Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 211 - Negosiasi

Share

Bab 211 - Negosiasi

Author: Rianoir
last update publish date: 2024-11-05 12:26:38
Tanpa ragu, Ryan mengeluarkan sebutir pil dari sakunya dan melemparkannya. "Aku bisa memberimu 200 pil seperti ini."

Sammy Lein menangkap pil itu dengan gerakan cepat.

Ia telah mendengar dari Patrick tentang keampuhan pil penyembuh milik Ryan.

Namun begitu melihat pola di permukaan pil itu, pupilnya mengecil tak percaya.

Seperti yang diharapkan!

Efek pengobatan pil ini sungguh luar biasa!

Terlebih, pemuda ini jelas memiliki stok yang besar. Benda seperti ini terlalu berharga untuk dile
Rianoir

Terima Kasih Kak Rubei', Kak Zulkifli, Kak Andi, Kak tuntong, Kak Rama, dan Kak Dewi atas dukungan Gem-nya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Dengan ini, telah terkumpul 15 Gem, yang artinya ada 3 Bab bonus hari ini (⁠≧⁠▽⁠≦⁠) Akumulasi Gem Bab Bonus: 05-11-2024 (siang): 0 Gem (reset) Bab Bonus Gem Hari ini: 0/3 Bab Bab Reguler: 2/2 Bab (komplit) Selamat membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 46
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
ptri qs
Cerita yg sgt2 menarik.. Tahniah pada penulis.. Anda mmg trbaik
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3368: Tantangan Drew Shadowmist

    Tribun belum sempat mencerna apa yang baru saja terjadi ketika suara Tetua berbadan besar memecah keheningan. "Ryan Pendragon menang!" Satu dua kepala mulai menoleh. Lalu semua. Tavin Sanctum berlutut di atas bluestone dengan kedua tangan yang bukan lagi berbentuk tangan. Yang tersisa hanyalah kabut darah pekat dan remukan tulang yang hancur dari dalam, tanpa satu luka luar pun yang bisa dijadikan alasan untuk memprotes hasil ini. Tidak ada yang bicara. Tidak ada yang perlu bicara. Beberapa peserta yang belum bertanding menatap ke arah Tavin dengan ekspresi yang sama, bukan simpati, lebih ke perhitungan ulang soal lawan yang baru saja mereka lihat bertarung. Ryan berbalik dan menuruni arena. Langkahnya terukur. Tidak terburu-buru, tidak pula dibuat-buat lambat. Seperti seseorang yang baru selesai melipat kain setelah pekerjaan rumah beres. Tapi begitu tubuhnya melewati batas pandang tribun, rona di wajahnya turun tipis. 'Bahkan dengan menahan diri seperti ini, meridian yang

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3367: Gelar Kosong

    Tribun meledak.Keheningan yang tadi masih mengambang seketika digantikan oleh gelombang bisik-bisik dan teriakan yang saling tindih. Tidak ada yang memprediksi pertandingan ini akan terjadi di babak ini."Kenapa kau memilihku?" Tavin berdiri lima langkah dari Ryan, suaranya mengandung sesuatu di antara pertanyaan dan tuntutan."Apakah aku perlu alasan untuk memilihmu?" Ryan balik bertanya, santai.Tavin menghela napas pendek. "Kau tahu siapa kami? Dua keluarga di kawasan terpencil ini punya kedudukan istimewa yang tidak dimiliki siapa pun.""Keluarga Sanctum adalah keturunan para dewa. Apakah dengan memilihku, kau tidak merasa sedang meremehkan sesuatu yang tidak kau mengerti?"Ryan melirik Tavin dari ujung kepala sampai ujung kaki. Cara pandangnya singkat, sekilas, tapi cukup untuk membuat pemuda itu merasakan sesuatu berdiri di tengkuknya tanpa ia tahu alasannya."Keturunan para dewa?" Ryan mengula

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3366: Dua Belas Besar

    "Tuan Rodick, sudah berapa lama aku tidur?" Ryan bertanya sambil meregangkan lehernya pelan. "Ada kabar apa dari kompetisi?"Rodick Blazesky menggeser posisi duduknya, lalu melempar sebuah gulungan ke arah Ryan. "Hari kedua kompetisi hampir selesai." "Dua belas besar sudah ditentukan tadi siang. Lihat sendiri."Ia menunggu sejenak."Dengan kondisimu sekarang, apakah kau yakin bisa bertanding besok?"Ryan menangkap gulungan itu tanpa membukanya dulu. Bibirnya membentuk senyum tipis. "Tidak ada masalah, Tuan Rodick. Tidak perlu khawatir."Rodick tidak menjawab. Ia mengangguk sekali, berdiri, lalu meninggalkan kamar tanpa menambahkan sepatah kata pun.Ryan membuka gulungan itu.Matanya menelusuri daftar nama yang tertulis di sana, satu per satu. Dari dua belas nama yang tersisa, Keluarga Shadowmist menyisakan empat orang. Keluarga Sanctum juga empat. Trev Sanctum sudah tersi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3365: Ryan Pendragon Menang

    Ryan berjalan mendekatinya. Langkah demi langkah. Tidak cepat. Tidak perlu cepat. Dan dengan setiap langkah yang ia ambil, sesuatu dalam diri Yakou Zedd semakin hancur. Bukan tulang-tulangnya, tulang-tulangnya sudah habis. Yang retak sekarang adalah sesuatu di balik itu semua, napasnya yang mulai tidak beraturan, matanya yang tidak bisa memilih satu titik untuk dipandang, bibirnya yang bergerak tanpa menghasilkan suara apa pun. Tribun terdiam. Bahkan kepala-kepala keluarga yang sudah menyaksikan ratusan pertarungan sepanjang hidup mereka tidak berkedip. Yakou mengangkat wajahnya. Matanya memandang ke atas ke arah Ryan yang kini berdiri tepat di hadapannya. Matanya merah, tidak dari amarah, tapi dari seseorang yang sudah kehabisan segalanya dan masih dipaksa sadar untuk merasakannya. Tidak ada lagi kata-kata. Tidak ada rencana. Tidak ada kalkulasi. Dengan menggunakan setiap milimeter kekuatan yang tersisa, ia mendekatkan wajahnya ke tanah. Ke arah kaki Ryan. Tribun meledak

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3364: Kabur

    Hanya satu pikiran yang tersisa di kepala Yakou Zedd. Mundur. Mundur sekarang. Mundur sebelum terlambat. 'Selama aku menyerah, Tetua Agung pasti akan menyelamatkanku.' 'Setelah ini, aku akan meninggalkan Sekte Moon Flower selamanya.' 'Tidak akan pernah muncul di hadapan Ryan Pendragon lagi. Tidak pernah!' Tangannya bergerak secepat kilat. Mutiara Pelindung Laut Utara memancar dari telapaknya, melingkupi seluruh tubuhnya dalam kubah biru muda yang berkilauan. Ia menarik napas dalam-dalam, membuka mulutnya. "Aku meny..." BOOM! Cahaya emas meledak tepat di depan wajahnya. Kubah biru itu berguncang keras seperti lonceng yang dipukul palu raksasa. Retak-retak halus menjalar di permukaannya selama sepersekian detik sebelum perlahan menstabilkan diri. Yakou mundur setengah langkah, jantungnya hampir berhenti. 'Hampir.' Keringat mengalir deras di punggungnya. Tangannya mengepal di dalam kubah. Tapi kubah itu sudah stabil kembali. Mutiara Pelindung Laut Utara adalah artef

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3363: Kembali dari Neraka

    Ryan tidak menjawab. Ia hanya mengangguk pelan."Aku akan masuk ke dahimu dulu. Perlu istirahat."Sebelum Ryan sempat berkata apa pun, pria itu berubah menjadi sinar iblis yang meluncur dan masuk ke celah di antara kedua alisnya.Hening.Ryan berdiri sendirian di antara reruntuhan yang perlahan-lahan mulai ambruk dari dalam. Setiap tarikan napasnya terasa seperti menelan bara. Tulang-tulangnya berderak pelan saat ia menunduk dengan susah payah dan meraih kepala yang tergeletak di tanah.Kepala klon itu berat di tangannya.Tapi ia mengangkatnya.Ruang itu mulai runtuh sepenuhnya. Energi iblis yang tersisa menggulung dari segala penjuru, melingkupi tubuh Ryan yang penuh luka bak ombak yang menelan satu-satunya batu yang masih berdiri di tengah lautan.**Di arena, Yakou Zedd berdiri dengan senyum yang terus melebar.Senyum itu mengisi wajahnya hingga ke sudut-sudut yang biasan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1123 - Menyelinap

    Ryan memandang ke arah kediaman Travis Hayes sekali lagi. Ia harus melihat situasi dari dekat, mungkin bisa menemukan petunjuk tentang keberadaan gurunya atau kelemahan Travis Hayes.Ryan tidak ragu lagi. Dia meraih pagar balkon dan melompat turun dengan gerakan mulus. 

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1038 - Memberi Sedikit Pelajaran

    Peringatan Ryan terdengar tegas dan tidak terbantahkan. Di luar jangkauan penglihatan orang biasa, dia bisa merasakan beberapa aura kultivator berkeliaran di area lebih dalam. Meski tidak semua kultivator berniat jahat, Ryan tidak ingin mengambil risiko. Yura tertegun. Dia memandang ke arah pun

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1148 - Ryan Gagal?

    Ding!Travis Hayes menarik kembali pandangannya dan menatap kuali di depannya sendiri. Suara renyah itu menandakan bahwa proses pemurnian pilnya telah selesai.Cahaya berkedip-kedip dari dalam kuali, dan aroma obat yang harum meluap keluar darinya, menyebar ke seluruh arena.Pil telah terbentuk!T

    last updateLast Updated : 2026-03-24
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1131 - Membuat 49 Jenis Pil Sekaligus

    "Api abadi di tubuhmu dapat menyatu dengan segalanya dan tidak akan pernah padam. Tidak hanya dapat digunakan dalam pertempuran, tetapi juga dapat digunakan dalam alkimia!" Lin Qingxun berkata dengan semangat yang jarang terlihat pada sosoknya yang biasanya tenang.Ryan menatap tangannya

    last updateLast Updated : 2026-03-24
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status