Compartilhar

Bab 57

Autor: yourayas
last update Data de publicação: 2026-05-08 21:53:19
Malam telah jatuh sepenuhnya di lereng Dago Pakar. Suasana di dalam villa keluarga Kirana sudah mulai sunyi, menyisakan suara jangkrik dan deru angin. Seraphine baru saja selesai membersihkan diri setelah tadi menemani Nara bermain. Saat ini, ia mengenakan piyama satin tebal berwarna biru dongker.

Ia menarik selimut hingga menutupi dadanya, menatap layar ponselnya yang saat ini menunjukkan waktu pukul 23.00 malam. Berarti di Milan, Italia, baru menunjukkan pukul 18.00 sore.

Ponselnya bergeta
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 108

    Malam sudah semakin larut di Kawasan Uluwatu. Seraphine duduk bersandar di kepala ranjang yang empuk. Kakinya yang jenjang diselonjorkan ke depan, tertutup separuh oleh selimut tebal bernuansa putih bersih. Ia baru saja mengoleskan pelembap di kedua tangannya. Pakaian tidurnya malam ini hanya berupa slip dress berbahan sutra lembut berwarna champagne yang jatuh pas di tubuhnya.Jam di atas nakas sudah menunjukkan pukul sepuluh malam sebelum keheningan itu dipecahkan oleh suara kenop pintu yang diputar. Sosok Samudera melangkah masuk ke dalam kamar, wajahnya tampak sedikit kelelahan.Begitu netra gelapnya menangkap sosok Seraphine di atas ranjang, gurat kelelahan di wajah tampan pria itu seakan menguap begitu saja. Sebuah senyum tipis terukir di bibirnya."Belum tidur, Sayang?" sapa Samudera dengan suara deep baritone-nya yang khas, melangkah perlahan mendekati sisi ranjang.Seraphine meletakkan botol pelembapnya ke atas nakas, lalu menoleh menatap sang suami. "Belum. Nungguin kamu bal

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 107

    Keheningan yang nyaman itu berlangsung selama sekitar sepuluh menit, sampai akhirnya ketenangan mereka terganggu oleh suara getaran konstan yang nyaring dari atas meja nakas.Bzzzz... Bzzzz... Bzzzz...Seraphine menghela napas berat, merasa terganggu karena momen manjanya terusik. Dengan malas, ia mengulurkan tangan kanannya dari balik selimut, meraih ponsel pintarnya yang terus bergetar menampilkan nama 'Valerie Aureliana Hartono' di layarnya."Siapa pagi-pagi udah berisik banget?" tanya Samudera, matanya ikut melirik ke arah layar ponsel istrinya."Valerie," jawab Seraphine singkat. Ia menggeser layar ponselnya, membuka aplikasi pesan singkat yang ternyata sudah dipenuhi oleh puluhan notifikasi dari grup obrolan 'The Inner Circle' mereka.Valerie Aureliana Hartono: SERA!!!! BANGUN WOY!!!Valerie Aureliana Hartono: Gila ya ini anak jam segini belum muncul juga di grup. Pasti masih tepar gara-gara digempur Lider Semalam wkwkwk 🤪Valerie Aureliana Hartono: Ayo keluar jalan-jalan! Gabu

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 106

    Sinar matahari pagi Uluwati perlahan menerobos masuk melalui celah-celah gorden sutra tipis di Vila Cempaka, membangunkan Seraphine yang mulai merasakan pegal yang luar biasa menjalar di sepanjang pinggang, panggul, hingga paha bagian dalamnya.Seraphine menghela napas panjang, berniat membalikkan badannya untuk mencari kehangatan di dada suaminya. Namun, begitu tangannya meraba sisi ranjang di sebelahnya, ia hanya menemukan kekosongan. Kasur di sampingnya sudah mendingin."Sam...?" gumam Seraphine dengan suara yang teramat serak.Ia mengerjapkan mata beberapa kali, mencoba mengumpulkan fokus pandangannya. Begitu kepalanya menoleh ke arah sofa panjang di dekat jendela besar yang menghadap langsung ke laut, sudut bibir Seraphine secara otomatis melengkung membentuk senyuman tipis.Di sana, suaminya sudah berdiri dengan sangat rapi. Pria itu sedang menyesuaikan letak jam tangan mewah pemberian Seraphine tempo hari di pergelangan tangan kirinya. Pagi ini, Samudera terlihat sangat tampan

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 105

    Setelah memastikan tubuh Seraphine bersih dan wangi aroma lavender, Samudera mematikan air. Ia meraih sebuah handuk putih besar yang tergantung di dinding, lalu membungkus tubuh Seraphine dengan rapat dari batas dada hingga ke paha."Sini," Samudera kembali mengangkat tubuh Seraphine ke dalam gendongannya."Kita langsung tidur kan, Sam? Aku bener-bener udah ngantuk banget, mataku udah berat," ucap Seraphine sambil menyandarkan kepalanya di bahu Samudera, matanya sudah setengah terpejam."Iya, langsung tidur. Tapi sprei di kasur harus diganti dulu, Sayang. Gak mungkin kan kita tidur di atas kasur yang basah kayak gitu?" ujar Samudera saat mereka kembali memasuki kamar tidur.Samudera tidak langsung membawa Seraphine ke atas kasur. Ia melangkah menuju sebuah daybed atau sofa panjang yang terletak di dekat jendela besar yang menghadap langsung ke arah pantai Uluwatu. Ia merebahkan tubuh Seraphine di sana dengan perlahan."Kamu tunggu di sini bentar ya. Aku ganti spreinya dulu. Jangan tid

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 104

    Di dalam kamar mandi yang mewah dengan bathtub besar berbahan marmer, Samudera menurunkan Seraphine dengan sangat hati-hati di atas dudukan wastafel yang luas, sementara ia sendiri mulai menyalakan kran air hangat untuk mengisi bathtub.Seraphine memperhatikan punggung lebar suaminya yang penuh dengan bekas cakaran kemerahan hasil perbuatannya sendiri selama ronde-ronde panas mereka tadi. Rasa bersalah sekaligus bangga anehnya muncul bersamaan di dalam hatinya."Sam..." panggil Seraphine pelan."Ya, Sayang? Bentar ya, airnya lagi diisi," jawab Samudera tanpa menoleh, masih sibuk mengatur suhu air agar pas."Punggung kamu... merah-merah semua. Maaf ya," cicit Seraphine, merasa agak bersalah karena telah melukai kulit mulus suaminya.Samudera menoleh, lalu melihat ke arah punggungnya sendiri melalui cermin besar di depan mereka. Sebuah senyuman penuh arti terukir di wajah tampannya. Ia berjalan mendekati Seraphine, memosisikan dirinya di antara kedua paha istrinya yang menggantung di te

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 103

    Meskipun hatinya sudah sedikit tenang setelah mendengar kalimat-kalimat menghanyutkan dari suaminya, ada satu hal yang tiba-tiba terlintas di otak jenius Seraphine."Bentar deh, Sam. Aku baru inget sesuatu," ketus Seraphine, bibirnya mengerucut maju beberapa senti.Samudera yang sedang asyik mengelus punggung mulus istrinya sambil memejamkan mata menikmati sisa-sisa kepuasan, perlahan membuka satu matanya. Ia menatap Seraphine heran. "Inget apa lagi, Sayang? Jangan bilang kamu mau bahas soal rapat triliunan rupiah kamu lagi di jam segini?""Bukan!" Seraphine mencubit keras-keras perut kotak-kotak Samudera, membuat pria itu sedikit mengaduh dan reflex mengencangkan otot perutnya."Aduh! Sakit, Sayang... Kamu ini kenapa sih? Tadi nangis, sekarang malah nyubit. Gemesan banget," kekeh Samudera sambil menangkap jemari lentik Seraphine, lalu mengecupi punggung tangannya dengan sayang."Kamu tuh yang kenapa!" Seraphine menarik tangannya dengan paksa, meskipun tenaganya sebenarnya tidak seber

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 92

    Jauzan Shaka Aradhana.Pria berambut agak gondrong yang auranya selalu terlihat ethereal itu perlahan melangkah maju ketika keriuhan sedikit mereda. Ada sekelebat keraguan kecil di matanya, sebuah memori tentang pertengkarannya dengan Samudera di apartemen tempo hari, tentang masa lalunya yang diam

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 91

    Malam itu, Seraphine berdiri di depan cermin wastafel besar, mengenakan silk robe panjang berwarna midnight blue yang diikat longgar di pinggangnya. Uap hangat masih mengepul perlahan dari permukaan bathub di belakangnya, menyisakan aroma sandalwood dan vanilla yang menguar pekat di udara. Wanita

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 89

    Sinar matahari mulai berubah menjadi warna jingga kemerahan, memantulkan cahayanya di atas infinity pool milik Vila Kenanga—unit sekunder yang khusus disewa oleh Samudera untuk menampung rombongan The Inner Circle.Seraphine duduk dengan anggun di atas daybed anyaman rotan putih. Wanita itu mengena

  • PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN   Bab 88

    Sore itu, perjalanan ke Bali benar-benar dimulai. Untuk menghindari kepungan kamera paparazzi dan kecurigaan fans yang mungkin muncul, manajemen agensi atas perintah mutlak Samudera mengambil sebuah keputusan. Dua unit jet pribadi mewah diterbangkan sore itu menuju Bandara Ngurah Rai, Bali. Di da

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status