共有

Bab 227

last update 公開日: 2025-07-11 21:27:09
“Besok-besok jangan ngilang-ngilang lagi ya, Rey. Gue hampir gila nyariin lo.”

Mereka sempat berbasa-basi sejenak, lalu berpisah. Namun, kini Yugo tidak langsung pulang menuju ke rumahnya. Tangannya memutar setir ke arah lain, yakni ke rumah Ayu. Karena ia merasa sudah terlalu lama meninggalkan gad
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 235

    Beberapa bulan kemudian …. Cahaya senja membias indah di langit kota. Lembut dan keemasan, seolah langit pun ikut merayakan hari bahagia itu. Di sebuah gedung pernikahan yang elegan namun sederhana, Nada berdiri anggun dalam balutan kebaya putih gading berhias payet, rambutnya ditata sanggul renda

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 234

    “Astaga! Itu … itu kan Pak Gio? Guru kita, Ayu!” Nada menutup mulutnya dengan telapak tangan, suaranya nyaris tercekat di tenggorokan. Mata Ayu membelalak tak percaya. “Enggak mungkin. Dia kan di penjara! Kita lihat sendiri dia dibawa polisi waktu itu.” “Tenang. Jangan terburu-buru. Kita tunggu

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 233

    Tepat lima hari sejak Daffa terbaring koma di rumah sakit, kabut tebal mulai turun pelan menutupi jalan-jalan kota. Malam menjelma menjadi sosok yang menakutkan, seolah ikut menyembunyikan sesuatu. Langit mendung, tanpa bintang, dan udara terasa lembab karena hujan yang baru saja reda. Jalanan tam

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 232

    “Daffa!” Jerit Nada mengoyak keheningan malam. Ia mematung, matanya menatap shock dan tak percaya. Tubuh Daffa terhempas karena tabrakan keras oleh mobil itu. Kini tubuh malang tersebut tergeletak di aspal. Darah menggenang dari pelipis dan dada kirinya. Orang-orang mulai berkumpul. Lampu mobil-mo

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 231

    Langit mendung menggantung rendah sore itu. Petir samar menggeram dari kejauhan, seolah bumi pun tahu bahwa badai baru saja dimulai, bukan hanya di langit, tapi juga di hati manusia. Di dalam rumahnya yang kini terasa sempit meski luas, Hadi berjalan mondar-mandir dengan napas tersengal. Kertas anc

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 230

    “Sialan!” geram pria paruh baya itu. Tangan Hadi masih menggenggam kertas lusuh yang tadi terlipat di bawah batu. Angin malam menerpa wajahnya yang penuh peluh, meski suhu udara di luar tidak panas sama sekali. Lampu jalan berkedip pelan di kejauhan, menciptakan bayangan panjang di atas aspal yang

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 43

    "Nggak usah merasa malu dan merasa nggak enakan, Nada. Aku sudah melihat tubuh kamu semuanya, dan aku juga sudah merasakannya. Jadi kamu harus bersikap biasa saja sama aku. Anggap aja kalau ini adalah suami kamu," ucap Daffa dengan entengnya. "Hah? Suami?" Mata Nada membelalak mendengar itu. "Bu

    last update最終更新日 : 2026-03-20
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 52

    “Ohhh!” Nada kelepasan mendesah ketika tangan Daffa kini mulai menyusup di balik dress nya dan meremas remas bukit kebarnya dengan sangat gemas. Permainan bibir pria itu juga membuat Nada pun refleks terpejam. Aroma mint dari mulut dan nafas Daffa, membuat Nada merasakan keenakan. Ia pun tanpa sad

    last update最終更新日 : 2026-03-20
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 37

    Air mata mulai menggenang di sudut matanya, tapi dia berusaha keras menahannya. Hatinya dipenuhi perasaan kotor yang tak bisa dibersihkan, seakan tubuhnya bukan miliknya lagi.Jalanan sepi ketika Nada melangkah dengan kaki yang terasa begitu berat, seperti terikat batu. Suara angin yang menerpa deda

    last update最終更新日 : 2026-03-19
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 36

    “Wah, dadamu sangat besar, Nada. Tanganku bahkan sampai nggak muat,” bisik Gio sambil terus memainkan milik Nada.“Jangan, Pak! Tolong lepaskan.” Nada hendak menyikut tubuh Gio, tapi pria itu langsung memeluknya dan kini memasukkan tangan ke balik kemeja ketat yang dikenakan oleh Nada.Tangan itu mu

    last update最終更新日 : 2026-03-19
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status