Share

Bab 6

Author: Mohini
"Yan ... Yanto? Sejak kapan kamu datang?"

Jessica memaksakan senyum. Yanto melangkah mendekat dan merebut ponselnya, lalu melihat video yang dia rekam.

Plak!

Tanpa ragu, pria itu menamparnya.

"Kenapa dari dulu aku nggak tahu kalau ternyata kamu itu selicik ini!"

Orang tua Jessica buru-buru maju, melindungi putri mereka di belakang. "Yanto, kamu keterlaluan!"

"Memang anakku ada salah, tapi penyebab utamanya adalah kamu! Kamu nggak seharusnya bersama dua wanita sekaligus!"

Kalimat itu membuat Yant
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Pengorbanan Melahirkan Dibayar Dengan Perselingkuhan   Bab 8

    "Apa hakmu ngatur-ngatur aku? Sebenarnya apa hubunganmu sama Clarisa? Cepat bilang!"Suara teriakan Yanto makin lama makin menjauh, lalu seseorang mendorong pintu dan masuk. Ternyata itu sahabat masa kecilku, Sheldon."Jadi kamu yang membawaku ke rumah sakit?"Pria itu mengangguk, lalu merapikan selimutku."Clarisa, apa pun yang terjadi, jangan menyerah pada diri sendiri. Mulai sekarang, biar aku yang melindungimu." Sosok kakak laki-laki yang dulu, sekarang pun masih membuatku merasa aman.Beberapa hari berikutnya, dia menemaniku berjalan-jalan di luar, mengajakku mengingat banyak hal saat kecil. Dia selalu bisa membuatku tertawa lepas.Aku juga kembali menemui dokter psikolog, minum obat tepat waktu setiap hari.Sampai suatu hari Jessica muncul di depanku dengan rambut berantakan."Clarisa, jelas-jelas kamu itu pelakor. Kamu ini benar-benar sudah gila karena ingin naik derajat! Apa hakmu memaksa Yanto menceraikanku? Di mana kamu sembunyikan dia?!"Aku mundur selangkah dengan waspada,

  • Pengorbanan Melahirkan Dibayar Dengan Perselingkuhan   Bab 7

    Aku tidak menyangka aku masih bisa membuka mata lagi. Semua dokter merasa lega, sibuk menelepon Yanto untuk memberi kabar baik. Namun, aku malah berusaha mengangkat tangan untuk mencabut selang oksigen.Detik berikutnya, Yanto bergegas masuk dan menekan tanganku dengan kuat."Clarisa, kamu mau apa sebenarnya? Sudah susah payah kamu diselamatkan, bisa nggak jangan menyiksa diri lagi?"Kata-kata ini terasa tidak asing.Selama beberapa tahun terakhir, setiap kali depresiku kambuh, selalu terjadi pemandangan memalukan seperti ini. Yanto selalu datang dan menarikku kembali dari ambang bahaya. Namun, aku sudah tidak membutuhkannya lagi.Hawa dingin merayap ke seluruh tubuhku, aku tidak bisa menahan diri untuk tidak gemetar."Lepaskan aku! Mulai sekarang aku nggak butuh kamu urus aku lagi!"Yanto menahanku dengan kuat, suaranya bergetar karena menangis, "Aku nggak izinin kamu mati, aku mohon, Clarisa."Seolah dia benar-benar tidak rela kehilangan aku. Namun hanya aku yang tahu, ini hanyalah r

  • Pengorbanan Melahirkan Dibayar Dengan Perselingkuhan   Bab 6

    "Yan ... Yanto? Sejak kapan kamu datang?"Jessica memaksakan senyum. Yanto melangkah mendekat dan merebut ponselnya, lalu melihat video yang dia rekam.Plak!Tanpa ragu, pria itu menamparnya."Kenapa dari dulu aku nggak tahu kalau ternyata kamu itu selicik ini!"Orang tua Jessica buru-buru maju, melindungi putri mereka di belakang. "Yanto, kamu keterlaluan!""Memang anakku ada salah, tapi penyebab utamanya adalah kamu! Kamu nggak seharusnya bersama dua wanita sekaligus!"Kalimat itu membuat Yanto terpaku di tempat.Beberapa saat kemudian, dia menarik napas dalam-dalam. "Ayah, Ibu ...."Dia tiba-tiba mengganti panggilan, "Paman, Bibi, meskipun aku salah, Jessica juga nggak seharusnya sampai menyebabkan kematian ibu Clarisa!"Mendengar perubahan panggilan itu, Jessica langsung panik dan maju ke depan, wajahnya penuh ketidakpercayaan. "Kenapa kamu tiba-tiba ganti panggilan? Kamu ...."Tak disangka, yang dia terima malah tawa sinis dari Yanto."Kita akan segera bercerai! Sekarang aku akhir

  • Pengorbanan Melahirkan Dibayar Dengan Perselingkuhan   Bab 5

    "Ini Pak Yanto? Bu Clarisa keracunan obat tidur, mohon segera datang untuk menandatangani surat kondisi kritis!"Begitu mendengar kalimat itu, Yanto langsung terpaku di tempat. Tatapannya terkunci pada botol obat tidur yang sudah kosong.Bukankah depresi pascamelahirkan Clarisa sudah sembuh? Kenapa dia malah kembali menyakiti dirinya sendiri?Namun, dia sama sekali tidak sempat berpikir lebih jauh. Dia berlari terpincang-pincang menuju rumah sakit. Yang menyambutnya hanya selembar surat kondisi kritis."Pak Yanto, Bu Clarisa masih dalam proses penyelamatan, tapi racun kronis dalam tubuhnya sangat banyak, kemungkinan ....""Kemungkinan apa? Aku nggak ngizinin dia mati!" Yanto berteriak histeris, tangannya yang menggenggam surat itu gemetar hebat. Di atasnya tertulis dengan jelas: pasien mengonsumsi obat tidur kronis secara berlebihan, dengan ini dinyatakan dalam kondisi kritis.Terutama pada catatan tambahan tertulis: "Pasien diduga mengalami depresi pascamelahirkan berat."Pantas saja

  • Pengorbanan Melahirkan Dibayar Dengan Perselingkuhan   Bab 4

    Kata-kata singkat dari Yanto langsung meledak di telingaku dengan keras.Melihat kedua mataku yang memerah, Yanto berkata dengan nada yang lembut sekaligus begitu kejam, "Hanya beberapa cambuk saja, biar amarah ibuku reda. Dia tahu batasannya."Dulu, hanya karena luka kecil di jariku saja, Yanto sudah merasa sangat sakit hati. Kini, dia benar-benar telah berubah.Dengan kuku menancap ke telapak tangan untuk menahan kebencian yang meluap dari dadaku, aku terus menampar wajahku. "Aku selingkuhan yang merusak rumah tangga kalian, aku nggak tahu malu ....""Hajar wanita murahan ini sampai mati!"Begitu Melisa memberi perintah, para pengawal mencambuk tubuhku dengan tanpa ampun.Setiap cambuk itu menghantam seluruh tubuhku dengan keras."Ah!" Jeritan piluku terus bergema di seluruh ruangan sampai aku akhirnya tidak memiliki tenaga untuk menjerit lagi dan terkapar di lantai.Sembilan puluh tujuh, sembilan puluh delapan, sembilan puluh sembilan ...."Cukup!"Yanto berpura-pura hendak membantu

  • Pengorbanan Melahirkan Dibayar Dengan Perselingkuhan   Bab 3

    Saat aku bergegas pergi ke rumah sakit dengan terhuyung-huyung, ibu sudah berbaring di ranjang dengan napas yang sudah hampir putus.Di balik masker oksigen yang tebal, ibuku mengernyitkan alis dan terlihat agak marah. "Yanto sudah bilang padaku. Kamu ... kenapa kamu harus merusak rumah tangga orang lain ...."Dalam sekejap, duniaku seolah-olah berputar-putar. Saat itu, ibu menikahkanku pada Yanto dengan gembira dan menaruh semua harapannya pada kami. Begitu tahu Yanto memiliki keluarga lain, hatinya seharusnya lebih sakit berkali-kali lipat daripada hatiku.Aku menangis sampai tubuhku gemetar. "Ma, dengarkan penjelasanku, aku ...."Sebelum aku sempat selesai berbicara, ibuku sudah memalingkan wajahnya karena tidak ingin melihatku lagi dan air matanya membasahi bantal. Melihat dokter mendorongnya masuk ke ruang operasi untuk diselamatkan, aku pergi ke rumah Jessica dengan pikiran kosong. Begitu pintu dibuka, yang kulihat adalah jamuan keluarga yang sangat ramai dan belum pernah kulihat

  • Pengorbanan Melahirkan Dibayar Dengan Perselingkuhan   Bab 2

    Saat perutku mulai kejang dengan dahsyat, serpihan kenangan masa lalu melintas di benakku.Aku ingat saat baru saja melahirkan, aku meringkuk sendirian di kamar mandi dan membiarkan bayi menangis histeris di luar pintu.Yanto berkali-kali menggunakan punggungnya untuk menahan pisauku dan tetap menge

  • Pengorbanan Melahirkan Dibayar Dengan Perselingkuhan   Bab 1

    Di hari pemulihanku dari depresi pascamelahirkan, Yanto yang sedang mengemudi mobil tiba-tiba berkata, "Aku sebenarnya punya keluarga lain di luar."Kalimat yang datang tanpa peringatan itu membuat kepalaku berdengung.Yanto menatap lurus ke depan, lalu melanjutkan dengan nada penuh keluhan, "Saat d

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status