Share

Pak Jagat! Cintai Aku!
Pak Jagat! Cintai Aku!
Author: Dandelion

Bab 1

Author: Dandelion
last update publish date: 2025-12-18 12:48:38

“Datang ke Hotel ini. Kalau kamu mau udahan dan kita selesaikan baik-baik. Aku akan menjelaskan semuanya dan mengembalikan uang kamu yang buat persiapan pernikahan kita.”

Satu pesan dari David membuat Sekar menghembuskan napas kasar. Sudah satu minggu sejak ia tahu pria itu selingkuh darinya. Ingatannya berputar kala minggu lalu ia yang sedang merayakan ulang tahun David di apartemen milik pria itu justru mendapat kejutan tak terduga.

Saat ia iseng membuka ponsel milik David, Sekar justru mendapati foto-foto mesra dan bahkan tak senonoh pria itu bersama seorang wanita yang tak ia kenal.

Saat ditanya tentang alasan menyelingkuhi dirinya, David justru memilih diam dan tak mau menjelaskan apa pun. Bahkan tak ada kata maaf yang keluar dari mulut pria itu

Kata putus Sekar ucapkan saat itu juga, tapi David menolak dengan alasan mereka akan menikah dalam beberapa bulan ke depan.

Masalahnya Sekar yang sudah terlanjur sakit hati tak lagi ingin melanjutkan hubungan. Wanita itu bahkan mengatakan akan membicarakan permasalahan ini pada kedua orang tua mereka. Tapi David tetap tak mau putus darinya.

Dan kini tidak ada hujan, tidak ada angin, pria itu tiba-tiba menghubungi dan mengajaknya bertemu.

Di satu sisi Sekar senang karena setelah ini ia akan benar-benar terbebas dari David, tapi di sisi lain ia heran kenapa mereka harus bertemu di hotel? Namun saat Sekar akan menanyakan hal itu, David kembali mengirimkan pesan padanya.

“Aku benar-benar ingin hubungan kita berakhir dengan baik-baik. Aku janji setelah ini aku nggak akan ganggu kamu lagi.”

Satu pesan itu mampu merubah rasa penasaran Sekar menjadi perasaan campur aduk yang emosional.

Mungkin David mengajaknya bertemu untuk yang terakhir kalinya, mereka akan menyelesaikan masalah ini dengan cara yang dewasa dan bijak. Bagaimana pun enam tahun bukan waktu yang sebentar, Sekar akan jadikan pertemuan ini sebagai penutup hubungan mereka.

Meski tak berakhir di pelaminan, setidaknya Sekar dan David tidak saling bermusuhan.

Setelah lemburannya selesai, Sekar buru-buru kembali ke apartemennya untuk membersihkan diri sebelum menemui David di hotel. Menatap pantulan dirinya di cermin, Sekar berulang kali mengucapkan kata-kata positif pada dirinya sendiri.

“Sekar, semuanya akan baik-baik saja. Setelah ini lo akan memulai hidup baru tanpa harus membawa luka yang masih menganga. Setelah mendapat penjelasan dari dia, hati lo nggak akan lagi menerka-nerka alasan dia selingkuh dan tentu saja uang lo juga bakal kembali.

Sesampainya Sekar di Hotel Glamour, perempuan itu mendapati lobby hotel yang ramai. Mungkin baru ada suatu acara yang diselenggarakan di sana.

Wanita itu kemudian duduk di salah satu sofa panjang yang tersedia disana, tangannya meraih ponsel dan mengetikkan jawaban ke David.

“Aku sudah ada di lobby hotel.” 

“Okay, tunggu sebentar.”

Meski bingung dengan maksud ‘tunggu sebentar’ yang David kirimkan, tapi Sekar lebih memilih mengabaikan itu karena tak berselang lama pesan lanjutan dari pria itu kembali muncul di ponselnya. “Kamu masuk aja ke kamar yang aku pesan, aku udah di sini.”

Tanpa membalas pesan itu, Sekar langsung berjalan menuju lift untuk naik ke lantai kamar yang dimaksud David. Sesampainya di lantai yang dituju, Sekar mendapati lorong hotel yang begitu sepi. Berjalan perlahan matanya sesekali melirik ke nomor kamar yang terpajang takut-takut melewatkan kamar yang ia tuju.

Awalnya Sekar merasa tidak ada yang aneh, sampai ia mendengar suara langkah kaki di belakangnya yang terus mengikuti dan yang lebih mengherankan lagi ia juga mendengar suara seperti jepretan kamera membuat perasaannya semakin tidak enak.

Ingin menoleh dan memastikan siapa pemiliknya, tapi rasa takut menghalangi.

Ia tak lagi memperhatikan nomor kamar, karena yakin sudah ingat dengan benar. Satu hal yang menjadi fokusnya adalah cepat-cepat bisa sampai ke sana dan terlepas dari orang yang sedang mengikutinya.

Sekar bernapas lega karena akhirnya ia masuk ke dalam kamar itu dan tak lagi diikuti. Setelahnya ia memilih duduk dan menunggu David yang sepertinya sedang berada di kamar mandi terbukti dengan suara air yang terdengar jelas di telinganya.

Merasa bosan karena David yang terlalu lama di kamar mandi, Sekar akhirnya memilih untuk memainkan ponselnya. Berniat untuk menghibur diri dengan membuka sosial media, namun yang ia dapati membuat hatinya membeku.

Fotonya yang baru masuk kamar hotel.

“Kasian David diselingkuhin. Sekar, kenapa lo jadi nakal gitu sih?” Dan berbagai komentar beruntun dari teman-temannya yang menghujatnya.

Belum sempat Sekar bisa mencerna apa yang sedang terjadi, ia justru kembali dikejutkan dengan suara seorang pria yang asing di telinganya.

"Kamu siapa? Sedang apa di kamar saya?"

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Comments (3)
goodnovel comment avatar
peach
berantemin gua sama david cepet
goodnovel comment avatar
Harucchi
Kamu dijebak sekaarr!! omg!!
goodnovel comment avatar
Jw Hasya
Pria kek David, hukumnya halalan toyyiban di sentil ginjalnya
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 157

    Suara panggilan yang bergitu keras itu sangat mengagetkan istrinya dan Rachel, bahkan seluruh penghuni rumah ini karena asisten rumah tangga yang ada di rumahnya sampai ikut menghampiri ke ruang tamu."Papa apa-apaan sih?" Suara istrinya terdengar lebih dulu, wajahnya menyiratkan keheranan yang begitu ketara. Sedangkan Rachel masih terdiam. Ia yakin anak perempuan itu begitu terkejut karena ia memang tak pernah sekalipun membentak atau bersuar keras kepada Rachel."Apa kamu tahu, Ma kalau anak kesayangan kita ini punya otak kriminal?" Tanya Pak Januar dengan penuh kemarahan. Namun pertanyaan itu jelas terdengar seperti tuduhan bagi istrinya."Papa sadar dengan apa yang Papa ucapkan itu? Rachel itu anak kita, Pa. Tega sekali Papa menuduh anak kita seperti itu."Rachel yang sedari tadi terdiam mencoba membuka mulutnya, namun Pak Januar lebih dulu bergerak membuka ponselnya dan memutar rekaman suara yang ia dapatkan dari orang suruhannya."Kalau Jagat nggak bisa jad

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 156

    "Kamu sedang apa? Tolong kamu kirimi nomor rekening yang kamu pakai di Singapura, saya mau transfer buat makan siang kamu." Satu pesan dari Jagat siang ini membuat Sekar tersenyum tak jelas. Setelah pertemuan mereka di Bogor minggu lalu, ia memang telah membuka blokir untuk Jagat. Ia akhirnya luluh juga setelah malam itu Jagat terus membujuknya agar ia mau membuka komunikasi lagi dengan pria itu. Jagat menjelaskan segala yang terjadi setelah kandasnya hubungan mereka setengah tahun lalu. Bagaimana pria itu hanya fokus pada pekerjaannya dan mencari banyak investor untuk mau menanamkan modal pada perusahaannya. Setelah stabil, Jagat cepat-cepat mengundurkan diri dari AYT Tech. Pria itu juga bercerita tentang Bu Dian yang telah berubah sejak Jagat resmi mengundurkan diri dari AYT Tech. Sang Mama tak lagi memaksanya untuk mau menerima perjodohan dengan Rachel dan menikahi wanita itu. Akhirnya Sekar pun menceritakan bahwa Bu Dian juga menghubungi Mamanya untuk meminta maaf tentang ancam

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 155

    Devan berlutut di hadapan Sisil dengan cincin berlian yang begitu indah setelah wanita pujaannya itu menerima buket bunga darinya. "Maaf karena udah bikin kamu kesal, maaf karena udah bohongi kamu. Semua aku lakukan biar semua rencana ini berhasil. I really love you, Sil. You're the only one for me now and forever. Will you marry me?"Sisil masih berdiri di depan Devan, matanya berkaca-kaca tak menyangka bahwa kekasihnya ini sedang melamarnya. Karena sejujurnya dari awal memiliki hubungan dengan Devan, ia tak terlalu berharap untuk bisa berlanjut sampai ke jenjang serius meskipun pria itu berulang kali selalu mengatakan ingin menikahinya. Makanya setiap orang yang bertanya tentang hubungannya akan selalu ia jawab "Doakan saja."Sisil tak mau sesumbar mengatakan bahwa ia akan dinikahi oleh seorang Devan, terlebih dengan track record pria itu yang sebelum dengannya selalu mudah berganti pasangan. Kata kedua orang tua dan kakak Devan, ia adalah wanita pertama dengan durasi terlama yang d

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 154

    Satu minggu telah berlalu sejak curhatan Sisil pada Sekar malam itu dan kini mereka sudah berada di puncak Bogor untuk merealisasikan liburan yang tadinya direncakan oleh Sisil dan Devan."Sumpah gue masih sebel banget sama Devan. Rasa keselnya masih ada sampai sekarang. Gue udah mencoba pengertian tapi ternyata gue nggak bisa. Nggak ikhlas banget karena ini rencana udah dari berbulan-bulan lalu." Ucap Sisil dengan wajah yang bersungut-sungut."Gue paham kok perasaan lo, Sil. Tapi coba deh ambil sisi positifnya - kesempatan kita bisa ngumpul kek gini." Sebenarnya dalam hati Sekar tertawa terlebih saat melihat ekspresi di wajah Sisil. Namun tetap ia harus bersikap biasa saja agar semua yang Devan rencanakan berhasil.Ah... tapi ada hal yang sampai saat ini masih membuat Sekar kesal, bukan pada Sisil atau Devan, melainkan pada Jagat karena sepertinya pria itu berbohong padanya.Ia masih ingat betul saat pertemuan mereka, Jagat bilang Devan meminta tolong untuk menyampaikan padanya tenta

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 153

    Sekar duduk di sofa panjang tepat di samping Mamanya. Televisi di depannya masih menyala karena setelah beberapa saat sang Mama masih fokus menonton acara yang sedang ditayangkan dan ia lebih memilih diam menunggu Mamanya berbicara terlebih dahulu."Mama tahu kamu pulang dengan Jagat dan malam ini bukan untuk yang pertama kalinya. Benar kan?"Sekar tercekat. Selama ini ia berusaha menutupi pertemuannya dengan mantan kekasihnya itu dari sang Mama, namun ternyata Mamanya malah sudah tahu.Meski Mamanya tak pernah bertanya atau berusaha ingin tahu tentang kehidupan pribadinya, namun ia tetap merasa telah mengkhianati sang Mama karena menyembunyikan pertemuannya dengan Jagat.Bukan tanpa alasan ia merasa seperti itu. Semua karena ia teringat bagaimana Bu Dian pernah mengancamnya dan mengancam sang Mama demi bisa memisahkan dirinya dengan Jagat. Dan kini dengan bertemunya ia dan Jagat kembali seolah membuka ingatan dan luka yang terjadi saat itu."Ma, Sekar bisa jelasin. Ini nggak seperti

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 152

    Sekar tak menjawab jalimat yang beberapa saat lalu keluar dari mulut Jagat. Meski sedari tadi ia berharap pria itu mengajaknya jalan, nyatanya kalimat rindu dari Jagat tetap terasa menyakitkan untuknya karena ia kenyataan tentang hubungan mereka yang tidak direstui oleh Bu Dian kembali berputar di pikirannya.Ia masih ingat dengan jelas bagaimana Bu Dian mengancamnya untuk mengakhiri hubungannya dengan Jagat. Ia juga masih ingat saat Arjuna memberitahunya bahwa Mamanya juga diancam oleh Bu Dian.Rasanya sulit untuk ia dan Jagat kembali bersama jika tak ada restu dari ibu pria itu. Ia juga tak mungkin rela membuat keluarganya terluka atau celaka hanya karena keegoisan cintanya untuk Jagat."Saya pamit pulang, Pak. Terima kasih atas minumannya." Setelah beberapa saat hanya berdiri diam di tempatnya, akhirnya Sekar memilih berpamitan tanpa menanggapi ucapan Jagat."Saya antar." Ucap Jagat begitu saja.Sekar akhirnya menoleh untuk mengatakan bahwa ia bisa pulang sendiri, tapi ucapannya te

  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 72

    "Kamu mau tahu siapa dia?"Mendengar pertanyaan itu, jantung Sekar berdegup kencang. Ia penasaran, tapi juga ada rasa takut yang menyelimuti hatinya. Tapi bukankah lebih baik ia tahu sekarang dari mulut Jagat sendiri? Daripada tahu nanti saat harapan di hatinya sudah terlanjur besar."Kalau memang

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 71

    Sepanjang perjalanan mereka ke supermarket, Sekar lebih banyak diam. Pembicaraan antara Jagat dan Devan yang tadi ia dengar seakan tak mau menghilang dari ingatannya. Ia kini tahu bahwa Rachel adalah wanita dari masa lalu Jagat dan Ibu pria itu juga sepertinya merestui mereka sampai menyempatkan ma

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 65

    Sekar tak lagi menjawab. Ia membiarkan Jagat terus memeluknya sepanjang ia mencuci piring. Kepala pria itu bahkan kini ditumpukan di salah satu bahunya. Terbesit tanya dalam hatinya, apa yang sebenarnya terjadi dengan Jagat?Namun saat ia membuka mulut untuk memulai pembicaraan, Jagat terlebih dahu

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • Pak Jagat! Cintai Aku!   Bab 15

    Sekar masih penasaran dengan apa yang akan dikatakan oleh Sisil tentang Jagat, tapi ia harus menunggu sampai malam hari nanti karena temannya itu ada pekerjaan di luar perusahaan atau pekerjaan lapangan hari ini."Tunggu nanti aja. Takutnya lo shock dan pingsan di perusahaan kalau gue kasih tahu se

    last updateLast Updated : 2026-03-18
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status