LOGIN“Bajingan…”BOOOOMMM….. BOOOOMMM! Ledakan demi ledakan terjadi tapi para tetua yang tadi melihat tidak bisa menyelamatkan pemuda atau murid mereka sendiri. Tatapan para pemuda yang berhasil menghindari serangan Xiao Chen menjadi sangat dingin. Tapi Xiao Chen hanya membalas dengan senyum dingin juga, dia mengangkat tangannya dan dua pedang muncul di kedua tangannya. Saat itu, sayap naga muncul dan hanya dalam beberapa detik Xiao Chen benar-benar menghilang dari pandangan para tetua tersebut. Saat muncul kembali, Xiao Chen sudah berada di belakang salah satu tetua dan dengan pedang itulah Xiao Chen menebasya.SLASH..“Apa? Kenapa…?”Meski pedang dapat dihindari tapi tendangan kaki Xiao Chen membuat tetua tersebut terbang dengan sangat mudah. Tendangan yang cepat dan akurasi yang luar biasa membuat dia tidak dapat menghindar. Melihat seorang tetua di tendang dengan mudah, ekspresi semua murid langsung berubah. Tetua yang melihat itu juga sangat terkejut dan tidak tahu harus berkata apa.
BOOOOMMM!“Kamu kalah!” Di sebuah sekte besar yang berisi murid-murid terbaik di benua itu, sekarang sedang di adakan sebuah pertandingan yang menentukan. Disana, dalam arena tergeletak seorang gadis muda dari salah satu kerajaan dan dia adalah putri dari kerajaan bintang.Dia bertaruh dengan para tetua, dia ingin para tetua mengizinkan dia kembali untuk bertemu dengan keluarganya. Tapi para petinggi sekte sekarang malah melarangnya kembali dan mengatakan apapun yang terjadi di luar sana bukanlah urusan dari sekte. Dan meski kerajaan bintang hancur, dia tidak di izinkan untuk pulang atau melangkah keluar dari sekte. Hal ini membuat putri kerajaan bintang sangat marah, di sisi lain pamannya juga telah di penjara untuk tidak keluar dari sekte. Lalu sahabatnyaniuga mengalami hal yang sama, ini tentu saja membuatnya sangat marah. Apalagi dia dengar sekte bintang biru mendapatkan petisi dari kekaisaran harimau untuk menahan bantuan serta memohon tidak membantu kerajaan bintang. Hal ini jus
Di hari pesta dalam keluarga Xiao, semua orang berbahagia tapi beberapa merasa takut karena beberapa hal yang terjadi di masa lalu. Sekarang melihat Xiao Chen sekali lagi itu membuat mereka benar-benar takut, takut Xiao Chen membalas dendam setelah apa yang dilakukan oleh mereka dahulu. Tapi Xiao Chen sendiri tidak terlihat peduli dengan yang terjadi pada masa lalu malah dia terlihat sangat santai. Apa yang dilakukan oleh orang-orang ini di masa lalu benar-benar sangat buruk tapi sekarang tidak perlu lagi bagi Xiao Chen untuk balas dendam hanya karena perkara yang sudah lama lewat. Pada pesta itu, mereka benar-benar mengadakannya selama dua hari dua malam. Bahkan semua orang disana mabuk, hanya Xiao Chen dan putri naga yang sangat santai disana tanpa ada sedikitpun tanda-tanda mabuk. Putri naga melihat Xiao Chen yang sangat santai, dia benar-benar tidak tahu darimana keberanian Xiao Chen berasal. Tidak hanya Menghancurkan dua kerajaan sekarang niat Xiao Chen sangat jelas, dia ingin M
“Apa yang kau katakan? Clan naga ada disana dan kalian benar-benar dikalahkan oleh seorang anak muda? Hebat sekali kalau begitu anak tersebut!” Di suatu tempat pada benua tengah dimana tempat itu disebut sebagai tempat suci para dewa kuno. Dan di wilayah Utara dari benua tengah, sosok yang sebelumnya berlawanan Dengan Xiao Chen duduk dengan ekspresi jelek saat menceritakan yang terjadi padanya. Dia tidak mau menceritakan ini tapi dia harus melakukan semuanya mau tidak mau kepada atasannya. Apalagi setelah atasannya sendiri bertanya dengan nada marah karena melihat dia dan rekan-rekannya bisa pulang dengan luka, tentu saja atasannya juga terkejut karena melihat clan naga benar-benar ikut campur dalam urusan tersebut. Menurut clan, tidak mungkin clan naga akan ikut campur dengan urusan remeh seperti itu apalagi dengan situasi disana yang terpencil. Sosok itu juga menjelaskan kalau dia sudah mengingatkan agar tidak terlalu berlebihan karena bagaimanapun dirinya saat itu memang merasakan
Jadi, pembalasan dari kerajaan bintang pun di mulai dengan bantuan kerajaan Wu, dua kerajaan Benar-benar berhasil mengalahkan tiga kerajaan yang awalnya menyerang mereka. Bahkan semua anggota keluarga kerajaan di tiga kerajaan pun ditaklukan oleh pasukan dari dua kerajaan tersebut. Awalnya banyak rakyat dari ketiga kerajaan merasa takut dan cemas dengan penaklukan tersebut tapi melihat sikap kedua kerajaan yang tidak agresif…. Akhirnya seluruh rakyat tidak terlalu memikirkan pergantian kekuasaan. Bahkan salah satu jenderal menjamin keamanan mereka dan mengatakan kalau ini hanyalah penyerangan untuk para pasukan dan juga anggota kerajaan yang memang menyerang kerajaan bintang. Selama pasukan dari pihak musuh menyerah, mereka tidak akan dibunuh dan tidak akan dihukum terlalu berat.“Baiklah, kerajaan ini sudah jatuh dan kalian… bagaimana rasanya setelah memilih memihak kekaisaran harimau? Apa kalian benar-benar senang sekarang?” Dua raja dari kedua kerajaan tepat berada di depan Xiao Ch
“Terimakasih keponakan.. kalau kamu tidak ada mungkin kerajaan ini sudah hancur!” Raja bintang tersenyum saat melihat Xiao Chen yang ada di depannya. Jika Xiao Chen tidak muncul dan membawa bantuan, mungkin tembok terakhir mereka sudah lama hancur. Dan dia, ataupun semua petinggi kerajaan juga sudah mati bersamaan dengan kehancuran kerajaan ini. “Tidak masalah, kita masih keluarga! Oh, aku tidak melihat sepupuku, dimana dia?” Xiao Chen tidak melihat anak raja bintang, karena itulah dia langsung penasaran dengan posisi putri kerajaan bintang itu sekarang.Raja menghela nafas, anaknya masih di sekte dan sekte bintang biru tidak mengizinkan anaknya untuk kembali. Mereka juga tidak memberikan bantuan apapun padahal jelas kalau kerajaan bintang adalah keluarga dari anaknya. Saat dia meminta bantuan ke sekte bintang biru, jawaban mereka simpel, mereka tidak ikut campur urusan perebutan kekuasaan. Tapi terlihat oleh raja bintang mereka hanya tidak ingin terlibat dengan kekaisaran harimau ma
Dia, suaminya dan dua anaknya harus meninggalkan anak pertama untuk terus hidup sendirian. Kemungkinan hal itu tidak bisa diterima anak mereka yang pertama setelah ia tahu, tapi demi tidak memutuskan keturunan mereka pilihan sulit harus dipilih.Awalnya mereka ingin Xiao Tianhai yang lebih muda per
BOOOOOMMM…. BOOOOOMMM….“Apakah akhirnya datang?” Sosok pria paruh baya yang berdiri paling depan di atas tembok sebuah kota memandang langit yang tidak pernah berubah selama sepuluh tahun.Langit malam dan penuh dengan aura menakutkan itu benar-benar tidak pernah berubah, malah setiap harinya akan
“Huaaaa! Akhirnya bangun, ini benar-benar melelahkan. Eh? Kenapa dia disini?”Xiao Chen yang baru saja bangun, melihat sosok Mu Biyu yang bersandar di sebelah kasurnya. Wanita itu terlihat sangat cantik dan manis saat dipandang seperti itu, Xiao Chen yang melihatnya pun benar-benar terpesona akan k
“Anak ini benar-benar hebat, dia memiliki niat membunuh sekuat itu hanya kepadaku. Hahahahaha, menarik… sungguh menarik.. anak muda yang harusnya tidak ada di alam dewa maupun dunia itu, sekarang malah benar-benar berniat untuk melawanku hukum surga itu sendiri. Ah, sudah berapa lama ada orang sepe







