makan Nona, jangan sampai Anda ikut sakit.”“Aku akan mencoba makan beberapa suap,” ujar Serena agar pelayan itu tidak lagi menyuruhnya untuk makan.Pelayan itu mengangguk senang dan lega mendengar jawaban Serena. “Apakah Anda membutuh sesuatu yang lain sebelum kami pulang?”“Sepertinya cukup, jika butuh sesuatu, aku bisa mengambilnya sendiri.”“Kalau begitu saya pamit dulu Nona.”“Tunggu, aku ingin bertanya sesuatu padamu. Siapa tahu kamu mengetahuinya,” tahan Serena.“Tentang apa Nona? Semoga saya bisa membantu.”“Apakah kamu mengenal wan
Pria itu sudah tidak tidur selama dua hari dan hanya ada pekerjaan di pikirannya. Bagaimana ada orang seperti Jackie? Apa yang sebenarnya sedang dia kerjakan? Kenapa pria itu bisa sampai segila itu dengan pekerjaannya? Apakah tentang uang yang banyak?Seharian itu Serena terus menunggu kepulangan Jackie, tapi hingga larut malam pria yang ditunggunya tidak kunjung pulang padahal udara semakin dingin hingga tubuhnya menggigil.Saat dia sudah merasa putus asa menunggu kepulangan Jackie, tiba-tiba pintu rumah terbuka dan Jackie datang dengan wajah berantakan serta terlihat kesakitan. Dia langsung berlari menyambut pria itu, tetapi belum sampai dia mendapatkan Jackie, pria itu terjatuh ke lantai.“JACKIE ...!”Di tempat lain …“Pyaaarrr ...” Suara piring pecah mengagetkan David yang sedang menggendong Richard, putranya. Dia langsung berjalan cepat menuju ke dapur untuk mengetahui apa yang terjadi.Terlihat tangan Ariana gemetar hebat,
Sepanjang perjalanan, tidak ada satu pun dari mereka yang berbicara. Zack tampak serius dengan kemudinya. Tatapan matanya terus lurus ke depan, berkonsentrasi dengan jalan yang mobil yang dilalui. Sedangkan Kelly menatap keluar jendela, asyik dengan pikirannya sendiri.Bayangan tentang d
“Bagaimana dengan Nona Kelly? Karena tampaknya Anda masih sangat muda,” usul Maria. “Itu jauh lebih baik dibanding Nyonya,” kata Kelly. “Nona, bolehkah aku menggendong Tuan Muda Ethan? Agar Anda bisa makan dengan nyaman,” seorang pelayan yang du
“Bukan bagitu caranya. Aku menginginkan bagianmu sekaligus bagian Ethan. Kamu sebagai wali dari Ethan harus memastikan jika harta Ethan menjadi milikku setelah itu aku akan melepaskanmu dan kamu bisa pergi jauh dari kehidupanku. Bahkan aku tidak ingin melihatmu dengan Ethan lagi,” papar Zack.Kelly
Apa yang dilakukan Zack membuat kaki Kelly semakin berdenyut menyakitkan, tapi Kelly menahan rasa sakit tersebut. Kelly tidak ingin Zack meninggalkannya jika dia menghambat langkah pria itu. Ini satu-satunya kesempatan dia bertemu dengan Ethan kembali.Zack membuka pintu mobil dan mendorong tubuh K







