Home / Romansa / Retrouvailles - Takdir Cinta, Hidup, dan Balas Dendam / Takdir Ketigapuluh - Rencana Terselubung

Share

Takdir Ketigapuluh - Rencana Terselubung

Author: Sae-ssi
last update Petsa ng paglalathala: 2026-05-29 13:23:14

Begitu Kael Grey keluar dari ruangan, Ratu Roserie duduk dengan tenang dan menatap surat yang dititipkan Arcane Wilder melalui keponakannya tersebut. Setelah Kael menjelaskan apa yang terjadi pada Putri Phoebe dan penyelidikan yang sudah Pangeran Bupati lakukan, Ratu Roserie tidak bisa lagi menahan ketenangan. Wanita itu mencengkeram gelas tehnya sangat erat, membuat pelayan pribadinya terkejut dan sangat cemas.

“Ratuku, apa yang harus kita lakukan?”

Ratu Roserie mencoba untuk menenangkan emosi
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Retrouvailles - Takdir Cinta, Hidup, dan Balas Dendam   Takdir Keempatpuluhempat - Racun Afrosidiak

    Di ruang kerja Istana Hitam, Arcane menyerahkan beberapa gulungan laporan yang baru saja dibaca pada Gale. Mengingat surat undangan yang baru diterima membuat Gale segera melaporkan.“Tuanku, Putri Myra baru saja mengirim undangan untuk bertemu.”Arcane mengangkat pandangannya dan mengingat sesuatu. Ia segera meminta Gale memanggil Athia untuk masuk. Tidak beberapa lama setelah Gale keluar untuk menjalankan pesanan, pria itu masuk kembali bersama seorang gadis ramping. Athia merupakan prajurit perempuan elit yang Arcane tugaskan di samping Reveriela sebagai penjaga bayangan.“Apa yang kau dengar?”Athia segera mengerti maksud Tuannya dan melaporkan, “Putri Myra memprovokasi Nona Drunke dengan rencana merayu Anda dan membuat Young Lady berlutut di kakinya.”Arcane mengetuk jari-jarinya di sandaran tangan dan bergumam mengerti. Setelah mengirim Athia pergi dan melanjutkan tugasnya, pemuda itu bangkit dari duduknya. Lalu meraih jubah di gantungan dan membawa hydes bersamanya.Gale sediki

  • Retrouvailles - Takdir Cinta, Hidup, dan Balas Dendam   Takdir Keempatpuluhtiga - Godaan Di Kereta

    Kereta kuda Pangeran Bupati telah diparkir di tempat yang tidak mencolok dan jauh dari jangkauan lalu lalang. Melangkah mengikuti Arcane Wilder menuju kereta kuda, Gale bergegas memberikan informasi pada Tuannya.“Tuanku, Nona Drunke mengadakan pertemuan buku dengan para gadis tidak begitu jauh dari sini. Melihat ke waktu, seharusnya sudah saatnya untuk pulang.”Arcane Wilder melirik Gale dan membuat pria itu menyengir penuh arti. Tiba-tiba Arcane teringat pada pelukan membekas yang terakhir kali Reveriela Drunke berikan di tendanya. Matanya tanpa sadar sedikit melembut.“Haruskah kita menjemput?”“Ya, tentu saja, Tuanku!” Sambar Gale sangat cepat dengan senyum lebar penuh rasa kemenangan.Akhirnya, kereta berlambangkan Pangeran Bupati bergulir menuju ke salah satu restauran mewah di pusat ibukota kekaisaran.Ketika para gadis akhirnya menyelesaikan pertemuan buku, mereka bersiap dan saling mengucapkan selamat tinggal. Semua gadis bangsawan dan pelayannya diam-diam memperhatikan pelay

  • Retrouvailles - Takdir Cinta, Hidup, dan Balas Dendam   Takdir Keempatpuluhdua - Perangkap

    Makan malam penutupan acara kerajaan telah berakhir beberapa jam yang lalu, membuat suasana tanah lapang kembali hening karena semua orang sudah istirahat dan bersiap kembali ke rumah keesokan paginya. Di tenda Pangeran Damien, bawahannya masuk dan melaporkan sesuatu yang darurat. Ekspresi Damien yang sudah kusut sejak sore hari kini semakin gelap dan tertekuk. Ia telah menerima laporan bahwa serangan pembunuh bayaran yang telah direncanakan selama beberapa tahun pada Raja Heddar gagal total karena kedatangan Pangeran Bupati dan prajurit bayangannya secara tiba-tiba.“Bagaimana dengaj jejak pembunuh yang tersisa? Kalian sudah menemukan mereka?”Bawahan itu menunduk dan kembali melaporkan, “Kami kehilangan satu orang. Kami masih melacak apakah dia berhasil lolos atau sudah tertangkap.”Damien menggebrak meja dan meremas tinjunya. Tertangkap? Meskipun ia telah menerima laporan bahwa pembunuh bayaran telah menanam racun bunuh diri di gigi mereka untuk tetap tutup mulut hingga mati, tapi

  • Retrouvailles - Takdir Cinta, Hidup, dan Balas Dendam   Takdir Keempatpuluhsatu - Pelukan

    Api unggun di tanah lapang berderak, menyala dengan terang. Ada meja panjang berisi hidangan utama daging panggang dan daging bakar, buah-buahan, dan minuman. Para bangsawan dan tamu kerajaan tampak sedikit lebih santai, menikmati makan malam dengan penuh kegembiraan.Di tenda utama, Asisten Henry membantu menyampirkan mantel ke bahu Raja Heddar ketika melihat Arcane Wilder masuk. Yang Mulia memberi kode pada Henry untuk keluar, lalu beralih pada keponakannya.“Bagaimana?”“Aku sudah menangkap satu yang masih hidup,” Jawab Arcane singkat.Raja Heddar mengangguk mengerti, tetapi ekspresi wajahnya jelas mengeras. Pria itu telah bertahun-tahun menghadapi skema pembunuhan. Tapi tidak menyangka setelah beberapa tahun yang agak damai, seseorang berani mengincarnya di acara perburuan kerajaan. Beruntung Arcane Wilder dan prajurit bayangan datang tepat waktu yang meminimalisir pengawal dan ksatrianya mengalami cedera.“Kau memiliki seseorang yang dicurigai?”Arcane menaikkan sebelah alisnya d

  • Retrouvailles - Takdir Cinta, Hidup, dan Balas Dendam   Takdir Keempatpuluh - Hasil Buruan

    Tidak jauh dari tanah lapang tempat tenda-tenda didirikan terdapat danau grassgold yang memancarkan warna kebiruan. Meja panjang ditata untuk minum teh para wanita bangsawan, diselingi anak-anak berlarian mengejar kupu-kupu disekitar. Beberapa gadis bangsawan mengobrol santai sambil menikmati angin semilir di bawah pohon besar.Merasa sedikit bosan dengan hanya duduk patuh mendengarkan obrolan wanita-wanita seumuran ibunya, Reveriela berbisik pada Nyonya Drunke untuk meminta izin, lalu beranjak dan berjalan-jalan di sekitar danau. Dari tempat duduk kejauhan, Putri Myra segera berdiri, berjalan ke arah Reveriela dan akhirnya berpapasan di jalan setapak pinggir danau.Melihat Putri Orion yang penuh aura provokasi itu sengaja menghalangi jalan membuat Reveriela memutar bola matanya.“Bukankah ini tunangan Pangeran Bupati yang sangat dimanjakan?”Reveriela menatap Putri Myra tanpa terintimidasi sedikitpun dan dengan santai merontokkan kelopak bunga liar yang secara tidak sengaja ia petik.

  • Retrouvailles - Takdir Cinta, Hidup, dan Balas Dendam   Takdir Ketigapuluhsembilan - Konspirasi

    Api obor yang mengelilingi setiap tenda sesekali bergoyang tertiup angin. Baru beberapa waktu lalu Pangeran Damien menerima Judy Anson di tendanya, tiba-tiba pengawal di luar sekali lagi masuk untuk melaporkan adanya tamu yang datang. Ketika pengawal menyebutkan nama Pangeran Calius, Damien mengernyitkan dahinya. Meskipun awalnya ingin menolak karena kesal, akhirnya ia menjadi penasaran akan tujuan Calius datang sehingga segera mempersilahkan masuk.Pangeran Calius memasuki tenda dan menyapa Pangeran Damien yang segera mempersilahkannya duduk. Melihat dari ekspresinya yang berkerut, Calius tahu bahwa pemuda itu tidak dalam mood berbasa-basi dan segera membuka suaranya.“Omong-omong, aku baru saja melihat Nona Drunke keluar dari tenda Pangeran Bupati dengan penampilan acak-acakan.”Damien mencengkeram dokumen di tangannya dan mencoba untuk tetap tenang. Ia berkata pada Calius dengan seringaian.“Aku tidak menyangka Pangeran Calius sangat tertarik pada urusan orang lain.”“Ini bukan ora

  • Retrouvailles - Takdir Cinta, Hidup, dan Balas Dendam   Takdir Keduapuluhsembilan - Provokasi Pangeran

    Ketika Pangeran Damien memasuki ruang belajar istana, Raja Heddar sudah duduk dan menunggunya sambil membaca laporan dari parlemen. Pangeran Damien menunduk kecil untuk memberi hormat, lalu mengambil tempat di seberang Raja Heddar yang akhirnya menutup gulungan di tangan.“Aku dengar dari Asisten H

  • Retrouvailles - Takdir Cinta, Hidup, dan Balas Dendam   Takdir Keduapuluh - Pesta Perayaan

    Di ruang VVIP Paviliun Ailon, Zane Wade duduk dengan lesu dan lelah. Pemuda itu mengeluh tentang kencan buta yang diatur ayahnya dengan Aisley Spenser. Sebagai seorang gentleman, pemuda itu mau tidak mau harus memberi kesan baik dan memenuhi janji minum teh bersama beberapa kali.Melihat betapa fru

  • Retrouvailles - Takdir Cinta, Hidup, dan Balas Dendam   Takdir Kesembilanbelas - Kembali Ke Ibukota

    Hanya dalam kurun waktu tiga minggu setelah kedatangan Pangeran Bupati, keadaan Kota Selatan berangsur-angsur menjadi normal dan stabil. Setelah ditemukannya sumber wabah penyakit, seluruh warga semakin mempercayai dan mengikuti arahan Pangeran Bupati.Warga Kota Selatan sangat bersyukur, lega, sek

  • Retrouvailles - Takdir Cinta, Hidup, dan Balas Dendam   Takdir Ketujuhbelas - Dalang Wabah Selatan

    Masuk ke ruangan, Arcane Wilder mengernyitkan dahi saat melihat seorang pemuda duduk santai di sofa sambil menyeruput tehnya. Zane Wade mengangkat matanya, lalu menyambut kembalinya sang sahabat dengan cengiran.“Apa yang kau lakukan di sini?” Arcane bertanya tanpa basa-basi dan duduk di seberangny

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status