Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 650 - Tamparan Keras (II)

Share

Bab 650 - Tamparan Keras (II)

Author: Rianoir
last update Petsa ng paglalathala: 2025-01-17 20:00:20
Ryan melangkah maju, aura membunuh menguar dari tubuhnya. "Lagipula, aku tidak hanya berani memukulmu, tapi aku juga berani membunuhmu."

Rose tercengang. Mulutnya menganga tak percaya.

Dia tahu Ryan memang sombong, tapi tidak menyangka kesombongannya akan sampai level ini.

Apakah dia sudah gila?

Tak lama kemudian, sebuah mobil mewah berhenti mendadak di gerbang kampus–bala bantuan yang dipanggil Walter Ferdion telah tiba.

Lima atau enam sosok bergegas keluar dan mengambil posisi di sekel
Rianoir

Malam semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Terima Kasih Kak Elegan 2004, Kak Patricia Inge, Kak Ricky Wenas, dan Kak Eny Rahayu atas hadiah Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih juga kepada para pembaca yang memberi othor Gem hari ini (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) Ini bab terakhir hari ini. Dan Seperti biasa, besok akan rilis 7 Bab dengan jadwal 2 pagi, 2 siang, 2 sore, dan 1 malam. Bab Siang dan Bab Sore othor setting terjadwal karena othor mau keluar bersama keluarga. Selamat Beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆ Bab Bonus: 3/3 Bab (Komplit) Bab Reguler: 2/2 Bab (Komplit)

| 72
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (3)
goodnovel comment avatar
badrus sholihin
padahal saya sudah berharap Ryan akan mengajak Juliana ke apartemennya lalu diperkenalkan kepada ibunya, Adel dan Rindy. ternyata Juliana tetap kukuh dg karakternya yang pemalu dan jaim. ...
goodnovel comment avatar
Rianoir
pengumpulan Koin belum terpenuhi Kak. Sebenarnya othor ngasih bonus tiap kelipatan 1000 koin. kemarin othor target 450 karena dah terkumpul 1550, jadi kurang 450 untuk dapat 2000 koin. sekarang masih jauh dari 3000 kak. nanti kalau kurang dikit, othor kasih tahu
goodnovel comment avatar
Andreas E. Hardy
mgkn pengumpulan koin terpenuhi.....di mana bab bonus nya....tambahan
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3719 - Akar Kekuatan Reinkarnasi

    Ryan bangkit dari lantai.Ia mengusap darah di sudut bibirnya, lalu menatap sosok ilusi di hadapannya dengan mata tajam. Serangan barusan membuatnya sadar satu hal. Pusaka, teknik, dan hukum yang selama ini menjadi andalannya tidak cukup untuk menekan pria itu.'Kalau bantuan dari luar tidak berguna, aku akan menghadapinya dengan tubuhku sendiri.'Ryan melemparkan pedangnya ke tanah.Detik berikutnya, ia menerjang maju.Di belakang punggungnya, Enam Dao muncul seperti enam pilar cahaya. Hukum Waktu, Hukum Es, dan Hukum Ruang-Waktu aktif bersamaan. Saripati darah ilahi bergerak dalam tubuhnya, sementara Domain Pembantaian menyebar dan menekan ruang di sekeliling.Immortal Divine Body juga menyala.Cahaya keemasan melapisi kulit Ryan saat ia mengangkat lengan dan melayangkan pukulan penuh tenaga.Sosok ilusi itu tidak menghindar.Ia hanya mengangkat kepalan dengan tenang.Boom!Dua tinju bertabrakan.Ryan langsung merasakan nyeri tajam menjalar dari kepalan sampai ke tulangnya. Ras

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3718 - Bayangan yang Tak Bisa Ditandingi

    Tiba-tiba, angin dan awan di langit berubah kacau.Seluruh angkasa bergolak seperti lautan yang diterjang badai. Tak lama kemudian, sebuah jari hitam pekat muncul dari atas langit, lalu menghunjam turun dengan tekanan yang membuat seluruh dunia seakan runtuh.Pria yang berdiri di angkasa itu segera mengerahkan seluruh kekuatannya.Ia mengangkat tangan dan mencoba menahan jari tersebut.Namun hasilnya jelas.Ia kalah.Kekuatan jari hitam itu terlalu besar. Dalam sekejap, tubuhnya ditelan oleh kegelapan, seolah seluruh keberadaannya dihapus paksa dari dunia.Weng!Ryan membuka mata.Napasnya sedikit berat.Ia menyadari bahwa dirinya masih berada di tempat semula. Di depannya, sang Dewa Perang berdiri diam sambil mengamatinya."Enam Jalan telah runtuh," ujar sang Dewa Perang. "Kau harus tumbuh secepat mungkin. Suatu hari nanti, kau harus membangun kembali tatanan Enam Jalan."Ryan terdiam.Sang Dewa Perang melanjutkan, "Rahasia Garis Darah Reinkarnasi tidak boleh terbongkar. Jika hal

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3717 - Benih Misteri Agung dan Enam Jalan yang Runtuh

    Seluruh kultivator di Death Domain Universe menatap benih yang muncul di langit itu.Tatapan mereka berubah serakah.Sebagian bahkan nyaris kehilangan akal."Benih Misteri Agung!"Seseorang berteriak, dan suara itu langsung membuat suasana di berbagai penjuru berubah kacau.Menurut legenda, Benih Misteri Agung lahir pada awal terciptanya dunia. Ia bukan benda biasa, bukan pula pusaka yang bisa ditempa oleh tangan manusia. Siapa pun yang mendapatkannya dikatakan dapat mewakili Dao Surgawi itu sendiri.Dengan kata lain, setelah seseorang memiliki Benih Misteri Agung, para kultivator di Benua Valorisia harus tunduk kepadanya.Bagaimana mungkin mereka tidak tergila-gila?Para Kultivator Ranah Star Seed langsung bergerak. Bahkan ada tiga orang yang sudah mencapai puncak Ranah Star Seed, hanya selangkah lagi dari Ranah Star Sealed. Mereka melesat ke langit dengan kecepatan penuh

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3716 - Benih yang Membungkam Dao Surgawi

    "Senior, apa kau tahu di mana Tablet Reinkarnasi berada?" tanya Ryan sambil merapatkan kedua tangannya. Nada suaranya sungguh-sungguh. "Ini sangat penting bagiku." Sang Dewa Perang menatapnya, lalu tersenyum tipis. "Aku bisa merasakan aura sebuah Tablet Reinkarnasi di dalam tubuhmu. Sepertinya itu Tablet Dust." Ryan tidak membantah. Dewa Perang melanjutkan, "Di antara sepuluh Tablet Reinkarnasi, Tablet Dust memang yang paling lemah. Namun justru tablet itulah yang paling cocok untukmu saat ini." Ryan terdiam. "Sayangnya, tingkat kultivasimu masih terlalu rendah," ujar sang Dewa Perang. "Kau baru bisa merasakan kekuatan sejati sebuah Tablet Reinkarnasi setelah mencapai puncak Ranah Star Seed." Sorot mata Ryan sedikit meredup. Puncak Ranah Star Seed masih terlalu jauh baginya. Saat ini ia bahkan belum menembus Ranah Star Sealed. Jalan menuju tingkatan itu jelas tidak pendek. 'Kalau aku bisa menemukan Tablet Reinkarnasi lain, mungkin aku punya peluang untuk menerobos lebih cepat,

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3715 - Tuan Sembilan Naga Ilahi

    "Apa yang terjadi?" gumam Ryan. Ia benar-benar tidak mengerti. Ini pertama kalinya ia melihat sebuah patung meneteskan air mata. Bahkan setelah mengalami begitu banyak hal aneh di Death Domain Universe, pemandangan ini tetap membuatnya terdiam. Tepat pada saat itu, batu giok yang tadi membawanya ke tempat ini kembali muncul. Benda itu melayang di antara Ryan dan patung dewa perang. Cahaya terang memancar dari permukaannya, membuat kabut putih di sekitar mereka ikut bergetar. "Kau akhirnya datang." Sebuah suara halus terdengar di telinga Ryan. Suara itu milik seorang wanita. Jernih, lembut, tetapi membawa wibawa yang sulit dijelaskan. Ryan langsung tahu bahwa suara itu berasal dari patung dewa perang di hadapannya. Namun kalimat itu membuatnya semakin bingung. Kau akhirnya datang. Seolah wanita itu memang sudah menunggunya sejak lama. Ryan menghentikan langkahnya. Ia tidak bergerak maju maupun mundur. Ia ingin melihat apa yang akan terjadi berikutnya. Ada sesuatu yang j

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3714 - Air Mata Patung Dewa Perang

    Ryan tertarik oleh nyanyian itu. Nada yang bergema dari balik kabut putih terdengar asing, tetapi ada daya tarik aneh di dalamnya. Bukan sekadar lagu biasa. Seolah ada sesuatu yang memanggilnya untuk mendekat. Ia melangkah menuju sumber suara itu. Baru satu langkah, terdengar bunyi berderak dari bawah kakinya. Krek. Ryan menunduk. Di bawah telapak kakinya, ada sesosok mayat kering yang hancur terinjak. Tubuh itu sudah rapuh, seolah telah tergeletak di tempat ini selama waktu yang sangat lama. Ryan mengangkat pandangan dan terus berjalan. Semakin jauh ia melangkah, semakin banyak mayat yang muncul di sekelilingnya. Sebagian masih berbentuk jasad kering, sebagian sudah tinggal tulang belulang. Setiap kali kakinya menapak, suara retakan tulang kembali terdengar. Krek. Krek. Ryan tidak tahu sudah berapa lama mayat-mayat ini berada di tempat itu. Namun sekarang, di bawah kakinya bukan lagi tanah biasa, melainkan hamparan tulang putih yang membentang ke segala arah. Tap! T

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status