Share

Bab 3120

Penulis: Anggur
“Aku tahu kalau Kakak makan hanya sedikit tadi siang, makanya aku bawakan sekotak makanan yang baru saja dimasak oleh koki yang melamar hari ini. Kami sudah sempat mencicipinya dan setuju kalau koki itu cukup bagus.”

Yohanna berbalik lalu berjalan menghampiri Dira seraya berkata, “Aku bosan dengan makanan yang mereka masak akhir-akhir ini. Aku nggak nafsu makan siang ini, tapi aku lapar karena belum cukup makan.”

Yohanna kembali ke mejanya lalu duduk di kursi dan mengambil paper bag yang Dira bawa. Kemudian dia mengeluarkan kotak makanan di dalamnya. Makanan di dalamnya adalah makanan ringan kecil yang berbentuk bunga dan buah-buahan.

“Cukup rapi dan mungil. Apa ini enak? Jadi, ini dibuat oleh koki yang melamar hari ini?”

“Ya, orang itu yang memasaknya. Dia adalah koki yang datang dari luar kota. Tapi, dia tampak masih sangat muda, usianya mungkin belum sampai 30 tahun. Kak, aku akan mempekerjakan orang itu kalau memang kamu nggak mau mempekerjakannya. Dia tuh tampan dan tinggi banget
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4217

    Stefan khawatir ke depannya Olivia sudah tidak mau lagi menemaninya di kantor, karena itu dia sengaja menekankan kalau hari ini tidak sibuk. Semua jadwal Stefan di pagi hari ini dia ubah agar ada waktu untuk menemani Olivia ke rumah sakit. Sekretaris Stefan juga sudah tahu betul tanggal pemeriksaan Olivia. Setiap kali dia melihat bosnya dan sang istri datang bersama ke kantor, maka dia pasti akan mengubah jadwal tanpa harus diperintahkan. Bahkan kadang kala sekretaris sengaja tidak menaruh jadwal apa-apa di hari pemeriksaan. Kalaupun ada, Stefan pasti akan meminta untuk diubah jadwalnya atau dibatalkan sekalian. Yang menjadi prioritas nomor satu Stefan saat ini adalah kehamilan istrinya. Sekarang Nicho sudah bisa dipercaya untuk membagi tugas dengan Stefan. Stefan merasa dia sebagai kakak yang selama ini menanggung beban keluarga boleh beristirahat sejenak. Kalau bukan sekarang, kapan lagi para karyawan unggulan yang Stefan bisa selama ini menunjukkan taring mereka? Sekarang semua k

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4216

    Lota pun berbalik dan pergi meninggalkan kamar. Ketika terdengar suara pintu telah tertutup rapat, barulah Giselle berani membuka matanya. Gisele sudah terbangun sejak Lota berbicara dengan anaknya di telepon, tetapi dia tidak berani bergerak karena takut Lota mengira dia sedang menguping. Saat Lota berdiri di samping ranjang dan menatapnya barusan, Giselle bisa merasakan hawa membunuh yang amat kuat dari matanya. Ini hanya masalah waktu saja. Cepat atau lambat, Giselle pasti akan dibunuh oleh Lota. Giselle merasa takut dan ingin melarikan diri, tetapi di sisi lain dia juga khawatir jika upayanya gagal, dan tidak ada orang lain yang menolongnya. Sempat terlintas di otak Giselle meski hanya sesaat, untuk meminta bantuan kepada kakaknya dan mengakui semua perbuatannya. Namun Giselle segera membuang pikiran itu sejauh mungkin. Nasib Giselle jadi seperti sekarang ini juga gara-gara Rosalina. Giselle sudah bersumpah kepada dirinya sendiri, bahwa mereka berdua akan menjadi musuh bebuyutan

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4215

    “Seharusnya waktu itu Papa habisi mereka semua sekalian. Habis itu bina lagi orang-orang yang setia sama Papa.” “Orangnya terlalu banyak. Mereka juga kerabat kita yang punya satu tujuan. Nggak mungkin mereka juga dibasmi semua.” Saat itu Lota menghimpun banyak sekali anggota keluarganya untuk mengikuti dia untuk menghabisi kepala keluarga sampai ke anak-anaknya. Mereka mau membantu Lota karena mereka memiliki tujuan yang sama. Mereka pun berasal dari cabang keluarga jauh yang iri dengan garis keturunan keluarga inti. Mereka sudah menunggu selama lebih dari puluhan tahun hingga momen yang tepat tiba. Karena itu rencana mereka berhasil. Namun siapa sangka, bahkan setelah membantai satu keluarga, mereka tidak mendapatkan totem dan segel resmi keluarga. Tanpa itu, Lota tidak bisa menjadi kepala keluarga secara resmi dan hanya dianggap sebagai pengganti sementara. Dia tidak bisa mengerahkan koneksi yang tetap setia kepada kepala keluarga yang asli. Bahkan, Lota juga tidak bisa mengakuisi

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4214

    Panggilan itu berasal dari sang ayah. Tobias mengontrol kembali emosinya dan berjalan menuju mobilnya seraya dia mengangkat. “Pa.” “Tobias, gimana? Apa sudah ada kemajuan?” Di saat itu Lota masih berada di kamar Giselle. Dia sudah bangun dan sedang berada di balkon, sementara Giselle masih tertidur pulas di ranjang. Akan tetapi, bahkan di tengah tidurnya, raut wajah Giselle tampak mengernyit menunjukkan rasa tidak nyaman. Kemarin malam dia baru saja “disiksa” oleh Lota. justru aneh jika dia menunjukkan ekspresi nyaman. Giselle sudah meminta ampun, tetapi Lota tidak mau memberi ampun. Lota bahkan memaksa Giselle mengonsumsi obat agar Giselle tak sadarkan diri dan pasrah mengikuti keinginan Lota. Lota sungguh pria tua mesum. Sebelum tidur pun dalam hatinya Giselle mengutuk pria tua yang tidur bersamanya. Dalam hati Giselle mengerti bahwa Lota menyiksanya tanpa ada belas kasih sedikit pun, karena Giselle hanyalah simpanan, hanyalah alat untuk memuaskan nafsu Lota. Andaikan Giselle ad

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4213

    Dira sudah selesai makan dan mengikuti kakaknya keluar. “Setiap hari Kakak sibuk kerja ke sana kemari pasti capek. Kalau memang lagi nggak enak badan, istirahat saja dulu di rumah satu hari. Kerjaan Kakak bisa kasih ke aku dulu. Sama saja, ‘kan.” Dira ingin kakaknya istirahat setidaknya satu hari saja, agar dia juga punya waktu untuk mendekatkan diri kepada Ronny. Namun Yohanna menolak niat baik dari adiknya. “Hari ini nggak bisa, aku ada rapat besar dan harus ketemu sama dua klien penting. Aku nggak apa-apa, serius. Kamu nggak perlu khawatir. Lain kali aku nggak bakal sentuh alkohol lagi.” Dengan jabatan dan kuasa yang Yohanna miliki saat ini, jika dia tidak ingin minum-minum ketika sedang menjamu klien pun tidak akan ada orang yang berani memaksanya. Banyak juga yang tahu kalau Yohanna tidak akan minum karena takut celah itu dimanfaatkan oleh orang yang memiliki niat buruk. Namun demikian, sesekali Yohanna juga suka melawan rutinitasnya. Di kala suasana hatinya sedang bagus, dia

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4212

    “Ini berkat arahan dari Yohanna,” jawab Ronny dengan lembut. Ronny merasakan diri sendiri mengalami banyak kemajuan. Neneknya memang sangat memahami Ronny, bisa memilih seorang pasangan yang bisa membuatnya lebih baik. “Perasaanku sudah jauh lebih baik setelah makan yang manis-manis.” Dira masih terus menyantap sisa makanan yang ada. Ronny perlahan mundur karena dia tidak ingin mengganggu pembicaraan pribadi antara Yohanna dan Dira. Dia juga berusaha menghindari urusan pribadi mereka. “Abaikan saja dia. Nggak mungkin, ‘kan, kamu nggak kerja cuma gara-gara dia?” kata Yohanna kepada adik sepupunya yang paling besar itu, “Kalau kamu terpancing sama dia, dia malah jadi makin gigih. Kalau kamu abaikan dia, pasti dia sendiri juga yang capek lama-lama karena kamu nggak nunjukkin reaksi.” “Aku takutnya nanti dia bakal ganggu Michelle atau yang lain kalau dia nggak berhasil mengganggu aku. Kontrol diri mereka nggak sebaik kita berdua,” jawab Dira. karena alasan itu dia rela menjadi tameng

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status