Share

Wajah Musim Gugur

Author: Von Hsu
last update publish date: 2026-02-12 20:00:26

POV Angela

Aku menatap ponselku. Pesan yang kukirim padanya beberapa menit lalu belum juga dibalas. 

Delapan malam. Dijemput. Makan di luar. 

Itu saja. 

Tidak ada penjelasan. 

Aku menggigit bibir, ragu sejenak sebelum memutuskan meneleponnya.

Nada sambung terdengar beberapa kali sampai akhirnya tersambung. 

"Ya," suaranya rendah dan singkat.

"Aku dapat pesanmu," kataku. 

"Hm."

Aku menahan desah

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Perangkap Dendam Tuan Miliarder   Hati yang Tak Bisa Kukendalikan

    POV AngelaAku mengembuskan napas pelan sebelum akhirnya membuka pintu mobil.Aku turun.Beth ikut keluar dari sisi pengemudi.“Apa yang kau lakukan di sini?”Aaron berdiri beberapa langkah dariku. Wajahnya tetap tenang seperti biasa.“Kita perlu bicara.”Mendengar suaranya lagi entah kenapa membuat dadaku terasa sakit.Aku menahan tatapannya.“Tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi, Aaron.”Tatapannya tidak berubah.“Jangan lupa. Kau masih berutang padaku, Angela.”Rahangku langsung mengeras.Jadi ini alasannya?Dia datang jauh-jauh hanya untuk membicarakan itu?Aku menatapnya tajam.“Kau menghentikan mobil kami hanya untuk membicarakan utang itu?”“Ya.”Jawabannya begitu tenang hingga membuatku semakin kesal.“Baiklah."Aku menyilangkan tangan di dada.“Kalau begitu, ayo bicara.”Beth yang sejak tadi berdiri di sampingku akhirnya angkat bicara.“Oke. Aku akan pergi dulu.”Aku menoleh padanya.Beth menunjuk ke arah mobil.“Aku bawa kopermu ke apartemen.”Aku mengangguk.“Terima kas

  • Perangkap Dendam Tuan Miliarder   Kembalinya yang Tak Kuduga

    POV AngelaAku membuka sosial media dan melihat begitu banyak komentar positif yang bermunculan.Baru saja nonton filmmu. Aktingmu bagus banget.Aku ingin melihatmu main di film lain.Teruslah berkarya, Angela.Maafkan aku karena terus salah paham padamu.Dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, sesuatu terasa berbeda.Komentar-komentar buruk yang sebelumnya memenuhi setiap unggahanku perlahan mulai menghilang.Sebaliknya, semakin banyak komentar positif bermunculan.Aku menatap layar beberapa saat.Aku bahkan hampir tidak mengenali kolom komentarku sendiri.Lalu aku menyadari nama yang menjadi alasan semuanya berubah.Beberapa hari lalu, Lyla mengumumkan bahwa dia akan mengambil hiatus dari dunia hiburan.Dalam pernyataannya, dia juga akhirnya menjelaskan semuanya.Tentang dirinya dan Aaron.Tentang rumor yang beredar.Da

  • Perangkap Dendam Tuan Miliarder   Kekecewaan yang Kurasa

    POV AngelaUntuk sesaat, aku mengira Aaron yang datang.Tapi ternyata Beth."Selamat pagi."Dia masuk sambil membawa tasnya, lalu menutup pintu di belakangnya."Beth."Dia tersenyum kecil."Bagaimana perasaanmu?""Sedikit lebih baik."Beth berjalan mendekati tempat tidurku."Syukurlah."Aku masih sempat melirik ke arah pintu sebelum kembali menatapnya."Apakah tadi kau ada melihat Aaron di depan?"Beth mengernyit."Aaron?""Ya."Dia menggeleng."Tidak. Kenapa? Dia ada di sini?"Aku terdiam sesaat."Ya. Dia di sini semalam.""Dia menginap?"Aku mengangguk."Dia menemaniku sepanjang malam."Aku melirik ke arah sofa yang sekarang kosong."Tapi ketika aku bangun pagi tadi, dia sudah tidak ada."Beth mengikuti arah pandanganku."Yakin dia tidak hanya keluar sebentar?""Aku tidak tahu.""Dia bila

  • Perangkap Dendam Tuan Miliarder   Apa Hubungan Kita?

    POV Angela"Dia punya banyak kesempatan untuk menghancurkanmu, Angela.""Tapi dia tidak melakukannya.""Bahkan ketika kau dalam bahaya, dia tetap memilih untuk menyelamatkanmu."Dadaku terasa sesak mendengar kata-katanya."Tapi itu bukan sesuatu yang bisa kujawab untuk kalian berdua."Lyla menggeleng pelan."Kalau kau ingin tahu apa yang sebenarnya dia rasakan, kurasa itu sesuatu yang harus kalian bicarakan berdua."Aku tersenyum kecil.Untuk pertama kalinya, tidak ada ketegangan di antara kami.Lyla melirik ke arah pintu."Aku mungkin sebaiknya membiarkanmu beristirahat.""Kurasa aku sudah cukup menyita waktumu hari ini."Aku menatapnya."Terima kasih sudah datang."Senyum tipis muncul di bibirnya."Jaga dirimu baik-baik, oke?"Aku mengangguk.Lyla membuka pintu, lalu kembali menatapku untuk terakhir kalinya."Dan, Angela?""Ya?"Dia terdiam sesaat."Jangan terlalu takut dengan apa yang dia rasakan.""Kadang, seseorang mengatakan bahwa mereka membenci orang lain karena mengakui peras

  • Perangkap Dendam Tuan Miliarder   Batas Antara Benci dan Cinta

    POV Angela"Kau... kau membelikannya untukku?"Aaron mengangguk singkat."Beth bilang Bennett menghancurkan ponselmu."Aku menatap kotak ponsel di tanganku.Entah kenapa, benda sederhana itu justru membuatku semakin tidak mengerti dirinya.Aku perlahan mengangkat wajah."Kau membuatku semakin sulit memahami dirimu.""Kau membenciku, tapi...""Cukup, Angela," potongnya."Jangan coba memahamiku."Aku kembali menatap ponsel itu."Aku tidak bisa menerima ini."Rahangnya mengeras."Kenapa?""Karena aku sudah terlalu banyak berutang padamu."Aku tersenyum hambar."Kontrak itu saja belum lunas.""Belum lagi semua biaya yang sudah kau keluarkan untukku."Aku menggeleng pelan."Aku bahkan tidak tahu kapan aku bisa membayar semuanya.""Aku tidak ingin membuat utangku padamu semakin besar.""Aku tidak menyuruhmu membayarnya."

  • Perangkap Dendam Tuan Miliarder   Akhir Balas Dendam (POV Aaron)

    POV AaronPintu kamar rumah sakit menutup pelan di belakangku lalu aku berjalan menuju lift.Begitu pintu lift terbuka, ingatanku langsung kembali pada kejadian itu.Mobil yang hancur.Bau bensin yang menyengat.Pecahan kaca yang berserakan di sepanjang jalan.Mobil yang membawa Angela ringsek menghantam pembatas jalan.Dia masih terjebak di dalamnya dalam keadaan tidak sadarkan diri.Salah seorang polisi memecahkan jendela di sisi penumpang, sementara aku memaksa membuka pintu mobil yang sudah penyok.Aku masuk ke dalam, menjangkau tubuh Angela, lalu melepaskan sabuk pengamannya."Angela."Kelopak matanya bergerak pelan. Dia membuka mata sesaat dan menatapku dengan pandangan yang mulai kehilangan fokus. "Tetap denganku," kataku lagi. Tidak ada jawaban.Aku menyelipkan satu tangan ke belakang punggungnya dan tangan lainnya ke bawah kedua lututnya, bersiap mengangkatnya keluar.Lalu...Sebuah tangan berlumuran darah tiba-tiba mencengkeram pergelangan tangan Angela.Ian Bennett. Dar

  • Perangkap Dendam Tuan Miliarder   Dua Kali Lipat

    Di hadapanku berdiri seorang pria berjas hitam. Senyum ramah tersungging di wajah tampannya."Ronald?""Ya, itu aku," jawabnya, lalu tanpa permisi langsung meraih pinggangku.Aku hanya tersenyum tipis. Tubuhku kaku, tidak nyaman dengan sentuhannya yang mendadak. T

  • Perangkap Dendam Tuan Miliarder   Seratus Lima Puluh Ribu Dolar

    POV Angela"Aku sudah di rumah," kataku."Aku sudah menghubungimu puluhan kali," suara Beth terdengar cepat dan tajam di ujung telepon. "Kau sadar situasi kita sekarang?"Aku memejamkan mata, memijat pelipis. "Aku butuh waktu, Beth. Sedikit ruang untuk bernapas.""Bern

  • Perangkap Dendam Tuan Miliarder   Jadi Ini Balas Dendammu?

    Akhirnya, aku kembali ke winery itu. Aku berhenti di area parkir, menyalakan mesin mobil, dan duduk menunggu. Lampu-lampu di winery mulai redup, hanya beberapa mobil yang masih terparkir.Aku mengetuk-ngetukkan jemariku ke kemudi, mencoba mengusir kegelisahan yang semakin menggerogoti dada

  • Perangkap Dendam Tuan Miliarder   Bertemu Kembali

    POV AngelaAku segera menepis pikiran konyol yang sempat terlintas. Tidak mungkin ini ada hubungan dengan Aaron Carter. Hanya mendengar nama Carter saja sudah membuat tubuhku tegang. Aku pasti sudah kehilangan akal kalau mengaitkan semua ini padanya.Aku tak bertanya lebih jau

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status