/ Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 2317 - Informasi

공유

Bab 2317 - Informasi

작가: Rianoir
last update 게시일: 2025-11-02 13:31:36

"Tergantung dari sekte atau keluarga mana murid-murid itu berasal," pemuda itu menjelaskan dengan sabar sambil tersenyum, "Meskipun ada lebih dari seratus sekte di wilayah ini, kebanyakan dari mereka adalah sekte tingkat rendah yang biasa saja."

"Hanya Sekte Golden Sword, Void Temple, Soaring Crane Palace, dan Sekte Purple Forest yang merupakan sekte tingkat menengah yang benar-benar kuat!"

"Meskipun begitu," lanjutnya dengan serius, "meskipun ada lebih dari sembilan puluh sekte tingkat rendah,
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (1)
goodnovel comment avatar
Yudi Effendi
alur ceritanya..semakin..tidak menarik..terlalu banyak penjelasan2 yg tdk perlu.
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3493: Semut

    Henry memutar pikiran. Apakah orang tua gadis ini menyembunyikan sesuatu selama ini? Apakah ada seorang anak laki-laki yang lahir diam-diam tanpa sepengetahuannya?Tidak ada penjelasan lain yang masuk akal. Seorang gadis dalam kondisi seperti ini, setengah alam, setengah manusia, dibelenggu tanpa bisa bergerak, masih memanggil nama seseorang dengan nada seperti itu. Itu bukan panggilan biasa. Itu panggilan seseorang yang masih punya alasan untuk bertahan.Henry Celestedragon segera berbalik."Sebelum memindahkannya," ucapnya kepada pelayan tua yang masih berdiri di belakangnya, "cari tahu dulu segala sesuatu tentang dataran bawah tempatnya berasal. Semua orang yang pernah berhubungan dengannya. Semua yang bisa kamu temukan.""Siap, Tuan."Pelayan tua itu mengangguk dan langkahnya menghilang ke dalam kegelapan koridor.Hanya Henry Celestedragon yang tersisa, dan Luna Celestedragon yang masih terbungkus bayangan naga yang tidak berhenti berputar.**Di area formasi teleportasi Sekte

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3492: Zona Terlarang Tulang Naga

    "Tuan, apakah tempat ini benar-benar tidak mampu menahannya?"Pelayan tua itu menatap Luna Celestedragon yang masih terbungkus bayangan naga dengan mata tak percaya. Rantai-rantai batu kuno yang melingkupinya sudah aktif sejak sebulan lalu, namun bayangan itu tidak melemah sedikit pun. Justru semakin pekat dari hari ke hari.Henry Celestedragon menatap gadis itu beberapa saat sebelum menjawab."Aku meremehkan garis darahnya." Suaranya datar. "Waktu itu aku ceroboh, aku membiarkan mereka membawanya ke Langit Biru begitu saja.""Kalau sejak awal aku tahu kekuatannya akan sampai di titik ini, sudah lama kukirim orang ke sana untuk membereskannya.""Tapi sekarang..."Henry Celestedragon tidak melanjutkan kalimatnya. Tidak perlu."Membunuhnya sekarang sudah sangat sulit." Dia berbalik perlahan dari Luna. "Satu-satunya pilihan yang tersisa adalah mengekangnya selamanya.""Aku baru bisa benar-benar

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3491: Luna Celestedragon

    Ryan mengalihkan pandangan ke bawah, ke apa yang tersisa dari Korvan. Di tengah gundukan daging dan tulang yang sudah tidak berbentuk, ada satu benda aneh.Tulang rusuk seukuran jari, mulus dan tidak tergores, seolah pertarungan tadi tidak menyentuhnya sama sekali.Ryan mengerutkan dahi. Seluruh tubuh Korvan hancur, tapi ini tetap utuh?Ia memungutnya dan menyimpan ke dalam sakunya. Belum waktunya menganalisis. Yang terpenting sekarang adalah keluar.Selvia masih berdiri di antara pepohonan gelap ketika langkah kaki Ryan mendekat.Saat melihat sosoknya muncul dari kegelapan, hidup, utuh, dengan Pedang Iblis Darah tersarung di punggung, sesuatu di dalam dadanya runtuh begitu saja. Semua yang ia tahan sejak masuk ke alam rahasia ini lepas dalam satu tarikan napas.Ia tidak berkata apa-apa. Hanya melangkah maju, kemudian berlari, dan memeluk Ryan erat-erat dengan kedua tangannya. Bah

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3490: Sembilan Langit

    Tidak ada waktu untuk bereaksi. Seratus Langkah Mengejar Petir bukan teknik yang memberi lawan kesempatan. Dalam hitungan sepersekian detik, Ryan sudah berada di belakang Korvan, dan Pedang Iblis Darah melesat bersih membelah lengan yang mencengkeram Selvia tepat dari pangkal bahu. BRAK! Darah menyembur ke udara. Selvia jatuh, namun sebelum tubuhnya sempat menyentuh tanah, Ryan sudah berada di sisinya. Satu tangan menangkapnya, satu tangan lain menggenggam Pedang Iblis Darah yang masih basah. "Pakai Zirah Sisik Surgawi dan menjauh." Suaranya datar. Singkat. Selvia tidak bertanya. Cahaya perak langsung membungkus tubuhnya saat ia mundur ke balik pepohonan. Kilatan merah darah melesat pergi. Korvan melarikan diri ke dalam hutan. Ryan mengangkat kepala. 'Masih mau kabur?' Ia melesat. Dalam hitungan napas, jarak yang mestinya butuh waktu lama sudah terpangkas habis. Ryan muncul tepat di depan Korvan, memblokir jalur pelariannya, dan melepaskan sinar pedang keemasan yang

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3489: Masih Hidup

    Suara itu terdengar seperti orang yang menahan tangis terlalu lama. Selvia Windson berlari dari arah yang berlawanan, rambutnya berantakan, jubahnya masih berbekas dari kondisi ketika Ryan menemukannya di dalam sangkar tadi. Dia sudah menunggu di tempat persembunyian yang Ryan siapkan. Tapi terlalu lama tanpa kabar. Ledakan-ledakan itu terasa bahkan menembus formasi pelindung yang Ryan pasang dengan susah payah, sampai batu tempatnya bersandar bergetar berulang kali. Selvia tidak bisa lagi diam. Dia tidak tahu situasinya secara jelas. Tapi ia tahu, diam di tempat sementara Ryan ada di sana sendirian adalah sesuatu yang tubuhnya menolak untuk lakukan. Di dasar lubang, kepala Ryan terangkat. Ia melihat Selvia yang berlari panik di kejauhan. Dan ia tersenyum. Bukan senyum yang tertekan. Bukan senyum yang dipaksakan. Melainkan senyum yang muncul dari seseorang yang baru mendapat kabar yang sudah lama ia tunggu. Korvan melihat senyum itu dan rahangnya mengencang. Tidak suk

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3488: Tiga Telapak

    Tebasan Ryan mengguncang domain itu.Korvan merasakan getaran itu menjalar ke seluruh telapak tangannya yang menerima serangan. Bukan guncangan ringan. Getaran itu cukup untuk membuat lapisan dasar domainnya berderit selama setengah detik.Ini seharusnya tidak mungkin. Kultivator Creation biasa tidak akan mampu membuat domain miliknya bergetar sama sekali. Tapi domain ini memang tidak stabil sejak awal, dan manusia di depannya bukan kultivator Creation.Tapi perbedaan dua ranah tetaplah dua ranah. Getaran sesaat tidak akan mengubah hasil akhirnya.Telapak tangan merah darah yang menutupi seluruh langit di dalam domain itu tidak hancur. Ia hanya goyah sebentar sebelum kembali menekan ke bawah dengan kekuatan yang tidak berkurang.Ryan melihat telapak raksasa itu mendekat dan ia tidak mengelak sama sekali.Seluruh kapasitas fisik tubuhnya yang sudah ditempa melampaui batas normal reaktif sepe

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 113 - Takdir

    Ryan menatap medali itu cukup lama sebelum akhirnya mengembalikannya kepada Lancelot. "Kamu memesan ini secara khusus, kan? Kenapa kamu menempelkan wajahku di situ?" Lancelot menggelengkan kepalanya dengan cepat, ekspresinya serius. "Ketua Guild, ini salah paham. Benda ini punya sejarah yang sudah

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 68 - Kegaduhan di Warung Makan (II)

    Bibi Sandra hendak membujuk Ryan untuk berhenti tetapi dihentikan oleh Paman Wong. Dengan suara pelan dan gemetar, Paman Wong berkata, "Apa yang bisa kamu, seorang wanita, lakukan? Biarkan pemuda itu membereskan kekacauan yang dibuatnya. Jangan mencoba memperbaiki sesuatu yang tidak bisa kamu laku

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 18 - Pembukaan

    Ryan melangkah mantap memasuki area jalan perbelanjaan di dalam taman Golden City, X-Banner tersampir di bahunya. Matanya menyapu deretan kios yang mulai bermunculan di kanan-kiri jalan setapak. Beberapa pedagang tampak sibuk menata barang dagangan mereka, sementara yang lain

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 72 - Khawatir

    Ketika Ryan masuk ke unit Apartemen milik Adel, dia menyadari bahwa sang tuan rumah masih belum kembali. Ruangan itu gelap dan sunyi, hanya diterangi oleh cahaya remang-remang dari lampu jalanan yang menembus tirai jendela. "Adel?" panggil Ryan, suaranya bergema di ruangan kosong. Tidak ada jawaban

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status