공유

BAB 19

작가: Rosela2505
last update 게시일: 2026-07-19 00:23:47

#Gadis yang Mengenal Jacob

Aku tidak langsung memotong penjelasan Lira. Ada sesuatu dalam cara gadis itu berbicara yang membuatku merasa bahwa kenangan ini sudah terlalu lama ia simpan sendirian. Nyala api unggun memantulkan cahaya kemerahan ke dinding bangunan tua yang kami tempati, sementara angin malam sesekali menyusup melalui celah-celah batu dan membawa hawa dingin khas Gurun Abu.

"Aku tidak tahu siapa dia saat itu," lanjut Lira sambil memandangi nyala api yang menari pelan di hadapannya.
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • REINKARNASI PENGENDALI WAKTU TERAKHIR   BAB 23

    #Penjaga NagaSetelah menemukan peta menuju Kawah Merah, kami tidak membuang waktu terlalu lama di reruntuhan Kota Langit. Jalur kuno yang tergambar di dalam gulungan peninggalan Ras Langit langsung menjadi tujuan berikutnya karena itulah satu-satunya petunjuk yang kami miliki untuk menemukan Naga Api.Perjalanan menuju lokasi tersebut memakan waktu hampir dua hari penuh. Semakin jauh kami meninggalkan Gurun Abu, semakin jelas perubahan yang terjadi pada lingkungan di sekitar. Hamparan pasir kelabu perlahan menghilang, digantikan oleh tanah merah gelap yang dipenuhi retakan panjang seperti bekas aliran lava purba. Udara terasa semakin panas dari waktu ke waktu, sementara energi api yang samar mulai memenuhi atmosfer hingga bahkan aku yang tidak memiliki Batu Api pun bisa merasakannya.Damar menjadi orang pertama yang menyadari perubahan itu.Sejak pagi, ia beberapa kali menempelkan tangan ke dadanya sambil mengernyit seolah sedang merasakan sesuatu yang sulit dijelaskan."Batu Api

  • REINKARNASI PENGENDALI WAKTU TERAKHIR   BAB 22

    #Kota yang Jatuh dari LangitNama Jacob masih terus terngiang di kepalaku bahkan setelah Ras Langit menghilang dari langit Gurun Abu.Ini bukan pertama kalinya aku mendengar nama itu. Sejak mendapatkan Batu Waktu, sosok misterius tersebut terus muncul dalam berbagai petunjuk yang kutemukan. Mulai dari penglihatan aneh yang muncul saat menggunakan kekuatan waktu, peringatan yang tersimpan dalam ingatan Batu Waktu, hingga pengakuan Lira yang mengaku pernah bertemu langsung dengannya.Dan sekarang Ras Langit juga mengenalnya.Namun perjalanan kembali berlanjut setelah Ras Langit menghilang dari langit Gurun Abu. Meski ancaman untuk sementara menjauh, pikiranku justru semakin dipenuhi pertanyaan yang belum terjawab. Nama Jacob kembali muncul dari mulut orang asing yang seharusnya tidak mengenalku, menambah daftar panjang misteri yang sejak awal mengelilingi Batu Waktu.Semakin banyak petunjuk yang kutemukan, semakin sulit menganggap semua ini sebagai kebetulan. Jacob seolah meninggalkan

  • REINKARNASI PENGENDALI WAKTU TERAKHIR   BAB 21

    #Sayap di Atas GurunNama itu terdengar asing, tetapi cara Lira mengucapkannya membuat suasana di sekitar kami berubah seketika. Tidak ada penjelasan tambahan maupun peringatan panjang, namun aku langsung memahami bahwa makhluk-makhluk tersebut bukanlah monster biasa yang bisa ditemukan di wilayah lain Bonua Toru.Ketika kawanan bersayap itu mulai membentuk lingkaran di atas kerangka naga raksasa yang terkubur di tengah Gurun Abu, firasat buruk yang sejak tadi menggangguku perlahan berubah menjadi keyakinan. Mereka datang ke tempat ini dengan tujuan tertentu, dan semakin lama aku memperhatikan pergerakan mereka, semakin sulit menganggap kemunculan itu sebagai kebetulan. Jumlah mereka terlalu banyak, sementara pola terbang mereka menunjukkan bahwa mereka sudah mengetahui lokasi ini jauh sebelum kami tiba.Entah apa yang mereka cari di tengah gurun tandus tersebut, tetapi ada sesuatu yang membuatku yakin bahwa tujuan mereka berkaitan dengan naga yang sedang kami buru. Jika dugaan itu be

  • REINKARNASI PENGENDALI WAKTU TERAKHIR   BAB 20

    #Jejak NagaMeninggalkan Kota Mati ternyata tidak membuat perjalanan kami menjadi lebih mudah. Justru sebaliknya, semakin jauh kami memasuki wilayah Gurun Abu, semakin aneh keadaan di sekitar kami. Hamparan pasir kelabu yang sebelumnya hanya terlihat tandus kini terasa seperti dunia yang benar-benar telah ditinggalkan kehidupan.Tidak ada lagi kawanan monster kecil yang biasanya berkeliaran mencari mangsa. Tidak ada serangga gurun. Tidak ada suara hewan. Bahkan angin yang bertiup pun terasa enggan melewati wilayah itu, menyisakan keheningan panjang yang membuat setiap langkah kaki terdengar lebih jelas daripada seharusnya.Di kejauhan, tulang naga raksasa yang kami lihat sehari sebelumnya semakin terlihat jelas. Semakin dekat kami mendekatinya, semakin sulit mempercayai bahwa makhluk sebesar itu pernah hidup. Tulang rusuknya menjulang seperti menara batu yang tumbuh dari dalam gurun, sementara sebagian besar rangkanya masih terkubur oleh pasir yang telah menelannya selama entah berapa

  • REINKARNASI PENGENDALI WAKTU TERAKHIR   BAB 19

    #Gadis yang Mengenal JacobAku tidak langsung memotong penjelasan Lira. Ada sesuatu dalam cara gadis itu berbicara yang membuatku merasa bahwa kenangan ini sudah terlalu lama ia simpan sendirian. Nyala api unggun memantulkan cahaya kemerahan ke dinding bangunan tua yang kami tempati, sementara angin malam sesekali menyusup melalui celah-celah batu dan membawa hawa dingin khas Gurun Abu."Aku tidak tahu siapa dia saat itu," lanjut Lira sambil memandangi nyala api yang menari pelan di hadapannya. "Yang kulihat hanyalah seorang pria yang hampir mati."Tidak ada yang menyela. Bahkan Damar yang biasanya selalu punya komentar untuk setiap pembicaraan memilih diam dan mendengarkan.Lira melanjutkan bahwa ia menemukan pria itu di dekat sebuah retakan langit, sebuah istilah yang langsung membuat pikiranku kembali waspada. Sejak tiba di Bonua Toru, terlalu banyak kejadian aneh yang tampaknya berhubungan dengan retakan tersebut, seolah semua jalan pada akhirnya akan kembali menuju tempat yang sa

  • REINKARNASI PENGENDALI WAKTU TERAKHIR   BAB 18

    #Rahasia LiraMalam turun perlahan menyelimuti Kota Mati yang terkubur sunyi di tengah hamparan Gurun Abu, menyisakan hawa dingin yang mencekam setelah pertarungan sengit melawan pemburu elit yang hampir saja merenggut nyawa kami. Meskipun bangunan batu tua tempat kami berlindung ini cukup kokoh untuk menahan amukan angin gurun, suasana di dalamnya tetap terasa suram dan sarat akan ketegangan yang belum tuntas.Di dekat api unggun kecil yang dinyalakan oleh Sera, Damar tampak masih berbaring tak berdaya dengan wajah sesekali berkerut menahan nyeri. Luka-lukanya memang telah menutup berkat khasiat Batu Penyembuhan, namun tubuhnya jelas belum pulih sepenuhnya. Tidak jauh dari sana, Sera duduk bersandar sambil membolak-balik catatan kuno milik keluarganya, mencoba mencari petunjuk di bawah pendar cahaya api yang memantul pada lembaran kertas tua yang telah menguning oleh usia.Sementara kedua rekanku sibuk dengan urusan masing-masing, pikiranku justru terus tertuju pada Lira. Aku masih m

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status