Inicio / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 288 - Kunjungan Lancelot

Compartir

Bab 288 - Kunjungan Lancelot

Autor: Rianoir
last update Fecha de publicación: 2024-11-16 08:57:59
Ryan mengenakan mantelnya dan hendak memanggil Derick untuk menjemputnya.

Akan tetapi, sebelum melakukannya, terdengar ketukan lagi di pintu.

Ia mengernyit heran, otaknya langsung mencoba menebak siapa yang datang.

'Mordred Luxis?' batinnya. Namun segera menepis pikiran itu.

Wanita itu terlalu berbahaya untuk didekati saat ini.

Dengan langkah ringan, Ryan membuka pintu dan mendapati sosok pria kekar bertopi berdiri di sana.

Aura kuat menguar samar dari tubuhnya, namun ia berusaha menye
Rianoir

Terima Kasih Kak Rubei' dan Kak Adhen atas dukungan Gem-nya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Akumulasi Gem Bab Bonus: 16-11-2024 (pagi): 3 Gem Selamat membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆ Bab Bonus Gem Hari ini: 1/5 Bab Bonus Gem Besok: 6

| 43
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3723 - Harga Diri Kultivator Bebas

    Ryan mengangkat kepala dan menatap ke langit.Sebelumnya ia tidak terlalu memperhatikan keadaan di atas awan. Namun setelah mendengar penjelasan tentang World Palace, barulah ia menyadari bahwa memang ada sebuah bayangan samar mengambang jauh di atas sana.Bayangan itu hampir menyatu dengan awan.Jika tidak dilihat dengan saksama, mustahil orang biasa menyadarinya.Ryan memperhatikan sebentar, lalu kembali berbincang dengan rombongan di sekitarnya. Dari percakapan itu, ia mengetahui bahwa mereka berasal dari Aliansi Kultivator Bebas.Alasannya sederhana.Sebagian besar kultivator yang memasuki Death Domain Universe datang dari berbagai faksi besar. Mereka memiliki sekte, keluarga, atau kekuatan kuat di belakang mereka. Kultivator Bebas tidak punya perlindungan seperti itu.Karena itulah mereka membentuk aliansi.Dengan berkumpul dalam jumlah besar, setidaknya mereka tidak akan terla

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3722 - World Palace di Puncak Death Domain Universe

    Semakin garang Ryan menyerang, semakin runtuh keberanian Saudara Ketiga.Dalam pertarungan hidup dan mati, keberanian sering menentukan siapa yang bertahan dan siapa yang tumbang. Begitu rasa takut menguasai hati, gerakan akan melambat, keputusan akan ragu, dan celah kecil pun bisa berubah menjadi kematian.Saudara Ketiga mulai kehilangan semua itu."Pedang Pemenggal Langit!"Ryan membentak.Pedang Iblis Darah di tangannya bergetar keras. Energi iblis dingin meledak dari bilahnya, bercampur dengan niat membunuh yang menekan udara. Domain Pembantaian menyebar di sekitarnya, membuat ruang itu terasa seperti medan eksekusi.Sinar pedang menyapu ke depan.Apa pun yang dilewatinya hancur. Bukit-bukit kecil di sekitar mereka runtuh dan rata, seolah disapu kekuatan raksasa yang tidak terlihat.Saudara Ketiga belum sempat menarik napas ketika serangan berikutnya sudah datang."Bintang Runtuh

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3721 - Tebasan untuk Melampiaskan Duka

    Ryan berdiri diam cukup lama.Kepergian Elara Quinn meninggalkan rasa berat di dadanya. Wanita itu hanya menyisakan seuntai arwah, tetapi kata-kata dan nyanyiannya seolah masih tertinggal di udara.Setelah beberapa saat, Ryan akhirnya melangkah keluar dari makam.Saat ia tiba di luar, kabut putih yang sebelumnya menutup area itu telah lenyap sepenuhnya. Jalan di sekitarnya kembali terlihat jelas. Di belakangnya, makam besar itu perlahan memudar, lalu menghilang tanpa suara.Yang tersisa hanyalah patung Elara Quinn.Patung itu berdiri tegak di atas tanah, masih mengenakan jubah tempur, masih menggenggam tombak, dan masih memancarkan wibawa seorang dewa perang.Ryan berjalan menghampirinya.Ia menatap wajah patung itu, lalu berkata lirih, "Jika aku bisa bertemu denganmu dalam kehidupan ini, akan kutunjukkan seisi dunia padamu."Setelah mengucapkan itu, Ryan terdiam.Hatinya masih terasa berat.Pria di dalam peti mati batu tadi sangat kuat. Hanya dengan satu tatapan, ia mampu membuat

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3720 - Lagu Perpisahan

    Hukum Waktu dapat memengaruhi usia seseorang.Kelahiran, penuaan, sakit, dan kematian semuanya berada dalam aliran waktu. Tidak peduli sekuat apa seorang kultivator, selama belum benar-benar melampaui batas tertentu, waktu tetap akan mengikis hidupnya sedikit demi sedikit.Namun kekuatan reinkarnasi berbeda.Reinkarnasi bukan hanya soal usia yang bertambah atau tubuh yang menua. Ia mengendalikan seluruh siklus hidup dan mati. Dari kelahiran, kematian, lalu kembali masuk ke putaran baru tanpa akhir.Ryan menatap sosok ilusi di depannya.Matanya semakin tajam.Aura reinkarnasi mulai bergerak dari dalam tubuhnya. Kekuatan itu tidak meledak liar seperti energi iblis, juga tidak dingin seperti Hukum Es. Ia terasa dalam, sunyi, dan sulit ditolak.'Jika kekuatan reinkarnasi mencapai puncaknya,' pikir Ryan, 'aku mungkin bisa memaksa musuh masuk ke dalam siklus reinkarnasi hanya dengan satu kehendak.'Ryan tidak menunggu lebih lama.Ia menerjang maju.Buum! Buum! Buum!Ryan dan sosok ilus

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3719 - Akar Kekuatan Reinkarnasi

    Ryan bangkit dari lantai.Ia mengusap darah di sudut bibirnya, lalu menatap sosok ilusi di hadapannya dengan mata tajam. Serangan barusan membuatnya sadar satu hal. Pusaka, teknik, dan hukum yang selama ini menjadi andalannya tidak cukup untuk menekan pria itu.'Kalau bantuan dari luar tidak berguna, aku akan menghadapinya dengan tubuhku sendiri.'Ryan melemparkan pedangnya ke tanah.Detik berikutnya, ia menerjang maju.Di belakang punggungnya, Enam Dao muncul seperti enam pilar cahaya. Hukum Waktu, Hukum Es, dan Hukum Ruang-Waktu aktif bersamaan. Saripati darah ilahi bergerak dalam tubuhnya, sementara Domain Pembantaian menyebar dan menekan ruang di sekeliling.Immortal Divine Body juga menyala.Cahaya keemasan melapisi kulit Ryan saat ia mengangkat lengan dan melayangkan pukulan penuh tenaga.Sosok ilusi itu tidak menghindar.Ia hanya mengangkat kepalan dengan tenang.Boom!Dua tinju bertabrakan.Ryan langsung merasakan nyeri tajam menjalar dari kepalan sampai ke tulangnya. Ras

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3718 - Bayangan yang Tak Bisa Ditandingi

    Tiba-tiba, angin dan awan di langit berubah kacau.Seluruh angkasa bergolak seperti lautan yang diterjang badai. Tak lama kemudian, sebuah jari hitam pekat muncul dari atas langit, lalu menghunjam turun dengan tekanan yang membuat seluruh dunia seakan runtuh.Pria yang berdiri di angkasa itu segera mengerahkan seluruh kekuatannya.Ia mengangkat tangan dan mencoba menahan jari tersebut.Namun hasilnya jelas.Ia kalah.Kekuatan jari hitam itu terlalu besar. Dalam sekejap, tubuhnya ditelan oleh kegelapan, seolah seluruh keberadaannya dihapus paksa dari dunia.Weng!Ryan membuka mata.Napasnya sedikit berat.Ia menyadari bahwa dirinya masih berada di tempat semula. Di depannya, sang Dewa Perang berdiri diam sambil mengamatinya."Enam Jalan telah runtuh," ujar sang Dewa Perang. "Kau harus tumbuh secepat mungkin. Suatu hari nanti, kau harus membangun kembali tatanan Enam Jalan."Ryan terdiam.Sang Dewa Perang melanjutkan, "Rahasia Garis Darah Reinkarnasi tidak boleh terbongkar. Jika hal

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status