共有

Bab 226

last update 公開日: 2025-07-11 21:27:09
Mobil Daffa kini melaju pelan di jalanan kota yang mulai sepi. Lampu jalan berpendar lembut di kaca depan, memantul samar di wajah dua anak muda yang duduk di dalam kabin. Dari luar, mereka terlihat seperti pasangan biasa yang pulang dari kencan. Tapi di dalamnya, ada banyak luka dan pertanyaan yang
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 235

    Beberapa bulan kemudian …. Cahaya senja membias indah di langit kota. Lembut dan keemasan, seolah langit pun ikut merayakan hari bahagia itu. Di sebuah gedung pernikahan yang elegan namun sederhana, Nada berdiri anggun dalam balutan kebaya putih gading berhias payet, rambutnya ditata sanggul renda

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 234

    “Astaga! Itu … itu kan Pak Gio? Guru kita, Ayu!” Nada menutup mulutnya dengan telapak tangan, suaranya nyaris tercekat di tenggorokan. Mata Ayu membelalak tak percaya. “Enggak mungkin. Dia kan di penjara! Kita lihat sendiri dia dibawa polisi waktu itu.” “Tenang. Jangan terburu-buru. Kita tunggu

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 233

    Tepat lima hari sejak Daffa terbaring koma di rumah sakit, kabut tebal mulai turun pelan menutupi jalan-jalan kota. Malam menjelma menjadi sosok yang menakutkan, seolah ikut menyembunyikan sesuatu. Langit mendung, tanpa bintang, dan udara terasa lembab karena hujan yang baru saja reda. Jalanan tam

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 232

    “Daffa!” Jerit Nada mengoyak keheningan malam. Ia mematung, matanya menatap shock dan tak percaya. Tubuh Daffa terhempas karena tabrakan keras oleh mobil itu. Kini tubuh malang tersebut tergeletak di aspal. Darah menggenang dari pelipis dan dada kirinya. Orang-orang mulai berkumpul. Lampu mobil-mo

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 231

    Langit mendung menggantung rendah sore itu. Petir samar menggeram dari kejauhan, seolah bumi pun tahu bahwa badai baru saja dimulai, bukan hanya di langit, tapi juga di hati manusia. Di dalam rumahnya yang kini terasa sempit meski luas, Hadi berjalan mondar-mandir dengan napas tersengal. Kertas anc

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 230

    “Sialan!” geram pria paruh baya itu. Tangan Hadi masih menggenggam kertas lusuh yang tadi terlipat di bawah batu. Angin malam menerpa wajahnya yang penuh peluh, meski suhu udara di luar tidak panas sama sekali. Lampu jalan berkedip pelan di kejauhan, menciptakan bayangan panjang di atas aspal yang

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 101

    Ada rasa nyaman yang tiba-tiba datang begitu melihat Daffa, seperti seorang istri yang menunggu suaminya pulang kerja setelah seharian berpisah. "Kamu pulang juga," ucap Nada dengan senyum cerah, menyambut kedatangan Daffa dengan hangat. Senyum itu membuat Daffa merasa tenang setelah seharian di

    last update最終更新日 : 2026-03-25
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 95

    Nada yang duduk di sebelah Ayu itu juga terlihat menatap pada Daffa hingga membuat keduanya saling tatap. Nada tersipu malu dan membuat wajahnya memerah. Ia pun melirik keluar jendela untuk menghindari tatapan Daffa, seraya memperhatikan keramaian jalanan. Ayu, yang biasanya banyak bicara, kini hany

    last update最終更新日 : 2026-03-24
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 100

    Brak! “Akhh, lepas!” Entah sudah berapa lama Alya dibawa oleh para pria tak dikenal itu. Yang jelas, ketika malam ini dia ditarik paksa turun dari mobil, gadis itu langsung diseret masuk ke sebuah kamar yang lebih mirip seperti gudang. Tubuh Alya dibanting dengan kasar, hingga kepalanya nyaris

    last update最終更新日 : 2026-03-24
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 97

    “Daffa!” seru Nada dengan suara penuh harapan. Secercah harapan terlihat di wajah Nada dan Ayu, ketika mereka melihat Daffa dan Yugo berdiri di sana. Daffa melangkah masuk dengan tangannya terkepal. Di belakangnya, Yugo berjalan dengan patuh. “Lepaskan dia, Aldi, atau gue nggak akan segan-segan me

    last update最終更新日 : 2026-03-24
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status