Short
Pengorbanan Melahirkan Dibayar Dengan Perselingkuhan

Pengorbanan Melahirkan Dibayar Dengan Perselingkuhan

Oleh:  MohiniTamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
8Bab
1.4KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Di hari pemulihanku dari depresi pascamelahirkan, Yanto yang sedang mengemudi mobil tiba-tiba berkata, "Aku sebenarnya punya keluarga lain di luar." Kalimat yang datang tanpa peringatan itu membuat kepalaku berdengung. Yanto menatap lurus ke depan, lalu melanjutkan dengan nada penuh keluhan, "Saat depresi pascamelahirkanmu kambuh selama bertahun-tahun ini, kamu selalu mau mati. Saat itu, aku juga hidup sengsara. Sekarang kamu sudah sembuh, aku juga harus meluangkan waktu untuk menebus istri dan anakku yang sebenarnya." Butuh waktu yang cukup lama, aku baru susah payah mengeluarkan suara gemetar dari tenggorokanku. "Kalau begitu ... aku dan anakku ini termasuk apa? Palsu?" Yanto tidak langsung menyangkal. Setelah terdiam lama, dia baru berkata dengan tegas, "Terserah kamu mau anggap ini bagaimana. Demi anak, kamu juga nggak akan tega pergi, 'kan?" Tubuhku langsung terasa seperti kehilangan semua kehangatan. Aku yang tadinya berpura-pura telah sembuh dari depresiku pun langsung kembali ke keadaan semula.

Lihat lebih banyak

Bab 1

Bab 1

Di hari pemulihanku dari depresi pascamelahirkan, Yanto yang sedang mengemudi mobil tiba-tiba berkata, "Aku sebenarnya punya keluarga lain di luar."

Kalimat yang datang tanpa peringatan itu membuat kepalaku berdengung.

Yanto menatap lurus ke depan, lalu melanjutkan dengan nada penuh keluhan, "Saat depresi pascamelahirkanmu kambuh selama bertahun-tahun ini, kamu selalu mau mati. Saat itu, aku juga hidup sengsara. Sekarang kamu sudah sembuh, aku juga harus meluangkan waktu untuk menebus istri dan anakku yang sebenarnya."

Butuh waktu yang cukup lama, aku baru susah payah mengeluarkan suara gemetar dari tenggorokanku. "Kalau begitu ... aku dan anakku ini termasuk apa? Palsu?"

Yanto tidak langsung menyangkal. Setelah terdiam lama, dia baru berkata dengan tegas, "Terserah kamu mau anggap ini bagaimana. Demi anak, kamu juga nggak akan tega pergi, 'kan?"

Tubuhku langsung terasa seperti kehilangan semua kehangatan. Aku yang tadinya berpura-pura telah sembuh dari depresiku pun langsung kembali ke keadaan semula.

....

Rasa sesak yang sangat familier itu kembali menyerangku sampai aku mencengkeram leherku dengan erat dan terus terengah-engah.

Yanto secara refleks memberiku air dan menepuk punggungku, tetapi kata-kata yang diucapkannya tetap kejam. "Saat kamu melahirkan, Jessica telepon bilang dia nggak enak badan. Huh. Aku tak menyangka, dia hanya menipuku untuk jadi alat pemuasnya. Lebih tepatnya lagi, kami hanya pasangan ranjang yang sah secara hukum."

Aku menelan air dengan susah payah dan perutku bergejolak hebat karena mual.

Aku ingat hari di saat aku sedang melahirkan. Aku didorong masuk ke ruang operasi darurat, tetapi Yanto masih tidak kunjung datang. Dokter sudah meneleponnya puluhan kali, tetap tetap tidak berhasil menghubunginya. Di lorong yang dingin dan sepi itu, hanya tersisa jeritanku yang menyedihkan.

Sejak hari itu, aku menjadi takut sendirian. Begitu mendengar bayi menangis, aku langsung runtuh. Dokter bilang itu adalah depresi pascamelahirkan yang parah.

Yanto tiba-tiba menepikan mobilnya, lalu mengambil dua lembar tisu untuk menghapus air mataku.

"Jadi ...."

Aku menelan isak tangisku. "Kalau kamu sudah punya istri, kenapa masih mau punya anak denganku?"

Tangan Yanto terhenti sejenak, lalu tersenyum. "Aku sudah menjelaskannya, menikahinya hanya demi janji omong kosong. Tapi Clarisa, orang yang kucintai itu kamu. Aku juga sudah memberimu anak yang kamu inginkan. Bukankah itu sudah cukup?"

Yanto menatapku dengan sangat serius, seolah-olah menunggu jawaban pasti dariku. Menerima dengan senang hati cinta yang diberikannya seperti belas kasihan.

Namun, keyakinan yang selama ini kupertahankan dengan susah payah langsung runtuh. Tadi, aku mengandalkan hafalan mati untuk menjawab semua pertanyaan dari psikolog. Aku berusaha menekan keinginanku untuk bunuh diri yang muncul berkali-kali dan akhirnya mendapatkan diagnosis kesembuhan dari depresi yang selama ini kuimpikan. Aku pikir hari ini kami bisa memulai kembali ....

Air mataku mengalir deras, "Yanto, kamu benar-benar sangat menjijikkan."

Yanto menatapku, lalu tiba-tiba tersenyum. "Aku memang menjijikkan, tapi aku juga menemanimu melewati tahun-tahun tersulitmu. Setidaknya di matamu dan anak kita, aku ini suami dan ayah yang baik."

Pada saat itu, aku baru menyadari betapa bodoh dan naifnya diriku.

Melihat aku terdiam, Yanto mengelus kepalaku dengan puas. Setelah itu, dia kembali mengemudi mobilnya hingga ponselnya tiba-tiba berdering.

"Sayang, aku kangen kamu. Tadi pagi, aku lupa bilang pipa air di rumah ...."

Wanita itu secara alami memanggil Yanto dengan sebutan sayang, lalu mengoceh tentang hal-hal sepele di rumah mereka.

Yanto juga mendengarkan dengan penuh kasih sayang, lalu menanggapinya. Pada akhirnya, dia menatapku sambil tersenyum. "Jessica cari aku, aku harus segera ke sana. Rumah sudah nggak jauh, kamu pulang sendiri saja dulu."

Aku pun diusir keluar dari mobil. Perjalanan selama sepuluh menit itu tidak pernah terasa begitu jauh.

Sesampainya di rumah, aku mengambil kembali obat tidur yang tadi kubuang ke tempat sampah dan menelannya sampai tak tersisa satu pun.

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Ulasan-ulasan

Yenita Siregar
Yenita Siregar
yanto akhirnya penyesalan mendalam
2026-06-07 00:14:51
2
0
Yenita Siregar
Yenita Siregar
komen 4 gak masuk????
2026-06-07 00:13:54
1
0
muzai222
muzai222
kok komen gak masuk
2026-06-07 00:13:39
2
0
8 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status