Share

Bab 60

Author: Piemar
last update publish date: 2025-09-03 04:12:42

Aroma kayu yang terbakar di tungku dapur membuat ruangan terasa hangat. Ana, dengan wajah pucat dan langkah agak tertatih, masuk ke dapur bersama Diana yang menopangnya. Sebetulnya, Ana sudah menolaknya. Ia sudah bisa berjalan meski masih lemah. Ia tidak suka merepotkan orang lain termasuk pelayan. Namun Diana memaksanya. Ia berusaha memperlihatkan pengabdian dan loyalitasnya pada pangeran Leonhart melalui Ana Merwin.

Para pelayan yang melihatnya langsung tercengang. Beberapa saling senggol. Me
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 690 (Happy Ending)

    —-Epilog—-“In the end, love did not arrive like a storm. It simply stayed, quietly, until forever began.” (Pada akhirnya, cinta tidak datang seperti badai. Ia hanya tinggal dengan tenang sampai selamanya dimulai)Setahun kemudian.Musim semi kembali datang ke Ravensel. Taman istana dipenuhi bunga yang baru mekar, warna-warni lembut menyelimuti halaman luas yang dulu terasa begitu asing bagi Ana. Kini tempat itu terasa… seperti rumah.Banyak hal telah berubah dalam setahun. Kabar kematian Seraphina. Kabar kehamilan Clara. Kabar Evander dan Inez kembali ke istana. Dan anehnya, sebagian besar perubahan itu membawa kedamaian.Di ruang kerja yang menghadap taman, Leon berdiri di dekat jendela besar dengan setumpuk dokumen di tangannya. Mahkota tidak selalu berada di kepalanya, akan tetapi tanggung jawab seorang raja jelas terlihat dari cara para pejabat dan bangsawan memandangnya.Ia membaca satu dokumen terakhir sebelum menutupnya.“Jika kau terus bekerja seperti itu,” suara Ana terdeng

  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 689

    Dari arah pintu balkon sosok Mira hadir. Di luar pintu beberapa kali ia memanggil Clarissa. Namun karena tidak ada sahutan, ia menggedor pintu beberapa kali. “Putri Clarissa!” serunya berteriak panik.Sementara itu Clarissa tidak mundur. Tangannya masih menggenggam gagang belati itu. Ia menatap lurus ke mata Seraphina. Namun, tatapannya kosong. “Sekarang,” bisiknya pelan, hanya cukup untuk mereka berdua yang mendengar, “kau tidak bisa memanfaatkanku lagi. Dan … kau tidak bisa membunuh Ana,”Tubuh Seraphina sempat jatuh. Namun ia berhasil bangun di antara sisa-sisa kesadaran dan rasa sakit yang tajam di perutnya. Namun anehnya, ia tersenyum seringai. Justru perlahan… semakin melebar.Dan tepat saat Clarissa mulai menyadarinya—Seraphina mendekatinya—yang tampak syok berat seraya berbisik lirih di dekat telinganya. “Akhirnya… kau melakukan apa yang kuharapkan.”Tak lama kemudian, ingatan tentang mimpi itu melintas seperti bayangan. Wanita yang menghabisinya bukan Ana … tetapi … Clariss

  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 688

    Suara itu tidak keras, akan tetapi cukup tajam untuk membuat beberapa orang menoleh. Pelayan itu membeku. Namun hanya sepersekian detik. Kemudian tangannya langsung bergerak cepat, menarik belati dari lengan bajunya.Ana bahkan belum sempat menyadari apa yang terjadi ketika pria itu menerjang ke arahnya.“ANA!”Leon langsung bergerak. Namun seseorang lebih cepat. Clarissa melangkah maju dan menendang pergelangan tangan pria itu dengan keras. Belati itu terlepas dan jatuh berdenting di lantai marmer.Keributan meledak seketika di aula.Kursi bergeser kasar, para bangsawan berdiri dengan wajah pucat, sementara para pengawal berlari cepat dari segala arah.“Amankan dia!” teriak seseorang.Dua pengawal kerajaan segera menjatuhkan pria yang tadi menyerang itu ke lantai. Tubuhnya dibanting keras, lalu tangannya dipelintir ke belakang hingga ia tak lagi bisa bergerak.Di sisi lain ruangan, Thorian sudah lebih dulu menarik Clara menjauh dari kerumunan. “Ke belakang,” gumamnya singkat, satu tan

  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 687

    Sebulan kemudian, Ravensel Palace,Di ujung aula, Raja Edric muncul didampingi beberapa pengawal. Tubuhnya terlihat lebih kurus dari sebelumnya, akan tetapi langkahnya tetap tegak. Ia sudah sadar meski tubuhnya masih lemah.Seluruh ruangan langsung hening. Leon dan Ana berjalan masuk dari balkon menuju aula utama. Tatapan semua orang mengikuti mereka.Ketika Leon berhenti di depan singgasana, Edric memandang putranya beberapa saat. Ada kebanggaan yang jelas di matanya.Dengan suara yang sedikit lemah tetapi tetap tegas, ia berkata, “Hari ini… Ravensel menyerahkan masa depannya kepada generasi berikutnya.”Ia mengambil mahkota emas dari bantal upa

  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 686

    Thorian mengangkat bahu ringan, seolah topik itu tidak terlalu berarti baginya. “Pengadilan militer.”Clara yang setengah bersandar di atas bantal berkedip pelan. “Pengadilan militer? Kau diadili dengan dicambuk oleh pengadilan militer?” Ulang Clara tidak percaya begitu saja. Ia menarik napas dalam lalu mengembuskannya perlahan. “Pengadilan Dragoria maksudmu?”“Dragoria,” jawab Thorian singkat. Ia menghela napas panjang. Bagaimanapun, ia harus jujur. Tidak jujur juga ketahuan. Luka itu membekas di punggungnya. Namun nada suaranya terlalu santai untuk sesuatu yang terdengar seberat itu.Clara menatap punggungnya lagi. Bekas-bekas luka panjang yang samar terlihat di kulitnya, seperti garis lama yang sudah lama sembuh, tetapi tidak pernah benar-benar hilang. “Kau… dicambuk oleh pengadilan?” tanyanya perlahan. Dalam kepalanya, ia tidak habis pikir dengan hukuman yang diterima oleh seorang pangeran di istananya sendiri. “Secara resmi.” Lanjut Thorian bernada enteng sedangkan Clara tidak

  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 685

    Malam turun perlahan di perbatasan. Rumah besar milik Thorian berdiri tenang di antara hutan yang mulai gelap. Hanya cahaya lampu minyak dari dalam rumah yang tampak hangat di balik jendela.Di dalam rumah, suasana jauh lebih sunyi dibandingkan saat siang tadi. Tidak ada lagi tamu, apalagi percakapan ramai. Hanya suara api kecil di perapian yang sesekali berderak.Clara berdiri di dekat meja kayu, membuka pita rambutnya perlahan. Gaun pengantinnya masih ia kenakan. Gaunnya cukup mewah untuk pernikahan di biara tua. Dia tampak cantik jika berdandan seperti itu.Ia menghela napas kecil. Hari ini terasa sangat panjang. Persiapan pernikahan, para tamu yang ternyata di luar dugaan. Dan sekarang…Clara memandang sekeliling rumah yang kini resmi menjadi rumahnya. Ia mas

  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 9

    “Bagaimana? Apakah kau sudah mendapat informasi tentang Ana Merwin?”Duke Arvin bertanya pada salah satu informan, orang kepercayaannya. Sudah hampir dua pekan, pangeran Leonhart belum juga membatalkan pernikahan dengan putri palsu kerajaan Velmont.Seorang pria bertubuh tinggi tegap dengan luka co

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 41

    Malam itu, cawan anggur di tangan Leon sudah kosong untuk kesekian kalinya. Wajahnya memerah, tatapannya buram, namun sorot matanya tetap tajam tapi liar. Di meja hanya tersisa sisa anggur yang tercecer, menandakan ia minum terlalu banyak.Tak biasanya pria itu minum banyak. Ia biasanya terkendali

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 318

    “Tentu saja boleh,” jawab Leon dengan senyum hangat. Biasanya Raja Edric bersikap dingin pada anak kecil. Namun melihat cara ia meminta pada Leon, menggendong bayinya membuat siapapun merasa kaget. Perlahan Leon menyerahkan bayi lelakinya pada Raja Edric. Raja Edric menerima bayi itu dengan senyum

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 28

    Ana menarik napas panjang, menegakkan tubuhnya kembali. Namun baru saja ia ingin melanjutkan pekerjaannya, suara berat Leon terdengar dari belakang. “Aku dengar kau membantah?”Ana terkejut, menoleh cepat. Leon berdiri dengan tangan bersedekap, tatapannya menusuk. Wajahnya tampak lebih dingin dari

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status