Home / Pendekar / Pendekar Tanpa Wajah / 446 - Berangkat ke Pusat

Share

446 - Berangkat ke Pusat

Author: Gauche Diablo
last update Petsa ng paglalathala: 2024-10-14 08:19:13

“Haanghh!” Yao Chen akhirnya terbangun dan mendapati Sima Honglian tertidur telungkup dalam posisi duduk di sebelahnya.

Dia terharu. Istrinya selalu menjadi orang yang sangat peduli padanya.

“Lian ….” Yao Chen berkata pelan sambil menyentuh puncak kepala Sima Honglian.

Segera saja sentuhan ringan itu menyadarkan Sima Honglian dari lelapnya.

“Chen! Kamu sudah bangun.” Sima Honglian lekas membuka mata dan senyumnya merekah.

Namun, ada genangan air di pelupuk mata Sima Honglian usai dia tersenyum
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Pendekar Tanpa Wajah   629 - Tiba di Rawa Kematian

    Saat tubuhnya melayang, dia melipat tangan dan mengaktifkan mantra api dari elemen kehidupan—api suci yang tak hanya membakar, tapi juga membersihkan energi jahat.“Api Penyucian Semesta!” teriaknya.Dalam sekejap, semburan api emas-hijau meledak dari telapak tangannya, menghantam tanah yang dipenuhi akar beracun itu.Tanah berguncang hebat, dan jeritan aneh yang bukan berasal dari makhluk hidup terdengar dari dalam tanah. Tanaman itu terbakar habis dan tanah sekitarnya menjadi bersih dari racun untuk sesaat.“Tanaman pemangsa. Mereka hidup dari daging dan darah.” Yao Chen memiliki wawasan itu dari Tasbih Semesta.Namun Yao Chen belum sempat mendarat ketika sesosok makhluk tiba-tiba menyergap keluar dari dalam kabut hitam di kejauhan.Makhluk itu setinggi lebih dari 3 meter, dengan tubuh mirip manusia namun dilapisi sisik hitam pekat bagaikan baja. Kepalanya berbentuk tengkorak raksasa dengan taring mencuat dari

  • Pendekar Tanpa Wajah   628 - Berkunjung ke Padang Kematian

    “Bangsa iblis?” Yao Chen termenung sejenak.Segera saja dia teringat akan Kaisar Iblis Langit. Dendamnya pada sosok gelap tersebut langsung mencuat di sanubarinya.“Gao Long, pembalasan untukmu sebentar lagi akan tiba.”Tangannya terkepal erat ketika memikirkan itu.* * *“Benarkah yang ayahmu katakan?” tanya Yao Chen pada Sheng Meiyu.Istri ketiganya mengangguk yakin. “Ayahku mendapatkan informasi itu dari bawahannya yang terpercaya. Dia meyakini bahwa di Rawa Kematian memang ada fluktuasi energi kematian yang saat ini lebih pekat dari biasanya.”Yao Chen diam sambil berpikir.Di dalam ruang dimensi jiwanya, Kaisar Manusia berkata, “Rawa Kematian adanya di Padang Kematian. Bocah Yao, mungkin saja ada hal baik yang bisa kau peroleh di sana.”Di hatinya, Yao Chen sadar bahwa dia membutuhkan kekuatan lainnya agar bisa melawan Kaisar Iblis Langit yang tentunya sudah semakin kuat saat ini.Setelah mempertimbangkan beberapa hal, dia memutuskan akan mengunjungi Rawa Kematian.“Chen ….” Sima

  • Pendekar Tanpa Wajah   627 - Nikmatnya Kultivasi Ganda

    “Kau takkan bisa menghancurkan aku, bocah sombong!” seru Goraku.Goraku meraung, tubuhnya berubah ke bentuk sejatinya: seekor kera raksasa setinggi 10 meter, dengan tubuh baja hitam berurat emas.Aura iblis menyebar ke udara, menekan semua makhluk hidup di radius ribuan meter.“Kau tak bisa secepat itu menyatakan hasil untuk sesuatu yang belum pasti!” balas Yao Chen, berseru di angkasa.Yao Chen menyeka darah di sudut mulutnya dan membuka semua hukum di dalam dirinya.“Ruang. Api. Petir. Tanah. Air. Angin. Kehidupan. Aku adalah jalur semua hukum!”Pedang Keseimbangan menyala terang dalam kobaran Api Murni Semesta.“Pemisahan Absolut!”Mereka melesat sekali lagi.KLAAANGGG!!!Dua kekuatan mutlak bertabrakan. Namun, Pedang Keseimbangan tak hanya menyerang tubuh, tapi juga struktur hukum dasar dari daging Goraku.Krak ... krak … KRAAKKK!!!Retakan m

  • Pendekar Tanpa Wajah   626 - Lawan yang Sulit

    “Siluman sombong!” seru Gongsun Huojun.Gongsun Huojun hendak keluar, tapi Yao Chen menahannya.“Biarlah ini menjadi urusanku, Ayah. Biarkan aku yang menyelesaikan.”Yao Chen melangkah keluar gerbang. Tiga istrinya, para tetua, dan murid elit Tanah Suci menatap langit dengan rasa khawatir.Di luar, Goraku mengaum.“Akhirnya kau keluar! Bocah! Kau kira menundukkan para siluman pengecut itu membuatmu terlihat kuat?! Coba hancurkan tubuhku kalau kau bisa!”Yao Chen tersenyum tipis. “Kau akan segera tau betapa bodohnya tantanganmu.”Di udara, dua sosok melayang berhadapan.Yao Chen mengaktifkan Mode Asura. Enam lengan berapi menyala. Hukum Ruang bergetar. Pedang Keseimbangan muncul di salah satu lengan.“Bersiaplah!”Dengan satu langkah menggunakan Teknik Langkah Hantu, dia menghilang.Goraku melengos, menangkis serangan pedang Yao Chen hanya dengan lengan.Clang!!!Percikan api beterbangan. Daging Goraku benar-benar sekeras baja.“Hahahaha! Bocah lemah! Ini tubuh asli siluman! Tak bisa k

  • Pendekar Tanpa Wajah   625 - Dominasi Yao Chen (2)

    “Roc Petir ….” Sheng Meiyu menggumam sambil membayangkan siluman yang disebut suaminya.Siluman Roc Petir adalah ras burung raksasa penguasa angkasa, berkecepatan kilat, pengendali badai.Namun, Yao Chen telah menguasai Hukum Elemen Petir dan Hukum Ruang.Bahkan dewa pun tak lebih cepat dari perpaduan Teknik Langkah Hantu dan Hukum Ruang miliknya.Dengan satu hentakan Pedang Keseimbangan, Yao Chen membelah langit, menjatuhkan patriark Roc Petir dari angkasa, merobek sayapnya dengan cambuk petir, dan membunuhnya di hadapan para prajuritnya.Mereka tunduk dengan ketakutan. Tak ada lagi yang berani terbang melintas di atas wilayah Tanah Suci.“Kudengar siluman Tikus Emas sudah meresahkan di daerah tenggara.” Yao Chen berkata pada pasukannya.Mereka pun paham, target selanjutnya adalah Kerajaan Siluman Tikus Emas.Kerajaan ini dikenal rakus, licik, pengendali elemen logam dan kekayaan bawah tanah. Merek

  • Pendekar Tanpa Wajah   624 - Dominasi Yao Chen (1)

    “Kenapa tidak sabaran?” Yao Chen terkekeh.Dari balik asap, Yao Chen melesat keluar beserta Mode Asura aktif.Enam lengan berselimutkan api murni menggenggam kendali ruang, mematahkan hukum api yang dipakai Patriark Harimau Sayap Api.Pedang Keseimbangan menebas dan menghantam dada besar siluman itu.BWAARRGHH!Darah merah menyembur dari mulut Patriark Harimau Sayap Api.“Tak berguna melawan Hukum Keseimbanganku.”Yao Chen melayang di udara, aura putih keemasan membungkus tubuhnya, melepaskan gelombang penindasan yang membuat banyak prajurit siluman roboh ketakutan.“Kalau begitu lihat ini! Api Jiwa Leluhur Harimau!”Patriark Harimau Sayap Api memuntahkan bola api biru pekat, api leluhur yang konon bisa membakar roh hingga musnah.Yao Chen menarik napas dalam. Dia menciptakan pusaran hisap menggunakan Pedang Keseimbangan yang menelan api leluhur dengan paksa.Api biru pekat itu hilang, berubah menjadi kabut tipis yang terserap ke dalam tasbih.“Apa?!” Patriark gemetar.“Ini baru permu

  • Pendekar Tanpa Wajah   590 - Kenaikan Tingkat 11

    “Kau bisa kembali, Gao Long.” Yao Chen berkata ke naga kunonya.“Hmph! Bocah bau pemaksa! Kau berhutang padaku!” Gao Long mendengus dan masuk kembali ke tubuh Yao Chen.Yao Chen hanya bisa terkekeh canggung.Udara malam masih menyisakan bara dari perte

    last updateHuling Na-update : 2026-04-04
  • Pendekar Tanpa Wajah   598 - Kemunculan Tetua Terkuat

    “Kenapa Anda di sini?” Yao Chen masih bingung dengan kemunculan Guru Besar Tianji.Orang itu adalah tetua terkuat di Tanah Suci. Kemampuannya setara dengan Gongsun Huojun.Yao Chen tidak terlalu mengenalnya, tapi pernah beberapa kali bertemu.“Hm.” Guru Besar Tianji hanya menoleh ke Yao Chen tanpa

    last updateHuling Na-update : 2026-04-04
  • Pendekar Tanpa Wajah   582 - Raja Iblis Cantik

    Asap darah belum sepenuhnya hilang ketika Mo Gu — Raja Iblis berkepala botak — akhirnya menyadari bahwa kakaknya, Raja Iblis Mo Yang, benar-benar telah dibakar habis oleh api mengerikan milik Yao Chen.“K-Kau ... KAU MEMBUNUH KAKAKKU!!!” raungnya, suara parau, gemetar antara amarah dan ketakutan.W

    last updateHuling Na-update : 2026-04-04
  • Pendekar Tanpa Wajah   576 - Dendam Baru

    “Pu-Putra Suci?” Salah satu dari rombongan caravan itu terkesiap. Matanya membelalak, seakan tak percaya dengan apa yang didengarnya. “Apakah kalian ... berasal dari sekte besar?”Suasana sekitar mendadak sunyi. Hanya desiran angin gurun yang terdengar, membawa debu dan serpihan pertempuran.Sement

    last updateHuling Na-update : 2026-04-04
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status