Share

Bab 379

Author: Elenor
Begitu Clara selesai berbicara dan sebelum Richard bisa bereaksi, komunikatornya berdering.

Setelah melihat pesan di komunikator, Clara bergegas pergi setelah berkata, "Ada masalah mendesak di pusat data, aku pergi dulu."

Keesokan paginya, Clara meninggalkan pangkalan.

Setelah beristirahat di rumah selama sehari, dia kembali ke Morti Group untuk bekerja.

Morti Group dan perusahaan teknologi Anggasta Group secara resmi telah memulai kerja sama mereka.

Pada hari dia kembali ke kantor, Dylan hendak
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (59)
goodnovel comment avatar
Norriza riza
cerai sudah lenyap asyik perihal kerja
goodnovel comment avatar
Erna Ulfa
mengikuti krn penasaran sama akhir certa nya walau ceritanya itu berputar putar dan terulang2 ...
goodnovel comment avatar
Farhat Ashshidiq
hadeewh...kesel bgt aq, skrg ada Vanesa jg ada Diana....kampret emang btw, itu si Gery kalo gak tau ada hubungan apa antara Edward dan Clara...jd motif awal dia mau kasih pelajaran ke Clara tu apppaaaah????
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 843

    Setelah tersadar, Andrew mengira teman sekelasnya pasti sudah salah ketik dengan menyebut keluarganya sebagai "keluarga selingkuhan."Andrew terkekeh, dan saat hendak mengetik untuk bertanya apakah teman sekelasnya itu sudah salah ketik, dia kembali melirik balasan pesan tersebut, dan senyumnya pun langsung memudar.Jika teman sekelasnya itu memang salah ketik, melihat dari nada agresif pesan tersebut, apa yang akan dia sampaikan mungkin bukanlah sesuatu yang baik.Namun, dia benar-benar merasa kesal. Andrew tidak mengerti mengapa mereka yang sebelumnya cukup akrab dengannya di sekolah, tiba-tiba berbicara kepadanya seperti itu.Saat dia masih bertanya-tanya apakah dirinya telah menyinggung perasaan orang tersebut, seseorang kembali mengirim pesan di grup obrolan.[Dia kan berasal dari keluarga pelakor, mana mungkin bisa punya malu? Dulu di depan kita, dia selalu mengoceh tentang kakak dan ibunya seolah-olah mereka sangat hebat, dia bahkan memanggil Edward dengan sebutan kakak ipar. Ak

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 842

    Kepala pelayan itu sudah menduga kalau Vanessa mungkin akan menelepon Elsa. Ketika Vanessa menelepon, Elsa sedang mandi.Kepala pelayan pun langsung mematikan panggilan Vanessa.Melihat Elsa masih tidak menjawab panggilan teleponnya, Vanessa mengirimkan sebuah pesan.[Elsa, Tante datang untuk menjengukmu sekarang. Kau turun dan bukakan pintu untuk Tante, ya?] Kepala pelayan melihat pesan tersebut dan langsung menghapusnya tanpa ragu.Dia menunggu beberapa saat, dan baru merasa lega ketika Vanessa tidak menelepon lagi.Vanessa masih menunggu beberapa saat. Setelah melihat Elsa masih tidak menjawab, dia langsung mengerutkan bibir.Vanessa menunggu di tempat semula untuk waktu yang cukup lama. Sudah hampir tengah malam, tetapi dia masih tidak melihat mobil Edward.Vanessa memeriksa waktu, dan akhirnya memutuskan untuk tidak menunggu lebih lama lagi, dan pergi dari sana.Ketika sampai di rumah, Ervan dan yang lainnya masih terjaga. Mereka sedang menunggu kabar darinya.Melihat kedatangann

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 841

    Setelah itu, Clara berpamitan dengan para eksekutif Anggasta Group lainnya dan berbalik untuk pergi.Gery mengikutinya.Saat memasuki lift, pandangan Gery langsung otomatis tertuju padanya.Clara menyadarinya dan bertanya, "Ada apa?"Gery menggelengkan kepala. "Nggak ada apa-apa." Di jamuan pesta Dr. Luwana, Anggi sudah mengatakan banyak hal tentang Edward dan Clara.Dia tentu saja tidak percaya Clara sudah menggunakan cara-cara licik demi bisa menikahi Edward.Tetapi … dia merasa klaim Anggi tentang Clara yang sudah jatuh cinta pada Edward sejak kecil dan bahwa Edward tidak pernah menyukai wanita itu, kemungkinan besar adalah benar.Jika itu benar, karena Clara sekarang sudah bersedia bercerai dari Edward dan sikapnya sangat dingin terhadap pria itu, maka bukankah itu berarti Clara sudah tidak lagi mencintainya?Tetapi jika Clara memang sudah tidak mencintai Edward, lalu mengapa wanita itu masih menolak untuk membiarkan dirinya, Richard, dan Dani masuk ke dalam hatinya?Apa benar han

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 840

    Clara mengulurkan tangan untuk berjabat tangan dengannya. “Pak Edward, terlalu sungkan. Kami juga baru saja tiba.”Edward menjawab, “Silakan duduk.”Clara mengangguk, lalu duduk, dan segera mengalihkan topik pembicaraan ke urusan bisnis.Melihat ekspresi serius mereka yang sepenuhnya tenggelam dalam pekerjaan dan sama sekali tidak menunjukkan adanya tanda-tanda interaksi pribadi, membuat orang-orang kembali saling bertukar pandang.Gery tentu saja pernah melihat Edward dan Clara membahas urusan bisnis sebelumnya.Namun, Gery tidak tahu dan tidak pernah membayangkan bahwa Edward adalah suaminya Clara yang akan segera diceraikannya.Oleh karena itu, saat melihat Clara dan Edward membahas urusan bisnis sekarang langsung terasa sama sekali berbeda dari sebelumnya.Di masa lalu, ketika melihat Clara dan Edward membahas urusan bisnis dengan sikap profesional, bahkan hampir tidak bertukar sepatah kata pun di luar urusan pekerjaan, dia mengira itu hanya karena perselisihan antara Vanessa dan C

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 839

    Setelah beberapa saat, Vanessa berpikir sejenak, lalu melakukan sebuah panggilan telepon lagi.Kali ini, dia menelepon Rio.Rio melihat panggilannya dan langsung tertegun sejenak. Dia sempat merasa ragu-ragu, lalu akhirnya tetap menjawab, "Bu Vanessa."Vanessa berkata, "Halo, Pak Rio, maaf sudah mengganggumu."Rio tentu saja tahu tentang kejadian di pesta jamuan Dr. Luwana.Rasa terkejutnya pun tidak kalah dibandingkan dengan Rendi dan Anggi. Dia tidak pernah membayangkan bahwa Vanessa dan Clara ternyata memiliki hubungan seperti itu.Mendengar kata-katanya, Rio menjawab, "Jangan sungkan, Bu. Ada apa Bu Vanessa mencari saya?"Vanessa pun langsung berkata tanpa basa-basi, "Apa kau bisa memberi tahu di mana Edward sekarang?"Rio sebenarnya tidak terlalu paham situasi terkini antara Edward dan Vanessa. Tetapi, dia tahu tentang masalah yang sedang dihadapi oleh Keluarga Gori dan X-Tech. Oleh karena itu, dia juga tentu tahu bahwa Edward belum membantu Keluarga Gori sama sekali.Opini publik

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 838

    Vanessa tersadar dari rasa terkejutnya, dan menjawab dengan gumaman singkat, "Hmm."Andrew yang baru saja pulang masih bersemangat, dan tidak menyadari perilaku aneh keluarganya. Mendengar itu, dia berkata, "Ya sudah."Setelah makan malam, Vanessa dan yang lainnya sempat mengobrol sebentar dengan Andrew, lalu berbalik untuk naik ke lantai atas.Setibanya di kamar, dia mengeluarkan ponsel dan menatap nomor Edward di layar untuk waktu yang cukup lama sebelum akhirnya menekan nomor tersebut.Panggilan terhubung, tetapi tidak ada yang menjawab.Panggilan pun terputus otomatis, lalu dia mencoba sekali lagi.Masih tidak ada jawaban.Setelah beberapa kali mencoba, dia akhirnya menyerah dan perlahan meletakkan ponselnya.Saat larut malam, Andrew baru naik ke kamarnya untuk beristirahat. Ketika Vanessa turun, Ervan dan yang lainnya semua menoleh menatapnya.Vanessa perlahan menggelengkan kepala.Ervan dan yang lainnya langsung mengerti bahwa Vanessa masih belum dapat menghubungi Edward.Ervan m

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status