Share

70

Author: Eselitaa
last update publish date: 2026-06-24 22:19:36

Keheningan yang mencekam menyelimuti ruang kerja Kepala Akademi. Darius, yang sempat tertegun selama beberapa detik, segera menguasai kembali ekspresi wajahnya.

Otot-otot rahangnya mengeras, menolak untuk menunjukkan kepanikan di hadapan sang tuan muda yang sedang terluka namun memiliki tatapan sepekat malam.

Darius menggelengkan kepalanya dengan tegas, memasang raut wajah bingung yang dibuat-buat.

"Saya sama sekali tidak mengerti apa yang Anda maksud, Tuan Muda Eryx. Pertanyaan bahwa Gahe
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   70

    Keheningan yang mencekam menyelimuti ruang kerja Kepala Akademi. Darius, yang sempat tertegun selama beberapa detik, segera menguasai kembali ekspresi wajahnya. Otot-otot rahangnya mengeras, menolak untuk menunjukkan kepanikan di hadapan sang tuan muda yang sedang terluka namun memiliki tatapan sepekat malam. Darius menggelengkan kepalanya dengan tegas, memasang raut wajah bingung yang dibuat-buat. "Saya sama sekali tidak mengerti apa yang Anda maksud, Tuan Muda Eryx. Pertanyaan bahwa Gahensa adalah seorang perempuan... itu sungguh tidak masuk akal. Dia adalah lulusan terbaik dari angkatan berat, melintasi simulator tempur paling brutal di distrik utara, dan memiliki rekam medis prajurit laki-laki yang sah sejak hari pertama menapakkan kaki di sini." Eryx tidak mengedipkan mata sedikit pun mendengar pembelaan itu. Dia justru menegakkan tubuhnya, melangkah perlahan mendekati meja kerja Darius dengan senyuman miring yang terlihat sangat berbahaya. Setiap langkahnya memancarkan aur

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   69

    Aeri bergerak dengan efisiensi yang luar biasa. Sebagai seseorang yang terlatih untuk menyusup dan meloloskan diri dari situasi paling krusial, dia memanfaatkan jalur evakuasi darurat rumah sakit yang biasanya digunakan untuk limbah medis. Menghindari kerumunan wartawan yang bising di lobi utama, Aeri memapah tubuh tegap Eryx menuruni tangga belakang menuju area parkir bawah tanah. Di sana, sebuah mobil van hitam taktis milik unit pengamanan cadangan terparkir. Tanpa membuang waktu, Aeri mendudukkan Eryx di kursi belakang, mengambil alih kemudi, dan menginjak pedal gas dalam-dalam, membelah jalanan distrik utara yang mulai temaram. Dua puluh menit kemudian, bangunan megah bergaya brutalistik dengan dinding beton tinggi menjulang tampak di hadapan mereka. Akademi Pengawal Elit Leander. Begitu van hitam itu melewati gerbang baja berlapis, atmosfer di sekitar mereka mendadak berubah menjadi sangat disiplin dan protektif. Aeri memarkirkan kendaraan di paviliun medis akademi. Tak

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   68

    Aeri terpaku selama beberapa saat, mencerna pengakuan jujur yang baru saja keluar dari bibir Eryx. Keheningan yang canggung sempat merayap di antara mereka sebelum akhirnya Aeri teringat pada sosok wanita bergaun satin hitam yang baru saja pergi bersama Tiago."Jika kau merasa asing di dalam keluargamu sendiri, lalu bagaimana dengan wanita tadi?" tanya Aeri, suaranya merendah seiring rasa penasarannya yang kian menuntut jawaban. "Selena Leander. Siapa dia sebenarnya? Mengapa kedatangannya bisa membuat ayahmu langsung tunduk, dan mengapa dia begitu gigih ingin mempertahankan posisimu sebagai calon kepala keluarga?"Eryx mengembuskan napas berat. Mendengar nama itu disebut, sorot mata gelapnya seketika berubah menjadi sangat dingin dan dipenuhi oleh kabut kewaspadaan yang pekat."Selena adalah wanita yang sangat berpengaruh, baik bagi pemerintahan kota maupun bagi lingkaran dalam keluarga Leander," jawab Eryx, rahangnya mengetat samar. "Dia memiliki otak yang terlalu cerdas untuk ukura

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   67

    Aeri terpaku di tempatnya berdiri. Kedua matanya melebar sempurna menatap perubahan drastis yang terjadi pada pria di atas ranjang rumah sakit itu. Baru beberapa menit yang lalu seluruh petinggi dinasti Leander bertaruh nyawa dan reputasi demi memperebutkan posisinya, namun kini, begitu pintu tertutup rapat, sisa-sisa menawan dan keangkuhan mutlak Eryx lenyap tanpa bekas. Air mata mulai mengalir deras dari sudut mata gelap Eryx, membasahi bantal putih di bawah kepalanya. Tubuhnya yang terbalut perban tebal bergerak gelisah. "Kak Gahensa... sakit... ini sakit sekali," rengek Eryx dengan suara sengau, persis seperti anak kecil yang sedang mengadu setelah terjatuh dari sepeda. Dia meraba-raba lengan seragam Aeri, mencoba mencari perlindungan. "Lyra jahat sekali... perutku rasanya seolah mau lepas. Kenapa tidak ada yang memelukku? Aku mau mati saja kalau sakit begini..." Melihat tingkah manja yang teramat kontras dengan kekejaman taktis yang ditunjukkannya beberapa jam lalu di halaman

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   66

    Selena melangkah lebih dekat ke arah ranjang tempat Eryx terbaring, mengabaikan tatapan defensif yang dilayangkan oleh Aeri. Sepasang mata safirnya menyapu wajah pucat sang tuan muda sebelum akhirnya beralih menatap Tiago Leander."Aku telah mendengar apa yang terjadi akhir-akhir ini di keluarga kita Paman," ucap Selena, suaranya mengalun tenang, seolah membicarakan cuaca dan bukan tentang pembatalan pernikahan yang nyaris merenggut nyawa pewaris dinasti. "Dan aku harus mengatakan... aku setuju dengan pengawal ini. Eryx tidak bisa disingkirkan begitu saja dari posisi calon kepala keluarga. Memilih Regan hanya akan menunjukkan kepada daratan utama bahwa Leander sedang mengalami keretakan internal yang lemah."Mendengar pernyataan Selena yang tak terduga, ketegangan di wajah Tiago perlahan mencair. Meskipun Tiago justru merasa semakin tidak nyaman akan kenyataan bahwa apa yang ada di dalam keluarga Leander ternyata sudah sampai ke Selena. Selena memang bagian dari keluarga Leander te

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   65

    Aroma antiseptik yang menyengat dan bunyi ritmis dari layar monitor jantung memenuhi ruang perawatan intensif Rumah Sakit Pusat Leander. Di sudut ruangan, Aeri duduk membeku di atas kursi besi. Kedua tangannya yang masih bernoda darah kering bertumpu pada lututnya yang bergetar. Wajahnya ketara lesu, matanya sembap, dan gumpalan mendung hitam seolah bergelayut di atas kepalanya. Dia sangat ketakutan. Ketakutan yang belum pernah dia rasakan bahkan saat dirinya sendiri berada di ambang maut. Melihat Eryx yang biasanya begitu angkuh dan penuh kendali kini terbaring tak berdaya dengan selang oksigen, nyaris meninggal akibat tikaman Lyra, membuat dinding pertahanan emosional Aeri runtuh total. Di dalam hatinya, ada rasa bersalah dan kekhawatiran yang teramat berat, mengaburkan tujuan awalnya tentang balas dendam. Klek. Suara pintu yang terbuka membuat Aeri tersentak dari lamunannya. Dia segera berdiri dan menegakkan tubuhnya saat melihat Tiago Leander melangkah masuk. Kepala

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   07

    Rapat berlanjut.Eryx menyetujui beberapa hal. Menolak yang lain. Membuat keputusan besar berdasarkan kriteria yang Aeri tidak sepenuhnya pahami—apakah ia tertarik, apakah ia bosan, apakah ia sedang merasa beruntung.Di tengah rapat, seorang asisten membawa makanan ringan. Eryx langsung mengambil p

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   06

    Namun ketegangan itu segera berubah total. Lantai kantor Leander Corporation adalah gambaran efisiensi dan kekuasaan. Setiap orang bergerak dengan tujuan. Setiap interaksi terukur. Setiap detail direncanakan. Lalu Eryx masuk, dan semuanya berubah menjadi kacau. “Halo, semuanya,” katanya denga

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   05

    Pukul delapan pagi, Eryx muncul di ruang makan dengan penampilan yang membuat Aeri terdiam sejenak. Ia tidak bertelanjang dada seperti yang Aeri bayangkan. Sebaliknya, ia mengenakan kaus desainer yang pas di tubuh, celana rapi berpotongan presisi, dan arloji yang nilainya lebih tinggi dari gaji Ae

  • Pengawal Palsu Tuan Muda   04

    Aeri datang lebih awal karena itu adalah cara untuk menunjukkan kepada Eryx Leander bahwa keputusannya untuk mengambil Gahensa Xan bukan kesalahan—itu adalah investasi dalam hidupnya sendiri.Maya, pembantu rumah tangga, terlihat terkejut melihat Aeri sudah di penthouse saat pagi buta."Tuan Eryx m

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status