Home / Fantasi / Pengendali Sistem Terkuat / 831. Ternyata gulungannya...

Share

831. Ternyata gulungannya...

Author: Rendi OP
last update publish date: 2024-08-16 13:17:06
Pertarungan Martis melawan si Topeng Merah semakin lama semakin intens. Dan sejauh ini Martis lah yang nampak sedikit unggul. Walaupun sedikit unggul, Martis tidak mau meremehkan lawannya. Dia justru lebih memperketat lagi pertahanannya.

"Hey Martis! Mana jurus andalan sinar lasermu itu? Kenapa kau tidak menggunakannya? Bukankah kau ingin mengalahkanku dengan cepat?"

Mendengar ucapan provokasi dari si Topi Merah, tentu saja Martis langsung curiga. Dalam hatinya, Martis berkata, 'Apa yang dir
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pengendali Sistem Terkuat   1016. AMUKAN TERAKHIR DAN PENCULIKAN YANG MEMBAKAR JIWA

    Pertempuran di Ngarai Tengkorak Kelam telah melampaui batas nalar. Langit yang semula diselimuti awan sore kini berganti malam pekat, lalu kembali berangsur terang oleh fajar. Tiga jam... lima jam... hingga delapan jam berlalu tanpa hentinya dentuman energi yang meretakkan bukit-bukit batu di sekeliling mereka. Udara terasa begitu panas bercampur racun belerang yang memadatkan napas. Di dasar kawah yang luluh lantak, Martis berdiri dengan napas terengah-engah. Peluh dan darah tipis mengalir di pelipisnya, namun mata keemasannya membara lebih terang dari sebelumnya. Sebaliknya, Jenderal Valthor tampak dalam kondisi yang mengenaskan. Peningkatan kekuatan dua kali lipat yang disuntikkan dari energi kehampaan mulai menunjukkan efek samping yang mengerikan, dan zirah merahnya meletup-letup, memperlihatkan daging bermutasi yang terkelupas oleh panas Api Suci. "Hhh... hhh... tidak mungkin..." bisik Valthor seraya memegang sabitnya yang membengkok. "Aku sudah menerima kekuatan Tuan Baya

  • Pengendali Sistem Terkuat   1015. BADAI KEHAMPAAN DAN BENTENTANG DUA KEKUATAN

    "Awas, Martis!" teriak Estias menggelegar. Dengan daya tahan tubuhnya yang kini telah melonjak tiga kali lipat, Estias melompat ke depan tanpa ragu. Urat-urat emas di zirahnya bersinar membara saat ia menyilangkan kedua lengan raksasanya di udara. "Benteng Emas Dominion!" BOOOOOOMMMM! Tebasan sabit Valthor menghantam tepat di kedua lengan Estias. Benturan dahsyat itu menciptakan gelombang kejutan raksasa yang meruntuhkan tebing-tebing ngarai di sekeliling mereka. Tanah di bawah kaki Estias ambles sejauh tiga meter, namun sang raksasa berdiri kokoh, menahan daya hancur serangan yang kini dua kali lipat lebih kuat dari sebelumnya dengan raungan keberanian. "Hahaha! Zirah batumu lumayan juga, Raksasa!" raung Valthor histeris. Dari balik topeng besinya, gumpalan api hitam menyembur keluar. "Tapi bagaimana dengan ini?!" Valthor memutar sabit raksasanya dengan kecepatan membabi buta, melancarkan belasan tebasan beruntun yang membentuk jaring-jaring bayangan pembunuh. Setiap ay

  • Pengendali Sistem Terkuat   1014. BAYANGAN DI BALIK BADAI

    Proses evakuasi dari penjara bawah tanah berlangsung penuh haru. Martis dan Estias membimbing para wanita serta gadis-gadis yang selamat kembali ke Desa Lembah Asri. Tangis bahagia dan pelukan hangat membuncah di alun-alun desa saat keluarga yang terpisah akhirnya dipersatukan kembali. Selama dua hari, Martis memanfaatkan Api Suci Hijau Zamrud serta persediaan obat-obatan purba dari Sistemnya untuk memulihkan gizi buruk dan kesehatan para warga. Dan Estias, yang kini dianggap sebagai sang pahlawan raksasa oleh anak-anak desa. Ia bahkan rela membagikan setengah dari cadangan daging buruannya sampai perutnya sendiri berbunyi nyaring sepanjang malam. Setelah memastikan keadaan Desa Lembah Asri benar-benar aman dan makmur kembali, Martis dan Estias melambaikan tangan, melangkah pergi melanjutkan perjalanan mereka menuju jantung Benua Utama. Namun, kedamaian di perbatasan itu tidak bertahan lama. Saat Martis dan Estias melintasi sebuah celah ngarai terjal berpohon mati yang diseb

  • Pengendali Sistem Terkuat   1013. RUANG GELAP

    Aroma busuk belerang dan jeritan keputusasaan menyelimuti markas persembunyian antek-antek Valthor yang berada di pinggiran Desa Lembah Asri. Pertempuran di permukaan tanah berlangsung singkat dan brutal. Tanpa belas kasihan, Martis dan Estias menyapu bersih puluhan prajurit penindas yang tersisa. Estias mengayunkan tinju emasnya, melemparkan para prajurit pembeli pajak itu bagaikan pin boling yang berhamburan, sementara Api Suci Merah Keemasan Martis membakar senjata-senjata haram mereka hingga meleleh menjadi cairan tak berguna. BAM! BRUAKKK! "A-Ampun, Tuan! Ampun!" jerit salah seorang kepala pengawal yang tersisa, berlutut dengan tubuh gemetar di hadapan Martis seraya memegangi lengannya yang patah. Martis melangkah maju, tatapan matanya yang keemasan menusuk langsung ke dalam kalbu sang kepala pengawal. "Di mana tempat kalian menyembunyikan sisa hasil jarahan dan para warga yang kalian culik?" Dengan bibir gemetar pucat, sang kepala pengawal menunjuk ke arah celah dindin

  • Pengendali Sistem Terkuat   1012. DESA YANG TERENGGUT

    Langkah kaki Martis dan Estias menyusuri jalan setapak berdebu yang membelah bukit perbatasan Benua Utama. Bau debu kering dan pepohonan meranggas menyambut perjalanan mereka, hingga di balik tikungan tebing, sebuah permukiman luas membentang di dalam lembah kecil. Seharusnya, desa itu menjadi tempat yang asri. Sisa-sisa petakan sawah bertingkat dan bekas kincir air kayu di tepi sungai menunjukkan bahwa tempat ini dulunya makmur. Namun, pemandangan yang tersaji di depan mata Martis dan Estias kini sangat kontras. Atap-atap rumah kayu banyak yang runtuh dan hangus terbakar. Dinding-dinding tanah liat retak berlubang, sementara jalanan desa dipenuhi dedaunan busuk yang tak disapu. Suasana begitu hening, sunyi dari gelak tawa anak-anak atau riuh aktivitas warga. "Martis... tempat ini baunya seperti gubuk hantu," bisik Estias. Tangannya refleks meraba perutnya sendiri, memikirkan apakah ada kedai makan yang buka di desa sesepi ini. "Waspada, Estias," sahut Martis pendek. Mata ke

  • Pengendali Sistem Terkuat   1011. BATAS KEMENANGAN

    Gemuruh di Lembah Angin Kelam mencapai puncaknya. Kawah raksasa yang tercipta akibat benturan energi kini membara oleh sisa-sisa Api Suci Merah Keemasan milik Martis. Jenderal Valthor berdiri terengah-engah di dasar kawah, zirahnya terkoyak hebat dan topeng besinya telah retak separuh, memperlihatkan raut wajahnya yang pucat dan dipenuhi kemurkaan. "Aku adalah Penguasa Setengah Dewa dari Sekte Bayangan Abadi!" raung Valthor histeris. Ia mengangkat sabit tulangnya yang retak, mencoba memanggil sisa-sisa Angin Kelam Pemotong Realitas. "Kalian tidak akan pernah bisa melampauiku!" "Banyak bicara!" teriak Estias menggelegar. Dengan kekuatan Evolusi Dominion tiga kali lipatnya, Estias menerjang maju mendahului angin. Raksasa itu tidak lagi menggunakan senjata, melainkan memusatkan seluruh aura batu emasnya ke dalam dua telapak tangannya. BAM! BAM! Estias menepuk kedua sisinya, mengunci pergerakan sabit Valthor tepat di tengah cengkeraman tangannya yang sekeras baja purba. Logam

  • Pengendali Sistem Terkuat   28. Mulai bergerak

    Akhirnya pengintai yang berhasil Martis tangkap langsung dibawa oleh Odele untuk diinterogasi.Namun nampaknya, kali ini orang itu benar-benar mengunci mulutnya dengan rapat. Setiap kali diancam dan bahkan dipukuli, orang itu hanya menyeringai. Dan lagi, ia seperti tidak merasakan sakit sedikitpun.Od

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pengendali Sistem Terkuat   30. Lawan tambahan

    Martis memukuli Marco tanpa henti. Tiap pukulan itu kini mulai terasa berat bagi Marco."Ada apa dengan Anak ini? Sial! Kenapa kekuatannya sangat terasa berbeda?" gumam Marco.Tapi Marco masih sanggup menangkis dan menahan semua pukulan Martis. Martis belum berhasil melukai Marco."Boost!" gumam Martis

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pengendali Sistem Terkuat   17. Bekerja sama

    Martis memukuli wajah Anton sampai wajah Anton menjadi babak belur.Beberapa menit kemudian Martis berhenti untuk menarik nafas sejenak.Ternyata Anton belum juga kalah. Anton masih bisa bangkit. Namun sayangnya, Martis tidak membiarkan Anton untuk memulihkan dirinya. Martis takut kalau Anton mengguna

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pengendali Sistem Terkuat   16. Serangan bertubi-tubi

    Kali ini Martis terlihat agak kesulitan mengindari serangan dari Anton.Nampaknya kekuatan elemen api Anton berbeda dari kekuatan elemen api yang biasanya. Bagaimana tidak? Martis sudah mencoba elemen tanah dan elemen besi untuk menghalau kekuatan api Anton. Akan tetapi, hasilnya tetap sama saja. Api

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status