Share

47. RENCANA SATYA

Penulis: Ahgisa
last update Tanggal publikasi: 2026-06-08 21:00:00

Vicky melangkah masuk ke ruang kerja Tuan Satya dengan wajah serius. Ruangan luas itu terasa sunyi, hanya diisi aroma kayu cendana dan cahaya senja yang masuk dari balik jendela kaca setinggi langit-langit.

Tuan Satya berdiri membelakangi pintu, menatap hamparan gedung Jakarta di kejauhan. Bahunya terlihat tegang, jauh lebih tegang daripada yang biasa diperlihatkan pria tua itu kepada siapa pun.

"Vicky," ucapnya tanpa menoleh. "Katakan yang sebenarnya. Apakah Juna memang sed
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   47. RENCANA SATYA

    Vicky melangkah masuk ke ruang kerja Tuan Satya dengan wajah serius. Ruangan luas itu terasa sunyi, hanya diisi aroma kayu cendana dan cahaya senja yang masuk dari balik jendela kaca setinggi langit-langit.Tuan Satya berdiri membelakangi pintu, menatap hamparan gedung Jakarta di kejauhan. Bahunya terlihat tegang, jauh lebih tegang daripada yang biasa diperlihatkan pria tua itu kepada siapa pun."Vicky," ucapnya tanpa menoleh. "Katakan yang sebenarnya. Apakah Juna memang sedang dijebak?"Vicky tidak menjawab dengan kata-kata panjang. Ia hanya melangkah mendekat dan menyerahkan tablet yang sedari tadi digenggamnya."Semua ada di sini, Tuan. Ini dari kamera tersembunyi yang sudah kami atur untuk mengawasi Tuan Juna."Satya menerima tablet itu dengan tangan yang tenang, meski sorot matanya mulai mengeras. Jemarinya menggeser layar perlahan.Rekaman pertama menampilkan ruang kerja Juna di pagi hari.Aleya masuk saat ruangan

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   46. MENGADU

    Salva kembali dari waktu istirahat dengan langkah yang sedikit lebih cepat. Sejak pagi tadi, ada rasa tidak nyaman yang terus mengganggu pikirannya. Bukan sesuatu yang bisa dijelaskan dengan logika, hanya firasat yang diam-diam terus mengetuk.Begitu pintu lift terbuka di lantai direksi, langkahnya melambat. Ruang kerja Juna terbuka.Lampu menyala dan laptop tampak aktif, namun ruangan itu kosong. Salva berhenti tepat di depan pintu, tatapannya menyapu meja kerja yang rapi, cangkir kopi yang sudah dingin, lalu sofa tamu yang kosong.Tapi tidak ada Juna di sana.Ia melirik jam. Sudah lewat jam makan siang. Biasanya, Juna selalu memberi tahu jika harus keluar untuk rapat.Saat itulah ia menyadari sesuatu. Area sekretariat yang biasanya sibuk mendadak menjadi terlalu ramai, namun suaranya terlalu pelan.Beberapa staf berkumpul dalam lingkaran kecil, berbisik-bisik. Begitu melihat Salva, mereka langsung diam. Salah satu staf bahkan b

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   45. KESALAHAN FATAL (21+)

    Di balik pintu ruang istirahat yang tertutup rapat, dunia Juna mulai meluruh. Efek racun yang masuk ke sistem sarafnya tidak hanya membakar tubuhnya, tetapi juga merusak persepsi realitasnya.Pandangannya berbayang, mengubah interior ruang kerja yang mewah menjadi bayang-bayang masa lalunya yang kelam.Saat Aleya melangkah masuk, mengabaikan peringatan Juna sebelumnya, ia sudah menyiapkan segalanya.Kamera tersembunyi berukuran mikroskopis telah ditempatkan di sudut-sudut strategis, siap merekam setiap inci skandal yang akan terjadi.Juna mengerang, keringat dingin membasahi kemejanya yang kini benar-benar berantakan. Ia mencoba mengusir Aleya, namun suaranya hanya terdengar seperti bisikan parau yang tak bertenaga.Saat Aleya mendekat dan menyentuh tengkuknya dengan lembut, sensasi sentuhan itu memicu gerbang memori yang salah."Sudah pulang dari mencari uang, Mas?" suara Aleya berubah lembut, sarat akan kepalsuan yang manis. "K

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   44. PERANGKAP SKANDAL DIMULAI (21+)

    Di dalam kamar penthouse. yang temaram, sisa-sisa aroma parfum mahal bercampur dengan bau keringat yang menyengat. Kamar itu berantakan.Seprai sutra yang tadinya rapi kini kusut masai di lantai, menjadi saksi bisu permainan yang baru saja berakhir.Raga melepaskan diri dari Aleya dengan napas yang memburu kasar. Ia duduk di tepi tempat tidur, menyalakan sebatang rokok, membiarkan asapnya membubung di udara yang sesak.Di bawahnya, Aleya terbaring telentang, dadanya naik turun dengan ritme yang tidak teratur, matanya menatap langit-langit dengan sorot mata yang masih dipenuhi sisa gairah.Cumbuan Raga tadi brutal, lebih menyerupai luapan amarah daripada kasih sayang. Setiap gigitan di bahu Aleya dan cengkeraman kasar di rambutnya adalah cara Raga untuk melampiaskan frustrasinya atas kegagalan rencananya menjatuhkan Juna.Raga menoleh, menatap Aleya yang masih tak berbusana. Ia menyentuh dagu wanita itu dengan ujung rokoknya, memaksa Aleya

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   43. MODUS OPERANDI

    Sore itu, kantor pusat La Grande terasa lebih sunyi dari biasanya. Di lantai keuangan, Hendra duduk sendirian di ruang kerjanya dengan napas memburu.Pendingin ruangan menyala dingin, namun peluh tetap membasahi pelipisnya. Jemarinya gemetar di atas keyboard saat ia menyelesaikan transfer dana terakhir ke rekening anonim luar negeri, langkah putus asa untuk menghapus semua jejak pembayaran kepada para preman yang menyerang Juna di basement apartemen.Ia tidak sadar bahwa setiap gerakannya sedang dipantau.Di ruang server yang remang dan dipenuhi cahaya monitor, Salva duduk di depan layar dengan fokus penuh. Jemarinya bergerak cepat di atas tablet, memblokir jalur enkripsi sebelum data itu sempat hilang dari sistem.“Dia panik,” gumam Salva pelan sambil memperbesar tampilan alur transaksi. “Transfer terakhir baru saja masuk.”Juna berdiri di belakangnya dengan tatapan dingin. Wajahnya keras sejak tadi, terlebih setelah melihat nama pengiri

  • Rahasia Mantan Suami Miskin   42. IBU

    Hujan gerimis menyelimuti, menyamarkan hiruk-pikuk kota menjadi kilatan lampu yang buram.Di dalam mobil SUV yang terparkir di sebuah dermaga tua yang sudah tak terpakai, keheningan terasa begitu berat. Juna baru saja menatap layar laptopnya dengan napas yang tertahan.Setelah pertemuan menegangkan di bar kumuh itu, Juna tidak membuang waktu. Ia menggunakan data yang ia peroleh dari preman bayaran tersebut untuk menelusuri alur dana. Dengan bantuan Salva yang berhasil membobol lapisan enkripsi server keuangan perusahaan, mereka akhirnya menemukan kuncinya, Hendra, Manajer Keuangan La Grande, adalah pion utama Raga.Juna akan menjebak Hendra siang nanti dengan dokumen audit palsu yang sengaja ia bocorkan, memancing pria itu untuk melakukan transaksi pembersihan jejak di sore hari.Itu adalah kesalahan fatal Hendra. Juna berhasil menangkap basah jejak transfer dana dari akun pribadi Raga ke rekening luar negeri, yang kemudian diteruskan kepada para

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status