Share

Bab 358

Penulis: Anggur
“Bagaimana, Kak? Lancar?” Kedua kakak beradik itu berjalan menuju mobil Stefan sambil berbincang.

Odelina tersenyum, “Jangan lupa aku kerja apa dulu. Soal pekerjaan semuanya berjalan dengan sangat lancar. Mungkin agak kurang terbiasa pada awalnya, tapi aku segera temukan kembali perasaan saat kerja dulu.”

Hanya masalah pergaulan dengan rekan kerja. Untuk saat ini, Odelina belum menemukan rekan kerja yang bisa bergaul dengannya.

Mungkin karena terjadi keributan pada hari Odelina interview. Semua
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Elsa muthia Handini
tenang liv lo g akan merugikan s Stefan
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4270

    Ronny merapikan peralatan makan dan berkata, “Memang nggak ada yang lebih nyaman daripada rumah sendiri. Mau di mana pun kamu berada, sebagus apa pun tempatnya, tetap rumah sendiri yang paling nyaman.” Ronny masuk ke dapur dan mencuci piring, sementara Yohanna duduk sejenak di tempat duduknya. Setelah itu dia berdiri di depan pintu dapur melihat Ronny yang sedang sibuk melakukan aktivitasnya. “Ronny, kenapa kamu suka banget ngerjain pekerjaan rumah kayak begini?” tanyanya. “Nggak ada alasan yang spesifik, sih. Ya suka saja, sama kayak aku suka masak. Memang sudah dari dulu begini.” Setelah beranjak dewasa, tepatnya setelah dia mengembangkan bisnisnya sendiri, Ronny makin merasa kalau ini adalah hal yang baik. Dia bisa menghasilkan uang dengan melakukan apa yang dia suka. Ronny mencuci tangan mengelapnya kering, lalu dia berbalik ke arah Yohanna. “Yohanna, sekarang sudah malam. Kamu cepat istirahat di kamar. Besok pagi aku bikinin sarapan kesukaan kamu. Selama kamu nggak ada, Tommy

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4269

    Benar seperti dugaan Ronny, Yohanna berkata, “Di sana ada Jody yang masak. Masakan dia … masih kalah dari kamu. Tapi aku tetap bisa makan, sih. Aku nggak sampai kelaparan juga di sana. Aku juga takut nenek kamu jadi khawatir kalau aku nggak makan sama sekali. Apalagi aku juga nggak enak sama keluarga Junaidi. Mereka sudah baik hati menjamu aku. Aku tahu keluarga Junaidi juga sama kayak keluarga kamu. Jujur, bisa mempertahankan keluarga besar tetap harmonis itu susah banget, apalagi keluarga sebesar kalian.” Semua kaum muda di keluarga Adhitama memiliki keahlian dan usaha mereka masing-masing. Mereka tidak ada niat untuk merebut warisan yang ditinggalkan oleh leluhur. Justru sebaliknya, mereka merasa mewarisi usaha dari leluhur justru memberikan tanggung jawab yang berat dan tidak bisa bergerak bebas. Masing-masing memiliki hobi dan keahlian di bidang yang berbeda-beda. Melanjutkan usaha keluarga malah akan sangat melelahkan jika tidak sesuai dengan minat mereka. “Lain kali aku ajak k

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4268

    Setelah berpamitan dengan Yohanna, satu per satu mereka pulang ke rumah masing-masing. Mereka semua merasa tenang sudah mengantar sang majikan sampai ke rumah dengan selamat, dan ada Ronny yang sudah setia menunggu. Setelah mereka semua pergi, barulah Yohanna menghadap Ronny, dan Ronny juga menatap balik kedua matanya. Mereka berdua saling bertukar pandang. Setelah beberapa saat berlalu, Ronny memberanikan diri menarik tangan Yohanna dan memeluknya. “Yohanna, aku kangen kamu. Kangen banget. Selama dua hari ini waktu rasanya berjalan lambat banget. Aku khawatir dan takut kamu marah dan nggak menghiraukan aku lagi setelah kamu tahu semuanya. Aku takut mengalami apa yang terjadi sama kakakku. Mau gimanapun juga, aku sudah banyak menutupi banyak hal dari kamu. Kalau kamu mau marah, silakan. Mau mukul atau memaki juga nggak apa-apa. Tapi tolong jangan abaikan aku. Sejak aku mulai suka memasak, aku pasti langsung merasa nggak enak badan kalau nggak masak sehari saja. Tapi dua hari terakhir

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4267

    “Yohanna, Nenek suka sama sifat kamu yang seperti itu. Memang kalau ada masalah apa, lebih baik diomongin langsung depan muka.” Nenek Sarah mengambil kembali ponselnya sembari melayangkan pujian kepada Yohanna. Kemudian, dia dan Yohanna melanjutkan perjalanan mereka sambil mengobrol. Yohanna juga terlihat jauh lebih dekat dengan Nenek Sarah setelah dia mendapatkan jawaban yang dia inginkan. Nenek Sarah tidak hanya mengajak Yohanna berkeliling Vila Ferda. Nanti malam Yohanna juga akan diajak mengelilingi pasar malam karena biasanya Yohanna pasti tidak punya waktu untuk mengunjungi tempat seperti itu. Dewi dan yang lain juga diminta untuk segera pulang ke Vila Ferda oleh Nenek Sarah. Dewi sangat senang akhirnya bisa bertemu dengan calon menantunya. Dia pun, sangat puas dengan Yohanna dari segala hal. Yolanda sangat iri melihatnya karena dia masih memiliki beberapa anak yang masih belum mendapatkan pasangan. Nenek Sarah meluangkan waktu mencarikan calon istri untuk cucu-cucunya dan me

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4266

    Keduanya berbicara di saat yang hampir bersamaan. Setelah itu, mereka berdua sama-sama terdiam sesaat. Akhirnya, Ronny yang duluan memecah keheningan dengan berkata, “Yohanna, kamu duluan.” “Aku … rasanya nggak ada yang mau aku omongin lagi. Aku bisa mengerti semua yang kamu lakukan selama ini.” “Yohanna, maaf, aku sudah menutupinya dari kamu.” “Nggak perlu minta maaf. Aku juga nggak tahu apa-apa soal itu. Kalau bukan temanku yang kasih tahu, aku juga nggak bakal tahu kalau kamu ternyata dari keluarga Adhitama. Aku sampai periksa dua kali, tapi aku nggak dapat apa-apa,” ujar Yohanna seraya menertawakan dirinya sendiri. “Aku tahu di luar saja masih banyak banget orang yang jauh lebih hebat dari aku. Aku nggak nemu apa-apa pasti karena kamu atau keluarga kamu tahu aku menyelidiki kamu dan mereka yang menutupinya dari aku. Ronny, sekarang aku benar-benar bingung sampai aku nggak tahu harus ngomong apa. Kasih aku waktu dua hari untuk menenangkan diri dul. Begitu aku pulang nanti, baru k

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 4265

    “Kalau memang suka, kenapa kamu nggak jujur saja ke dia? Kalau nanti dia tanya, kamu langsung bilang saja.” Nenek Sarah menyimpan senyumnya dan mengingatkan Ronny, “Kamu jangan kayak kakak kamu, ya. Ditutupi terus sampai Olivia sadar sendiri. Hampir saja hubungan mereka retak.” “Nek, aku … aku takut. Kalau aku bilang, nanti aku dipecat. Kalau sampai aku dipecat, aku bakal susah untuk ketemu dia. Dia kerjanya sudah sibuk banget, ngga ada waktu lagi untuk berhubungan sama aku. Aku mau tunggu sampai dia mulai tertarik sama aku, baru aku bilang perasaanku ke dia kalau sebenarnya dia calon istri yang Nenek pilih untuk aku, dan aku jauh-jauh datang bukan cuma untuk jadi koki pribadinya dia saja, tapi juga untuk mengejar dia. Selama aku jadi koki pribadi, aku nggak cuma bisa memantau kesehatannya, tapi juga bisa terus berinteraksi sama dia sehari-hari.” Tanpa membangun kedekatan, Rony tidak akan melamar Yohanna, dan Yohanna juga pasti tidak akan mau menikah dengannya. “Kekhawatiran kamu it

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 412

    “Nenek pernah dengar ada yang bilang ‘Aku nggak cemburu! Aku nggak mau istri!’ Stefan, kamu tahu siapa yang bilang?”Wajah Stefan semakin keruh dan sudah sangat merah. Mulutnya menipis dan dia berusaha menahan untuk tidak berkata apa pun. Neneknya hanya tertawa dan setelah puas dia mengalihkan topik,

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 332

    Roni sudah bicara baik-baik, bahkan bicara kasar, tapi tetap saja tidak berhasil membujuk Odelina. Dia pun kehilangan kesabarannya dan bertanya dengan geram, “Kamu kerja di mana? Perusahaan mana yang nggak punya mata, mau terima kamu sebagai karyawan?”Odelina tersenyum lebar dan menjawab, “Lumanto G

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 344

    “Kakakku nggak bilang mau datang untuk makan. Agak jauh dari sini, dia bilang terlalu repot bolak-balik ke sini, nggak ada waktu untuk istirahat lagi. Lagi pula, di kantornya ada kantin, dia makan di kantor saja.”Stefan hanya menggumam pelan.“Nanti malam Kak Odelina pulang, kamu coba tanyakan padany

  • Pernikahan Dadakan dengan CEO   Bab 455

    Junia tersenyum dan berkata, “Kalau nggak ada orang yang mengagumi Pak Reiki, aku akan curiga, jangan-jangan ada yang nggak beres dengan Bapak.”Reiki berkata, “ …. Aku sangat sehat!”“Kelihatan memang sangat sehat dari luar.”Reiki membuka mulut, tidak tahu bagaimana harus menjawab perkataan Junia itu

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status