Share

Bab 606

Author: Ratih Larasati
Hanya karena Jeffry suka makan, meski sudah lembur Shelly tetap bisa bangun pagi-pagi untuk membuatkan sarapan.

Sekarang ada yang membantu, Shelly tidak sesibuk itu.

"Kamu ngomong apa ke dia?" Jeffry meletakkan sarapannya, tiba-tiba saja tidak selera makan.

Bibi Sari, "Aku bilang supaya dia baik-baik sama kamu, kalau nenek dan kakek tahu Jery adalah darah daging Keluarga Anderson pasti senang sekali. Dia nggak merespons."

Jeffry mengambil tisu menyeka mulut, terdiam sejenak lalu berdiri dan naik
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Syifa taulan
Kok cerita nya muter2 situ aja, lagi nunggu part saryna dan herman
goodnovel comment avatar
Syifa taulan
Kapan sih habis nya, thor percepat kan shelly dan jefry damai
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 774

    Setelah Jeffry mengutarakan semua kata-kata itu kepadanya, Shelly merasa seperti terlempar ke dalam gelembung mimpi yang fana.Masa depan yang begitu indah dan cerah justru membuatnya merasa segalanya tidak nyata.Sama seperti saat pertama kali menikah dengan Jeffry dulu, dia butuh waktu sangat lama untuk benar-benar percaya bahwa dirinya bisa menikah dengan pria yang sudah lama dipendam di dalam hati.Saat itu dia merasa menjadi pengecualian yang paling diberkati Tuhan di antara jutaan manusia di dunia.Namun, 2 tahun pernikahan tanpa cinta itu memaksanya kembali berpijak pada kenyataan.Kali ini, hal yang sama terulang lagi. Dia tersandung dan jatuh untuk kedua kalinya pada pria yang sama.Menggantungkan harapan, lalu melihat harapan itu hancur berkeping-keping."Aku sudah memikirkannya baik-baik. Aku mau membatalkan perjanjian ini secepat mungkin dan pergi dari Tavira."Shelly mengucapkannya kata demi kata dengan nada suara yang mantap.Saryna menarik napas dingin di ujung telepon,

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 773

    Bicara jujur? Jeffry menyembunyikan sesuatu darinya.Tangan Shelly yang hendak mengetuk pintu membeku di udara. Perkataan Johan terngiang kembali di kepalanya."Bagus! Kalau kamu nggak mau dengar omonganku dan semuanya berantakan, kamu yang harus tanggung jawab!"Melly yang melihat Jeffry bersikeras pada keputusannya langsung keluar kamar dengan emosi meluap-luap.Pintu terbuka seketika. Tatapannya beradu dengan Shelly. Ekspresi marahnya perlahan berubah menjadi terkejut, sebelum keningnya berkerut rapat."Siapa yang izinkan kamu nguping pembicaraan kami?"Perlahan Shelly menurunkan tangannya. Pandangannya melewati Melly, langsung tertuju pada pria yang duduk di balik meja kerja di dalam ruangan.Mata Jeffry yang gelap menatap ke arahnya, dan sekilas melintas kilatan aneh di dasar matanya.Shelly menangkap kilatan itu dengan sangat tajam. Seketika hatinya jatuh ke dasar jurang, dingin membeku.Melihat raut wajah Shelly yang tidak beres, Melly merasa agak gelisah. Dia memilih langsung p

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 772

    Sebagai orang yang sudah pernah melewatinya, Nenek Mina paham betul betapa menguras tenaga dan pikiran dalam mengurus anak kecil.Shelly yang ditanya bertubi-tubi itu tertegun, pikirannya justru dipenuhi bayangan Jeffry.Jeffry yang rela bangun tengah malam menemani Jery. Jeffry yang selalu menyuruhnya makan duluan setiap kali Jery rewel di meja makan, sementara dia sendiri menggendong si kecil dan berusaha menenangkannya.Tanpa terasa, momen-momen Jeffry bersama Jery sudah terlalu banyak untuk dihitung."Lumayan baik." Kakek Yanto memberi isyarat agar Shelly mengulurkan tangan satunya lagi. "Kondisi dasar tubuh Shelly cukup bagus, tapi nadi jantungnya agak lemah. Ada yang sedang dipikirkan?"Kekhawatiran terbesar Shelly adalah soal asal-usul Jery.Sejak pertama kali mengandungnya, kekhawatiran itu tak pernah benar-benar berhenti.Shelly mengatupkan bibirnya sejenak."Apakah soal Keluarga Gunawan?"Nenek Mina, dari sudut yang tak terlihat Shelly, diam-diam menendang ringan kaki sang su

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 771

    "Hais."Nenek Mina menghela napas panjang. "Kalau mau menikah, silakan. Tapi, apa boleh jangan menikah terlalu jauh? Nanti coba kamu cari tahu, tanya apakah pacarnya berasal dari Kota Sentara?"Bagaimana latar belakang pria itu? Kalau kondisinya kurang mampu, apa bisa tinggal bersama Keluarga Anderson saja?Dia tidak rela Joycelin menikah sejauh itu."Kalau ada kesempatan, saya bantu Anda tanyakan," sahut Shelly. Tadi dia sempat berpikir sejenak, di kantor cabang Dominion rasanya tidak ada pria yang benar-benar menonjol.Selera Joycelin seharusnya tidak buruk, mungkinkah dia bertemu sosok mapan dari perusahaan lain saat jamuan bisnis?"Orang-orang bilang pria dari wilayah selatan tampan dan rupawan, sementara pria dari bagian utara lebih kasar. Aku cuma takut Joycelin dibutakan oleh pria rupawan, bagaimana kalau dia ditipu ...."Memang benar bahwa punya anak perempuan selalu serbasalah seperti ini, selalu cemas anaknya salah memilih orang saat menikah.Dulu saat Shelly memutuskan berta

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 770

    Namun, gerakannya begitu terampil seolah memang sudah seharusnya begitu.Dia melangkah dengan kaki panjangnya, menggendong Jery masuk ke dalam vila.Shelly ditahan oleh Kakek Yanto dan Nenek Mina untuk mengobrol. Mereka menanyakan apakah segalanya berjalan lancar setelah dia pindah ke Kota Sentara. Pembicaraan akhirnya menyinggung soal Keluarga Gunawan. Nada Nenek Mina pun terdengar penuh belas kasih."Nak, percayalah bahwa semua ini sudah diatur dengan cara terbaik. Kehidupan di panti asuhan memang berat dan perjalananmu sampai di sini juga nggak mudah. Tapi kalau kamu tumbuh besar bersama mereka sejak kecil, hidupmu justru akan jauh lebih susah."Kebaikan hati dan kejujuran Shelly adalah sesuatu yang sudah tertanam dalam dirinya sejak lahir. Kalau dia tumbuh di tengah Keluarga Gunawan, benturan nilai-nilai hidup yang bertolak belakang hanya akan membuatnya habis didera cercaan dan luka di tangan pasangan suami istri itu."Aku memang pernah punya keinginan untuk mencari keluarga kandu

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 769

    "Baik." Bibi Sari mengeluarkan ponselnya dan menyampaikan pesan dari Nenek Mina kepada Jeffry, kata per kata, tanpa ada yang diubah.Semua anggota Keluarga Anderson tahu betul watak Nenek Mina. Apa yang diucapkannya pasti dilakukannya.Makanya Jeffry bersikeras meminta Shelly untuk datang.Dia tahu bahwa hak asuh Jery belum sepenuhnya selesai diputuskan. Hubungannya dengan Shelly baru saja mencair sedikit dan Shelly belum siap untuk jujur sepenuhnya.Jery terlalu penting bagi Shelly.Bahkan lebih penting dari sebelum dia tahu asal-usul dirinya sendiri.Sebab, Jery adalah satu-satunya keluarga kandung yang benar-benar dimiliki Shelly di dunia ini.Sepanjang perjalanan, Shelly terus diam. Keheningan di dalam mobil terasa begitu berat hingga dada Jeffry serasa tersumbat.Sesampainya di depan rumah Keluarga Anderson, Shelly menarik napas panjang. Seperti seorang prajurit yang bergerak menuju medan perang dan sudah siap mati, dia melepas sabuk pengaman dan turun dari mobil."Tunggu dulu."J

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 8

    Di dalam aula.Ke mana pun Jeffry pergi, selalu ada orang-orang yang mengerumuninya.Dia sedang berbincang dengan beberapa senior di dunia bisnis, sementara orang lain terus datang silih berganti untuk menyapanya.“Kak Jeffry.”Elora berjalan mendekat, lalu dengan manis menggandeng lengannya.Lengan

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 7

    Langkah Shelly tiba-tiba terhenti. Napasnya tertahan, wajahnya perlahan menjadi serius.“Ada apa?” Maxwell bingung. “Bukannya kamu yang minta Pak Jeffry memindahkanmu kembali?”Shelly menggeleng.“Bukan. Aku datang untuk mengundurkan diri.”Maxwell langsung menarik napas tajam.“Mengundurkan diri? K

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 6

    Joycelin memang mengiyakan dengan mulutnya, tapi begitu Melly pergi, dia langsung memonyongkan bibir ke arah punggung wanita itu....Elora menarik Jeffry untuk duduk di kursi makan. Pemandangan mereka duduk berdampingan terus terbayang di benak Shelly.Seharusnya dia tidak melihat adegan itu.Dalam

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 5

    Shelly tanpa sadar menarik jaket tebalnya sedikit ke depan, menutupi perutnya yang masih rata.“Aku masuk kerja. Mungkin karena umurku sudah bertambah, tahun ini aku jadi lebih gampang kedinginan.”Dia berjalan mendekat lalu duduk, sengaja mengalihkan topik.“Perlu pakai laptopku? Kalau iya, aku amb

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status