Share

Bab 284

Author: Anggur
“Minum banyak banget kamu. Bau sekali. Masih nggak pergi mandi lagi.” Odelina menendang suaminya dengan jijik.

Odelina sudah tahu kalau suaminya selingkuh, tapi seperti yang dikatakan adiknya, dia tidak boleh melakukan apa-apa saat ini. Dia harus berpura-pura seperti tidak ada yang terjadi, mengumpulkan bukti pria ini selingkuh dulu. Jangan sampai pria ini nanti menyangkalnya.

Kalau apakah Roni akan berniat jahat untuk melakukan sesuatu padanya, dia rasa pria ini tidak sejahat itu. Terlebih lagi, teknologi semakin maju dan cara penyelidikan polisi semakin canggih. Kalau pria ini berani mencelakainya, suatu hari pasti akan ketahuan.

Pria ini tidak akan mau menukar masa depannya dengan nyawanya.

Roni mengumpat, tapi tetap pergi mandi.

Keluar dari kamar mandi, dia berbaring lagi di samping putranya. Namun, tidak sampai dua menit, dia mendudukkan diri lagi, merangkak di bawah kaki putranya dan menyentuh paha Odelina. Niatnya sangat jelas.

Dia sudah tidak nafsu melihat tubuh Odelina, tapi Y
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (2)
goodnovel comment avatar
Elsa muthia Handini
jgn kl di racuni s odel akan di penjara di beri pelajaran ja tuh lelaki berengsek
goodnovel comment avatar
Helmy Abdullah
laki model Roni ini pantutnya di racun sampai mati .
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4171

    “Nggak mungkin kita terus-terusan membiayai hidup mereka, ‘kan?” “Soal itu nggak usah buru-buru. Nanti saja kita bahas lagi. Kalau mereka berani memeras kita, kita kirim mereka ke neraka,” sahut Ivan. “Tapi mereka punya keluarga. Kalau mau membungkam mereka, berarti kita harus membantai semuanya sekalian, jadi nggak ada yang bisa lapor ke polisi. Kita harus bikin seolah kecelakaan, atau mereka pasti curiga.” Julio dan Erwin sepemikiran dengan Ivan. Jika ingin membungkam Felix dan Frederick, berarti mereka juga harus membunuh seluruh keluarganya. Felicia yang mendengar itu dalam hati berpikir sungguh kejam tiga kakak kandungnya ini. Dua kakak angkatnya berpikir mereka bisa jadi kaya melalui Ivan. Namun siapa sangka ternyata itu malah membawa petaka bagi mereka sekeluarga. Namun ada satu hal yang Ivan dan dua adiknya tidak tahu. Kedua kakak kandung Fani dipaksa untuk mengatakan itu. Mereka belum pergi, karena tidak bisa pergi. Mereka sudah ditahan oleh polisi. Polisi meminta mereka m

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4170

    Apa yang dilakukan oleh ibu orang lain, itu juga yang Patricia lakukan. Jelas-jelas Patricia menyayangi ketiga putranya, tetapi saat pembagian warisan, apa yang mereka bertiga dapatkan dijumlahkan pun masih di bawah apa yang Felicia dapat. Patricia malah memberikan lebih banyak untuk cucu-cucunya, mengingat hidup mereka masih panjang. Ivan dan kedua adiknya suka menghamburkan uang, investasi juga selalu gagal, dan selalu bermain dengan wanita simpanan. Namun terlepas dari perselingkuhan itu, Patricia tetap membela tiga putranya dengan membujuk para menantu untuk tidak bercerai. Sesungguhnya Patricia sangat membenci ketiga putranya yang mewarisi sifat suaminya, yaitu tidak bisa mengendalikan nafsu. Cakra dikontrol dengan sangat ketat sehingga dia tidak punya kesempatan untuk melampiaskan nafsunya. Namun kemudian begitu ada kesempatan, dia langsung diam-diam berselingkuh. Pada akhirnya Patricia mengusir semua wanita simpanan ketiga putranya keluar dari Cianter. Dia tidak ingin mereka

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4169

    Fani yang dari kecil mereka manjakan ternyata bukan adik kandung, melainkan anak dari pelayan rumah mereka. Ayah kandung Fani memiliki ambisi yang terlalu besar, berharap anaknya bisa menggantikan Felicia menjadi pewaris Gatara Group. “....” “Kak Erwin, lepasin aku. Kalian sudah berhasil menculikku, untuk apa lagi takut aku kabur? Tolong buka karungnya, napasku mulai sesak.” Erwin sekilas tampak masih sedikit menyayangi adik perempuannya. Tidak … kalau dia masih sayang, dia pasti akan berusaha untuk mencegah kakaknya, bukannya malah ikut berkomplot bersama. Andaikan Felicia memiliki nasib yang baik, dia memiliki lima orang kakak yang sayang padanya. Namun sayangnya hidup tidak seindah itu. Dari lima kakaknya, tidak ada satu pun yang menyayanginya. Justru mereka berlima berharap Felicia cepat mati. Apakah ini karena Felicia yang gagal menjadi orang baik, atau memang mereka saja yang terlalu kejam? “Felicia, kamu jangan aneh-aneh. Nanti baru kulepasin kalau kita sudah sampai,” ujar

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4168

    Felicia tidak bisa memberikan perlawanan. Mulutnya disumpal oleh kain, dan kepalanya ditutup dengan karung, setelah itu dia dipaksa masuk ke dalam mobil. Felicia mendengar suara kakaknya yang berkata lirih kedua adiknya, “Ayo jalan. Suruh dua kakaknya Fani untuk ikut di belakang. Sisanya bersihkan daerah TKP, habis itu cepat pergi.” Kemudian Felicia juga mendengar suara mesin mobil menyala, tanpa mereka akan segera pergi. Felicia tidak bisa melihat apa lagi yang terjadi setelah itu. Felicia yang ditempatkan di deret kursi belakang masih bisa menggerakan kaki tangannya dengan bebas. Dia juga berhasil melepeh kain yang menyumpal mulutnya, tetapi dia tidak bisa membebaskan diri dari karung yang membungkus kepalanya. Bagian ujung karung ditahan oleh dua tangan yang sangat kuat. Selain ada satu orang lagi yang memukuli Felicia agar tidak melawan. “Kak Julio, cepat ikat ujung karungnya,” ujar Erwin. Rupanya yang menahan ujung karung adalah Julio, dan yang memukuli Felicia adalah Erwin. “

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4167

    “Non Felicia.” Pengawal menoleh ke belakang dan meminta arahan dari tuannya. Felicia perlahan membuka matanya dan berkata dengan tenang, “Berhenti, tapi jangan turun dari mobil. Tunggu mereka bergerak duluan. Turun dari mobil cuma kalau keadaan mendesak. Ingat, keselamatan nomor satu.” “Tapi ….” “Aku bisa melindungi diriku sendiri, tenang saja. Aku masih sayang nyawa. Hidupku masih panjang. Masa-masa bahagiaku baru saja mau dimulai, mana mungkin aku rela mati di tangan mereka.” Felicia berbicara seraya tersenyum tipis, tetapi senyum itu tidak terpancar juga di tatapan matanya. Yang ada di matanya justru hanyalah kesedihan. Pada akhirnya hubungannya dengan ketiga kakaknya tiba di juga tahap saling membunuh. Bicara soal itu, hubungan Felicia dengan keluarga memang tidak pernah dekat. Begitu lahir, dia langsung ditukar dan tumbuh bersama dengan orang tua angkat. Di sana Felicia tidak mendapatkan kebutuhan sandang dan pangan, serta kasih sayang yang cukup. Ketika kembali ke sisi orang

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4166

    Pengawal yang duduk di kursi penumpang depan menoleh ke belakang dan melaporkan situasi kepada Felicia. “Tambah kecepatan,” kata Felicia dengan wajar datar. “Biar mereka kejar kita. Di depan banyak tikungan. Kalau mobil truk dibawa terlalu cepat pasti bakal gampang terguling.” Sopir dari mobil truk yang mengikuti Felicia pasti adalah dua kakak angkatnya. Entah berapa uang yang Ivan janjikan pada mereka hingga mereka mau mengejar Felicia dengan mobil truk dan membuat seolah-olah ini adalah kecelakaan. Sopir tancap gas sesuai dengan perintah Felicia, dan mobil truk di belakang juga ikut menambah kecepatan. Tak lama mereka pun tiba di jalan yang berliku. Tidak hanya berliku, tetapi juga terdapat banyak turunan. Saat berbelok, kecelakaan akan mudah sekali terjadi jika tidak segera mengurangi kecepatan. Pengemudi mobil truk itu belum siap menghadapi kematian. Ketika melihat jalan di depan berliku, dia spontan mengurangi kecepatan. Alhasil ketika berbelok, mobil Felicia sudah berada jauh

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status