Share

BAB;14

Penulis: Wally
last update Tanggal publikasi: 2026-04-07 21:24:55

bu Marissa mundur setengah langkah, ia merasa sedikit takut dengan tatapan yang di berikan oleh Bu Kamala. ia merasa wanita di depannya ini sedikit berbeda, tapi egonya mengalahkan semuanya. ia berusaha tetap keliatan kuat di depan bu Kamala.

"dengar dan ingat, aku baka aduin kamu ke ibu. kamu udah nggak mau urus rumah ini lagi"

Bu Kamala maju satu langkah.

"silahkan! kamu pikir aku takut dengan ancaman mu itu" katanya dengan suara berat yang penuh emosi. tanganya bergerak meraih baju b
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;14

    bu Marissa mundur setengah langkah, ia merasa sedikit takut dengan tatapan yang di berikan oleh Bu Kamala. ia merasa wanita di depannya ini sedikit berbeda, tapi egonya mengalahkan semuanya. ia berusaha tetap keliatan kuat di depan bu Kamala. "dengar dan ingat, aku baka aduin kamu ke ibu. kamu udah nggak mau urus rumah ini lagi" Bu Kamala maju satu langkah. "silahkan! kamu pikir aku takut dengan ancaman mu itu" katanya dengan suara berat yang penuh emosi. tanganya bergerak meraih baju bu Marissa dan menarik nya untuk mendekat. "selama ini aku diam karena aku menghormati keinginan ibu. tapi kalian semua sudah keterlaluan!. selalu pakai ibu buat bikin aku nurut dengan perintah kalian. kalian itu taunya cuma bisa teriak teriak, nggak pernah tahu rasanya kerja di rumah besar ini dari pagi sampai malam kan". Aksa menyipitkan mata nya, senyum kecil terukir di sudut bibirnya. akhirnya mertuanya yang pendiam dan penurut itu mulai menunjukkan taringnya juga. "Kamala, lepasin tang

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;13

    suasana kamar yang kecil dan mungil itu terasa sunyi. terdengar suara derit pelan dari kipas angin tua di sudut langit-langit. sedangkan di luar sana, suara jangkrik bersahut-sahutan. seolah-olah tahu kalau malam ini adalah malam pertama bagi dia orang yang baru saja resmi menjadi suami istri. Aurell duduk di pinggir ranjang, menunduk. sementara Aksa sudah berbaring menyandarkan diri ke dinding, sesekali ia melirik sang istri dengan senyuman yang di tahan tahan. "tempat tidur ini sempit yah. mas" ucap Aurell pelan. tanpa menoleh ke arah Aksa "pasti mas Aksa nggak merasa nyaman tidur di sini"Aksa menoleh pelan. nada suara nya ia buat senyaman mungkin. "justru itu bagus, kalau sempit begini kan nggak ada jarak di antara kita lagi, dan kita malah bisa berpelukan loh. "Aurell spontan merenggut, wajahnya memerah karna malu. "tadi mas Aksa katakan kita ini baru pacaran. mana bisa ada orang pacaran langsung tidur bersama.? "Aksa tertawa pelan mendengar ucapan sang istri yang terlihat

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;12

    Aurell menelan ludah dengan kasar. 'bagaimana bisa mas Aksa begitu cepat berubah karakter nya dalam waktu sekejap? 'gumam Aurell di dalam hati. melihat sang istri yang terkejut dengan sikapnya yang tiba-tiba berubah dingin. Aksa mengulurkan tangannya, dan mengusap kepala Aurell dengan kasih sayang. mengisyaratkan bahwa semuanya baik-baik saja. "total semuanya. 4.980.000rupia kak. "jawab sang kaisar dengan ramah. " saya bayar pakai kartu ini. "Lagi-lagi Aurell di buat tertegun, namun sedikit kemudian ia langsung panik. " Astaga mas! kita kurangin aja barangnya... ini mungkin tabungan mas kan? pasti sudah di kumpulin selama bertahun-tahun kan. aku tidak ingin mas menghabiskan tabungan mas hanya untukku dan keluarga ku. " Aksa hanya tersenyum dan menyodorkan kartu debit miliknya ke kasir. "tenang saja. tabungan ku masih aman kok. ini belum seberapa di banding kan apa yang pernah aku kasih ke orang yang salah selama ini. " Aurell tak bisa membalas ucapan Aksa. ia hanya t

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;11

    "astaga.kok hari ini aku bisa jadi pelupa ya, sudah seperti nenek-nenek aja yang cepat pikun, masa iya kita keluar malam nggak bawa jaket" "nggak apa-apa kok. malahan lebih enakan begini, kita bisa peluk-peluk tanpa takut akan dosa " "iiih... mas Aksa ini " . . . Aurell tidak menyangka, ternyata Aksa membelokkan motornya ke sebuah toko swalayan yang cukup besar di kabupaten yang masih buka malam itu, Aurell sempat merasa bingung. "mas, ini kita mau ke mana" tanyanya curiga "kita jalan-jalan aja kan? apa kamu mau bertemu dengan seseorang? eeh atau.... kamu kerja di sini? maaf, aku jadi mengganggu pekerjaan mu" Aksa hanya tersenyum santai, lalu dengan tenang menuntun Aurell masuk kedalam swalayan itu. "masa lagi pengantin baru mau kerja sih? temani mas yah untuk belanja. kamu kan tahu, aku nggak bawa baju ganti! tadi aku lihat, sendalmu itu juga udah hampir putus" "mas, nggak apa-apa kalau mas mau beli untuk keperluan pribadi mas, tapi untuk aku nggak usah yah

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;10

    Azalea pun menyipitkan matanya, tak Terima dengan ucapan Aurell. "tentu saja mas Zaki akan memilih ku!, kamu itu hanya bekas, bekas dari mainan banyak lelaki. mas Zaki pun tau semua rahasia tentang mu. kamu itu barang bergilir kan Aurell" Aurell yang mendengar ucapan itu pun akhirnya terperangah. matanya pun membesar tanda tak percaya. "astaghfirullah... mbak lea, bagaimana bisa kamu menuduh ku seperti itu... apakah kamu memiliki bukti atas tuduhan mu itu" Zaki akhirnya buka suara, nadanya terdengar dingin dan sinis, "udalah Aurell, aku itu udah tau semuanya. kamu itu hanya pura-pura suci kan. dulu aja kamu selalu nggak mau waktu ku ajak begitu kan, pasti karena kamu takut rahasiamu ketahuan, kan?. kamu pasti takut kalau aku tahu bahwa kamu itu udah nggak perawan lagi. udalah Aurell, berhenti sok jadi wanita polos. lea... makasih yah kalau tidak ada kamu mungkin aku akan terus tertipu, makasih udah menyadarkan aku" Aurell yang mendengar penuturan zaki hanya menggelengkan

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;9

    Aurell menunduk, lalu berkata dengan lirih. "maaf yah.. tadi aku nangis karena... aku tersentuh saat mendengar bacaan sholat dari mas Aksa.. begitu merdu banget,dan begitu terasa tenang. aku malu karena aku pikir aku yang selama ini berpendidikan malah belum tentu bisa sebaik itu mas" Aksa menatap wajah sang istri tanpa banyak basa-basi ia bertanya "boleh aku minta peluk kamu" Aurell yang mendengar iu pun terkejut. ia pun menahan napas, melihat tatapan yang di berikan oleh Aksa begitu tulus, tak mengandung nafsu, hanya sebuah ketulusan. pelan tapi pasti, Aurell pun mengangguk. Aksa mulai mendekat, dan meraih bahu sang istri lalu memeluknya dengan tenang. dalam diam, mereka berdua mulai merasakan ketenangan yang belum perna di rasakan sebelumnya. seolah dua jiwa yang tersesat selama ini, akhirnya menemukan jalan pulang. beberapa saat kemudian, Tiba-tiba Aurell menyadari ada sesuatu yang mengganjal di pikirannya, ia pun memandang sang suami. "mas Aksa... kamu nggak b

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;8

    "Aurell, jangan perna ngomong seperti begitu yah, aku tidak ingin kamu berbicara seperti itu" Ia menatap Aurell dengan tatapan tajam, bukan karena ia marah, tapi karena ia kecewa"pernikahan bukan sebuah permainan, aku tahu pernikahan ini mendadak. bahkan nyaris absurd, tapi itu bukan sebuah alasa

  • PERNIKAHAN DADAKAN   BAB;7

    Rumah kecil itu berada di dalam rumah panjang itu, dengan ruangan yang sempit. tapi penuh dengan banyak kenangan, tumpukan pengorbanan, air mata, dan perjuangan mereka yang tidak perna di lihat oleh siapa pun. Aksa mengekor di belakang mereka, membawa sebuah tas kecil yang entah apa isinya. ia t

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status