Share

Bab 690

Penulis: Elenor
Gery tidak mengerti mengapa Clara dan Ronald tampaknya memiliki hubungan yang baik, tetapi Clara dan Edward justru seperti tidak memiliki hubungan pribadi sama sekali.

Namun, dia mendengar bahwa Keluarga Bramantyo dan Keluarga Anggasta juga memiliki hubungan tertentu, tetapi Dylan dan Edward tidak memiliki interaksi pribadi di luar hubungan pekerjaan.

Memikirkan hal itu, Gery pun tak ambil pusing lagi.

Keesokan harinya, Dani pergi ke Morti Group untuk membahas putaran kerja sama baru, dan Clara
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (183)
goodnovel comment avatar
Manah Mardyani
hey pengarang semoga Clara ngajodi sama Dylan jangan sama Dani ya
goodnovel comment avatar
eriajeng001
Halah mkin blibet cerita nya
goodnovel comment avatar
Rosantirosa
iya bnar makanya ak lbh suka bca komen yg mnhjat babnya di skip aja ktna udh tau pasti pelakor skleuarga bahagia berjaya jdi tk prlu di baca selain baca komen aja pelakor sial makin ke depan
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 758

    Setelah selesai makan, Elsa mengatakan dia perlu pulang lebih dahulu agar bisa bersiap-siap dan meminta mereka untuk tinggal dahulu selama sepuluh menit, baru pergi.Sepertinya dia benar-benar memiliki banyak hal untuk diceritakan.Melihat antusiasme dan kebahagiaannya, Clara dan Edward pun setuju.Setelah Elsa kembali bersama supir, hanya Clara dan Edward yang tersisa di ruangan.Ruangan itu langsung terasa sunyi.Mereka sempat saling bertukar pandang, lalu Clara mengeluarkan ponselnya dan mulai menyibukkan diri dengan urusannya sendiri.Namun, Edward tidak menggunakan ponselnya, dia hanya memperhatikan Clara, tidak jelas apa yang sedang dilihatnya.Clara menyadari hal itu, tetapi karena Edward tidak berbicara, dia pun tidak mengatakan apa pun.Clara sedang membaca ringkasan diskusi beberapa makalah penelitian tentang Kecerdasan Buatan yang baru saja diterbitkan di sebuah komunitas penelitian.Dia hanya berniat menghabiskan waktu, tetapi siapa sangka menjadi begitu asyik hingga lupa w

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 757

    Memikirkan hal itu, sorot mata Elsa menjadi berbinar, dia pun tak kuasa berkata, "Ayah, Mama, aku sebentar lagi akan libur. Ayo kita jalan-jalan bersama! Kita bisa ke luar negeri, atau kita bisa bermain arung jeram. Aku ingin pergi berlibur setidaknya selama setengah bulan!"Bagaimana mungkin mereka bisa pergi liburan panjang bersama? Apalagi, selama itu?Namun, sebelum Clara sempat berbicara, dia sudah mendengar Edward berkata, "Ayah harus pergi ke luar negeri untuk mengurus beberapa pekerjaan. Kau bisa ikut, Ayah akan menemanimu bermain dan jalan-jalan."Elsa mengerutkan kening. "Bagaimana dengan Mama? Apa Mama nggak ikut?"Clara berkata, "Mama sangat sibuk dengan pekerjaan, sepertinya nggak akan ada waktu."Elsa tidak puas. "Walaupun cuma beberapa hari saja?"Clara tidak tahu harus berkata apa, jadi dia hanya bisa berkata, "Kita lihat situasinya lagi nanti ya. Kalau Mama punya waktu, Mama akan memberitahumu, bagaimana?""... Iya."Meskipun Clara berkata demikian, namun Elsa sudah me

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 756

    Mendengar suaranya, Elsa berseru gembira, "Wow, Mama dan Ayah benar-benar sedang bersama ya?" Clara tertegun sejenak, dia tidak menjawab pertanyaan itu, dan bertanya balik, "Kenapa jam segini belum tidur?""Ini sudah mau tidur. Tapi, Mama jangan lupa sama janji kita untuk makan bersama setelah Mama dan Ayah pulang nanti."Clara menjawab, "Mama nggak lupa. Sudah malam, cepat tidur.""Oke. Selamat malam, Ma." Setelah mengatakan itu, Elsa menambahkan kepada Clara, "Ma, sekalian sampaikan salam selamat malamku ke Ayah ya."Elsa pun langsung menutup telepon.Clara terdiam sejenak, dia lalu mengembalikan ponsel itu kepada Edward, tetapi tidak memberikan ucapan selamat malam titipan Elsa kepada pria itu.Edward dapat mendengar samar-samar apa yang dikatakan Elsa di telepon, dia mengambil ponselnya dan berkata, "Elsa tadi melihat kita berdua di siaran langsung dan mengira kita tinggal bersama. Dia terus merengek ingin berbicara denganmu.""Iya, aku mengerti."Bahkan jika dia tidak mengatakann

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 755

    Saat itu, siaran langsung acara penyerahan penghargaan tepat sedang menayangkan segmen di mana Prof Nian memberikan penghargaan kepada Clara.Melihat Prof Nian mengakui bahwa dia sengaja menghadiri acara itu karena Clara, dan melihat mata Clara yang berkaca-kaca, Diana mencibir, "Dia pasti merasa senang dan tersanjung sekarang, kan? Gimanapun, Prof Nian dan dia sebenarnya juga nggak sedekat itu!""Prof Nian melakukan semua itu hanya karena Dylan benar-benar percaya kalau Clara adalah talenta yang penuh potensi!""Tapi lihat gayanya itu? Cara dia memandang Prof Nian, orang yang nggak tahu pasti akan berpikir kalau Prof itu benar-benar gurunya yang telah membimbing selama delapan atau sepuluh tahun. Seolah-olah Clara pernah menyia-nyiakan bimbingannya, tapi sekarang akhirnya kembali ke jalan yang benar …. Issh, dia benar-benar dramatis, pandai sekali berakting!"Vanessa yang berdiri di samping, sedang minum teh dengan kepala tertunduk, dia sengaja tidak melihat ke arah layar untuk bebera

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 754

    Sambil menatap Dylan yang duduk di antara penonton, Clara berkata, "Saat ini, aku ingin sekali mengatakan banyak hal, walaupun mungkin kau merasa ini nggak perlu, tapi yang paling ingin kukatakan adalah terima kasih. Terima kasih atas semua dukungan dan pengertian yang kau berikan selama ini. Terima kasih karena apa pun masalahnya, kau selalu mengutamakanku. Terima kasih karena kau tak pernah ragu dan selalu percaya padaku ...." Saat Clara berbicara, sorotan kamera di layar besar juga fokus pada sosok Dylan.Dylan yang berada di antara penonton terlihat bertepuk tangan untuk Clara dengan ekspresi penuh kegembiraan. Dylan benar-benar sangat bahagia untuk Clara dan merasa bangga dengan pencapaiannya saat ini.Penonton pun seketika bertepuk tangan dengan antusias.Acara penyerahan penghargaan di dalam aula tetap berlanjut, tetapi di luar sana, Keluarga Sanjaya dan Gori pada awalnya tidak terlalu memahami seberapa penting penghargaan yang diterima Clara.Namun, setelah berita tentang Clar

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 753

    Prof Nian tentu saja hadir untuk membantu memperkenalkan Clara dan Dylan kepada jaringan relasinya.Meskipun teman-teman Prof Nian tidak akan mengabaikan Clara dan Dylan walaupun dia tidak datang secara langsung, namun kehadirannya tetap memberi kesan berbeda.Edward tahu Prof Nian juga hadir di sana, namun sengaja tidak menghampiri untuk menyapanya. Baru setelah kebetulan berpapasan dengan Prof Nian saat akan meninggalkan acara pada siang harinya, Edward menyapanya dengan sopan, "Prof Nian."Prof Nian mengangguk acuh tak acuh, lalu pergi bersama Clara dan Dylan.Sepanjang hari itu, Clara melakukan diskusi akademis yang mendalam dengan beberapa tokoh senior dalam industri ini dan juga menerima beberapa sesi wawancara. Bisa dikatakan, itu adalah hari yang padat dan produktif buatnya.Tak lama kemudian, tibalah saatnya acara malam penyerahan penghargaan.Di dalam aula, Clara dan Prof Nian duduk bersama, yang posisinya tidak jauh dari Edward, tetapi tidak ada interaksi sama sekali di anta

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status