Home / Romansa / RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR / Bab 48 Siapa Dayu Ratna Itu

Share

Bab 48 Siapa Dayu Ratna Itu

last update Last Updated: 2025-10-12 00:00:42

Raut wajah Danastri tegang menatap Widipa yang tampak santai saat berucap seperti itu. Bagaimana bisa saham yang sudah menjadi hak Genta diambil? Bodoh jika pria itu mengiyakan perkataan Widipa.

"Bagaimana? Kau tak mau? Uang yang kau inginkan itu banyak, Genta. Bukan kertas lipat," kata Widipa menyesap kopinya sejenak.

Danastri langsung menoleh ke arah Widipa, tetapi saat dia hendak bicara Widipa hanya mengangkat tangannya pelan, menandakan agar Danastri diam. Danastri tak yakin dengan rencana ini.

“Baik. Aku setuju.” Genta tak berpikir lama.

“Mas, kau yakin?” Danastri menatap Genta tak percaya.

“Aku tidak punya pilihan, Danastri,” jawab Genta lirih. “Saham itu tidak ada artinya kalau aku sudah mati diseret orang-orang itu.”

“Kita buat suratnya nanti siang. Aku pastikan utangmu lunas. Tapi setelah itu, jangan pernah kembali ke permainan lamamu.” Widipa hanya menatap dingin, lalu mengangguk pelan.

"Pergunakan uang itu sebaik-baiknya, Genta.

“Aku janji,” katanya pelan. “Aku tidak akan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 152 Bertemu Sagara di Apotek

    Rasa pusing kian mendera di kepala Dinara. Mual dan punggung terasa sakit, tetapi dia tetap paksakan untuk bekerja meski dilakukan secara online. Hanya bubur yang dibuatkan Julius pagi tadi dan itupun hanya dimakan separuh saja. Mual tapi tidak bisa memuntahkan membuat Dinara sengsara."Sepertinya aku harus ke apotik di seberang."Dia bisa menunggu Julius pulang dari bekerja, tapi dia tak mau membuat Julius kerepotan karenanya. Sudah cukup pria itu banyak membantunya.Dinara segera mengambil jaket tipisnya lalu memakai dengan cepat lalu keluar dari apartemen. Kakinya melangkah pelan menuju apotik yang tidak pernah tutup di seberang.Untung saja jalanan relatif sepi hingga dia bisa menyeberang tanpa harus menunggu lampu merah. Setibanya di apotik pendingin ruangan langsung menyergap tubuhnya."Selamat malam ..." sapa petugas apoteker.Dinara mengerjap berusaha menyesuaikan diri. Dia gegas melangkah ke rak obat lalu menuju meja apoteker, tetapi belum sempat membalas sapaan apoteker di

  • RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 151 Danastri Menjadi CEO

    Danastri tak bisa menunggu lama lagi. Sudah cukup baginya waktu seminggu untuk pemulihan dirinya. Sekarang perusahaan itu sedang menanti pemiliknya datang untuk membenahi kekacauan yang dibuat Bagas palsu.Meski kondisi tubuhnya tak memungkinkan dan Sagara tak memberi ijin, keras kepala Danastri tetap berjalan hingga membuat Widipa mencemaskannya.“Jangan memaksakan diri untuk ke sana, Nas." Suara Widipa terdengar dari balik pintu penuh kekhawatiran. “Mereka yang ada di sana bisa menunggu sampai kau benar-benar pulih."Danastri menoleh pelan. “Kalau aku tidak datang hari ini, perusahaan kakekku bisa---" Danastri tak bisa meneruskan, dia menengadahkan kepala agar air mata tak keluar."Aku tak mau sesuatu yang buruk terjadi, Dipa," ucapnya disertai suara yang serak.Widipa menghela napas berat. Dia mendekat sambil menahan lengan Danastri dengan lembut. “Biarkan pengacara dan direksi yang mengurusnya.”"Maaf, Dipa. Aku harus pergi sekarang. Ratusan karyawan bergantung hidupnya di tang

  • RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 150 Perusahaan Bagas Diambang Kehancuran

    ["Perusahaan Citra Group membatalkan kerjasama."]["Maaf, tuan Bagas. Saya dan semua dewan direksi tidak bisa menyepakati kerjasama tersebut."]Pagi hari saat Bagas membuka mata seperti ada perasaan ganjil dan sesuatu yang membuatnya ingin membuka ponselnya.Dia meraih ponselnya di meja samping ranjang dan seketika segalanya satu per satu pesan membuatnya tertampar kenyataan pahit. Puluhan notifikasi memenuhi layar.Bagas bangkit dari tempat tidur dengan napasnya memburu. Jarinya gemetar saat membuka satu per satu pesan itu. Vendor bahan baku utama memutus kontrak secara sepihak. Rekanan distribusi menolak mengirim barang. Investor kecil yang selama ini dia yakinkan dengan janji keuntungan mendadak menarik dana."Apa-apaan ini?" tanyanya dengan tangan yang gemetar."Kenapa mereka mendadak memutuskan hubungan dengan perusahaanku?"Bagas langsung menelepon salah satu vendor lama, orang yang dulu menjilatnya dan memanggilnya dengan penuh hormat. Sayangnya sambungan telepon diputus secara

  • RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 149 Dayu dan Vero Melawan Bagas

    Sore kian beranjak menjadi malam ketika Vero memasuki pagar rumah Dayu. Akhirnya dengan hati berat, Vero pun kemari.Vero berniat bicara baik-baik tentang Dinara dan kegelisahan yang sejak tadi menggerogoti dadanya. Namun baru beberapa langkah memasuki halaman, suara dari dalam rumah membuat langkahnya terhenti.Vero geram mendengar Bagas palsu telah memperdayai putrinya sendiri demi kepuasaan dan egoisme. Tangannya terkepal penuh amarah."Hentikan pertengkaran kalian!" Dayu dan Bagas menoleh cepat saat ada suara di depan pintu masuk.Suaranya tajam, menggema di ruang tamu. Bagas dan Dayu serentak menoleh.Wajah Vero pucat, tapi matanya menyala oleh amarah yang tak pernah dia lepaskan sebelumnya."Mbak Vero ...""Vero, apa yang kau lakukan di sini?" “Jangan pernah panggil namaku!” teriak Vero. Dadanya naik turun cepat. “Kau sudah menghancurkan hidupku, membohongiku puluhan tahun. Sekarang kau ingin membunuh Danastri? Dan memanfaatkan Dinara—anak yang aku besarkan dengan tanganku sen

  • RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 148 Bagas Memanfaatkan Putrinya Sendiri

    "Aku sudah menduga dia pelakunya!"Tepat ketika Widipa berkata, langkah kaki tergesa terdengar dari ujung lorong. Dinara muncul dengan napas tersengal. Wajahnya pucat, rambutnya sedikit berantakan. Di sampingnya ada Julius."Sedang apa kau di sini?" Widipa dipenuhi emosi. Ingin rasanya dia menarik kerah pakaian Dinara lalu menamparnya, tetapi dia harus bisa menahannya."Apa dia baik-baik saja? Apa pelakunya sudah ditangkap?" tanya Dinara terburu-buru."Kenapa kalian memandang kami seperti itu?" Julius mengernyitkan dahi kala dia melihat ekspresi Widipa dan Sagara."Kenapa kau bisa tahu Danastri dirawat di sini?" Sagara pun menaruh kecurigaannya. Dia tak bisa mempercayai ucapan Dinara."Kalian datang tepat waktu ya," sindir Widipa sinis."Tolong katakan yang sebenarnya, Nona. Anda tahu dari mana jika nona Danastri ada di sini?" Arif mewakili Widipa menanyakan keberadaan Dinara."Apa maksud kalian ini? Kalian menuduh Dinara?" Julius mulai paham tatapan tajam mereka.Widipa mengeluarkan

  • RAHASIA WASIAT PUTRI YANG TERTUKAR   Bab 147 Nyawa Danastri Hampir Melayang

    Malam telah beranjak sedari tadi. Lorong rumah sakit terasa sepinya karena jam pengunjung sudah berakhir dan menyisakan para pasien yang masih terjaga, beberapa tertidur.Para perawat telah memeriksa satu persatu pasien yang ada di setiap bangsal untuk memastikan keadaan mereka terutama kondisi Danastri paska operasi.Di dalam ruang perawatan VIP, Danastri terbaring tak sadarkan diri. Perban putih melingkari kepalanya, dadanya naik turun pelan mengikuti irama napas. Efek obat bius masih menahannya di antara sadar dan mimpi.Namun satu hal yang tak mereka sadari, ada seseorang menyamar menjadi perawat dengan pakaian yang sama persis. Tak ada penjagaan di depan kamar membuat dia mudah memasuki rawat inap tersebut."Penjaganya tidak ada. Aku bisa masuk tanpa dicurigai," gumamnya.Seseorang melangkah masuk—berseragam suster, topi menutup rambut dan masker menutupi separuh wajah. Jalannya begitu hati-hati, nyaris tak menimbulkan bunyi. Matanya menyapu ruangan, memastikan tak ada siapa pun.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status