Share

Bab 382. Memang Kamu

Author: Angsa Kecil
last update publish date: 2025-12-15 23:47:57

Museum Kecantikan Victor

"Lepaskan aku!"

Teriakan Irish memantul sia-sia pada dinding. Saat ini, dia benar-benar ketakutan, napasnya memburu. Dalam hati, dia tak henti-hentinya menyebut nama David, menyesali kecerobohannya, mengapa begitu saja percaya pada pesan anonim yang menjanjikan kejutan.

Kini, dia terkurung dalam sangkar emas yang desainnya begitu elegan dan rumit, seolah-olah dia adalah artefak paling berharga.

"Lepaskan aku! Sebenarnya, siapa kalian!"

Irish terus berteriak pada para p
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (8)
goodnovel comment avatar
Yuli Yazid
Kalo udh David sama Reyvan bersatu menuntas misi pasti menyeramkan
goodnovel comment avatar
Khuffatul Ilmah
gak bisa d buka sih
goodnovel comment avatar
Khuffatul Ilmah
lanjutkan tupoor
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 557. Masih Sayang Seragam

    ‘Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Dan hari ini, adalah akhir kehidupan kalian. Bukan hanya aku yang kalian sakiti, bukan hanya adikku yang mati karena kalian. Tapi di sana, di luar sana, banyak nyawa yang bahkan tak punya kuburan karena kalian. Banyak air mata yang kalian buat karena hidup mereka kalian hancurkan!’Betrand melangkah tegap menuju ruangan komandannya. Dia berdiri gagah dan tegap di depan pintu ruangan Tedy, sambil menarik napas dalam-dalam.Mengetuk tiga kali.“Masuk!”Kini, Betrand berdiri mematung dalam posisi tegap dengan seragam kebanggannya.Di depannya, Tedy duduk di balik meja besar, menatap Betrand dengan picingan mata yang sulit diartikan.“Lapor, Komandan. Saya ingin menyerahkan berkas persiapan akhir untuk sidang siang nanti.” Suara Betrand berat menggelegar.Tedy hanya tersenyum sinis tipis dengan tatapan tajam.Betrand melangkah maju, meletakkan sebendel dokumen tebal di atas meja kayu. “Semua poin pembelaan sudah saya susun. Saya juga sudah berkoor

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 556

    Bab 556“Malam ini, biar aku saja yang jaga. Kalau dia ngamuk atau macam-macam, akan kusuntik obat kesurupan atau rabies.” David tiba-tiba datang tanpa diundang. Dia tersenyum lebar pada Reyvan dan itu malah tampak menyeramkan.Reyvan hampir tersedak air minumnya. “Nggak sekalian kamu siapkan obat cepat dapat cucu? Perasaanku nggak enak kalau kamu datang malam begini. Jangan bilang dalam rangka merindukanku dan nggak bisa tidur kalau tidak di sampingku. Cuihhh, rindu menyesatkan.”David melotot. Amber terkekeh. “Kebetulan kalau gitu. Aku mau ambil baju-baju Reyvan juga. Karena dia bilang mau liburan tidur di bangsal vvip rumah sakitmu seminggu.”“Kamu tidur nyenyak saja malam ini dan aku pastikan kalau besok pagi Reyvan akan pergi dari rumah sakitku ini.”Dan Amber benar-benar pergi. Dia sangat paham kalau sebenarnya David ingin membicarakan hal penting.David tersenyum menyerupai malaikat, saat mengantar kepergian Amber.“Katakan saja apa tujuanmu yang sebenarnya, Vid. Kenapa mendad

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 555. Aluna Ngaku

    “Anak itu sudah saya kasih obat tidur dua butir. Saya jamin akan pulas sampai pagi, Kapten. Saya benar-benar tidak tahan dengan teriakan, umpatan, dan manjanya. Masih untung nggak saya pukul kepalanya sampai pingsan pas bilang kalau kita ini cuma anjingnya Papanya dan akan mati kalau sampai gagal bertindak.” Samuel berkeluh kesah penderitaannya.“Saya sudah siapkan racun tikus. Apa perlu anak itu kita habisi saja dan buang ke markas musuh di belakang air terjun itu, Kapten? Dia itu seperti bukan manusia, tapi jelmaan setan.” Keluh satunya lagi yang tak kalah geregetan.“Saya rasa, Matteo itu kita buang saja malam ini. Saya hanya takut kalau Komandan Tedy punya jalan pintas lain untuk menyelamatkan anaknya dan semua usaha Anda gagal, Kapten.” Satunya lagi usul jalan cepat. Karena dia pun sudah tak punya stok sabar lebih banyak lagi untuk Matteo dan komandan Tedy.Betrand menatap semuanya. “Kalau memang harus pakai jalan pintas, cukup tanganku saja yang kotor. Tangan kalian tak pantas u

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 554. Adu Taring

    Galaxy terperanjat, dia berdiri dari duduknya dengan sungut panjang. “Apa kamu bilang? Berbahaya? Aku mencintai Lona lebih dari apa pun! Kamu yang berbahaya, membawa pengaruh buruk pada adikku!”“Mencintai bukan berarti bebas bersikap arogan pada semua orang, Kalingga. Kamu mengacaukan rumah sakit Om David hanya karena tidak bisa mengontrol emosimu sendiri.” Betrand juga berdiri.“Tahu apa kamu soal cinta? Sudah tua saja kalau bukan adikku yang mengejarmu, kamu akan jadi pria tua!” Galaxy tertawa ejek.Zayn ikut berdiri dan bertepuk tangan kecil. Akhirnya keseruannya kembali. David juga berdiri dan bersorak dalam hati. ‘Rey, akhirnya ada yang membalaskan dendamku pada anakmu,’ batinnya.Sedang Willona memegang tangan Laxy. Dan Aluna memegang tangan Betrand.Perdebatan itu semakin memanas, saling serang dengan kata-kata tajam.Aluna terus-menerus memotong dengan pembelaan untuk Betrand, sementara Galaxy terus mengelak dan menyerang balik reputasi militer Betrand.David yang berada di t

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 553. Cerminan David vs Reyvan

    [Terjadi keributan yang sangat seru dan melibatkan, Kak Laxy, Aluna, dan Om kapten itu di basement. Di mana saat ini mereka sedang digiring Papa ke ruangannya. Entah siapa yang bisa keluar hidup-hidup kali ini.] Zayn mengirim pesan untuk Kakaknya, Willona.Di ruang direktur.David duduk dengan punggung tegak di sofa tunggal yang berada di tengah, membelah dua kubu yang sedang dalam kobaran api. Hening sekejab. Mencekam, hanya suara detak jam dinding yang terdengar. Dan hanya ada bahasa sorot mata tajam.Aluna dengan keras kepala memilih duduk mepet di sebelah Betrand. Sementara Galaxy duduk sendirian di sofa seberang dengan wajah lebam samar.Zayn memilih duduk di kursi kebesaran David di balik meja kerja, memilih jadi penonton saja.Pintu ruangan terbuka kasar. Willona masuk dengan napas memburu dan wajah yang pucat pasi. Begitu mendapat pesan darurat dari Zayn, dia langsung berlari secepat kilat tanpa mempedulikan tatapan perawat lain. Tanpa permisi, dia langsung mengambil tempat

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 552. Ketahuan David

    BRAKKK! BRAKKK! BRAKKK! BRAKKK!“Buka pintunya, Brengsek!”“Betrand, keluar kamu dari sana dan lepaskan adikku!” teriak Galaxy dengan suara menggelegar. Wajahnya merah padam, urat-urat di lehernya menonjol saat dia terus menggedor kaca mobil.Betrand yang duduk di kursi kemudi tetap tampak tenang. Dia justru menyandarkan punggungnya dengan santainya, lalu menarik sudut bibirnya hingga membentuk senyuman miring yang sangat tipis. Tatapan tajamnya lurus ke arah luar. “Om Kapten! Ayo jalan! Kenapa malah diam saja?” Aluna merengek, badannya gemetar dengan jantung yang rasanya mau copot. Dia mulai menangis tanpa air mata, tangannya mengguncang lengan Betrand. “Nggak usah pikirin Kak Laxy! Demi takdir cinta kita, Om, bodo amat sama singa ngamuk itu! Ayo pergi sekarang!”Betrand menoleh pelan, menatap Aluna dengan tatapan yang sangat tajam hingga membuat rengekan gadis itu terhenti di tenggorokan.“Diam, Aluna. Aku nggak punya waktu buat mengurus hal gila seperti ini lagi,” ujar Betrand dat

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 19. Melawan Titah Suami

    "Siapa?" Reyvan menatap Amber dengan dahi berkerut saat melihat Amber menerima telepon.Amber melotot dan cepat menutup bagian speaker dengan tatapan gugup dan senyum kaku. "Ehm, aku masuk kamar dulu."Wanita itu cepat berlari ke kamar, membuat Reyvan curiga. Perasaannya mendadak tak nyaman."Apa d

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 33. Kita Satu Kamar

    David perlahan mengangkat tangannya, hendak menyeka ceceran bubur di pinggir bibir Amber.Belum juga tangannya menyentuh bibir wanita itu, Amber buru-buru menyeka sendiri bibirnya. Tangannya gemetar, sedikit gugup."Ehm ... belepotan ya?" Suaranya lirih, hampir malu-malu, sambil menoleh sedikit ke

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 32. Masih Hidup, di mana Dia?

    "Mana dia?!" sentak Reyvan, geram. Dia pun mengedar pandangan sekali lagi dan memang tak menemukan Amber.Prama mengangguk. "Maaf, mungkin saya salah lihat."Lalu, Reyvan menatap kerumunan di sisi sana dan mencegat salah satu waiters. "Ada apa di sana?"Waiters itu mengangguk kecil. "Barusan ada wa

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 23. Rencana Minta Cicit

    "Ada Nona Grace di bawah, Tuan besar," ucap asisten Opa Kalingga. Opa duduk di kursi goyangnya dengan tatapan kosong. "Mau apa dia? Kamu awasi apa yang akan dia lakukan." -- Di halaman belakang. "Tante, aku harus gimana sekarang?" Grace duduk di hadapan Tania, wajahnya merah dan lembab. Air

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status