Share

19. Hamil

last update Date de publication: 2025-10-27 23:30:45

"Apa?! ... Ha-hamil?!"

Tubuh Firman terasa lemas setelah mendengarkan keterangan dari dokter. Hampir saja ia limbung ke belakang jika tidak ditahan oleh istrinya. Ia pikir, sang anak hanya merasa depresi karena masalahnya. Tapi malah terjadi sesuatu yang benar-benar tidak diduga.

"Benar, Pak. Dan usia kandungannya sudah 8 Minggu," sahut dokter dengan senyuman hangat.

Jenna tersenyum senang setelah mendengarkan penuturan dokter tentang keadaan dirinya. Ia mengan
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    68. Jebakan

    Andira merasakan tubuhnya diangkat sosok yang membekap mulutnya. Kepala Andira bahkan ditutup menggunakan kain hitam, tangan diikat, dan mulut dilakban. Ia menyadari bahwa dirinya pasti diculik. Dan gudang tadi, adalah tempat untuk menjebak dirinya. Sosok yang menggendong tubuhnya itu menurunkannya. Ia bisa merasakan bahwa dirinya berada di dalam mobil. Dalam keadaan terbelenggu, Andira hanya bersikap pasrah walau hati diserang rasa takut. Cukup lama Andira berada di dalam mobil. Bahkan tak ada suara sepatah katapun yang berinteraksi dengannya. Dari pendengaran, terasa mobil telah berhenti. Kemudian, kain hitam yang menutup kepalanya dibuka.Ia terkejut melihat seorang pria yang berada di hadapannya kini. Dengan perlahan, lakban yang menutup bibir Andira, dilepas. Tak lupa belenggu ditangan jua. Kemudian, pria itu tersenyum kepadanya."Demian?!" gumam Andira.Ya. Pria itu adalah Demian. Dia membawa Andira dengan cara yang ekstrim. Seketika, Andira bingung dengan semuanya."Ya. Ini a

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    67. Permintaan Tolong

    Andira 3 hari berada di Korea Selatan bersama anak-anaknya. Ia kini telah pulang ke Indonesia. Saat ia baru saja turun dari pesawat sebuah telepon masuk menghubungi dirinya. Dan itu dari calon mantan suaminya--- yang lebih tepatnya ayah anak-anaknya. Andira merasa heran mengapa Arsa menghubunginyaApakah pria itu mengetahui dirinya yang pergi ke Korea menjumpai anak-anak mereka? Atau ada hal penting yang akan mereka bicarakan? Jika misalkan Mereka ingin membicarakan mengenai perceraian, Andira berharap bahwa perceraiannya tidak dipersulit lagi oleh pria itu.Di Korea Selatan, ia berkomunikasi dengan Cindy bahwa gugatan perdata mengenai perceraian mereka sedang diproses oleh pihak pengadilan. Yang nantinya, ia akan menjalani sidang lagi. Karena sebelumnya sidangnya ditangguhkan. Arsa tidak mau menceraikan dirinya dengan alasan ingin rujuk. Sekarang Apapun alasannya, ia akan membuat pria itu tidak mampu untuk melawan dirinya lagi"Kenapa dia telepon aku?" gumam Andira memandang layar p

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    66. Rencana Arsa

    "brengsek!" ... Arsa membanting ponselnya hingga hancur berkeping-keping. Orang yang menipunya sampai saat ini belum ditemui di mana keberadaannya. Ia bahkan memarahi asistennya yang tidak becus mencari satu orang saja. "Tega dia menipuku! Di mana dia sekarang?" Arsa terlihat dendam dan marah. "Mas ... Kamu kenapa marah-marah sih?" Jenna yang mendengar suara gaduh, memilih masuk ke ruangan kerja Arsa sambil membawa secangkir teh hangat. "Siapa suruh kamu masuk ke dalam ruangan kerjaku?" bentak Arsa membuat Jenna berjingkat kaget. "Aku ke sini mau mengantarkan teh hangat buat Mas. Biasanya aku juga bebas kan masuk ke ruangan ini?" Arsa mendekati Jenna dana"Keluar. Aku tidak mau melihat wajah kamu!" "Tapi---" "Aku bilang keluar. Kamu dengar tidak?" Mata Arsa memerah karena emosi. "Baik." Jenn dengan wajah sedihnya menunduk dalam dan berjalan dengan lesu. Ia membuka pintu dan keluar dari ruangan kerja sang suami. Setelah berhasil keluar ruangan, ia mengintip wajah Arsa yang t

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    65. Bertemu

    Arsa masih memeriksa barang pesanannya. Kali ini ia membeli sabu dari penjual yang lain. Karena penjual yang sebelumnya kehabisan stok. Tetapi ia merasa aneh dengan aroma dan juga bentuk barang yang dikirimkan oleh orang baru tersebut kepadanya. Bentuk kristal putih yang ia pegang saat ini berbeda dari biasanya. Ia menggunakan sarung tangannya dan memeriksa setiap butiran itu menggunakan mikroskop. Dan ternyata benar. Bentuk kristal itu tidak rapi dan tidak sesuai dengan standar pada umumnya. Ia kemudian menimbang berat tiap kemasan yang ia pesan. Ia menghela napas berat sekaligus mengepalkan tangannya. Timbangan itu tidak sesuai dengan apa yang ditransaksikan. Arsa mengambil ponsel untuk menghubungi anteknya. "Joe ... kamu cari orang yang menjual sabu kepadaku!" "Memangnya kenapa pada masalah?" tanya Joe. "Timbangannya tidak sesuai dan juga bentuk serta warnanya tidak sesuai standar pada umumnya," jelas Arsa dengan geram. "Jadi kamu ditipu?" tanya Joe penasaran. "Di man

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    64. Terbang Ke Korea

    "Kamu yakin akan berangkat sendirian?" tanya Demian pada wanita disampingnya."Tentu saja aku sudah menantikan hari ini untuk bertemu dengan anak-anakku. Aku sudah sangat merindukan mereka," jawabnya.Hari ini adalah jadwal Andira akan berangkat ke Korea Selatan, untuk menemui kedua anaknya. Ia juga sudah memberikan kabar kepada Zeya dan Darrel akan kedatangannya. Mereka bahkan saling berjanji akan bertemu di suatu tempat. Tentunya secara sembunyi-sembunyi. Sebentar lagi Andira akan melakukan boarding pass dan ditemani oleh Demian beserta Cindy. Demian mengantarkan wanita itu sampai ke bandara dan untuk melepas keberangkatannya. Andira sebenarnya menolak. Tetapi Demian yang memaksa ingin ikut mengantarkan. Andira berangkat ke Korea, ingin bertemu dengan kedua anaknya. Rasa rindu yang dipendam oleh wanita itu, tidak bisa dibendung lagi. Ia tidak sabar untuk datang memeluk mereka. Zeya juga sangat antusias dan sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Andira. Tentu saja Andira merasa ba

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    63. Transaksi Barang Mahal

    "Mana pesanan saya yang kamu janjikan?" tanya Arsa kepada seorang pria berjaket jeans abu."Ini, Bos." Pria berjaket jeans abu itu menyerahkan koper besar kepada Arsa.Arsa membuka koper itu. Didalamnya berisi cairan kristal bening yang berharga setara dengan emas. Ia memeriksa bungkusan plastik sebesar batu bata itu. Setiap satu wadah plastik berbobot 1 kg. Arsa tersenyum-senang mendapatkan barang tersebut. Karena sesuai dengan apa yang ia inginkan. "Bagaimana, Bos?" Arsa mengacungkan jempol memuji. "Memuaskan. Kamu memang hebat."Arsa kemudian menyerahkan koper besar yang ia bawa kepada pria itu. "Ini uangnya." Pria itu tersenyum menyeringai ketika membuka koper berisi uang lembaran berwarna merah dari Arsa. Ia tersenyum senang. Sudah beberapa kali ia bertransaksi dengan Arsa. Dan Arsa adalah salah satu pelanggannya yang begitu menyenangkan. Ia tidak pernah kecewa dengan Arsa. Begitu pula sebaliknya Arsa juga tidak pernah kecewa padanya. "Terima kasih, Pak Arsa. Senang sekal

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    12. Memberikan Ultimatum

    "Bisa kamu jelaskan foto-foto kedekatan kamu dengan pria yang ada di foto ini?" Andira melemparkan beberapa lembar foto diatas meja makan. Jenna yang melihat beberapa lembar foto yang telah dilemparkan oleh Andira, melebarkan matanya dan semakin bergetar ketakutan. Ia benar-benar syok karena Andi

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    11. Datang Berkunjung

    "Merupakan suatu kehormatan bagi kami bahwa pengacara hebat ini datang ke rumah kami." Ibu kandung Jenna, menyuguhkan teh hangat untuk Andira. Andira memutuskan untuk datang ke rumah orang tua Jenna. Setelah mendapatkan pesan yang menantang dirinya. Ia ingin tahu apakah mereka tahu bahwa anaknya b

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    10. Sebuah Tantangan

    "Apa?! Jenna dipecat?" Cindy mengangguk. "Benar, Ibu."Andira terkejut mendapatkan kabar dari Cindy yang menelpon dirinya dan memberikan kabar diberhentikannya Jenna dari posisi sekretaris yang menemani suaminya. Ia pikir saat Arsa mengatakan akan memberhentikan sekretarisnya, hanya bermain-main s

  • Pembalasan Istri Yang Terluka    8. Sebuah Permintaan

    "Alangkah baiknya, jika Ibu merelakan suami Anda untuk saya." Duaarr ...Andira dan kedua anaknya terkejut dengan ucapan yang dilontarkan oleh Jenna barusan. Zeya bahkan sampai mengerutkan keningnya dengan dalam. Andira menyipitkan matanya, berharap bahwa wanita itu hanya bergurau."Apa maksudmu b

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status