ホーム / Romansa / Menikahi Wanita Gila / Bab 102. Ingin Melepas Rindu

共有

Bab 102. Ingin Melepas Rindu

作者: Lenijuli
last update 公開日: 2026-10-08 18:09:31

Alicia mencari kesempatan untuk bertemu dengan Elise. Dia memantau, hampir setiap hari sampai melupakan kesenangannya untuk berkumpul dengan teman-temannya.

Akhirnya kesempatan itu datang. Elise berada di sebuah restoran, menunggu Axel karena mereka telah membuat janji untuk makan siang bersama.

Kesempatan itu sudah disia-siakan Alicia. Dia memanggil ibunya untuk datang, dan menghampiri Elise yang sedang duduk sendirian.

“Yo!” Dia memanggil. Elise yang sedang melihat menu mengangkat wajahnya.

この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (3)
goodnovel comment avatar
Ahmad Hasan Mad
Elis plis jangan sampai kamu terpedaya
goodnovel comment avatar
Wikan Susanti
lanjuuuut gaskeuuun...............
goodnovel comment avatar
Ikoh Jenggung
besok lagi balas nya
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 105. Jangan Terlalu Kejam

    Mulut Alicia dan ibunya disumpal sehingga mereka tidak bisa mengeluarkan sedikit suara pun.Tali cambuk terus menghantam tubuh mereka, meninggalkan rasa sakit juga perih yang tak tertahankan.Punggung Alicia dipenuhi luka. Bajunya pun robek akibat pukulan itu. Dia ingin meminta Elise untuk berhenti, tidak memukulnya lagi tapi satu kata pun sulit dia ucapkan. Dan Elisa pun duduk santai menjadi menonton apa siksaan yang menyakitkan itu.Taman itu dijaga dengan begitu ketat sehingga tidak ada satupun yang bisa melihat apa yang terjadi pada mereka. Hanya pria itu saja, yang bisa melakukan hal itu. Meski dia iri dengan Elise, tapi dia juga bersyukur bisa bercerai karena dia takut dengan pria kejam itu.“Bagaimana? Apa kau puas?” Elise tersenyum tipis, “Puas, tentu saja aku sangat puas.”Dari tadi, dia tidak memalingkan matanya sedikitpun. Seperti itulah yang dia rasakan. Dia berteriak memohon ampun dan meminta mereka untuk berhenti tapi kedua orang tuanya yang lebih gila daripada dirinya

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 104. Jangan Lakukan

    Tali ikat pinggang yang terbuat dari kulit itu di cengkram dengan begitu kuat sampai berbunyi. Tatapannya membara, Alicia benar-benar berani. Sepertinya hukuman yang dia berikan kemarin tidak cukup.Wajah Alicia semakin pucat, “A-Axel, kenapa kau berada di sini?”“Kalau aku tidak berada di sini, maka aku tidak akan melihat apa yang ingin kau lakukan pada istriku.”Ikat pinggang itu terlepas dari tangan, “Tidak. Kau salah paham. Aku tidak akan memukulnya.”“Kau pikir aku buta?!” Axel melempar ikat pinggang itu ke arahnya.Alicia tidak berani bersuara saat kepala ikat pinggang yang terbuat dari besi itu menghantam dahinya. Dia menunduk, menahan rasa sakitnya.Axel melewatinya, menghampiri Elise, “Apa kau baik-baik saja?"Axel memegangi tangannya, memeriksanya seolah ada luka disana. Dan dia kembali bertanya, “Apa ada yang terluka?”“Axel,” Elise pura-pura lemah, “Untung saja kau datang. Kalau tidak mereka akan membunuhku dengan benda itu.”“Jangan asal bicara, siapa yang mau membunuhmu?

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 103. Harus Balas Budi

    Mereka sudah sampai di tempat yang sepi. Taman yang berada di dekat restoran itu. Karena jam makan siang, tidak ada satupun orang berada di sana.Akhirnya kesempatan itu datang, Alicia dan ibunya tidak menyia-nyiakan kesempatan.Mereka langsung menekan Elise, membuatnya terpojok, Alicia tidak memberinya banyak ruang gerak.Elise tersenyum tipis dan bersandar di pohon besar, sedangkan ibu dan kakaknya berdiri di hadapannya. Mereka tidak akan membiarkan Elise lari begitu saja.“Jadi, benar-benar ingin main keroyok?”“Tidak perlu pura-pura tenang, Elise. Setelah merebut semua yang aku miliki, kau melupakan kami sebagai keluargamu. Kau benar-benar kurang ajar dan tak tahu diri.”“Keluargaku?” Elise berdiri tegak. Matanya bergerak pelan, memandangi ibu dan kakaknya dari atas sampai ke bawah. Lalu dia kembali bersandar sambil mengangkat bahunya, “Sudah lama aku tidak memiliki keluarga, jangan mengaku-ngaku!”“Elise, Kami memang bersalah padamu,” ucap ibunya. Suaranya terdengar lembut, tidak

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 102. Ingin Melepas Rindu

    Alicia mencari kesempatan untuk bertemu dengan Elise. Dia memantau, hampir setiap hari sampai melupakan kesenangannya untuk berkumpul dengan teman-temannya.Akhirnya kesempatan itu datang. Elise berada di sebuah restoran, menunggu Axel karena mereka telah membuat janji untuk makan siang bersama.Kesempatan itu sudah disia-siakan Alicia. Dia memanggil ibunya untuk datang, dan menghampiri Elise yang sedang duduk sendirian.“Yo!” Dia memanggil. Elise yang sedang melihat menu mengangkat wajahnya. Dia tersenyum, “Sungguh kebetulan, apa mantan istri juga ingin makan siang di sini?”“Sialan! Jangan memanggilku mantan istri!” bentak Alicia.“Nona Alicia, apakah yang kemarin kurang? Atau kau ingin diseret mereka keluar dari tempat ini?”“Sombong!” Alicia menarik kursi, lalu duduk, “Mentang-mentang sudah menjadi istri Axel, kau begitu berani mengancamku!”“Kenapa tidak? Suamiku sudah bilang, aku boleh menyingkirkan siapa saja yang mengganggu termasuk dirimu.”Tatapan Alicia penuh dendam. Benci

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 101. Tahu Kelemahannya

    Tidak menyangka sedikit balasan yang dia lakukan membuatnya cukup merasa puas.Suasana hati Elise begitu baik. Begitu pulang, dia langsung mencari pelayan dan meminta mereka untuk mengajarinya membuat makanan.Malam ini, dia ingin membuatkan makan malam untuk Axel. Walaupun dia tidak terlalu pandai, tapi dia ingin melakukannya. Masalah rasa urusan belakangan karena yang paling penting dia bisa melakukan apa yang ingin dia lakukan tanpa ada yang melarangnya.Aroma makanan gosong memenuhi udara saat Axel kembali. Dari arah dapur, terdengar suara pelayan yang panik juga terdengar suara istrinya.Axel melepaskan jasnya, tersenyum tipis saat melangkah masuk. Sekarang rumah itu kembali hidup setelah Elise kembali. Dan sekarang, dia tidak akan kesepian saat melangkah masuk ke dalam rumah itu. Setelah memberikan jasnya pada pelayan pribadinya, Axel pergi ke dapur. Dia melangkah dengan hati-hati, tidak menimbulkan suara sehingga Elise tidak tahu akan kehadirannya.Istrinya terlihat sibuk deng

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 100. Baru Awal

    Alicia sedang merapikan beberapa pakaian yang baru saja dicoba oleh pelanggan saat Elise masuk ke butik itu.Alicia terkejut sebentar, tapi kemudian senyuman liciknya mengembang. Sangat kebetulan. Wanita itu datang sendiri tanpa perlu dia cari.Hari ini, dia harus tahu apakah dia Elise atau bukan..Pekerjaannya ditinggalkan, Alicia menghampiri Elise yang sedang melihat-lihat. Dilihat dari belakang seperti itu justru semakin membuatnya yakin kalau wanita itu memanglah Elise.“Wah... Wah,” Alicia berdiri di hadapannya, memandangi penampilan Elise dari atas ke bawah, “Tidak menduga akan kedatangan pelanggan yang tidak biasa.”“Kita bertemu lagi , Nona Alicia. Jadi kau bekerja di tempat ini?" Elise tersenyum, tapi senyumannya itu seperti sedang menertawakan keadaan Alicia.Terserah saja dia tidak menyukainya wanita itu jelas-jelas sedang menertawakan dirinya.“Kau sengaja datang ke sini apa ingin mempermalukan aku?”“Apa maksud perkataan Nona Alicia?” Elisa mengangkat satu tangannya denga

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 4. Hampir Ketahuan

    Musik mengalun pelan. Lembut, dan mengisi ruangan yang dipenuhi ketegangan.Perlahan, Elise merasa suasana lebih tenang meski di bawah tekanan aura gelap dan tatapan tajam Axel yang sedang menilai dirinya.Elisa duduk dengan anggun di kursinya. Bersikap tenang dan menjaga kewarasan. Jemarinya menye

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 3. Pengganti

    Surat perjanjian sudah berada di atas meja keesokan paginya. Elise duduk dengan tegak, tatapan matanya tak lepas dari saudara kembarnya.Jadi, mereka membawanya kembali agar dia menggantikan kakaknya menikah dengan laki-laki bernama Axel Smith?Lagi, dia harus menggantikan kakaknya itu meski kali i

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 2. Neraka Kedua, Atau Jalan Keluar?

    Mobil yang dibawa oleh ayahnya melesat dengan cepat. Elis duduk di belakang, tertawa pelan dan menggumamkan sesuatu. Melihat itu membuat Diana sedikit cemas. Dia takut mereka salah mengambil keputusan lalu membuat kekacauan. “Edward,” dia berpaling ke arah suaminya, “Apakah keputusan kita sudah b

  • Menikahi Wanita Gila   Bab 1. Putri Yang Dikorbankan

    Lorong panjang itu dipenuhi suara-suara samar. Bisikan, tawa, dan jeritan yang bercampur menjadi satu, menciptakan simfoni kegilaan yang tak pernah benar-benar berhenti.Para pasien pria dan wanita berlalu lalang, tertawa dan berbicara sendiri. Dan beberapa wanita terlihat menangis.Aroma obat-obat

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status