Share

Pagi Pertama

Author: Fisa
last update publish date: 2026-08-15 18:06:42

Malam semakin larut.

Setelah Kuda Hitam meninggalkan kamar, Ayla masih berdiri di dekat jendela.

Pandangannya tertuju pada hutan yang diterangi cahaya kebiruan dari bunga-bunga roh.

Ia masih memikirkan semua percakapan mereka.

Tentang Shizuka.

Tentang kerajaan ini.

Tentang kedua orang tuanya.

Dan terutama tentang latihan yang akan dimulai besok.

Ayla menghela napas panjang.

"Aku harus kuat."

Ia mengatakannya pelan, seolah sedang meyakinkan dirinya sendiri.

Namun setelah itu, rasa lelah mulai me
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Rahasia Sang Kuda Hitam   Pagi Pertama

    Malam semakin larut.Setelah Kuda Hitam meninggalkan kamar, Ayla masih berdiri di dekat jendela.Pandangannya tertuju pada hutan yang diterangi cahaya kebiruan dari bunga-bunga roh.Ia masih memikirkan semua percakapan mereka.Tentang Shizuka.Tentang kerajaan ini.Tentang kedua orang tuanya.Dan terutama tentang latihan yang akan dimulai besok.Ayla menghela napas panjang."Aku harus kuat."Ia mengatakannya pelan, seolah sedang meyakinkan dirinya sendiri.Namun setelah itu, rasa lelah mulai mengambil alih.Ayla akhirnya berbaring di tempat tidur.Matanya kembali tertuju pada patung leluhur berekor seratus yang berdiri di kejauhan.Entah mengapa, patung itu masih membuatnya merasa sedikit tidak nyaman.Ada sesuatu yang aneh.Sesuatu yang belum bisa ia pahami.Namun malam itu ia tidak memiliki tenaga untuk memikirkannya lebih jauh.Perlahan, matanya tertutup.Dan akhirnya Ayla tertidur.Waktu berlalu.Cahaya pagi mulai memasuki kamar.Burung-burung roh terdengar berkicau dari balik pep

  • Rahasia Sang Kuda Hitam   Malam Pertama di Negeri Rubah

    Malam perlahan turun menyelimuti Negeri Rubah.Cahaya keemasan yang sejak pagi menerangi pepohonan kini berganti dengan sinar kebiruan dari ribuan bunga roh yang bermekaran di seluruh penjuru kerajaan. Kelopaknya memancarkan cahaya lembut, membuat seluruh wilayah tampak seperti lautan bintang.Setelah pembicaraan panjang bersama Shizuka berakhir, salah seorang pelayan datang menghampiri Ayla."Lady Ayla, kamar Anda telah disiapkan."Ayla mengangguk pelan."Terima kasih."Ia kemudian menoleh kepada Kuda Hitam yang masih berdiri di bawah Pohon Kehidupan."Apa... kau bisa mengantarku sebentar?"Kuda Hitam menatapnya beberapa saat."Tentu."Shizuka yang melihat itu hanya tersenyum tipis."Pergilah. Besok pagi latihan akan dimulai. Manfaatkan malam ini untuk beristirahat."Keduanya berjalan menyusuri jalan setapak yang diterangi lentera kristal.Malam itu terasa sangat tenang.Sesekali terdengar suara serangga malam dan aliran sungai kecil yang mengelilingi istana.Ayla berjalan sambil mem

  • Rahasia Sang Kuda Hitam   Awal Sebuah Tempaan

    Keheningan menyelimuti meja bundar di bawah Pohon Kehidupan.Angin berembus pelan, menggoyangkan dedaunan yang memancarkan cahaya kehijauan. Suasana begitu damai, tetapi bagi Ayla, dadanya justru terasa semakin sesak.Ucapan Shizuka terngiang jelas di kepalanya."Kau akan berlatih di wilayahku.""Kau baru boleh pergi setelah Gerbang Ketiga terbuka."Kalimat itu terdengar sederhana.Namun Ayla tahu artinya.Ia tidak akan meninggalkan negeri ini dalam waktu dekat.Mungkin berbulan-bulan.Mungkin lebih lama.Ia menundukkan kepalanya.Jari-jarinya saling menggenggam erat di bawah meja."Aku..."Ia ingin menjawab.Namun kata-kata itu terasa tertahan di tenggorokannya.Bukan karena tidak ingin.Melainkan karena takut.Ia masih mengingat semua kejadian beberapa hari terakhir.Saat Gerbang Pertama aktif tanpa kendali.Saat tubuhnya tiba-tiba membesar.Saat ia bahkan tidak mampu mengendalikan emosinya sendiri.Kalau menghadapi latihan saja ia belum yakin...bagaimana mungkin ia mampu menghada

  • Rahasia Sang Kuda Hitam   Rencana di Bawah Pohon Kehidupan

    Jamuan makan berlangsung dengan suasana yang jauh lebih hangat daripada yang dibayangkan Ayla.Ia semula mengira seorang penguasa sebesar Shizuka akan bersikap kaku dan penuh wibawa setiap saat.Namun kenyataannya berbeda.Shizuka beberapa kali tertawa lepas, bahkan sesekali menggoda Kuda Hitam yang hanya membalas dengan ekspresi datar.Melihat itu, para pelayan hanya tersenyum kecil.Rupanya, pemandangan seperti itu sudah biasa mereka lihat.Ayla diam-diam memperhatikan Shizuka.Sulit dipercaya perempuan yang duduk di depannya adalah seorang penguasa.Rambutnya yang panjang berwarna putih keperakan berkilau lembut diterpa cahaya matahari yang menembus dedaunan.Kulitnya tampak halus tanpa sedikit pun tanda penuaan.Matanya yang keemasan memancarkan kehangatan, tetapi sesekali berubah tajam ketika sedang berpikir.Kesepuluh ekornya bergerak perlahan di belakang tubuhnya, seperti mengikuti embusan angin.Semuanya tampak begitu anggun.Tanpa sadar Ayla bergumam pelan,"...Cantik sekali.

  • Rahasia Sang Kuda Hitam   Pelukan Sang Penguasa

    Gerbang utama istana terbuka perlahan.Suara kayu raksasa yang bergeser menggema lembut di seluruh pelataran.Kelima penjaga utama memberi jalan secara bersamaan.Tidak seorang pun mengucapkan sepatah kata.Mereka hanya menundukkan kepala sebagai tanda hormat.Kuda Hitam melangkah lebih dahulu.Ayla mengikuti dari belakang, masih sesekali melirik ke arah penjaga berekor sebelas yang membuatnya penasaran.Namun sebelum mereka sempat memasuki aula utamasebuah embusan angin harum menerpa wajah Ayla.Wangi bunga liar bercampur dedaunan memenuhi udara.Sesosok bayangan melesat sangat cepat dari dalam istana."Akhirnya kau datang juga!"Suara perempuan yang ceria memenuhi halaman.Sebelum Kuda Hitam sempat bereaksi, perempuan itu langsung merentangkan kedua tangannya dan memeluknya dengan erat."Sudah berapa puluh tahun kau tidak mengunjungiku?"Kuda Hitam hanya menghela napas panjang."Shizuka..."Perempuan itu tertawa kecil."Masih memanggilku dengan nada sedingin itu."Ia sama sekali ti

  • Rahasia Sang Kuda Hitam   Lima Penjaga Sang Penguasa

    Langkah Ayla dan Kuda Hitam berhenti di pelataran utama kediaman Penguasa Ras Rubah.Istana itu berdiri megah di atas akar pohon raksasa yang menjulang hingga menembus awan. Dindingnya dipenuhi ukiran kuno yang menceritakan sejarah Ras Rubah, sementara aliran air jernih mengelilingi bangunan seperti parit alami.Suasananya tenang.Namun di balik ketenangan itu, Ayla dapat merasakan tekanan energi yang luar biasa.Setiap helaan napas terasa lebih berat.Seolah tempat ini dipenuhi para ahli yang kekuatannya jauh melampaui dirinya.Di depan gerbang utama, lima sosok telah berdiri menunggu.Mereka tidak bergerak.Tidak berbicara.Namun kehadiran mereka saja sudah cukup membuat udara di sekitar berubah.Ayla tanpa sadar menelan ludah."Siapa... mereka?"bisiknya pelan.Kuda Hitam memandang kelima sosok itu dengan tenang."Mereka adalah Pengawal Utama Shizuka.""Lima orang yang dipercaya menjaga keselamatan Penguasa Ras Rubah."Sosok pertama melangkah setengah langkah ke depan.Seorang pere

  • Rahasia Sang Kuda Hitam   IKATAN YANG TERBANGUN

    Ayla tidak segera menjauh. Sentuhan di wajahnya masih terasa hangat, pelan, dan terlalu nyata untuk diabaikan. Jari-jari makhluk itu tidak menekan, tidak memaksa, namun keberadaannya cukup untuk membuat seluruh tubuh Ayla tetap diam. Napasnya masih belum stabil, naik turun dengan ritme yang kacau,

  • Rahasia Sang Kuda Hitam   BISISKAN NAMA YANG SAMAR

    Ayla membeku. Seluruh tubuhnya menegang, seolah setiap otot tiba-tiba kehilangan fungsi. Napasnya tertahan di tenggorokan, tak mampu keluar. Suara itu masih terasa dekat terlalu dekat seakan tidak hanya terdengar, tetapi juga menyentuh. “Ayla…” Bisikan itu kembali terdengar, kali ini lebih pel

  • Rahasia Sang Kuda Hitam   KEGELABAN YANG MENUSUK

    Kegelapan di dalam lorong itu tidak seperti gelap biasa. Ia terasa padat, menekan, seolah bukan sekadar ketiadaan cahaya, melainkan sesuatu yang benar-benar ada dan mengisi ruang di sekeliling Ayla. Untuk beberapa detik, ia hanya berdiri diam, membiarkan matanya mencoba menyesuaikan diri, meski hamp

  • Rahasia Sang Kuda Hitam   LANGKAH RAHASIA

    Ujung jari Ayla masih menempel pada permukaan kayu itu. Dingin, namun bukan dingin biasa. Ada getaran halus di baliknya samar, hampir tak terasa, tetapi cukup untuk membuat napasnya tertahan. Seolah ada sesuatu di sisi lain yang hidup dan menyadari sentuhannya. Ia tidak langsung menarik tangan, just

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status