LOGINDi kehidupan pertamanya, Eleonora mendorong suaminya, Duke Killian Lockhart, ke tiang gantungan karena kebodohannya. Lalu keajaiban terjadi dan membuatnya mendapatkan kesempatan kedua untuk menebus dosa. Namun hal itu tidaklah mudah. Karena semakin lama, Eleonora menyadari bahwa ada rahasia yang lebih besar dan gelap, berada di balik kematian Killian. Mampukah ia menghadapinya?
View MoreKilian menyelinap masuk ke dalam ruang pribadinya di perbatasan. Dia melepaskan rambut palsu dan jubah hitamnya sebelum memasukkannya ke laci paling bawah. Dinyalakannya lentera kecil di mejanya sebelum ia mengambil beberapa lembar kertas dari balik kemejanya.Laki-laki itu terus membaca laporan dari informannya itu dengan serius, meskipun ia sudah membacanya tadi.Fokusnya lantas terjadi saat ia mendengar sebuah ketukan halus yang iramanya tak beraturan. Killian menghela nafasnya karena tahu bahwa Rolland-lah yang ada di balik pintu. Ia menata lembaran kertas itu dan berkata, “Masuklah.”“Kau kembali cukup cepat, ya? Aku agak kaget saat melihat lampu tempat kerjamu dinyalakan pada tengah malam begini,” balasnya sambil menaruh tumpukan kertas di mejanya.”Ini laporan yang kauminta. Apa segalanya berjalan lancar?”“Begitulah,” balas Killian singkat sebelum mulai membaca laporan yang dibawa temannya tersebut. Namun beberapa detik kemudian, dahinya berkerut,”Rolland… darimana kau menemuka
Dokter Richard mengelap dahinya yang berkeringat dengan saputangan. Semalam ia hanya tidur selama tiga jam karena merawat para pedagang yang untungnya berhasil melewati masa kritis. Meskipun ada si Tabib Tua, tapi ia merasa bertanggung jawab sepenuhnya atas pasien-pasien tersebut.Meskipun sudah cukup sibuk, ia masih mendapat tugas tambahan untuk ‘memalsukan’ laporan keadaan Killian dan menyebarkan rumor bahwa sang Duke sedang terkapar tak berdaya.Dan sekarang, tugasnya bertambah lagi yaitu meyakinkan Eleonora untuk kembali ke kastil. Tugas ini dirasa paling berat. Untuk beberapa alasan, ia enggan sekali membohongi perempuan tersebut lebih jauh lagi. Apalagi sekarang Eleonora sudah mengganti gaunnya dengan pakaian perawat yang lebih ringan saat dipakai. Dilihat dari ukurannya yang agak longgar, pasti ia meminjamnya dari Marie.Belum lagi ditambah dengan temuannya soal Cryvenna pallida dalam racun tersebut, membuat kepala lelaki tersebut berdenyut. Migrainnya bisa saja kambuh sekaran
Rolland tidak tahu jika istri sahabatnya itu bisa jadi sangat keras kepala. Bahkan setelah mlewati percakapan yang panjang dan melelahkan selama satu jam penuh, dia tak punya cara untuk meyakinkan Eleonora untuk terus berada di dalam rumahnya.Jadi, sekarang di dalam kereta kuda itu, Eleonora duduk berhadapan dengannya dengan senyum ramahnya yang biasa.Masalahnya adalah Killian sudah pergi sejak kemarin setelah mendapat petunjuk tentang siapa pembeli para bandit tersebut. Dia mungkin akan kembali nanti malam atau besok pagi. Tapi, Rolland sendiri tak yakin.Lelaki itu menahan diri untuk tidak menggaruk kepalanya sambil memikirkan bagaimana cara mengalihkan perhatian perempuan ini selama seharian penuh.“Bagaimana kabar adik perempuanmu, Komandan Green?”Pertanyaan tiba-tiba itu membuat pikiran Rolland berhenti, “Dia.. baik-baik saja.”“Kudengar dia akan menikah tahun ini. Dengan Baron dari daerah timur ya?”Rolland menghela nafas panjang, “Benar, dari daerah Wilfred.”Meskipun Eleon
Ratu Annelies Merr de Elgresia sedang melipat surat yang telah dibacanya dengan senyum sinis saat suaminya Raja Normand Algor de Elgresia masuk ke dalam ruangan kerjanya dan bertanya, “Ada kabar baik?”“Dia keguguran.”Normand menghela nafas lega, “Syukurlah. Kabar kehamilanitu sudah membuatku sakit kepala. Apalagi isi suratnya saat menceritakan hal itu sangat menjijikan. Apa gunanya anak yang terlahir dari orang yang tak berguna?”“Sudah dapat kabar dari perbatasan?”“Berjalan dengan baik. Dia sedang kritis sekarang. Meskipun dokter datang tepat waktu dan bisa menyelamatkannya, racun itu akan tetap mengendap disana..”Annelies mulai mengambil pena dan menuliskan secarik kertas, “Kudengar hubungan mereka membaik setelah Elonora keguguran. Simpati sesaat mungkin. Tapi, kau harus ingat. Waktu kita tinggal sedikit.”“Aku tahu. Lockhart harus jatuh ke tangan kita sebelum Julian naik tahta,” balas Normand cepat. Selain memiliki kekuatan militer dan beberapa tambang mineral yang berharga,
Asisten dari butik Madame Giselle tiba tepat setelah Eleonora menyelesaikan sarapannya. Ditemani dengan Marie, ia turun ke ruang tamu di lantai bawah,Dahinya berkerut saat melewati ;lorong depan sayap timur yang penuh dengan pelayan yang lalu-lalang membawa tumpukan kotak-kotak panjang berlapis ke
Langit-langit klinik adalah hal pertama yang dilihat Eleonora saat membuka mata.Bukan langit-langit kamarnya yang tinggi dengan ukiran kayu di sudut-sudutnya. Melainkan plafon putih bersih yang terlalu polos, diterangi cahaya pagi yang masuk dari jendela kecil di sisi kanan. Bau tanaman kering dan
Rocy selalu merasa tak nyaman setiap kali dipanggil ke ruang kerja Duke Lockhart.Bukan karena ruangannya yang suram atau letaknya yang jauh dari sayap pelayan. Tapi karena setiap kali ia berada di dalam ruangan itu, ia merasa seperti berdiri di tengah lapangan terbuka tanpa celah untuk bersembunyi
Rosemary dan daun mint yang dibawa Marie keesokan paginya ternyata lebih segar dari yang dibayangkan Eleonora. Dua ikat kecil yang masih basah oleh embun pagi itu langsung ia terima dengan kedua tangan terbuka dan wajah berseri-seri. Marie tidak berkata apa-apa. Tapi perempuan muda itu berdiri seb












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews