Share

Bab 77/ USG

Author: Pulungan
last update publish date: 2026-04-03 21:08:38

Ibu River berdiri diam di sana selama beberapa saat. Ia merasa sangat tertampar bahkan sangat malu dengan dirinya sendiri. Padahal ia jauh lebih tua, tapi mereka sungguh bisa mengajarinya dengan kata-kata yang terkesan formal, namun menusuk tajam.

Ibu River perlahan memejamkan mata dan menarik nafas dalam.

Wanita itu kemudian berjalan ke lorong dimana menuju kamar Ella karen ia sudah bertanya dengan suster tadi. Ia berdiri mematung saat melihat dari celah pintu, anaknya sedang tidur
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Rigecherta My Possesive Best Friend    Bab 80/ nge date halal.

    Beberapa saat setelah Tivane dan Rigecherta keluar dari ruangan Ella, pintu kembali terbuka dengan keras dan menampilkan Milenia, Luci, Skyler muncul dengan nafas ngos-ngosan dan langsung membelalak di ambang pintu lalu berlari mendekat dan memeluk tubuh Ella. Veros muncul di belakang dengan helaan nafas lega saat melihat Ella sudah sadar lalu meletakkan parsel buah di atas meja samping ranjang. " Ella.. gue kangen banget sumpah.." ucap Luci memeluki tubuh Ella dari sebelah kanan. " Laa.. gue syok banget sumpah kemarin pas lo ketabrak di depan mata gue" Milenia juga memeluk Ella dari sebelah kiri. " Syukur deh lo udah bangun. River udah mewek semalaman pas lo nggak sadar" ucap Skyler menepuk pelan puncak kepala Ella. Sedangkan Ella tidak tau bereaksi seperti apa karena masih kaget saat di terjang kedua sahabatnya yang masih menempel di sisi kiri dan kanan. " Nggak usah nge pat pat pacar gue" River langsung menepis pelan tangan Skyler yang tadi menepuk pela

  • Rigecherta My Possesive Best Friend    Bab 79/ Bukti

    Ruangan Ella yang tadinya berat sekarang sudah mulai terasa ringan setelah gadis itu bangun. " Ini minum dulu" Tivane langsung menyodorkan minum yang sudah ada sedotan agar memudahkan Ella untuk minum. Ella meminum dan menghela nafas setalah merasa hausnya hilang. "Makasih. Kok lo disini? Kan lo lagi hamil, nggak bagus" ucap Ella kembali berbaring. " Nggak papa kok, asal nggak lama-lama" jawab Tivane meletakkan botol minum itu dan menaikkan sedikit ranjang Ella agar lebih nyaman. " Terus River kenapa malah tidur di sini? Kenapa nggak pulang?" Tanya Ella saat melihat pacarnya itu sedang tertidur meringkuk di atas sofa, tak menyadari bahwa Ella sudah datang, dan seolah tak terganggu saat dokter datang tadi. " Dia nggak bisa ninggalin lo kayaknya, tadi malam juga kayaknya semalaman dia nggak tidur. Matanya hitam banget tadi pagi" ucap Tivane membuat Ella manyun. " Kasian dia." Gumam Ella membuat Tivane ternganga tak habis pikir. " Lo yang kasian

  • Rigecherta My Possesive Best Friend    Bab 78/ Ella sadar

    Rumah sakit itu ramai dengan dokter dan perawat serta pasien pasien lain yang berseliweran. Di dalam ruangan rawat inap VVIP itu terasa hening saat semua hanya fokus pada Ella yang masih terbaring tak sadarkan diri. Tivane juga masih di sana begitu juga dengan Rigecherta. Luci dan Skyler sudah pulang pagi tadi. Mungkin karena lelah semalaman hanya tidur duduk. Veros dan Milenia juga sudah cape, namun Milenia katanya ingin di sana dulu. Suasana hening itu hanya terdengar alat-alat medis dan deru nafas masing-masing. " River, lo pulang dulu aja. Itu mata lo udah kaya panda. Lo juga harus tetap kuat kalau mau jagain Ella" ucap Tivane yang sejak tadi memperhatikan raut wajah River yang hanya diam termenung memandangi wajah kekasihnya. " Gue belum pengen pulang" jawab River menggeleng pelan dan tak mengalihkan tatapan dari Ella. " Pulang lah Ver, biar kami yang jagain dia" ucap Rigecherta membuat River lagi-lagi menggeleng pelan. " Kalo gini terus, ya

  • Rigecherta My Possesive Best Friend    Bab 77/ USG

    Ibu River berdiri diam di sana selama beberapa saat. Ia merasa sangat tertampar bahkan sangat malu dengan dirinya sendiri. Padahal ia jauh lebih tua, tapi mereka sungguh bisa mengajarinya dengan kata-kata yang terkesan formal, namun menusuk tajam. Ibu River perlahan memejamkan mata dan menarik nafas dalam. Wanita itu kemudian berjalan ke lorong dimana menuju kamar Ella karen ia sudah bertanya dengan suster tadi. Ia berdiri mematung saat melihat dari celah pintu, anaknya sedang tidur dengan posisi duduk yang pasti tidak nyaman dengan pakaian yang masih terkena noda darah serta mata yang membengkak akibat kebanyakan menangis. Perlahan ia sadar, ia sudah terlalu sering membuat anaknya menderita, dari kecil sampai sekarang dan saat pemuda itu bahagia dengan gadis pilihannya ia malah dengan sengaja hampir memusnahkan kebahagiaan anaknya sendiri. " Benar kata gadis tadi. Di mana perasaan ku sebagai ibu? Aku bahkan hendak membuat ia sengsara" gumam ibu River menunduk den

  • Rigecherta My Possesive Best Friend    Bab 76/ Labrak nenek lampir.

    Di salam ruangan yang di dominasi warna putih dan bau obat-obatan itu, suasana terasa hening, bahkan terasa mencekam bagi River yang masih berdiri di samping ranjang. Matanya kembali memerah saat melihat gadis kesayangan nya yang terbaring dengan infus di tangan kiri dan selang oksigen di hidungnya sementara beberapa perban tertempel di beberapa bagian tubuhnya. River perlahan duduk di kursi samping brankar dan meraih pelan tangan kanan Ella. Ia menggenggam tangan itu dan menciumi dengan lembut. Perlahan air matanya kembali turun saat merasa tak ada respon sama sekali dari gadis nya. " Sayang... Maafin aku ya. Aku nggak bisa jagain kamu, aku selalu bikin kamu sedih, aku bahkan nggak bisa lindungin kamu dari orang tua aku yang sering ngomong jahat sama kamu. Aku beneran minta maaf. Tapi jangan tinggalin aku please.. aku nggak tau gimana hidup aku tanpa kamu" lirih River menangis sesenggukan. Semua kenangan dengan Ella melintas begitu saja, bagaimana mereka saling m

  • Rigecherta My Possesive Best Friend    Bab 75/ Mencari pelaku

    Suasana malam itu pecah, suara sirene ambulance dan beberapa deret motor yang mengikuti di belakangnya memecah malam. Tivane dan Rigecherta juga langsung meluncur saat mendapat kabar Ella kecelakaan. Pantas sedari tadi, saat Tivane terbangun, ia merasa sangat gelisah entah karena apa. Ternyata ini kejadiannya. Veros yang awalnya santai di dalam kamar juga langsung ikut keluar saat mendengar gaduh di bawah. Luci dan Skyler yang seharusnya malam pertama juga dengan cepat menyusul mobil ambulance itu. River di dalam ambulance masih menangis dan terus menggenggam tangan Ella erat. Ia bahkan tak peduli jika baju dan penampilannya sangat kacau bahkan sudah kotor terkena noda darah Ella. Veros yang sedang mengendarai motornya sesekali melihat ke arah spion dan terlihat Milenia masih mengais namun mencoba tenang. Sesampainya di rumah sakit, brankar Ella langsung di turunkan dan di dorong dengan cepat oleh petugas, di bantu oleh mereka semua. " Sayang bert

  • Rigecherta My Possesive Best Friend    Terungkap - guru koruptor -

    Suasana di lapangan di sekolah itu terlihat riuh dengan bisik-bisik murid yang merasa tidak adil karena mereka sudah membayar tapi malah di buat begini. " Emang Bu Zakira di mana sekarang?" Tanya Skyler sambil melihat ke arah kumpulan guru berdiri tak jauh dari tempat mereka. " Itu dia. Bu Za

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Rigecherta My Possesive Best Friend    Di ganggu cowo rese

    Masa libur semester sudah berakhir. Kini sekolah sudah mulai masuk. Maka semester ini mereka sudah mulai masuk tahun sibuk dengan ujian, praktek, try out dan lain lain. Pagi itu Tivane tampak sudah menunggu di sepan rumahnya sambil mengunyah roti dan sedang mengikat tali sepatu nya. Motor R

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Rigecherta My Possesive Best Friend    Kita dan Hujan

    Suasana di taman kota itu terlihat sangat ramai. Apalagi di sudut Rigecherta dan lainnya sedang tertawa sehabis naik wahana dan Skyler malah pusing hampir muntah. Mereka benar benar bermain seharian. Naik beberapa wahana dan juga jajan sepuasnya sampai hari menjelang sore. " Thanks for this

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Rigecherta My Possesive Best Friend    pasar malam

    Kini semua sedang berkumpul di meja panjang yang sudah di siapkan di belakang rumah Tivane tersebut. Rigecherta dan Tivane di tengah-tengah, ayah Tivane di ujung kiri dan ibu Tivane di ujung lainnya. Semuanya makan sambil mengobrol dengan ceria, suasana terasa hangat serta pemandangan yang in

    last updateLast Updated : 2026-03-24
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status