Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1547 -  Warren Ikut Campur

Share

Bab 1547 -  Warren Ikut Campur

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-06-14 12:40:16
"Ryan, biarkan aku membantumu!"

Ryan tercengang saat mendengar suara yang dikenalnya ini.

Dia tidak menyangka Monica akan muncul saat ini, dan terlebih lagi menghalangi serangan ini.

"Ada apa denganmu? Minggirlah," kata Ryan. Kekhawatiran tersirat dalam suaranya.

Namun, Monica tidak berniat bergerak.

Sebaliknya, dia mengedipkan mata pada Ryan dan berkata, "Ryan, jangan khawatir. Aku tidak bisa menghentikan serangan ini, tetapi dengan berdiri di hadapanmu, aku akan memaksa ayahku untuk men
Rianoir

ini bab kedua siang ini. selamat berakhir pekan (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 89
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (6)
goodnovel comment avatar
Bubun Burhanudin
Bagaimana kelanjutannya dan apa yang akan dilakukan oleh ryan ok kita tunggu bab 1548 ya?
goodnovel comment avatar
Terry Gindi
hanya punya 2 bab sahaja....sentiasa menungu sahaja ..terlalu lmbat update ceira ,lagi pun bab terlalu sikit
goodnovel comment avatar
Nur Yanto
semakin menarik makasih bosku.... selalu membuat penasaran pembacanya ...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4114: Segel yang Lenyap

    "Demon Emperor, bisakah kau menghapus segel yang ditinggalkan orang tua itu?" tanya Ryan. Wajahnya menegang.Demon Emperor justru tertawa kecil. "Hal seremeh itu mana mungkin menyulitkanku? Aku sudah menghapusnya untukmu."Ryan mengembuskan napas lega. Ia tidak ingin perjalanan pentingnya di Wilayah Selatan terus diawasi.Setelah memastikan urusan segel selesai, perhatian Ryan kembali tertuju pada tunggangannya."Ngomong-ngomong, sebenarnya binatang apa Dark Ray ini? Kenapa kau sampai menyuruhku membawanya?"Nada Demon Emperor berubah serius. "Kalian semua salah menilainya. Asal-usul binatang ini jauh lebih luar biasa daripada yang kalian bayangkan.""Entah keberuntungan macam apa yang selalu mengikutimu, Nak. Bahkan aku harus mengakui bahwa dalam urusan seperti ini, aku kalah darimu.""Jangan membuatku semakin penasaran. Apa sebenarnya keistimewaannya?" desak Ryan."Dark Ray itu memang memiliki garis darah kuno, tetapi tidak sama dengan Sphinx," jelas Demon Emperor. "Garis darahnya

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4113: Tanda Pengawas

    "Senior tentu mengetahui alasan aku membunuh mereka," kata Ryan tanpa menundukkan kepala.Ia menatap pria tua yang menghalangi jalannya itu dengan tenang. "Mereka lebih dulu berniat membunuhku." "Kalau Wilayah Selatan masih memilih membela orang-orang seperti itu, bukankah seluruh Benua Valorisia akan menertawakannya?"Begitu kalimat terakhir terucap, wajah pria tua itu mengeras.Tekanan mengerikan meledak dari tubuhnya dan menghantam Ryan. Bagi pria tua tersebut, siapa pun yang berani menghina Wilayah Selatan harus bersiap menghadapi kematian.Ryan tersentak. Wajahnya langsung memucat, seolah sebuah gunung dijatuhkan tepat ke atas bahunya. Tulang-tulangnya berderak, sementara lututnya nyaris tertekuk meski ia sedang berada di punggung Dark Ray.'Kekuatan orang tua ini...'Ryan berusaha bertahan, tetapi tekanan itu jauh melampaui perkiraannya. Bahkan dengan kekuatannya sekarang, ia kesulitan menjaga tubuhnya tetap tegak.Tiba-tiba petir hitam menjalar di sepanjang tubuh Dark Ray. A

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4112: Kontrak Spiritual

    Sosok Ryan kembali terlihat dalam pandangan Barlow Steen yang mulai mengabur. Jenderal penjaga perbatasan itu sudah tidak memiliki keberanian untuk melawan. Dengan sisa tenaga yang masih bisa dikumpulkannya, ia mengangkat kepala dan memohon. "Tolong, jangan bunuh aku!" "Aku yang buta dan tidak mengenali orang hebat. Aku sudah menyinggungmu." "Asalkan kau mau mengampuni nyawaku, aku bersumpah atas Hati Dao bahwa aku tidak akan mengatakan apa pun tentang dirimu!"Suara Barlow bergetar. Darah masih menetes dari sudut bibirnya, sedangkan jemarinya mencengkeram tanah untuk menopang tubuh. Semua kesombongan yang tadi ditunjukkannya telah lenyap.Barlow kini yakin Ryan bukan Kultivator Ranah Creation tingkat enam biasa. Pemuda itu pasti seorang ahli yang sengaja menyembunyikan tingkat kultivasinya. Hanya penjelasan itulah yang menurutnya masuk akal setelah menyaksikan serangan jiwa gagal dan tiga bawahannya tewas

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4111: Kecepatan Kilatan Guntur

    Dua penjaga yang masih hidup segera menyusul serangan Barlow Steen. Setelah saling bertukar pandang, mereka melesat ke sisi kiri dan kanan Ryan, menutup jalur yang mungkin digunakannya untuk menghindar.Pedang panjang di tangan mereka terayun hampir bersamaan. Dua sinar pedang menyambar dari arah berlawanan, sementara kapak raksasa Barlow menghantam dari depan.Ketiganya telah bertarung bersama selama bertahun-tahun. Mereka tahu kapan harus bergerak dan bagaimana memaksa lawan masuk ke jangkauan serangan berikutnya.Kali ini, kapak Barlow menjadi serangan utama, sedangkan kedua pedang bertugas menghabisi siapa pun yang mencoba menghindar ke samping.Dalam sekejap, tiga serangan itu mengepung Ryan tanpa menyisakan jalan keluar yang terlihat. Jika ia mundur, kapak Barlow akan menyusul. Jika bergeser ke kiri atau kanan, sinar pedang kedua penjaga sudah menunggunya.Namun Ryan tidak panik. Tatapannya tetap tenang

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4110: Amukan Jenderal Barlow

    Formasi jiwa Barlow Steen dan anak buahnya kembali bergerak. Gelombang tak kasatmata berkumpul di udara, lalu menekan lurus ke arah kepala Ryan.Ryan memandang mereka dengan dingin. Ia sebenarnya bisa menghancurkan serangan itu menggunakan Pedang Jiwa, seperti yang dilakukannya saat melindungi Dark Ray. Namun kali ini, ia memilih tidak bergerak.Gelombang tersebut menghantam Jiwa Primordialnya. Ryan hanya merasakan tekanan ringan, tidak jauh berbeda dengan embusan angin yang menerpa batu karang. Kekuatan yang membuat para penjaga begitu percaya diri itu bahkan tidak cukup untuk menggoyahkan kesadarannya.'Hanya segini? Mereka bahkan belum pantas disebut kultivator jiwa.'Barlow dan keempat bawahannya justru tersenyum lebar. Mereka merasakan serangan itu mengenai sasaran dan yakin Ryan sedang menahan penderitaan luar biasa.Barlow akhirnya mengendurkan bahunya. Sejak Ryan membongkar formasi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4109: Kedok yang Terbongkar

    Serangan daya jiwa dari formasi Barlow Steen dan keempat bawahannya melesat menuju Dark Ray. Tidak ada cahaya ataupun suara yang menyertai serangan itu. Namun kekuatannya cukup untuk mengguncang jiwa Binatang Spiritual yang sedang berlari di lintasan.Dark Ray memang mutan kuno dengan garis darah luar biasa, tetapi usianya masih muda dan pengalaman bertarungnya terbatas. Jika serangan tersebut benar-benar mengenai jiwanya, gerakannya pasti terganggu. Bahkan bukan mustahil binatang itu langsung roboh sebelum mencapai garis akhir.Barlow dan para penjaga menatap Ryan dengan senyum mengejek. Mereka sudah membayangkan Dark Ray tersungkur, disusul perubahan wajah pemuda yang tadi begitu yakin akan menang.Namun sebelum serangan itu mencapai sasarannya, mata Ryan berkilat.Daya Jiwa Primordialnya bergerak dan membentuk Pedang Jiwa. Tanpa mengubah posisi duduknya, Ryan mengayunkan senjata tak kasatmata itu ke arah kekuatan yang dilepaskan formasi.Serangan para penjaga langsung terbela

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status