Share

Apaato

last update Last Updated: 2026-01-19 20:08:14

Sesi kedua pemotretan untuk buletin GQ, Kento memakai jam tangan model lain dari Hublot. Kento juga berganti pakaian yang lebih casual. Memakai jaket kulit berwarna coklat, kaos hitam dan celana panjang abu berbahan kain Kento dibawa ke studio lagi oleh Ayano.

Rambut bergelombang Kento dicatok rata dan disisir rapi berbelahan tengah. Kento berdiri di depan kamera menggenggam sisi kanan kiri jaket dengan aura dingin khas Kento.

“Bagus, sangat indah…,” puji photographer mengambil gambar Kento.

Pemotretan berlangsung sepuluh menit sama seperti sesi pertama. Semua tim kru bertepuk tangan begitu pengambilan gambar selesai. Kento membungkuk memberi ucapan terima kasih.

“Baju gantimu sudah aku siapkan di ruang ganti Tuan Kento.” Asuki berjalan di samping artisnya kembali ke ruang persiapan.

“Jam berapa sekarang?”

Asuki memeriksa layar ponsel. “Hampir jam 5 sore. Ada apa?”

Kento diam tidak menjawab, dia bergegas masuk ke ruang ganti. Rencananya pergi ke Apaato Asuki harus segera dilaks
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pesona Panas Tuan Idol   Bukti Rekaman

    Beberapa rekaman cctv akhir tahun 2018 menjadi bukti terkuat kasus bullying yang menimpa Kento berhasil di dapatkan Asuki. Mata monolid Asuki terbuka lebar dengan tangan menutup mulut tidak percaya. Asuki melihat bagaimana Sasaki, senior Kento di agensi Treecom dengan sengaja mendorong Kento dari belakang hingga Kento terpeleset dan jatuh menyambar dinding. Peristiwa ini mengakibatkan kaki Kento harus mendapatkan perawatan karena terkilir. Asuki juga menemukan rekaman lain yang menunjukkan Sasaki menyiram Kento dengan air bahkan sempat melemparkan barang ke arahnya. Kejadian-kejadian tidak mengenakkan itu terjadi pada saat Kento sedang latihan dance bersama anggota grupnya dulu. Tidak ada seorang pun yang berani membela Kento karena Sasaki adalah senior mereka. Bahkan seorang perempuan yang juga berada disana terlihat berapa kali sengaja memanas-manasi Sasaki agar terus mempermainkan Kento. Meski wanita itu tidak secara langsung membully Kento, tapi jika diperhatikan baik-baik, di

  • Pesona Panas Tuan Idol   Pelaku

    “Ada berita baru Nona Asuki, tim kita berhasil mendapatkan siapa orang yang sengaja menyebar berita pembullyan tuan Kento. Namanya Sasaki, seniornya dulu di agensi Treecom,” tukas Hikari menghubungi Asuki. “Sasaki?” “Iya, sepertinya senior tuan Kento ini punya dendam dengan tuan Kento hingga sengaja menyebar berita tidak benar tentangnya. Tim kita menemukan Sasaki sempat ditawari kontrak menjadi brand ambassador LV namun dibatalkan sepihak oleh mereka lalu diganti dengan tuan Kento. Kemungkinan dia tidak terima tentang itu, sebelumnya juga ada kontrak-kontrak drama series yang gagal didapatkan beliau dan jatuh pada tuan Kento. Aku rasa ini yang menjadi motif Sasaki bertindak demikian!” terang Hikari panjang lebar. Asuki ingat dia pernah mendengar nama Sasaki. Mantan idol yang kini juga menjadi aktor seperti Kento adalah artis dibawah naungan agensi Treecom sampai sekarang. Asuki ingat para pegawai pernah menggosipkan Sasaki sedang menjalin hubungan dengan seorang aktris yang cukup

  • Pesona Panas Tuan Idol   "Dimana Asuki!?"

    “Jadi dimana sebenarnya Asuki berada, Sekretaris Hikari?!” Suara menggelegar terdengar memenuhi kediaman Kento. Kento sedang marah, menatap tajam wanita yang seketika tertunduk meremas jari. Terhitung empat hari keluar dari rumah sakit, Asuki tidak kunjung mendatangi Kento. Kento tidak bisa mencari asistennya karena terkurung di kediaman, Kento tidak bisa keluar menunjukkan diri diluar. Ponsel Asuki pun tidak bisa dihubungi, Kento mulai berpikiran macam-macam dan khawatir Asuki menghilang. “Apa kalian sengaja melarang Asuki datang menemuiku, hah!?” tuduh Kento. “Tidak Tuan Kento, tidak ada yang pernah berkata demikian. Nona Asuki benar-benar sedang mengerjakan sesuatu, dia tidak bisa menemuimu dalam waktu dekat ini. Mohon Tuan Kento bersabar sedikit.” Hikari menengadah menatap Kento takut-takut. Wajah Kento seperti ingin melahapnya hidup-hidup. “Lalu apa pekerjaan Asuki yang kamu maksud? Bukankah pekerjaannya adalah sebagai asistenku!? Apa kalian memintanya mengerjakan hal lain h

  • Pesona Panas Tuan Idol   Mencari Bukti

    Terhitung sudah tiga hari Asuki tidak datang ke rumah sakit menjenguk dan menjaga Kento. Pria itu mulai uring-uringan menanti asistennya yang tidak tahu ada di mana. Bunyi pintu dibuka seketika membuat Kento bangkit dari ranjang, matanya jelalatan mencari siapa yang masuk. Wanita berpakaian rapi tersenyum begitu mata mereka bertemu.“Selamat pagi Tuan Kento,” sapa sekretaris Hikari. Kento mendengus, kembali bersandar di ranjang. Hikari masuk membawa tas berisi baju ganti Kento. Hari ini Kento akan keluar rumah sakit setelah hampir seminggu dirawat. “Mana Asuki, kenapa kamu yang datang?!” sinis Kento. Hikari meletakkan tas di atas nakas dekat ranjang. “Asuki sedang mengerjakan sesuatu, dia menitip maaf karena tidak bisa ikut mengantar Tuan Kento keluar rumah sakit,” sahutnya beralasan. Kento mendengus lagi dengan pikiran tidak terima. Bisa-bisanya Asuki lebih mementingkan hal lain ketimbang dirinya? Kento membatin kesal. “Aku akan mengantarmu ke kediaman Tuan Kento, bersiaplah.”

  • Pesona Panas Tuan Idol   Awal Rencana

    Setelah mendapatkan izin direktur Omega, pagi ini Asuki secara resmi melamar kerja di Agensi Treecom sebagai cleaning service. Bermodal nekat dan keyakinan, Asuki berhasil diterima setelah dibantu koneksi sekretaris Hikari. Kepala seksi bernama Mio adalah bibinya. “Aku tidak pernah tahu keponakanku Hikari punya teman lama bernama Asuki.” Mio bergumam, membaca surat lamaran Asuki. Tadi pagi begitu tiba di gedung agensi Treecom, Asuki langsung dipanggil kepala seksi Mio. Asuki tersenyum canggung, melihat lirikan tajam Mio. “Sudahlah, karena kamu adalah teman Hikari kamu bisa langsung bekerja di sini,” sambung Mio. Dan seperti rencana Asuki, Mio memberikan tugas padanya untuk bertanggung jawab membersihkan bagian ruang HRD dan ruang kontrol agensi. Hikari menyakinkan bibinya agar Asuki mendapatkan tempat yang baik dengan alasan Asuki pernah menolongnya dulu. Meski Mio terlihat judes tapi wanita berusia sekitar lima puluh tahun itu tidak mengecewakan permintaan ponakannya Hikari. As

  • Pesona Panas Tuan Idol   Pilihan Asuki

    “Asuki, tolong ambilkan aku minum.” Kento duduk bersandar di ranjang rumah sakit, tangannya masih menempel jarum mengaliri cairan infus. Kento telah dirawat sehari semalam di rumah sakit. Asuki setia menunggu dan menjaga pria bertubuh tinggi itu. Namun sejak Kento bangun, Asuki tidak berbicara dengannya. Asuki mendiamkan Kento. “Arigato (terima kasih),” tukas Kento tersenyum. Asuki mundur tidak peduli, dia menyibukkan diri lagi. Kento membuang nafas, kecewa dicueki asistennya. Dia tahu Asuki sedang marah. Beberapa kali Kento meminta ini dan itu demi bisa berbicara dengan Asuki, tetapi Asuki masih sama diam padanya. Asuki menutup mulut rapat seakan Kento hanyalah bayangan di sana. Bunyi pintu dibuka dari luar mengalihkan pikiran Kento dan Asuki, direktur Omega bersama sekretaris Hikari beriringan masuk.“Lama tidak bertemu Kento Yamaguchi…,” sapa direktur Omega mengayunkan tangan. Kento memutar mata malas melihat pria beruban yang belum lama tiba di Tokyo datang menemuinya. “Hmm…,

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status