Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 727 - Melawan Brian Yor

Share

Bab 727 - Melawan Brian Yor

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-01-30 06:16:36
Guardian tua itu menatap Ryan dengan sorot tertarik. "Karena kalian berdua ada di sini, ini yang terbaik. Zeke mungkin takut padamu, tapi tidak denganku! Aku ingin lihat kekuatan seperti apa yang dimiliki seorang jenius sepertimu!"

"Sudah selesai omong kosongmu?" Ryan menatapnya dingin. "Awalnya aku ingin membunuhmu demi Keluarga Lux, tapi setelah kau berani menyentuh temanku, ini jadi masalah pribadi. Guardian atau bukan, kau pantas mati!"

Mendengar perkataan Ryan, Brian Yor menjawab, "Ryan,
Rianoir

Ini bab kedua pagi ini. Selamat Beraktivitas (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆ Bab Bonus: 0/3 Bab Reguler: 2/2 Bab (Komplit)

| 76
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Bani othman
Sarapan pagi ni
goodnovel comment avatar
badrus sholihin
Othor, dua bab pagi ini terlalu pendek. bikin penasaran aja. dari pagi sampai siang ini saya akan sulit fokus karena membayangkan bagaimana jalannya pertarungan antara Ryan dan Brian Yor... berat ini...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3843: Nama Asli Luna

    Lina Jirk mengerucutkan bibir dengan kesal, lalu berjalan keluar dari aula.“Peraturan macam apa itu? Sekolah tidak berguna.”Namun baru beberapa langkah, ia teringat sesuatu. Lina berhenti dan berbalik menatap Eliot Lane.“Anu, boleh aku minta tolong?” tanyanya. “Apa kau punya teknik yang bisa menelusuri kejadian yang sudah lama berlalu? Aku mau yang tingkat tinggi.”Eliot mengerutkan kening.Ia tidak tahu apa yang ingin diselidiki Lina, tetapi dari tatapan gadis itu, urusannya jelas bukan hal kecil. Meski begitu, ia tidak banyak bertanya. Eliot hanya mengulurkan jari dan menyentuh kening Lina.Cahaya samar mengalir masuk.Tidak lama kemudian, wajah Lina berubah cerah.“Terima kasih. Aku pergi beberapa hari untuk menyelidiki sesuatu.”Setelah berkata begitu, Lina langsung pergi.Begitu sosok Lina lenyap, seorang pria muncul di sisi Eliot.Kalau Ryan Pendragon ada di sana, ia pasti langsung mengenalinya. Pria itu adalah Divine God Frost Sword, sosok yang dulu terluka parah di Death

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3842: Pedang Selene

    “Nona Selene juga akan berangkat ke Kerajaan Nine Nether?”Dugaan Ryan Pendragon semakin mengerucut.Kerajaan Nine Nether bukan tempat yang bisa dimasuki sembarang orang. Hanya keluarga kerajaan dari Empat Kekaisaran Agung, para kepala dari empat akademi, serta segelintir genius papan atas yang memiliki kelayakan untuk hadir.Namun Selene Chase justru bisa pergi ke sana untuk merayakan hari kelahiran Putri Kesembilan.“Iya.” Selene tersenyum penuh rahasia. “Kau pasti penasaran dengan jati diriku, kan?”Ryan menatapnya tanpa menjawab.“Sayangnya, jati diriku belum pernah kubuka kepada orang luar.”Ryan hanya bisa menghela napas dalam hati. Ketika berhadapan dengannya, wanita ini justru bertingkah seperti gadis kecil yang senang menyimpan rahasia.**Setelah selesai makan, semua orang bersiap pulang.“Ryan, tunggu sebentar.”Begitu mendengar panggilan Selene, Xander Jett dan Za

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3841: Lantai Teratas

    Quillon Wynn terkekeh pelan.“Kau belum paham, Bocah. Perempuan itu makhluk yang digerakkan perasaan. Bahkan para dewi di sembilan lapis langit pun pada dasarnya sama.” “Kalau kau berhasil menarik perhatian mereka, mereka bisa saja jatuh hati hanya dari kabar yang mereka dengar tentangmu, bahkan tanpa pernah bertemu langsung.”Ryan memutar bola mata dan memilih tidak menanggapi. Ia melirik Selene Chase yang masih menggenggam tangannya.‘Mungkinkah wanita misterius dengan kultivasi setinggi ini benar-benar tertarik kepadaku?’ pikirnya.‘Atau karena tubuhku membawa aura Demon Emperor, sehingga dia langsung menaruh kesan baik?’Pandangannya menyapu wajah Selene yang tertutup cadar tipis.Entah kenapa, tiba-tiba muncul dorongan kecil di dalam dirinya untuk menyingkap cadar itu dan melihat wajah di baliknya dengan jelas.Namun Ryan segera menekan pikiran itu.‘Sadar, sadar,’ batinnya sambil mengalihkan pand

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3840: Riak Selene

    Kata-kata yang dipenuhi keilahian itu menghantam tepat ke bagian paling rapuh dalam hati Cassian Weston. Dalam sekejap, setiap kalimat Ryan Pendragon seperti pisau tak terlihat yang menggerogoti hati Daonya. Setelah itu, bekasnya tertinggal jauh di dalam Jiwa Primordial Cassian. Cap milik Ryan, yang sarat dengan jejak keilahian, terukir begitu dalam hingga sulit digoyahkan. Bahkan seorang Kultivator Ranah Star Sealed pun belum tentu sanggup menghapusnya. Selene Chase yang semula hanya sedikit tertarik kepada Ryan kini memandanginya dengan tatapan yang sepenuhnya berubah. Ia berasal dari latar belakang yang tidak biasa. Sepanjang hidupnya, ia sudah melihat terlalu banyak genius berbakat gila. Ada yang lahir dengan garis darah kuno, ada yang membawa warisan langka, dan ada pula yang sejak kecil dipuja sebagai calon penguasa masa depan. Namun orang yang mampu melakukan hal seperti barusan bisa dihitung dengan jari. Berdasarkan ingatannya, hanya ada satu sosok yang pernah melakuk

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3839: Jejak Keilahian

    “Bukankah kau harus memenuhi syarat taruhanmu sendiri?” tanya Ryan Pendragon. Orang seperti Cassian Weston tidak layak mendapatkan belas kasihannya. Siapa pun yang berani menyinggungnya harus membayar harga yang pantas. “Karena kau sendiri yang mengajukan taruhan ini, mari kita selesaikan cepat-cepat,” Selene Chase ikut mendesak sambil tersenyum tipis. Ia cukup tertarik melihat Cassian berlutut. Seorang Kultivator Ranah Star Seed berlutut kepada Kultivator Ranah Creation. Tontonan semacam itu jelas tidak setiap hari bisa disaksikan. Zara Westalis membuka mulut, hendak memohon keringanan. Namun begitu pandangan Selene menyapunya sekilas, seluruh kalimat yang sudah tersusun di kepalanya langsung lenyap. Tekanan dari seorang Kultivator Ranah Star Sealed bukan sesuatu yang bisa ia lawan hanya dengan keberanian. Pada akhirnya, ia hanya sanggup menunduk. Cassian tahu dirinya sudah tamat. Rasa dingin merambat dari telapak kakinya sampai ke ubun-ubun. Mulai hari ini, ia tidak aka

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3838: Satu Telapak

    Aura Cassian Weston akhirnya berhenti naik setelah menyentuh batasnya. Napasnya tersengal. Kedua tangannya terangkat perlahan, lalu seluruh energi spiritual di dalam tubuhnya dihimpun tanpa sisa. Kekuatan domainnya meledak keluar tanpa kendali, membuat udara di sekitar Gerbang Bulan bergetar kacau. Matanya terpaku pada gerbang kristal yang sudah menutup kembali. “Aaaah!” Cassian melolong panjang, kemudian menghantamkan kedua telapak tangannya ke Gerbang Bulan. Dentuman keras menggema di seluruh halaman. Tanah berguncang oleh hantaman itu. Momentum serangan Cassian benar-benar mencengangkan. Bahkan jika dibandingkan dengan dorongan Ryan Pendragon sebelumnya, gerakannya justru terlihat jauh lebih dahsyat. Debu terangkat setinggi pinggang, dan beberapa tamu di barisan belakang sampai mengangkat lengan untuk melindungi mata. Semua orang menatapnya dengan mata membelalak. Pertama, Cassian memakai teknik rahasia sampai auranya melonjak. Setelah itu, ia melepaskan serangan sebes

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status