Share

Bab 308

Author: AliceLin
last update Last Updated: 2026-01-20 21:24:44

“Arnold, ti-tidak perlu seperti itu. Aku bisa kembali ke ruanganku sendiri," ucap Sherin pelan. Suaranya terdengar sedikit gemetar.

Arnold mengernyit, menyadari adanya penolakan dalam nada bicara istrinya. Genggamannya pada tangan Sherin tidak melonggar, malah justru semakin erat.

“Tidak,” cetus Arnold mutlak, memberikan keputusan yang tidak bisa diganggu gugat. “Aku hampir kehilanganmu hari ini, Sherin. Jadi aku tidak akan membiarkanmu sendirian lagi. Jadi, lebih baik kita satu ruangan.”

Sherin terdiam. Ia tahu alasan itu hanyalah akal-akalan Arnold agar bisa terus berada di dekatnya. Dan sejujurnya, ia tidak membencinya. Justru ada kehangatan yang menyusup ke dalam hatinya mendengar perhatian pria itu.

Bagaimanapun juga, Arnold terluka demi menyelamatkannya. Namun, di balik rasa hangat itu, ada sesuatu yang terus mengganjal di sudut hatinya.

Kejadian yang ia lihat siang sebelumnya masih terpatri jelas dalam ingatannya. Ia belum siap menghadapi kemungkinan jawaban Arnold jika ia bena
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 322

    "Distrik selatan?" Alis Oliver bertaut rapat. "Maksud Anda .... lahan yang dibeli Tuan Besar dulu?"Arnold mengangguk singkat."Apa ada masalah dengan lahannya, Tuan Muda?" tanya Oliver bingung. Sejauh yang ia tahu, lahan itu bersih dari sengketa, meski memang masih dibiarkan mangkrak tak tergarap hingga sekarang."Bukan masalah pada lahannya, tapi informasi itu mungkin akan membantu kita menemukan jawaban yang kita cari selama ini," jawab Arnold dengan suara yang terdengar semakin rendah seiring dengan tajamnya kilatan di manik birunya.Arnold pun menjelaskan kepada Oliver mengenai sosok pengusaha misterius yang kerap menekan ayahnya dulu demi menguasai lahan itu dan mendapatkan proyek perencanaan ayahnya.Seperti yang dijelaskan Natalie, kecelakaan ayahnya bukanlah kecelakaan murni. Karena itulah, Arnold meyakini bahwa pengusaha tersebut adalah dalang di balik tragedi itu—dan besar kemungkinan, dialah pemimpin Shadow Eagle yang telah memerintah Frans untuk memata-matai ayahnya dan m

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 321

    “Bagaimana?” tanya Arnold dengan suara datar dan penuh selidik.. “Kamu sudah memeriksa isi USB-nya?”“Sudah, Tuan Muda,” Oliver menjawab dengan sigap. Ia menyerahkan tablet di tangannya kepada Arnold.“Seperti dugaan Anda, isinya adalah aliran dana dari pihak-pihak yang terlibat dalam penggelapan ke rekening Race Holding. Dana itu digunakan untuk mendanai pelelangan J-Charity waktu itu. Perusahaan cangkang tersebut tercatat atas nama Charles Jovan. Dengan bukti ini, dia dan komplotannya tidak akan ada lagi yang bisa mengelak dari jeratan hukum," sambung Oliver.Arnold menatap layar sekilas, lalu mengembalikan tablet itu tanpa ekspresi. “Tidak cukup,” gumamnya.Oliver mengerutkan dahinya. “Apa maksud Anda, Tuan Muda?”“Charles Jovan hanya kambing hitam,” tukas Arnold dengan dingin.“Apa?” Oliver terperangah. “Tapi, USB itu─”“USB itu memang milik Shadow Eagle, tapi bukan berarti Charles adalah anggota mereka,” ujar Arnold.Sorot matanya perlahan menyipit tajam. “Kalau dia bagian dari o

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 320

    “Jadi, kecelakaan yang Anda alami juga direncanakan orang itu?”Dahi Arnold mengernyit, Raut wajahnya masih dipenuhi keterkejutan dan kebingungan. “Tapi, aku dengar dari Sherin kalau istri kedua mantan suami Anda yang sudah─”“Tidak, Arnold!” sergah Natalie dengan panik. Matanya menyorotkan kegelisahan yang mencekam.Dengan suara gemetar, ia menceritakan kejadian lengkap yang dialaminya dalam kecelakaannya sepuluh tahun lalu. Ia juga menjelaskan kecurigaannya terhadap Penelope yang mungkin hanyalah pion yang dimanfaatkan “dalang” dari pengejaran tersebut untuk membungkamnya.Terlebih lagi, kasus penculikan Sherin sebelumnya telah membuktikan bahwa Penelope dan David bertindak atas perintah Frans Langdon, di mana di belakang Frans sendiri masih ada sosok yang mengendalikan semuanya.“Bukankah bukti itu belum ditemukan sampai sekarang? Mereka pasti pikir aku yang menyimpannya waktu itu, makanya mereka ingin melenyapkanku agar tidak ada yang mengetahui kejahatan mereka,” gumam Natalie de

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 319

    Kepanikan memenuhi ruang rawat Natalie. Arnold telah mengangkat tubuh ibunya keluar. Sementara, Sherin telah berjalan lebih dulu, mencari tim medis agar ibu mertuanya dapat segera mendapatkan penanganan. Derap langkah dan gema kepanikan di koridor perlahan menjauh. Natalie tidak dapat berbuat apa pun selain menatap kepergian mereka dari atas ranjangnya. Dadanya terasa sesak oleh rasa bersalah, merasa ucapannya yang telah mengguncang Beatrice hingga akhirnya kehilangan kesadaran. Keheningan yang dipenuhi kecemasan memenuhi setiap sudut ruangannya. Ia tidak dapat memejamkan matanya dengan tenang. Setelah bergulat dengan kegelisahan yang tak kunjung lemyap, akhirnya ia memutuskan untuk melihat keadaan majikannya—yang kini juga menjadi besannya.Namun, pintu ruang rawatnya tiba-tiba digeser dari luar. Arnold kembali muncul di hadapannya. Wajahnya terlihat lelah. Garis ketegangan masih jelas tercetak di rahangnya. Meski demikian, ia tetap melangkah mendekat ke sisi ranjang Natalie. "An

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 318

    “Karena dia ingin melindungi kalian.”Ruangan kembali diliputi keheningan yang pekat. Jawaban Natalie menggantung di udara, menimbulkan tanda tanya besar di dalam kepala mereka.Tepat saat Beatrice hendak membuka mulut untuk bertanya lebih jauh, terdengar ketukan pelan dari balik pintu yang tidak tertutup sempurna. Semua mata spontan menoleh.Arnold muncul di hadapan mereka, lalu berjalan masuk dengan langkah tergesa dan tergopoh karena menahan sakit. Sherin langsung bergerak mendekatinya, meraih tangannya.“Arnold, kenapa kamu malah keluar dari kamar?” tanya Sherin dengan cemas.Arnold menoleh sekilas. “Aku mencemaskanmu,” gumamnya.Karena Sherin tidak kunjung kembali ke ruangan, Arnold memutuskan untuk menyusul. Ia sangat mencemaskan keselamatan istri kecilnya tersebut. Namun, ia tidak pernah menyangka akan mendengar pembicaraan yang selama ini menjadi teka-teki besar dalam hidupnya.Tanpa menunggu respon istrinya, Arnold kembali menatap Natalie dengan tajam. “Tolong jelaskan apa ma

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 317

    “Kalau kalian memang tidak ada hubungan seperti itu … Lalu, apa alasanmu masuk ke kediaman Windsor, Natalie Callen?”Beatrice masih menatap Natalie dengan penuh selidik. Ia masih meyakini wanita itu memiliki motif terselubung.“Saya amnesia, Nyonya,” cetus Natalie.Dahi Beatrice mengernyit. “Amnesia?” gumamnya, disusul tawa kecil yang terdengar mengejek. Alasan itu terasa terlalu konyol baginya.Sherin yang sejak tadi menyimak dalam diam, akhirnya angkat bicara. "Benar, Ma. Ibuku memang amnesia. Dia baru mendapatkan kembali ingatannya belum lama ini."Beatrice menoleh, menatap menantunya dengan tajam. Tatapan itu begitu dingin hingga membuat Sherin merasa asing, seolah-olah dirinya adalah komplotan penjahat yang sedang bekerja sama untuk menipunya.Namun, Sherin tidak gentar. Ia berdiri tegak di samping ranjang ibunya, membantu menjelaskan kondisi yang baru ia pahami saat ini.“Saya tahu sulit bagi Anda untuk percaya,” ujar Natalie dengan suara yang terdengar lelah, “Tapi kenyataannya,

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status