Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 2641- Rahasia yang Terkuak

Share

Bab 2641- Rahasia yang Terkuak

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-12-25 21:08:32
Venerable Immortal Yuriel Leviathan melirik Hope Northpalace dan leluhur Klan Aetheren untuk beberapa waktu sebelum berkata dengan nada tenang, "Identitas anak ini tidak serumit yang kalian pikirkan!"

Dia meletakkan cangkir tehnya dengan gerakan anggun. "Arthur Pendragon, atau dikenal sebagai Ryan Pendragon, berasal dari Gunung Langit Biru—sebuah Alam Kultivasi tingkat rendah."

"Namun, menurut informasi yang telah diberikan kepadaku, dia berasal dari tempat bernama Kota Golden River di Nexopol
Rianoir

Malam Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) maaf terlambat rilis, tadi othor terjebak hujan pas keluar. Terima Kasih Kak Eny Rahayu dan Kak Muh Dahlan atas hadiah Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih Kakak-Kakak Pembaca atas dukungan Gem-nya (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) karena jumlah koin belum mencapai target, maka ini adalah bab terakhir hari ini. Selamat Beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 58
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Robyt
iya terlalu aneh susah benee ryan naik level kultivasi
goodnovel comment avatar
badrus sholihin
5 bab hari ini isinya hanya DISKUSI. Kapan nih Ryan akan mengalahkan formasi klan Aetheren? kapan dia akan menerobos ke ranah God King atau Primordial Chaos atau Dao Integration? Ranah Demigod sudah terlalu lemah dan tidak masuk akal untuk melawan musuh-musuh yang tambah tinggi levelnya...
goodnovel comment avatar
Muhammad Dhimyati
sok jengkel .sudah lambat gak ada bab bonus lagi ...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3375: Satu-Satunya yang Berdiri

    Lantai di luar arena mengalami retak-retak panjang, menganga ke segala arah seperti jaring laba-laba raksasa yang ditarik dari satu pusat ke seluruh penjuru.Ketika cahaya itu perlahan mereda, yang tersisa adalah pemandangan yang membuat tribun membisu.Seluruh arena sudah berubah merah membara seperti lava yang baru mengering. Permukaan yang tadinya keras dan dingin kini retak-retak dan bercahaya dari dalam, memancarkan panas yang bisa dirasakan bahkan dari sisi tribun. Satu-satunya titik yang masih berwarna biru pucat hanyalah area kecil di sekitar kaki Mervin Lux yang masih berdiri.Asap hijau mengepul dari seluruh permukaan tubuhnya. Wajahnya pucat pasi. Tapi pedangnya masih menunjuk ke atas, ke arah Calder Sanctum yang melayang di langit.Calder berdiri di udara dengan tangan kanan masih terangkat. Sarung tangannya yang dibalut api keemasan kini berwarna merah tua, dan dari celah-celah jarinya, darah me

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3374: Kartu Terakhir

    Divine God Beast Tamer mengerutkan dahi. Tatapannya tajam terarah ke arena."Aneh," gumamnya pelan. "Meski dia punya fisik istimewa yang bisa meredam dampak balik, seorang anak dari kawasan terpencil dengan kultivasi puncak Ranah Dao Integration seharusnya tidak bisa menggunakan kekuatan sebesar itu dengan semudah ini."Bahkan Ryan yang memiliki Divine Immortal Body pun masih butuh perjuangan keras untuk melakukan hal yang sama.Fisik Calder Sanctum jelas tidak setara dengan Ryan. Tapi mengapa dia bisa menggunakannya tanpa sedikit pun rasa takut akan dampak baliknya?Ryan tidak menjawab. Dia tidak punya jawabannya. Tapi pertanyaan itu menggantung di benaknya saat matanya terus mengikuti gerak Calder di arena.Meski begitu, satu hal tetap terlihat jelas. Sekuat apapun kekuatan Calder, masih ada guncangan samar di sana. Esensi pedang Mervin Lux yang lahir dari tekad menembus cakrawala itu menekan Cald

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3373: Roda Surgawi

    Calder Sanctum melangkah ke tengah arena dengan langkah yang tidak terburu-buru. Pandangannya menyapu peserta yang tersisa, Ryan, Mervin Lux, dan satu peserta dari Keluarga Swiftgale. Matanya berhenti sejenak pada Ryan, lalu bergeser ke Mervin Lux.Keheningan berlangsung tiga detik.Kemudian Calder tersenyum tipis. Bukan senyum yang merendahkan. Senyum seseorang yang sudah mengambil keputusannya dengan tenang. Dia menoleh ke arah Mervin Lux dan memberi anggukan hormat yang singkat, tanpa kesan basa-basi."Kawan Mervin, silakan menyerang lebih dulu."Tribun langsung meledak.Seseorang yang menerima Perlindungan Darah Kuno, puncak dari semua pencapaian dalam kompetisi ini, mempersilakan lawannya menyerang lebih dulu?Itu bukan kerendahan hati. Itu pernyataan yang jauh lebih lantang dari teriakan mana pun. Calder Sanctum sedang berkata dengan caranya sendiri bahwa bahkan tanpa taktik, bahkan dengan memberikan lawan seluruh keuntungan serangan pertama, hasilnya tidak akan berubah.Di

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3372: Harga Kemenangan

    Bayangan itu mendadak berubah seakan hidup.Begitu kata-kata "Hukum Bayangan" jatuh dari mulut Drew Shadowmist, seluruh naungan gelap yang menutupi lantai arena bergerak serentak. Seperti makhluk tak kasat mata yang menerima perintah dari tuannya, bayangan-bayangan itu mengalir ke arah kaki Drew, melilit naik melewati pergelangan, betis, paha, dan seluruh tubuhnya dalam hitungan detik. Lapisan kegelapan padat terbentuk melingkupi Drew dari ujung kaki hingga ke leher, bukan sekadar pelapis biasa. Seluruh substansi kegelapan di arena ini memutuskan untuk berdiri di sisinya.Xavier Dragvine mengepalkan kedua tangannya.'Ini bukan lagi tentang teknik gerak. Dia memanggil hukum alam itu sendiri.'Tidak ada waktu untuk berpikir lebih jauh. Drew Shadowmist melesat ke depan.WUUSSHH!Bukan kecepatan biasa yang bisa diikuti mata. Dia bergerak seperti bayangan yang meluncur di permukaan air, mulus, tanpa gesekan, tanpa hambatan. Barisan bayangan di bawah kakinya menjadi jalan yang ia tempuh

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3371: Hukum Bayangan

    Ryan melihat transformasi itu dan tersenyum tipis.'Xavier berhasil mendorongnya sampai ke sana.'Garis darah naga bukan sekadar kekuatan tambahan. Di Benua Valorisia, Keluarga Dragvine dan Keluarga Celestedragon berdiri di puncak justru karena warisan itu. Naga adalah Dao tersendiri, makhluk yang menyelam ke dasar samudra dan menembus lapisan awan tertinggi, yang menyerap hampir semua elemen alam dan beradaptasi di lingkungan mana pun. Vitalitas mereka tidak tertandingi. Bahkan luka yang sudah menguras sebagian besar energi spiritual Xavier sebelum ini sekarang relevansinya mulai bergeser.Dan kini, sebagian dari esensi itu mengalir penuh dalam tubuh Xavier.Beberapa peserta di sisi arena menahan napas. Mereka yang punya cukup pengetahuan paham apa artinya transformasi semacam itu. Garis darah naga yang benar-benar aktif bukan hanya soal penampilan yang berubah.Seluruh fondasi pertarungan ikut ber

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3370: Sisik Hitam dan Mata Emas

    Ini bukan lagi pertarungan.Ini eksekusi yang sengaja diperlambat.Xavier Dragvine terlempar ke kiri. Sebelum kakinya sempat menapak, kepalan sudah menyambut dari sisi kanan, menghantam sisa pelindung darah naganya dengan kekuatan yang membelah permukaan arena satu jengkal ke bawah. Darah menyembur dari sudut bibirnya. Dia memaksakan energi spiritual ke telapak kakinya, mengerem laju tubuh, berhenti setengah meter dari tepi arena.Drew sudah menghilang lagi sebelum Xavier sempat menoleh ke arahnya.Tawa itu datang dari atas. Ringan dan ganjil, seperti seseorang yang sedang menikmati permainan yang hanya lucu bagi dirinya sendiri."Bocah Sekte Moon Flower!" Drew muncul sesaat di sisi kiri arena, kedua tangan dimasukkan santai ke dalam saku jubahnya, senyumnya lebar ke satu sisi. "Apa aku ini manusia atau anjing gila, menurutmu sekarang?"Xavier mendengus. Napasnya tersengal tapi matanya tidak lepas da

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1484 - Dihadang

    Mata Lesley melebar saat dia meludahkan darah. "Tidak! Kau sudah berjanji!" teriaknya panik. "Kau berjanji tidak akan membunuhku!" "Aku memang berjanji," jawab Ryan tenang. "Tapi aku tidak mengatakan bahwa Lancelot tidak akan membunuhmu." Ini benar-benar curang! Tepat saat dia hendak berbicara l

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1577 - Mengontrol 

    Seiring berlalunya waktu, ia tak dapat menghitung lagi berapa banyak binatang buas yang telah dibunuhnya. Ratusan, ribuan, atau bahkan puluhan ribu... Seluruh tubuhnya berlumuran darah, sampai-sampai penglihatannya pun kabur karena banyaknya darah di sekitarnya. "Hah... hah..." Ryan terengah-enga

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1488 - Menghadapi Tiga Faksi Berbeda (IV)

    "Mati kau, bocah!" seru Tetua Keluarga Xanders. Tetua dari Keluarga Xanders mendengus dingin saat dia mencoba menusukkan pedangnya ke jantung Ryan! Merasakan adanya bahaya, tangan Ryan yang lain meraih bilah pedang yang datang dan menggenggamnya erat-erat! Pedang itu tidak dapat bergerak maju, te

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1464 - Membayar Utang Budinya

    "Baiklah," Ryan menerima tawaran itu tanpa keberatan. Keamanan tetap menjadi prioritas, terutama setelah mengalami kemajuan pesat dalam kultivasinya. Ryan dan Master Alkimia Ling Yi melangkah keluar dari menara. Di luar, Jamie Leon dan Walter Leon segera menghampiri mereka. Tampak jelas mereka i

    last updateLast Updated : 2026-03-27
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status