LOGINPiere langsung menatap minuman yang Geofany pesan dan membau aromanya. Rahangnya mengeras ketika tahu jika pria itu telah mencampurkan sesuatu di gelas Geofany.
“Kita pergi dari sini, kamu tidak aman di sini,” kata Piere lalu membawa Geofany pergi dari klub dan masuk ke mobilnya. Seperti biasa, dia membawa Geofany ke apartemennya.Ketika dia menghentikan mobilnya, terlihat Geofany terlelap di bangku mobil. Dia mengeluarkan wanita itu dan menggendongnya sampai apartemen. Mele“Cinta tidak membuat mataku buta tapi mencelikkannya sehingga aku bisa melihat mana yang benar dan mana yang salah. Sebelum Ariana pergi, aku telah berhubungan dengannya hampir satu bulan dan aku mengenal karakternya. Ariana bukan orang yang bisa menyakiti orang lain,” ungkap David.“Sejauh mana hubunganmu dengan wanita itu?” selidik Athena.“Lebih dekat dibanding wanita manapun yang ada dihidupku.”Jawaban itu berhasil membuat Athena cukup syok dan dia hanya bisa terdiam.“Terserah, Mama mau percaya atau tidak dengan perkataanku tentang Ariana. Hari ini aku akan tetap membawa Pelope ke rumah sakit dan melakukan pemeriksaan DNA, suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, Mama tidak akan bisa menghentikanku.”Pertengkaran kedua orang itu tanpa disadari didengar oleh Pelope. Jika benar dokter bisa melakukan test DNA sebelum janinnya lahir, maka tamatlah riwayatnya. Ariana juga belum ditemukan dan dia harus memastikan Ariana tidak akan pernah
Ariana kemudian menatap cincin berlian yang ada di jari manisnya dengan tatapan tak terbaca. Perlahan, dia melepas cincin tersebut dan meletakkannya di atas surat yang telah dia tulis. Dia pergi dari rumah Jackie dengan tujuan yang tidak jelas, melangkah dengan gontai tanpa harapan dan impian. Kegelapan menyelimuti dirinya hingga dia tidak bisa berpikir dengan jernih.Air matanya mengalir tanpa bisa ditahan, tangannya mengusap perutnya dan berkali-kali bergumam seperti orang gila. “Maafkan Mama, Sayang. Maafkan Mama.”Tanpa sadar, Ariana sudah berada di pinggir jembatan. Dia berhenti di sana dan menatap ke bawah ke arus deras air yang berada di bawah jembatan tersebut. “Benarkah jika dirinya menghilang, semua akan selesai? Jika dia mati bersama anaknya, apakah semua akan bahagia?”Ariana memejamkan mata dan berharap dirinya bisa lenyap dari dunia ini. Dia yakin dunia akan dengan cepat melupakan keberadaannya.“Ariana …! Apakah kamu sudah makan?” s
“Aku ingin pulang,” ucap Ariana lirih.“Baiklah, kita akan pulang. Sebelum pulang, aku ingin mengatakan sesuatu padamu,” ucap Jackie.“Tentang apa?” tanya Ariana.“Mungkin ini bukan waktu yang tepat, tapi aku sudah mempersiapkannya untukmu dan aku tidak sabar ingin mengatakannya padamu.”Setelah mengatakan hal tersebut, Jackie berlutut di hadapan Ariana dan mengeluarkan kotak kecil berwarna merah. Dia mengulurkan kotak itu dan membukanya. Sebuah cincin berlian yang indah terpampang di depan Ariana.“Ariana, maukah kamu menikah denganku? Kita lupakan masa lalu yang ada di belakang dan membangun masa depan yang baru. Aku tidak akan melihat statusmu dan akan menerimamu dengan sepenuh hati,” ucap Jackie dengan serius.Mata Ariana terbelalak dengan apa yang Jackie lakukan. Masalah yang dia hadapi bukannya selesai tapi malah tambah rumit dengan lamaran pria itu.“Jackie apa yang kamu lakukan? Ini terlalu mendadak dan ada banya
Selama hidupnya, Ariana selalu merebut apa yang seharusnya dia miliki. Kasih sayang dan perhatian orang tuanya pun selalu menjadi milik Ariana hanya karena wanita itu menjadi wanita penurut seperti malaikat, sedangkan dirinya saat menjadi anak penurut malah semakin tidak terlihat di mata orang tuanya karena itulah dia selalu memberontak pada orang tuanya untuk mendapatkan perhatian mereka.Perhatian David pada Ariana sedikit berkurang ketika Zack mengajaknya bicara soal bisnis bersama dengan Jackie. Kini tatapan permusuhan itu ada di antara Ariana dan Pelope. Setelah semua kebohongan dan penipuan yang Pelope lakukan terhadapnya, Ariana tidak akan tinggal diam dengan perbuatan kakaknya tersebut.Sudah saatnya dia membela diri atas semua kebohongan yang kakaknya sebarkan. Dia tidak ingin orang tua David terus berpikir buruk padanya apa lagi kini dia sedang mengandung cucu mereka. Tatapan berani Ariana membuat Pelope sadar jika ancaman wanita itu semakin besar.
Dia kemudian menutup luka tersebut dengan perban dan melanjutkan acara masaknya tanpa luka yang berarti, tapi tak lama kemudian Ariana menghentikan aktivitasnya ketika desiran tidak enak menelusup di dalam harinya. Dia kemudian menyentuh dadanya untuk menenangkan dirinya dari desiran tersebut. “Perasaan apa ini? Aku harap semua akan baik-baik saja,” gumam Ariana. Tidak ingin larut dalam pikiran negatif, dia menyelesaikan masakannya. Beruntung sebelum jam makan malam berdentang, hidangannya telah siap, bahkan dia masih memiliki waktu untuk mandi dan sedikit berdandan agar wajahnya tidak tampak pucat. Baru saja dia memoleskan lipstik, pintu apartemen terdengar terbuka. “David,” gumamnya dengan senyum lebar. Dia dengan cepat berdiri dari tempat duduknya dan berlari keluar kamar. “Kamu sudah da ...” Perkataan Ariana terpotong ketika seorang pria berdiri di depannya, bukan David melainkan Jackie. “Y
Tangan David melucuti pakaian wanita itu dan mulai menjelajahinya dengan bibirnya. Rasanya seperti yang dia bayangkan selama ini, sangat manis dan menggoda.Ariana membuka kakinya, ketika David terus bergerak turun menyentuh tempat-tempat sensitifnya. Tangannya meremas rambut pria itu ketika bibir dan lidah David mengecap inti miliknya. Desahan keras lolos dari bibirnya. Kerinduannya akan suaminya kini terlampiaskan.Dia menginginkan sentuhan David, bahkan menginginkan lebih dari sekedar sentuhan. Percintaan singkat mereka di kantor tidak mengobati rasa hausnya, dia berharap sekarang bisa memuaskan rasa haus itu dengan cecapan manis dari bibir pria itu.Di dalam kegelapan, tubuhnya menggeliat di bawah kendali David. Bunyi cecapan bibir pria itu menggema mengiringi gerakan tubuhnya. Desahan lembut berubah menjadi erangan ketika David semakin dalam menjelajahi inti miliknya. Tubuhnya bergetar meminta lebih hingga tiba-tiba terasa miliknya terbelah dan terasa
“Tidak akan, di nadinya mengalir darah Collins dan aku akan membawanya pulang ke rumah yang layak untuk putramu,” ujar Zack. “Rumahku sangat layak untuknya, dia baik-baik saja bersamaku. Lagi pula kalian tidak menyayangi Ethan, untuk apa kalian mengambilnya? Aku sangat menyayanginya,” seru Kelly.
Salah satu pintu dari sebuah ruangan terbuka dengan kasar. Elbert Collins masuk ke ruang kerja putranya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Zack Collins yang terkejut, sontak mendorong wanita yang sedang memuaskan gairahnya, hingga wanita itu terjatuh terjengkang ke lantai. “Pergi! Aku tidak me
Sepanjang perjalanan, tidak ada satu pun dari mereka yang berbicara. Zack tampak serius dengan kemudinya. Tatapan matanya terus lurus ke depan, berkonsentrasi dengan jalan yang mobil yang dilalui. Sedangkan Kelly menatap keluar jendela, asyik dengan pikirannya sendiri.Bayangan tentang d
“Bagaimana dengan Nona Kelly? Karena tampaknya Anda masih sangat muda,” usul Maria. “Itu jauh lebih baik dibanding Nyonya,” kata Kelly. “Nona, bolehkah aku menggendong Tuan Muda Ethan? Agar Anda bisa makan dengan nyaman,” seorang pelayan yang du







