Short
Putri Palsu Mencuri Karyaku, Aku Mempermalukannya

Putri Palsu Mencuri Karyaku, Aku Mempermalukannya

Por:  TotoCompletado
Idioma: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
11Capítulos
10vistas
Leer
Agregar a biblioteca

Compartir:  

Reportar
Resumen
Catálogo
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP

Aku seorang introvert dan hanya berani berpacaran online. Di hari akhirnya aku ditemukan kembali oleh keluarga kandungku yang merupakan keluarga kaya raya, putri palsu itu menangis dan hendak mengembalikan pertunangan padaku. Aku buru-buru melambaikan tangan, “Nggak perlu, aku sudah punya pacar.” Usai aku mengatakannya, tiba-tiba muncul beberapa baris tulisan di depan mataku, [Kocak, pemeran wanita antagonis sekarang menolaknya tegas sekali. Tunggu sampai bertemu dengan pemeran utama pria, dia pasti akan menyesal.] [Hati pemeran utama pria hanya dipenuhi oleh pemeran utama wanita, si putri palsu. Dia malah akan membawa bukti-bukti chat dan terus mengejar-ngejar pemeran utama pria.] [Pada akhirnya, pemeran utama wanita dipaksa hingga mengalami depresi dan menyayat pergelangan tangannya. Pemeran utama pria begitu membencinya sampai mematahkan tangan dan kakinya, lalu mengurungnya di rumah sakit jiwa.] Omong kosong, aku yang begitu introvert, mana mungkin mengejar-ngejar orang asing? Tiba-tiba, terdengar suara langkah kaki dari luar pintu. Dengan mata memerah, putri palsu itu berlari menghampiri dan berkata, “Kak Peter, ini Kakakku. Dia tunanganmu yang sebenarnya.” Aku berbalik dan berhadapan dengan wajah yang begitu kukenal. Ternyata dia adalah Peter, pacar onlineku selama enam tahun.

Ver más

Capítulo 1

Bab 1

Pada detik Peter melihatku, jelas terlihat sedikit kepanikan di matanya.

Namun, dia segera menekan emosinya kembali. Senyum sopan sekaligus berjarak terpasang di wajahnya, lalu dia mengulurkan tangan kepadaku.

“Halo, Nona Ketrin. Aku Peter, tunangan Desy.”

Setelah mengatakannya, dia langsung berbalik dan mengusap puncak kepala Desy. Suaranya terdengar lembut, tetapi tegas.

“Desy, jangan bicara sembarangan. Pertunangan ini sudah lama ditetapkan antara aku dan kamu. Hanya kamu yang bisa jadi istriku.”

Tulisan di depan langsung meledak,

[Lihat! Si pemeran wanita antagonis sebentar lagi pasti mengeluarkan bukti chat sambil mengamuk!]

[Aku berani taruhan seribu, detik berikutnya dia pasti menangis!]

Aku mencengkeram ujung bajuku erat-erat. Ujung jariku terasa dingin.

Aku tersenyum pada Peter. Suaraku sangat pelan, tapi tetap tenang,

“Halo, Tuan Peter.”

Tulisan di depan terdiam selama beberapa detik.

[Hanya ini saja? Dia nggak mengamuk?]

[Hanya pura-pura saja itu. Jurus pamungkasnya masih disimpan. Sengaja jual mahal supaya bisa mendapatkan apa yang dia mau.]

Peter juga tampak tertegun. Dia menatapku sejenak, sorot matanya menyiratkan peringatan sekaligus rasa ingin tahu.

Desy memiringkan kepala. Matanya masih sembap dan merah, sementara suaranya terdengar lembut dan polos.

“Kak, kamu benar-benar nggak mau pertunangannya?”

Aku melirik sekilas kancing manset di ujung lengan Peter.

Itu hadiah yang kuberikan kepadanya saat hari jadian kami yang ketiga.

Waktu itu, setelah memakainya, dia tersenyum dan berkata bahwa mulai sekarang dia akan mengenakannya setiap kali menghadiri acara penting.

Aku mengalihkan pandangan dan menjawab dengan tenang,

“Nggak mau.”

Tulisan di depan kembali meledak,

[Dasar palsu! Lanjutkan pura-puranya! Nanti dia pasti diam-diam menghadang pemeran utama pria sambil menangis!]

Yanti, Ibu kami buru-buru mencairkan suasana. Sambil tersenyum, dia menghampiri dan menarik lenganku.

“Sudahlah, sudahlah. Jangan berdiri terus. Kita makan dulu.”

Di meja makan.

Yanti mengambilkan sepotong iga untuk Desy, lalu menoleh kepadaku sambil tersenyum lebar.

“Ketrin, tadi kamu bilang sudah punya pacar. Dia kerja apa? Lain kali bawa ke rumah, biar Ayah dan Ibu bisa melihatnya.”

Pandangan semua orang di meja langsung tertuju kepadaku.

Jari Peter yang menggenggam sendok juga memucat, wajahnya juga tampak muram.

Aku mengangkat mata dan meliriknya sekilas, lalu menunduk mengambil makanan.

“Kami kenal lewat online, tapi sudah putus.”

Tulisan di depan langsung heboh,

[Lihat! Dia mulai menyindir!]

[Tunggu saja, langkah berikutnya pasti mengeluarkan bukti chat dan mulai menjual kesedihan!]

Yanti berhenti sejenak, “Kok tiba-tiba putus?”

Aku mengunyah sayuran dua kali sebelum menelannya. Suaraku tidak keras.

“Dia sudah bertunangan dengan orang lain.”

Suasana langsung hening. Bahkan suara sendok yang bersentuhan dengan mangkuk terdengar begitu jelas.

Desy cepat tanggap. Dia segera mengambil satu bola udang dan meletakkannya ke piringku, lalu tersenyum manis.

“Kak, jangan sedih, ya. Coba makan ini. Ini makanan kesukaanku.”

Tangan Peter sempat terangkat, seolah hendak menghentikannya, tetapi dia buru-buru menariknya kembali.

Aku menatap bola udang yang bulat di dalam piringku, lalu mengernyit.

“Aku alergi udang.”

Wajah Desy langsung pucat, matanya pun memerah.

“Kak, kamu nggak suka denganku, ya?”

Wajah Yanti juga langsung memuram, “Adikmu baru pertama kali mengambilkan makanan untukmu, jangan merusak suasana.”

Yono, ayah kami meletakkan sendok, nada suaranya terdengar kesal,

“Emangnya alergi separah apa, sih? Makan beberapa kali juga nanti tubuhmu terbiasa. Makan saja, jangan sampai Desy merasa malu.”

Semua orang di meja menatapku dengan dingin.

Seolah-olah akulah yang bersikap tidak tahu diri.

Peter mengangkat pandangan dan melirikku. Suaranya terdengar penuh tekanan.

Expandir
Siguiente capítulo
Descargar

Último capítulo

Más capítulos

A los lectores

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Sin comentarios
11 Capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status