Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 2520 - Keterkejutan Para Jenius

Share

Bab 2520 - Keterkejutan Para Jenius

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-11-26 20:32:14
Kini, lebih dari lima puluh Kultivator Ranah God King menyerang boneka-boneka penjaga bersama-sama.

Awalnya ada lebih dari tujuh puluh orang, tetapi beberapa tewas di tangan para boneka penjaga yang sangat kuat, sementara yang lain tewas akibat konflik di antara mereka sendiri saat memperebutkan posisi atau harta.

Kematian setiap jenius Ranah God King di sini akan menyebabkan keributan besar di dunia luar, karena para murid ini mewakili masa depan sekte asal mereka.

Namun, lebih dari dua pu
Rianoir

Malam Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Terima Kasih Kak Eny Rahayu dan Kak Sendy Zen atas hadiah Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih Kakak-Kakak Pembaca atas dukungan Gem-nya (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) Karena jumlah koin belum mencapai target, maka ini adalah bab terakhir hari ini. Selamat Beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 58
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Didi Waelah
bab bonus mna tooooooorrrrrrrrrr
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3995: Nyamuk Haus Darah (II)

    "Api Mistik, keluar!"Ryan memanggil Api Mistik dan menyelimuti Pedang Feralrot dengan kobaran panas. Ia menduga Nyamuk Haus Darah takut pada api, lalu mulai menebas berulang kali.Dugaannya benar.Setiap nyamuk yang menyentuh api langsung terbakar menjadi abu dengan bunyi mendesis. Sayangnya, jumlah mereka terlalu banyak. Meski Api Mistik efektif, kawanan hitam itu tetap memenuhi pandangan."Teknik Pedang Pemenggal Langit!"Esensi pedang Ryan memadat di udara.Detik berikutnya, kekuatan pedang menyapu ke depan. Nyamuk Haus Darah yang menempel di tubuhnya langsung berubah menjadi kabut darah.Clara Celestedragon menatap pemandangan itu dengan perasaan rumit.Ryan bisa membunuh mereka dalam jumlah besar dengan satu serangan, sedangkan pita merah mudanya hanya sanggup meremukkan beberapa puluh ekor sekaligus.Namun Ryan tahu pertarungan ini tidak bisa diteruskan terlalu lama. Jumlah musuh terlalu besar.Ia segera melepaskan diri dari pusat kawanan lalu kembali ke sisi Clara.Pita mer

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3994: Nyamuk Haus Darah

    "Dewa Pembantaian Pendragon, kau mendengarkan aku atau tidak?" tanya Clara Celestedragon.Sejak memasuki alam rahasia, Clara merasa tingkah Ryan sedikit aneh. Ia tidak tahu apa penyebabnya, tetapi pemuda itu jelas terlihat berbeda dari para tamu pengawal lain.Lebih tepatnya, Ryan seperti sedang mencari sesuatu.Clara menggeleng lalu memanggilnya beberapa kali lagi sebelum Ryan akhirnya tersadar.Meski ikatannya dengan Luna sudah kembali tersambung, menemukan gadis itu di tengah gurun tanpa ujung tetap bukan perkara mudah. Untuk sementara, Ryan hanya bisa mengikuti petunjuk yang muncul sedikit demi sedikit."Kau bilang apa tadi?" tanyanya.Clara memutar bola mata. "Aku bilang kita ke timur dulu. Pengawal macam apa yang malah melamun di hari pertama?""Baiklah."Ryan tidak keberatan. Ia langsung mengikuti Clara bergerak ke arah timur.Sekitar satu jam kemudian, keduanya berhenti.

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3993: Luna Ada di Sini

    "Clara, kau pasti sengaja!" Yvonne menjerit sampai suaranya hampir pecah. Rasa malu membuat wajahnya memerah, terlebih karena ia tahu kejadian ini pasti segera tersebar di Keluarga Celestedragon. Begitu kabar bahwa pengawalnya tewas dalam satu tebasan menyebar, ia pasti menjadi bahan tertawaan. Ryan sama sekali tidak tertarik menanggapi. Ia menyarungkan pedangnya tanpa melirik mayat Garrick Hale di lantai, lalu kembali berdiri di belakang Clara. Baginya, pertengkaran antara dua keturunan langsung Keluarga Celestedragon tidak berarti dibandingkan urusan Luna. "Bagus sekali!" Nada suara Clara terdengar jauh lebih ringan daripada sebelumnya. Ini pertama kalinya ia memuji Ryan secara langsung. Bagaimanapun, Ryan baru saja membuatnya memperoleh kehormatan di depan keturunan lain sekaligus mempermalukan Yvonne. Suasana aula yang sempat membeku segera ramai kembali. Namun kali ini, cara orang-orang memandang Ryan sudah berbeda. Beberapa pengawal yang sebelumnya meremehkannya ba

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3992: Satu Tebasan

    Yang lain sibuk menebak apakah Garrick Hale akan meremukkan Ryan dengan satu jari atau dua. Sementara itu, Ryan justru sedang mempertimbangkan apakah ia perlu menjatuhkan Garrick dalam satu tebasan atau dua. Bagi Ryan sekarang, seorang Kultivator Ranah Star Seed puncak sama sekali bukan ancaman. Lawan dengan tingkat seperti itu bahkan tidak cukup untuk membuatnya serius. Ryan berdiri diam di tempat. Melihat sikap tersebut, Garrick mengira pemuda di hadapannya sudah ketakutan. “Kuberi kau dua jurus lebih dulu,” katanya sambil mencibir. “Aku akan berdiri di sini, tidak bergerak, dan tidak membalas.” Ryan menatapnya beberapa saat. “Kau yakin?” Nada suaranya terdengar benar-benar ragu, seolah sedang memastikan apakah Garrick memang ingin mengambil keputusan sebodoh itu. Awalnya Ryan masih berniat memberi sedikit muka. Ia bisa saja bertukar beberapa jurus terlebih dahulu sebelum menjatuhkan lawannya. Namun setelah melihat sikap Garrick yang begitu meremehkan, Ryan mengubah piki

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3991: Duel Pengawal

    Ryan mengangguk setelah menerima penjelasan tentang alam rahasia itu. Jantungnya sedikit berdebar. Setelah diam-diam memeriksa hampir seluruh wilayah Keluarga Celestedragon dan tidak menemukan sedikit pun jejak Luna, kemungkinan besar gadis itu memang dikurung di dalam tempat tersebut. Pagi-pagi sekali, Ryan sudah tiba di vila Clara Celestedragon. Kemarin, ia juga meminta Colin Yarrow membantu mencari informasi tentang seorang perempuan. Ryan hanya memberikan gambaran kasar mengenai wajah dan penampilan Luna tanpa menjelaskan identitasnya. Colin langsung menunjukkan senyum penuh arti. “Serahkan padaku, Saudara Pendragon. Kalau soal perempuan, aku punya telinga di mana-mana.” Ryan tidak repot-repot menjelaskan kesalahpahaman itu. ** “Ikut aku!” Suara Clara terdengar dari depan vila. Perempuan itu keluar dengan ekspresi acuh, melirik Ryan sekilas, lalu berjalan lebih dulu tanpa menunggu jawaban. Ryan mengikutinya seorang diri. Tidak lama kemudian, mereka tiba di sebuah au

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3990: Alam Rahasia Terlarang

    Kedua Kultivator Ranah Star Sealed itu juga tidak menyangka pemuda di hadapan mereka adalah Dewa Pembantaian Pendragon.Mereka memperhatikan pakaian Ryan dari atas sampai bawah, lalu saling melirik dan mengangguk paham.Pakaian seperti itu memang bisa ditiru siapa saja. Namun kekuatan yang baru saja ditunjukkan Ryan jelas bukan sesuatu yang mudah dipalsukan.“Mulai hari ini, kau ikut denganku ke halaman dalam untuk menjaga keselamatan seorang nona dari garis utama Keluarga Celestedragon.”Begitu salah satu pengawas selesai bicara, lima ratus peserta yang masih berdiri di sana langsung memandang Ryan dengan iri.Bisa bersentuhan langsung dengan garis utama Keluarga Celestedragon sama saja dengan naik ke langit dalam satu langkah. Selama tidak melakukan kesalahan besar, masa depannya hampir pasti jauh lebih baik daripada Kultivator Bebas biasa.“Terima kasih, Tuan.”Ryan berhenti sebentar lalu menambahkan, “Tapi

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status