공유

Bab 3

작가: Pupihhh
last update 게시일: 2025-07-22 17:20:59

Viola tertegun beberapa saat, sebelum akhirnya mengangguk. "Ya. Aku ingin bercerai!"

"Boleh saya tahu alasannya?" Kiev sangat heran, bagaimana bisa Viola yang tergila-gila pada bosnya dan sangat mencintai, tiba-tiba saja memutuskan bercerai.

Leon salah satu saksi bagaimana Viola terus mengejar Kiev, bagaimana Viola

berjuang mendapatkan hati Kiev yang sekeras es batu, Pada akhirnya memang sangat sulit dicairkan, sebab Kiev tidak pernah menghiraukannya, menutup hatinya rapat-rapat.

Viola berjalan duduk, terlalu lama berdiri membuat kepalanya sedikit pusing, efek dari kecelakaan yang belum sepenuhnya sembuh.

"Apa aku harus menjelaskan alasannya? Aku nggak bisa selamanya mencintai Kiev yang nggak mencintaiku, Leon!" sahut Viola meraih majalah diatas meja dan membuka sampulnya.

Leon sangat mengerti, dari dulu dia kasihan terhadap Viola yang selalu ditolak Kiev.

"Nona, kalau kamu bercerai nggak mendapatkan apapun dari tuan Kiev."

"Aku tidak membutuhkan uangnyal Sahut Viola acuh tak acuh. "Meskipun Kiev kaya tapi dia sangat pelit."

Leon tidak bisa berkomentar, Kiev menyuruhnya mengatakan itu lantaran berharap Viola akan protes dan mengulur rencana cerainya.

"Baik kalau begitu. Saya akan membantu mengurus prosesnya, besok malam adalah pertemuan keluarga besar Arron, acara ini dilaksanakan tiga tahun sekali. Nona besok datang jam 7 malam, ini perintah langsung dari tuan Kiev."

Kiev tidak pernah membawanya keacara keluarga, bahkan dengan kerabat-kerabat lainnya. Namun, Viola pernah memaksa datang dan akhirnya dia yang malu karena. Kiev membawa Aliecal.

Alieca yang berpendidikan tinggi tentu saja. lebih unggul dari Viola. Banyak yang memuji Alieca kecantikannya yang natural dan dia seperti gadis suci yang tidak sembarang disentuh.

Mengingat itu, Viola justru heran akan sikap Kiev yang tiba-tiba saja memberinya undangan keacara keluarga.

Meraih undangannya dari uluran tangan Leon, membolak-balikkannya tanpa berniat membaca isinya, "Sebelumnya Kiev selalu menolakku... "Viola berkata dengan tenang, lalu meletakkan undangan diatas meja dan meraih jus jeruk yang diantar pelayan. "Katakan pada bosmu. Aku nggak datang!"

Leon sungguh terkejut akan jawaban Viola. Viola yang sekarang sangat berbeda dan bukan seperti Violet yang mencintai Kiev sampai tergila-gila padanya.

Biasanya Viola akan memaksa datang meski tidak diundang, karena merasa dia adalah nyonya muda Arron.

"Nona... Tapi ini perintah langsung dari, tuan Kiev!"

"memiliki banyak urusan yang lebih penting dari pada menghadiri acara yang

tidak penting. Lagi pula, tumben sekali bosmu mengajakku?" Viola melirik Lea dengan ekor matanya.

Seumur hidup, Leon baru menghadapi sikap Viola yang seperti ini. "Karena anda istrinya."

Violet tertawa. Bahkan didepan keluarga saja, Kiev enggan mengakuinya sebagai istri. Kiev berusaha menyembunyikannya. dari publik, namun Viola yang memaksa menampilkan dirinya sebagai Nyonya muda Arton.

Viola malas menanggapi Leon lagi, dia berdiri lalu berkata tegas, 'Sudahlah, aku mau istirahat. Katakan saja pada Kiev aku nggak akan datang! Aku tunggu surat cerainyal Lalu melanjutkan langkahnya menuju tangga.

"Tapi nona... "Protesan Leon hanya melayang diudara. Dia lalu menghubungi Kiev segera.

•••••••

Didalam kamar, Viola merasa sesak. Dia melihat didinding bercat gold itu banyak sekali Kiev dan foto mereka.

Namun, mereka bukan seperti pengantin pada umumnya, Viola tersenyum bahagia tetapi Kiev sangat dingin, dan Viola sungguh menyadari bahwa Kiev memang sangat terpaksa menikahinya.

"Aku yang sangat bodoh terus saja mencintaimu, memaksamu untuk hidup bersamaku, Kiev!" Viola menurunkan foto dirinya bersama Kiev didepan sebuah menara Eiffel saat Honeymoon.

Bodohnya Viola, dia pernah mengira Kiev saat pertama kali menyentuhnya. Namun waktu itu, Nenek yang sengaja menjebak Kiev supaya meniduri Viola dimalam pesta ulangtahun Nenek

Foto-foto yang sanggup Viola turunkan sendiri telah berada diatas meja. Tinggal yang besar dan tinggi diatas, salah satunya foto pernikahannya.

•••••••

Pagi hari, Viola telah sampai di Mutyara boutique. Dia memiliki banyak sekali gaun rancangan miliknya, dan koleksi-koleksi baju kelas dunia yang harganya ratusan juta.

Tidak banyak dari kalangan biasa yang datang ke Mutyara Boutique, Kalangan berani membayar mahal untuk sepotong bajunya.

Meski telah berdiri selama Lima tahun, tidak ada yang pernah tahu siapa desainer Mutyara Boutique. Bahkan banyak sekali orang-orang penting dan berpengaruh difinshoom ingin bertemu dengan sang pemilik tangan ahli.

Saat masuk, Viola melihat seorang karyawan membungkus koleksi dress barunya yang baru selesai satu minggu lalu. "Siapa yang membelinya?" Dress itu belum memiliki sertifikat, seharusnya bisa ikut pelelangan.

"Seorang Pengusaha dari perusahaan besar Nyonya. Dia memaksa membeli gaun ini dan membayar sangat mahal."

"Aku belum ingin menjualnya! Siapa yang menyuruh mu menyujualnya?"

"Umm... Nona Rachel !"

"Rachel?" Viola mengerutkan keningnya.

Semua orang memang mengira, Rachel adalah pemilik Mutyara boutique. Namun desainernya identitasnya sangat

dirahasiakan Viola memang sengaja menyembunyikan. diri dan tidak mau menjadi perhatian publik, apalagi setelah dia fokus mengejar cinta Kiev.

Namun bisa-bisanya Rachel bertindak bodoh dan melakukan sesuatu tanpa izin darinya.

"lya. Aku yang mengizinkannya menjual dress itu! "Rachel menyahut dengan ekspresi tenang, berjalan dari arah pintu masuk.

Gadis itu tersenyum tanpa beban seolah tidak melakukan kesalahan apapun. "Violet, itu hanya sebuah dress yang memang dijual bukan?"

"Tapi dress ini akan aku daftarkan dipameran minggu depan "Protes Viola.

"Kau tau berapa orang itu membayarnya?"

Viola diam. Dia kesal karena sikap Rachel yang seenaknya.

"950 juta! Kau mau menolak uang sebanyak itu untuk satu gaun? "Rachel melipatkan tangannya didada.

Viola kaget dengan harga yang disebutkan Rachel. 950 juta terlalu kemahalan untuk sebuah baju, siapa yang berani membayarnya?

"Kau serius?"

"Tentu saja. Tanya saja langsung pada karyawanmu!"

"Sialan kau menaikkan harganya dua kali lipat! Siapa yang berani membayarnya?" Violet penasaran. Dia tidak lagi kesal setelah mendengar harganya.

Rachel justru tersenyum tipis, Ini adalah tak-tik penjual." Karena barangnya cuma satu, jadi kita harus membandingkan harganya dengan mahal."

"Kau cerdas juga rupanya."

"Hey, kalau aku tidak cerdas, mana mungkin aku bisa membantu temanku yang bodoh ini?"

Viola melotot kesal karena merasa tersinggung. "Aku hanya bercanda..." Rachel menepuk pundaknya pelan.

••••••••

Perusahaan grup Arron telah didirikan sendiri oleh Kiev sejak lima belas tahunyang lalu. Perjuangan yang tidak mudah bagi Kiev sampai akhirnya bisa menduduki peringkat pertama sebagai perusahaan terbesar difinshdom

Saat ini, Leonardo masuk kedalam ruangan. sambil membawa Ipad, Pria yang selalu jas hitam rapi itu membungkuk sambil menyapa dengan hormat.

"Selamat siang Tuan muda Kiev"

Kiev yang duduk didepan layar laptop hanya berdehem sebagai jawaban.

"Mohon maaf tuan, hari ini, ada pengeluaran sebesar sembilan ratus lima Puluh juta dari nomer rekening pribadi nona Alieca."

Kiev yang terlalu Royal memang

memberikan Kartu Kredit Ekseklusif yang jumlahnya terbatas untuk Alieca Namun Alieca jarang memakainya untuk kebutuhan yang tidak penting.

"Untuk apa?"

"Pihak bank mengatakan transaksinya bersama Mutyara boutique Nona membeli satu gaun."

Kiev tidak mempermasalahkan uangnya digunakan untuk apa oleh Alieca.

"Tuan, malam ini mengajak nona Alieca

keacara keluarga?" Leon bertanya curiga. Padahal dia sudah membujuk Viola untuk datang.

"Tidak!" Kiev menyahut singkat. Leon bernafas lega, dia berfikir Kiev akan kembali membawa Alieca, maka dari itu Alieca membeli dari boutique ternama

difinshdom.

•••••••

Sore hari telah tiba. Kiev dan Leon sampai dikediaman Arron. Namun saat Kiev masuk kedalam kamar milik Viola, rupanya masih kosong. Tanpa ragu, dia menghubungi istrinya yang sudah memutuskan akan bercerai.

Kiev terus mengumpat karena sampai

ketiga, Viola tak kunjung menjawabnya. Baru kali ini, seorang Kiev merasa dipermainkan oleh seorang gadis.

Disisi lain, Viola memang tidak berniat menjawab teleponnya usai melihat siapa yang menghubunginya. "Mau apa lagi dia?"

Gerutunya, Viola membiarkannya dan terus melanjutkan Gaun barunya yang sebentar lagi sudah siap.

Gaun Long Sleeve evening perpaduan warna gold and Peach, kali ini Viola merancangnya dengan semangat yang

tinggi. Gaun yang belum ada dipasaran,

nilai jualnya sangat tinggi, Viola akan membawanya kepameran yang diadakan dipusat kota.

Para gadis hedon pasti akan jatuh cinta pada gaunnya dan menawar dengan harga tinggi.

Setelah lima belas menit, akhirnya Viola bernafas tenang. Dia Salah satu karyawan Mutyara boutique untuk

memajangnya didepan, Viola ingin melihat apakah ada yang kurang atau tidak.

"Wawwww... Perfectt!!" Rachel sangat

kagum dengan hasil tangan temannya.

Meski Viola tidak lulus kuliah, namun dia membuktikan bahwa meski tidak kuliah masa depan juga bisa kita raih.

"Jangan lagi membuat kesalahan." Sindir Viola. Rachel tertawa lantaran merasa bersalah.

Para pengunjung Boutique pun nampak kagum dan bertanya-tanya, siapa perancang gaun cantik itu.

"Nona, siapakah Perancangnya? Kami baru melihat gaun seindah ini "Rachel yang ingin menjawab tiba-tiba saja memekik karena kakinya diinjak high heels yang dipakai Viola.

Saat para pengunjung penasaran siapa yang merancang gaun di Mutyara boutique, tiba-tiba saja pusat perhatian mereka tertuju kemobil Rolls-Royce Droptail warna putih yang berhenti didepan pintu masuk.

"Waahhh... Siapa dia? Mereka semua bertanya-tanya"

Kiev turun dari mobil usai dibukakan pintu oleh Leon. Kiev berjalan masuk dengan kaca mata hitam dan satu tangan disaku celana.

Dia berdiri tepat dihadapan Viola yang tercengang.

Bersambung

이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요

최신 챕터

  • Menikahi sang Ceo dingin    Bab 43

    "Semua ini memang salahku, Aliec Aku akui, aku memang yang memaksa Kiev menikahiku. Tapi dengan cara mencelakai orang, itu juga tidak dibenarkan! Kamu bisa saja membenciku, tapi tidak dengan cara seperti itu! Kamu sudah melakukan tindakan Kriminal! "Ucap ViolaAliec hanya terdiam, ia memang salah, karena terlalu mencintai Kiev dan membuatnya gelap mata hingga melakukan hal nekat.Aliec tidak tau, hukuman apa yang akan Viola berikan. Namun ia sangat takut kalau Viola membawa masalah ini kejalur hukum."Viola, maafkan aku. Aku nggak akan mengulangi kesalahanku lagi!" Ucap Aliec kepada Viola. la harus membujuk Viola supaya tidak membesarkan masalah ini."Aku tidak bisa memafkan kamu Aliec, hukum harus ditegakkan! Aku akan membawa masalah ini kejalur hukum!" Sahut Viola, biar bagaimanapun, yang dilakukan Aliec sudah keterlaluan.Aliec hampir membunuhnya, dan malah korbannya adalah calon anaknya. Meskipun. Viola tidak tau dia sedang hamil saat

  • Menikahi sang Ceo dingin    Bab 42

    Sampai di perusahaan yang masih sepi itu, dan Kiev langsung masuk menuju ruangan Ceo.Kiev duduk dikursi sofa dan menyuruh Leon juga duduk disana. "Kau sudah mendapatkan rekaman Cctvnya?""Sudah tuan""Berikan padaku Aku ingin melihatnya langsung! Bagaimana wanita itu berusaha menghabisi Viola dan calon anak kami!"Mendengar kata anak, Leon barubah kaget la tidak mengerti maksudnya. "Maksud tuan, anak siapa?" Tanya Leon memberanikan diri bertanya."Aku pernah satu kali meniduri Viola, saat ulang tahun Nenek, Nenek menjebak ku dengan chat. Dan ternyata, dari kejadian malam itu, Viola hamil, namun Viola juga tidak mengetahui. Dia baru tau saat keguguran karena kecelakaan itu!" Jelas Kiev, la nampak menyesal saat mengucapkannya, karena secara tidak langsung, Kiev juga menyalahkan dirinya sendiri yang tidak bisa melindungi Viola.Seandainya bayi itu masih ada, Kiev sangat menginginkannya.Leon baru mengerti sekarang dari cer

  • Menikahi sang Ceo dingin    Bab 41

    "Aku sangat merindukanmu. Hari-hariku hanya selalu dihantui bayanganmu. Aku baru menyadari perasaanku setelah kamu pergi! Aku... Aku sayang sama kamu, Violet. Aku mencintaimu, sayang. Aku sangat mencintai kamu! Berikan aku hukuman, asal aku bisa terus melihat kamu dan melindungi kamu!" Ucap Kiev dengan tidak tau malu setelah mencampakkan Viola. Namun ia sangat tulus mengucapkannya.Viola merasakannya? Ya! Hanya saja ia tidak yakin dan tidak mungkin secepat itu Kiev menyesal dan mencintainya.Viola mendorong dada Kiev dan ia segera mundur. "Cinta? Cinta apa yang kamu maksud? Kenapa baru mengatakan cinta sekarang, setelah semuanya sudah berakhir?" Tanya Viola tidak percaya.Kiev tau, Viola tidak akan percaya dengan cintanya begitu saja. Setelah ia menyakitinya berkali-kali, hati Viola tidak akan begitu mudah luluh dan memaafkannya, apalagi mempercayainya."Kamu tau Kiev? Bahkan, sebelum kita bercerai, aku... Masih saja berharap dan ingin memberimu k

  • Menikahi sang Ceo dingin    Bab 40

    "Kiev!" Viola tidak menyangka pria itu memang Kiev.Viola berjongkok didepan Kiev, "Kiev, apa yang kamu lakukan disini?"Kiev tidak menjawab, kedua matanya terpejam namun ia bisa mendengar suara yang sangat la rindukan."Kiev!" Sekali lagi Viola memanggilnya. "Kamu kenapa Kiev? Bagaimana kamu bisa kesini?" Viola bertanya berkali-kali, namun Kiev tidak menjawab.Kiev seperti aneh, dan wajahnya terlihat pucat. Viola mengulurkan tangan dan menyentuh keningnya. "Yaampun, panas sekali. Kamu demam?" Viola khawatir dan tidak tegaTapi ia bingung harus bagaimana sekarang. la sudah berjanji tidak akan mengurusi apapun tentang Kiev, tapi....Viola melihat kesana kemarin tidak ada orang sama sekali. Bahkan Leon yang selalu menemani Kiev juga tidak ada."Ya Tuhan, aku harus bagaimana sekarang? Apa aku harus menolongnya?" Viola menimang-nimang fikirannya.Pada akhirnya, hembusan nafas berat. terdengar darinya. "Ya, sebagai s

  • Menikahi sang Ceo dingin    Bab 39

    Setelah Viola selesai memberikan sedikit suaranya dan menceritakan pengalaman dalam membangun Mutyara Boutique, ia langsung turun dari panggung begitu juga CarlosSaat Viola berjalan didepan Kiev, Pria Itu berdiri. Viola hanya menatapnya sekilas, Namun Kiev, menatapnya dengan perasaan mendalam. Kiev sangat rindu, sosok gadis didepannya, la ingin menarik Viola kedalam pelukannya, lalu melepaskan rindu den juga perasaan bersalah yang teramat dalam.Viola membuang nafasnya pelan seraya memejamkan mata, ia lalu melangkahkan kakinya pergiViola bukan tidak ingin menyapa, hanya saja, takut terjatuh lagi. Perasaan yang masih tertinggal, ia sangat takut kalau akan bangkit dan memberontak, hingga ia memilih menghindar dengan kata sekarang mereka hanyalah orang asing yang tidak pernah bertemu.Sementara Kiev, kornea elangnya tidak berhenti mengalihkan dari punggung wanita yang sudah semakin menjauh dan menjaga jarakBahkan menyapa saja enggan, dan

  • Menikahi sang Ceo dingin    Bab 38

    Suasana sudah sangat ramai, ada beberapa sambutan dari orang-orang penting yang berpengaruh dinegara.Sementara diatas panggung catwalk sekarang, para model satu persatu sudah berlenggak-lenggok memamerkan keindahan dari gaun-gaun yang mereka kenakan.Semua penonton sudah riuh dan bertepuk tangan menyaksikan model kelas atas yang terkenal, ditambah gaun yang super internasional dari seorang desainner ternama.Ya, disinilah Kiev dan Leon sekarang berada. Meskipun sedikit terlambat, tapi mereka sudah mendapatkan tempat duduk VIP dibagian barisan depan.Penampilan Kiev sudah rapi, namun tidak dengan wajahnya yang seperti tidak bisa dijelaskan bagaimana ekspresinya saat ini. Ada gurat kesedihan dan penyesalan yang mendalam, dan kerinduan yang tak terobati.Bukan hanya mereka, Kiev juga bertemu dengan John istrinya dan kedua anak tiri john yang merupakan saudara tiri Viola. Kiev tidak menyapa, begitu juga mereka, hanya saja John sepertinya sed

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status